Selaku pengajar mata kuliah Pemikiran Tasawuf dan Konseling Islam Sekolah Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, kami menyambut baik terbitnya karya mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam Pascasarjana IAIN Bengkulu yang berjudul “Antologi Kajian Tasawuf”. Selanjutnya jika kita kaitkan hakikat konseling secara keseluruhan, maka dapat diketahui bahwa pada dasarnya tujuan yang ingin dicapai oleh konseling Islami adalah agar fitrah yang dianugerahkan Allah kepada individu dapat berkembang dan berfungsi dengan baik, sehingga menjadi individu yang kaaffah. , dan secara bertahap mampu menerapkan keyakinannya dalam kehidupan sehari-hari, yang diwujudkan dalam bentuk ketaatan terhadap hukum-hukum Allah dalam menjalankan aktivitas kehidupan, ketaatan dalam mengamalkan ibadah dengan mengikuti segala perintah-Nya, taat dan menjauhi segala larangan-Nya.
Eksistensi Tasawuf Berwawasan Konseling Islam
Dalam hal ini, penulis berpendapat bahwa dalam ulasan ini penting untuk menyajikan berbagai aspek terkait konseling yang memegang posisi penting dalam konseling Islami. Untuk mempermudah, penulis menyajikan beberapa hasil penelitian dalam bentuk tabel sederhana. Hal ini dapat dilakukan dengan teknik diskusi kelompok yaitu konselor melakukan bimbingan dengan cara melakukan percakapan dengan sekelompok klien yang mempunyai permasalahan yang sama, ekskursi yaitu konseling kelompok yang dilakukan secara langsung dengan menggunakan ekskursi sebagai wadahnya, psikodrama yaitu bimbingan/konseling yang dilakukan dengan cara bermain peran untuk memecahkan/mencegah permasalahan, group teaching yaitu memberikan bimbingan/nasihat dengan memberikan bahan bimbingan/penasihat tertentu (ceramah) kepada kelompok yang telah dipersiapkan.
Kesimpulan
Daftar Pustaka
Manusia adalah makhluk Allah yang sempurna yang diciptakan untuk menjadi khalifah Allah di muka bumi dengan tujuan untuk beribadah kepada-Nya. Kedudukannya sebagai khalifah Allah di muka bumi melahirkan suatu bentuk hubungan antara manusia dengan alam bukan manusia, iaitu bersifat penguasaan, susunan dan pembentukan serta bentuk manusia.
Kelebihan manusia terletak pada keberadaannya sebagai makhluk yang diciptakan dalam keadaan ahsanaltaqwim (sebaik-baik ciptaan), serta pada kemampuan akalnya, baik akal maupun rohani.12 Allah berfirman:.
Pengertian Manusia
Menurutnya, manusia pada hakikatnya adalah jiwa kita, karena jiwa itulah yang membedakan manusia dengan makhluk Tuhan lainnya. Keamanan dan kebahagiaan seseorang di dunia dan akhirat sangat bergantung pada keadaan jiwanya, begitu pula kemaksiatan atau ketaatan seseorang kepada Allah bergantung pada jiwanya.
Asal Usul Manusia
Selain itu potensi dasar manusia juga dibekali dengan dimensi spiritual seperti qulb, ruh, nafs dan 'aql.20. Sa’id Hawwa menjelaskan bahwa qalb, nafs, ruh dan ‘aql terkadang mempunyai arti dan pengertian yang sama.
Potensi Manusia
Jika tidak seimbang, ia akan menjadikan manusia bodoh dengan belas kasihan yang tidak kena pada tempatnya. Potensi adalah kemampuan manusia untuk mengembangkan sesuatu yang ada dalam dirinya dalam ranah tasawuf, khususnya kerohanian manusia adalah potensi nafsu dan qalbut (hati).
فاَ
سفنت
سفن
Tugas dan Tanggung Jawab Manusia
Unsur ini juga penting bagi mereka kerana rohani memerlukan jasmani dalam menjalankan kewajipan menyembah Allah dan menjadi khalifah-Nya di muka bumi. Manusia tidak akan dapat sampai kepada Allah dan melakukan amal soleh dan sempurna selagi badannya tidak sihat.
Kesimpulan
Oleh itu, penciptaan manusia pada dasarnya adalah untuk mengenal Tuhan dan mengabdi kepada-Nya seperti dalam firman Tuhan;. Menurut ajaran Islam, apa-apa aktiviti (kecuali ibadah Mehdah) akan mengabdikan diri kepada Allah (dinilai sebagai ibadah untuk Allah) jika aktiviti itu: dilakukan dengan ikhlas (murni) kerana Allah dan untuk mendapat keredhaan Allah. , untuk tidak mengharapkan apa-apa lagi; dan ia diterapkan dengan betul sesuai dengan syariat Allah yang dibawa oleh Rasulullah.
Pengertian Nafs 1. Pengertian Nafs
- Tingkatan-tingkatan Nafs
- NafsTentram (nafs Muthmainnah)
- Tingkatan-Tingkatan Qolbu
Radliyah nafs adalah nafs yang mempunyai jiwa jernih, ikhlas dan terbuka terhadap Allah SWT. Selalu datang dan pergi, itu adalah nafs yang tidak stabil dan tidak konsisten dalam situasi tertentu.
Kesimpulan
Nafs Suci adalah nafs yang telah sempurna bentuknya dan dianggap mampu membuat irsyad (petunjuk) dan menyempurnakan kehambaan kepada Allah. Seperti yang dapat dirasai, apabila seseorang diserang sakit jantung, dada terasa sakit dan berdenyut-denyut.
Latar Belakang
Manakala psikopatologi (qalb marîd) ialah penyakit hati yang mengganggu jiwa dan kesucian manusia yang disebabkan oleh dosa dan maksiat seperti hasad dengki, hasad dengki, dendam, kufur dan syirik. Manakala psikoterapi (syifa’ al-qulûb) ialah ubat hati yang dapat mengembalikan manusia kepada fitrah asalnya melalui taubat dan meninggalkan kelakuan buruk serta berkelakuan baik.
Pengertian Tazkiyatun Nafs
Said Hawwa65 menjelaskan dalam bukunya Tazkiyatun Nafs bahwa penyucian jiwa melalui 3 tahapan yaitu tathahur, tahaquq dan takhaluq. Ibnu Qayyim menjelaskan dalam kitabnya Madarijus Salikin66 bahwa tahapan dalam tazkiyatun adalah ilmu nafs, tadzakur dan riyadhoh.
Urgensi Tazkiyatun Nafz
Ajakan kepada hati/hati untuk terus berharap (dalam hati) dengan penyerahan diri yang utuh dan keimanan yang utuh kepada Allah SWT. Tahap selanjutnya adalah tahalli, yaitu upaya mengisi hati yang kosong dengan isi lain yaitu dengan Allah SWT.
Simpulan
- Sejarah Kemunculan Tarekat
- Urgensi Mursyid
- Pengertian Mursyid
- Kriteria Mursyid
- Sistem Norma dalam Tarekat
Dalam perjalanan ke meqam ini, seorang pelajar akan menemui pelbagai perkara yang perlu dirujuk dengan orang yang lebih berpengalaman dan pernah (mungkin) mengalaminya. Seorang mursyid tidak boleh menyalahgunakan kedudukannya sebagai guru kerohanian atau orang yang paling tinggi darjatnya. Dia selalu duduk bersendirian dan tidak membenarkan mana-mana pelajar masuk menemuinya kecuali mereka yang istimewa baginya.
JIWA YANG SEHAT DALAM PERSFEKTIF TASAWUF
Jiwa Yang Sempurna
- Kecerdesan Rububiyah
- Kecerdasan Ubudiyah
- Kecerdesan Khuluqiyah
Sedangkan jiwa mardhyah adalah jiwa yang mendapat gelar dan kehormatan dari Allah SWT. Jiwa yang mempunyai sifat kesempurnaan (Kamaliyah), keindahan (Jamaliyah), keagungan (Jalaliyah), dan kekuasaan (Qahhariyah) akan ditempatkan pada golongan Nabi, Rasul dan orang-orang shaleh, bahkan jiwa tersebut berhak untuk hidup. di surga. Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (at-tahrim 66:6).
Kesimpulan
Ini adalah tema yang mendapat perhatian luas baik di kalangan peneliti Muslim maupun non-Muslim. Namun hal ini pada akhirnya mempunyai konsekuensi tersendiri bagi pemahaman tasawuf, yang terkadang bertentangan dengan pemahaman para praktisi tasawuf, dalam hal ini para sufi. Misalnya seperti pendapat Nicholson yang menyatakan bahwa salah satu maqamat dalam tasawuf yaitu az-Zuhd merupakan ajaran yang juga diamalkan dan terdapat di kalangan pemeluk agama lain, dalam hal ini agama Kristen.
Pengertian Maqamat dan Ahwal
Adapun pengertian maqam menurut al-Sarraj (w. 378 A.H.), ialah kedudukan atau tingkatan seseorang hamba di hadapan Allah, yang diperoleh melalui rangkaian ibadah (ibadah), kesungguhan melawan hawa nafsu dan penyakit hati. (mujahada), latihan rohani (riyadh ) ) dan mengarahkan seluruh badan dan jiwa secara eksklusif kepada Allah. 108. Untuk menimbulkan kerinduan kepada Allah, salik harus terlebih dahulu berilmu dan akrab dengan Allah. Ini bermakna bahawa hati manusia bersandar tanpa usaha kepada Tuhan dan segala yang datang dari-Nya.
Hakikat Maqamat dan Ahwal 1. Maqam
Padahal jika ditelusuri terus, pemberian Allah itu berkaitan dengan usaha yang dilakukan hamba terdahulu. Padahal jika ditelusuri terus, maka karunia Allah itu berkaitan dengan usaha yang dilakukan seorang hamba sebelumnya.12 Sedangkan maqamet adalah keadaan jiwa seorang hamba sebagai hasil usahanya dalam latihan ruhani. 120. Dengan kata lain, ahwal adalah keadaan atau kedudukan seorang hamba terhadap Tuhannya yang merupakan anugerah dari Tuhan, tanpa melalui usaha apapun baik berupa latihan maupun pembelajaran.
Biografi Hakim at-Tirmidzi
Baginya, bagi Hakim, sadr itu seperti putih mata, atau seperti ruang rumah, atau seperti tempat minyak dalam pelita, yang menempatkan sesuatu yang di dalam atau di luar. Hakim menafsirkan "ilm al-kalb sebagai "ilm al-isyarah yang berada di bawah "ilm al- Lebih-lebih lagi menurut Hakim, hati adalah tempat timbulnya iman, ilmu dan niat dalam sadr.
PSIKOTERAPI SUFISTIK
DALAM PERSPEKTIF AL MUHASIBI
- LATAR BELAKANG AL-MUHASIBI
- PENGETIAN PSIKOTERAPI
- TUJUAN PSIKOTERAPI SUFISTIK
- METODOLOGI PSIKOTERAPI SUFISTIK
- Takhalli, yaitu metode pengososngan diri dari bekasan- bekasan kedurhakaan dan pengungkaran (dosa) terhadap Allah swt dengan melakukan pertobatan yang
- Tajalli, dalam makna bahasa dapat berarti tampak, terbuka, menampakkan atau menyatakan diri
- KESEMPURNAAN MANUSIA
- KESIMPULAN
Cara ini sering digunakan oleh para sufi dan orang-orang yang dekat dengan Allah SWT dan memiliki pandangan batin serta mengungkap alam gaib. Yang dicari para sufi adalah “sesuatu” yang ditinggalkan oleh orang awam dan mereka lari dari sesuatu yang dicari orang awam, yaitu orang yang ceroboh dan suka berbuat curang. Seorang hamba menjadikan Tawadu dengan hatinya untuk mencintai orang yang dikenalnya tanpa meremehkan orang yang berbeda.
PEMIKIRAN TASAWUF DAN KONSELING ISLAM
Biografi Al-Ghazali
- Pendidikan
- Perkuliahan Imam Al-Ghazali
- Al-Ghazali Mengajar dan Menulis 140
- Al-Ghazali Wafat
Imam al-Ghazali lahir pada tahun 450 H (1058 M) di desa Taberan, distrik Thas, Persia dan diberi nama Abu Hamid Muhammad. Tiga dari kurang lebih 400 orang tersebut kemudian menjadi ulama terkenal, Harrasi, Ahmad bin Muhammad dan Al-Ghazali. Ketika gurunya meninggal, Al-Ghazali sangat sedih sehingga dia meninggalkan Nisabur dan pergi ke Bagdad, ibu kota Khilafah.
Pemikiran Al-Ghazali Tentang Kesehatan Ruhani
Hanya orang-orang dengan kesehatan mental yang dapat merasa bahagia, kompeten, berguna dan mampu menghadapi kesulitan dan hambatan dalam hidup. Implementasi Konsep Kesehatan Jiwa Al Ghazali dalam Bimbingan dan Konseling Konsep Kesehatan Jiwa Imam Al-Ghazali dapat diterapkan dalam proses bimbingan dan konseling. Bimbingan dan konseling di berbagai tempat dengan permasalahan kesehatan jiwa yang berbeda-beda dapat mencoba menerapkan konsep kesehatan jiwa Imam Al-Ghazali.150.
PEMIKIRAN TASAWUF DAN KONSELING ISLAM Pemikiran Ibn Al-Qayyim Al-Jauziyah
Biografi Ibn Al-Qayyim Al-Jauziyah
Ayahnya sendiri, Abu Bakar bin Ayyub (al-Qayyim al-Jauzi) tempat Ibnu Qayyim mempelajari ilmu Faraid. Ibnu Muflih, seorang imam mazhab Hanbali yang terkenal, Ibnu Qayyim berkata tentangnya: "Tidak ada seorang pun di bawah langit yang mengetahui mazhab Imam Ahmad kecuali Ibnu Muflih. 151 Ibnu Qayyim Al-Jauzi, Miftahu Dar Saa'dah, Penterjemah : Abdul Hayyie Al-Kattani, (Jakarta: Akbar Media Eka Sarana, 2004), hlm.
Pemikiran Al-Qayyim Al-Jauziyah
Menurut Ibnu Qyyim al-Jauziyyah, tazkiyat al-Nafs bertujuan untuk menyembuhkan hati dari syahwat dan mengobati penyakit jantung dari setan. Tazkiyat al-Nafs bertujuan untuk mengembalikan manusia pada fitrahnya yaitu sifat tauhid, keimanan, Islam dan Ihsan, disertai dengan upaya penguatan dan pengembangan potensi tersebut agar setiap orang selalu dekat dengan Allah (swt).sh. Menurut Ibnu Qyyim al-Jauziyyah, tazkiyat al-Nafs bertujuan untuk menyembuhkan hati dari syahwat dan mengobati penyakit jantung dari setan.
Pendahuluan
- Biografi Zakiah Darajat
- Kiprahnya dalam bidang Psikologi
- Ciri-ciri dan penerapan orang yang memiliki Kesehatan Mental Adapun cirri-ciri orang yang memiliki kesehatan mental
- Psikoterapi kesehatan Mental
- Kesimpulan
- Terapi al-Qur`an
- Puasa
- Psikoterapi melalui ibadah haji
- Sabar
- Istighfar dan taubat
- Tahajud dan Dzikir
Posisi sufi dalam Islam berperan sebagai benteng melawan serangan brutal oleh orang-orang yang anti-spiritual. Oleh karena itu, sebaiknya orang yang sakit jasmani (selama penyakitnya tidak berbahaya) berpuasa, karena puasa dapat membuat jasmani menjadi lebih sehat (shûmû tashihhû). Orang yang menyadari kesalahannya akan selalu memaafkan dan kembali kepada Allah.
Pengertian Masyarakat Modern
Krisis Kerohanian Manusia Modern
Kehidupan modern cenderung menuntut cara pandang yang serba rasional, cara kerja yang efektif dan efisien dengan kecepatan dan beban kerja yang semakin meningkat. Akibat dominasi pola kehidupan modern yang materialistis dan egois, situasi psikologis umat manusia semakin genting. Stres dan frustrasi; Kehidupan modern yang kompetitif seperti ini membuat manusia terus bekerja dan beraktivitas tanpa mengenal batasan atau kepuasan.
Psikoterapi Islam Dan Tasawuf: Solusi Menghadapi Krisis Manusia Modern
Tasawuf melatih manusia untuk memiliki ketajaman mental dan kehalusan budi pekerti, sikap mental yang tajam dan kehalusan budi ini menyebabkan mereka selalu mengedepankan pertimbangan kemanusiaan dalam setiap permasalahan yang dihadapinya, dengan cara ini mereka akan terhindar dari melakukan perbuatan-perbuatan yang menurut agama tercela. 204. Dengan begitu, ia akan terhindar dari perbuatan-perbuatan tercela menurut agama. 205 Sikap materialistis dan hedonistik yang banyak terjadi dalam kehidupan modern dapat diatasi dengan menerapkan konsep zuhud (asketisisme). Tasawuf sebagai Terapi” menawarkan cara Islami untuk mengatasi gangguan jiwa yang dialami masyarakat, yaitu melalui terapi sufi.
KESIMPULAN
Elvira Purnamasari, Psikoterapi dan Tasawuf untuk Mengatasi Krisis Manusia Modern, (Jurnal El-Afkar Vol. 8 Nomor 2, Juli-Desember 2019).