• Tidak ada hasil yang ditemukan

CARA MENGGANTI OLI MESIN SEPEDA MOTOR

N/A
N/A
Riva 99

Academic year: 2023

Membagikan "CARA MENGGANTI OLI MESIN SEPEDA MOTOR"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

SERVIS BERKALA SEPEDA MOTOR

Mengganti oli sepeda motor sebulan sekali atau pemakaian 1.000-1.500 kilometer sangat disarankan untuk menjaga kondisi mesin motor. Mengganti oli motor dapat dilakukan sendiri di rumah, jadi tidak perlu membawa motor ke bengkel.

Perlu diketahui, mengganti oli ada baiknya dilakukan pada saat mesin motor masih panas.

Karena oli dalam kondisi encer dan mudah mengalir keluar membawa kotoran dari dalam mesin.

Berikut ulasannya:

1. Sandarkan sepeda motor pada standar samping agar oli dapat keluar sampai habis.

2. Buka baut pembuang oli yang terletak pada bagian bawah mesin sekaligus keluarkan saringan oli.

3. Tampung oli yang keluar dengan suatu wadah.

4. Buka baut pengukur dari lubang pengisian.

5. Injak kick starter berulang-ulang dan embuskan pakai kompresor pada lubang pengisian agar sisa oli dapat terbuang habis.

6. Bersihkan saringan oli.

7. Bersihkan rotor saringan oli sebelum mengisi bak mesin dengan oli secara berkala.

8. Pasang kembali saringan oli dan baut penutup pembuangan oli.

9. Isi bak mesin dengan oli yang dianjurkan dan sesuai dengan jenis motor.

10. Pasang baut pengukur.

11. Hidupkan mesin dan biarkan berputar stasioner selama beberapa menit.

12. Matikan mesin dan sandarkan sepeda motor pada posisi tegak.

13. Periksa dan yakinkan bahwa tinggi permukaan oli berada di batas atas

Jenis-jenis SAE oli motor yang umumnya dipakai

Kekentalan oli mesin diukur dari standar yang sudah ditentukan oleh dunia. Karena pelumasan pada mesin motor untuk menjaga performa mesin stabil, bebas kerak diruang bakar, menekan suhu panas pembakaran dan torsi tenaga yang dihasilkan maksimal.

Biasanya ada dua kode pada oli mesin yang harus dipahami yaitu API (American

(2)

Petroleum Institute) dan SAE (Society of Automotive Engineers). Biasanya kode oli yang tertera pada mesin bensin dimulai dengan huruf S, SA, SB , SC, SD, SE dan SF.

Sedangkan pada mesin diesel, kode dimulai dengan huruf C, CA, CB, CC, CD. Huruf pada abjad kedua menandakan kualitas dari oli tersebut, jika abjadnya lebih tinggi berarti oli tersebut makin bagus. Sementara kode SAE menunjukan tingkat kekentalan oli dan juga kemampuan dalam menjaga stabilitas kekentalan terhadap pengaruh suhu mesin serta lingkungan. “Kode untuk menandai jenis kekentalan oli akan diawali dari kata SAE, biasanya kalo di negara yang ada musim winter namanya akan ada tambahan W, misal SAE 15W-40, artinya tingkat kekentalan oli mencapai angka 50 yang penggunaannya masih bisa sampai kondisi suhu minus 15 derajat celcius.

Namun oli tidak hanya harus bekerja dengan baik saat dinyalakan suhu mesin masih dingin, tapi juga ketika mesin bekerja. Umumnya oli yang digunakan ialah multigrade di mana kekentalannya menyesuaikan pada rentang temperatur mesin. Ini bisa dilihat angka yang mengikuti dibelakangnya. Seperti SAE 5W-20 yang artinya suhu terendah oli tingkat kekentalannya 5, sedangkan pada suhu maksimum (panas) tingkat kekentalan oli 40.

Semakin rendah suhu udara di luar maka mobil membutuhkan oli yang lebih cair dengan kode 0W atau 5W. Namun semakin panas cuaca maka dibutuhkan oli dengan tingkat kekentalan lebih tinggi seperti 15W-30. Pemakaian kekentalan oli yang tidak sesuai dengan suhu negara bisa menyebabkan kinerja oli tidak maksimal. Misalnya, oli SAE 5W - 40 digunakan di Indonesia sebagai negara tropis, maka oli akan sangat cair dan sulit melakukan lubrikasi dengan baik.

(3)

PERSIAPAN SERVIS BERKALA

1. Kunci Shock Hexagonal ukuran (tergantung jenis sepeda motornya) 12”-17”

2. Tang atau Obeng Min lebar (tergantung jenis sepeda motornya) 3. Lap Majun bersih dan shield tape

4. Oli Mesin dan Corong 5. Baskom

6. Kompresor 7. Bike lift

Pindahkan motor menuju bike lift. Naikan bike lift sesuai yang kita inginkan. Jika motor masih dalam keadaan panas, jangan mencoba melakukan pembukaan baut Oli, karena Baut dalam keadaan panas rentan slek atau Aus. Maka kita harus menunggu 5-15 menit untuk pendingan mesin. Setelah mesin sudah benar-benar dingin, lakukan pembukaan tutup oli atas dengan tang atau obeng min yang dilapisi kain agar tidak merusak tutup oli.

Buka baut oli dengan kunci shock dan siapkan baskom untuk menampung oli yang akan keluar dari lubang baut. Setelah oli keluar semua, lakukan penyemprotan menggunakan kompresor. Posisikan motor dalam kondisi miring, gunakan singel standar dan standar 2 untuk menjaga posisi kemiringan motor.

Arahkan airgun kompresor pada lubang penutup oli atas, semprotkan angin sehingga sisa- sisa oli keluar bersama kotoran-kotoran korosi bekas pembakaran. Luruskan kembali posisi motor, singkirkan baskom yang berisi oli bekas. Gunakan shield tape putih (suitable) pada baut penutup oli bawah. Pasang atau tutup kembali lubang pembuangan oli bawah dengan baut, kencangkan. Siapkan oli mesin dan corong bersih dari kotoran dan debu, isi oli mesin sesuai takaran yang sudah distandarkan oli SAE. Tutup kembali lubang pengisian oli dengan penutup oli. Kencangkan dengan tang atau obeng min yang dilapisi kain. Ingat!! Penutup oli mesin juga harus dibersihkan dahulu dengan lap majun.

Jangan langsung di start mesinnya, karena oli yang baru masuk belum menyebar ke dinding-dinding mesin. Gunakan selah (starter kick) dengan kunci motor dalam posisi off.

Selah sebanyak 5-10 kali. Kemudian barulah motor di start (dihidupkan).

(4)

CEK KELISTRIKAN

Lampu-lampu Penerangan dan klakson :

Putar kunci motor pada posisi kontak, kemudian nyalakan lampu sein kanan dan kiri depan/belakang, apakah berfungsi dengan baik atau tidak? Injak atau tekan tuas rem depan dan belakang, apakah lampu rem masih menyala dengan baik? Kemudian start engine (mesin). Cek lampu utama, lampu dekat dan jauh (Beam) apakah masih menyala dengan baik? Jika terjadi masalah pada lampu-lampu tadi, lakukan pengecekan pada bohlam. Jika sudah putus atau kaca bohlam menghitam, segera lakukan penggantian bohlam yang baru. Cek klakson dengan menekan tombol klakson, jika suara masih baik maka klakson tidak ada kendala.

Jenis-jenis trobel pada klakson :

- Suara klakson kencang : kondisi dan kinerja klakson baik

- Suara klakson sedang : kondisi kinerja klakson baik namun mungkin ada sedikit kotoran.

- Suara klakson tersendat : kemungkinan klakson sudah lemah, atau batere/accu yang lemah.

- Suara klakson mati : cek kabel klakson mungkin karat/kotor atau klaksonnya sudah tidak berfungsi.

Batere / ACCU :

Kinerja lampu-lampu, starter, dan klakson sangat penting. Maka batere atau Accu menunjang kerja kelistrikan dan penerangan. Jenis accu sepeda motor bervariasi, ada accu kering dan accu basah. Accu kering biasanya sudah tertanam gel-gel asam pekat yang awet dan tahan lama. Accu basah menggunakan cairan H2SO4, cairan asam kimia ini dapat membantu menimbulkan daya listrik melalui accu.

Pengecekan daya accu kering sepeda motor : gunakan tester atau multitester untuk pengecekan daya batere. Jika menunjukan angka 12-13,7 Volt, maka daya batere masih baik dan normal. Jika daya batere menunjukkan dibawah angka 12 (antara 11-10 Volt) artinya batere sudah tidak normal, lakukan pengecasan selama 4-6 jam.

(5)

Pengecekan daya accu basah sepeda motor : sama halnya dengan accu kering. Daya diukur menggunakan tester atau multitester. Namun ada pengecekan pada air accu dan kadar air accu. Sebelum menambahkan air accu alangkah lebih baik kita lakukan pengecekan sebagai berikut :

1. Gunakan mulititester pada jarum warna merah ke (+) dan hitam ke (-). Jika menunjukkan angka 12-13,7 Volt, maka masih normal. Tapi tidak sampai disitu, lepaskan semua kabel2 accu dan kemudian angkat.

2. Setelah accu diangkat dilepaskan, periksa ketinggian air accu. Jika semua menunjukkan Upper artinya air accu masih normal dan baik. Namun jika menunjukkan Lowwer maka air accu mengalami penyusutan air.

3. Sebelum menambahkan air accu, alangkah baiknya kita periksa kadar air accu, dengan menggunakan Hydrometer. Seperti gambar di bawah ini

4. Cara kerjanya, masukkan pickup tube ke lubang air accu, tekan pipet kemudian lepaskan. Air accu masuk kedalam tabung kaca dan pelampung (float) tenggelam mengambang dan menunjukkan nilai 100 maka kadar air accu masih sangat baik.

(6)
(7)

Referensi

Dokumen terkait

Dari penelitian ini dapat diketahui kekerasan terbesar terdapat pada spesimen 4 yang diberi perlakuan panas dan quenching menggunakan oli SAE 40W dengan nilai

MAM60301 KAPITA SELEKTA ANALISIS TERAPAN 2 sks Prasyarat: MAM62302 PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL, MAM62308 PENGANTAR SISTEM DINAMIK KONTINU Deskripsi Mata kuliah ini membahas