• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR LAMPIRAN

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "DAFTAR LAMPIRAN"

Copied!
99
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Fokus Penelitian

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Berdasarkan konteks penelitian ini maka peneliti menentukan fokus penelitian yang menjadi kajian penelitian yaitu bagaimana meningkatkan kemampuan membaca Al Quran melalui metode Iqro di TPQ Nurul Islam Karang Pule Sekarbela Kota Mataram? Dari hasil informasi yang diperoleh dalam penelitian ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan referensi penelitian selanjutnya dan dapat dijadikan sebagai khazanah keilmuan yang bermanfaat bagi peneliti khususnya dalam membaca Al-Qur’an melalui Iqro. metode untuk ustadz. /ustadzah dan dapat dijadikan sebagai bahan referensi untuk penelitian selanjutnya.

Ruang Lingkup dan Setting Penelitian

Pada penelitian ini peneliti memilih lokasi penelitian di TPQ Nurul Islam Karang Pule Sekarbela Kota Mataram tahun 2014/2015. Peneliti memilih lokasi ini sebagai lokasi penelitian karena peneliti ingin lebih meningkatkan mutu pendidikan di TPQ Nurul Islam. Dengan hadirnya ulama di TPQ Nurul Islam diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan di TPQ Nurul Islam Karang PuleSekarbela Kota Mataram khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al Quran melalui metode Iqro bagi santri putri.

Telaah Pustaka

Persamaan dan perbedaan penelitian di atas dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama membahas tentang kemampuan membaca Al-Qur'an dengan metode Iqro. 5 Nuryadi, “Tingkat Kemampuan Membaca Al-Qur’an Dengan Metode Iqro” Pada Mata Pelajaran Agama Islam Siswa Kelas VI SDN 4 Lembar Skripsi Lombok Barat Tahun Ajaran, IAIN Mataram, 2013), h. Skripsi berjudul “Efektivitas Penerapan Metode Iqro Dalam Pengajaran Membaca Al Quran Pada Ibu Lanjut Usia Di Masjid Baitul Ikhlas Sebelah Barat Gomong Mataram” ini disusun oleh Irham Muttaqin, Jurusan Pendidikan Agama Islam.

Hal ini terlihat dari kemampuan para ibu dalam membaca Al-Qur'an dalam satu tahun terakhir. Setelah meninjau penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya di atas, terdapat kesamaan yaitu sama-sama mempelajari pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan menggunakan metode Iqro dan sama-sama menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti difokuskan pada upaya peningkatan kemampuan membaca Al Quran dengan metode Iqro'.

6Irham Muttaqin, “Efektivitas Penerapan Metode Iqro Dalam Mengajarkan Al Quran Pada Ibu Lansia Di Masjid Baitul Ikhlas Di Lingkungan Gomong Barat Mataram” (Skripsi, IAIN Mataram, 2007), h.

Kerangka Teoretik

  • Kemampuan Membaca al-Qur’an
  • Metode Iqro’
  • MetodeIqro’ sebagaisalahsatuUpaya Meningkatkan

Kemudian mengambil Alquran harus dengan tangan kanan harus memegangnya dengan kedua tangan. Namun yang terpenting dan mulia adalah mesjid sebagai tempat membaca Alquran. Dilarang juga tertawa, bermain game dan hal-hal semacam itu saat membaca Al-Qur'an.15 c.

Membaca al-Quran adalah tugas utama, yang mempunyai pelbagai keistimewaan dan kelebihan berbanding membaca yang lain. Orang yang membaca Al-Quran adalah orang yang paling baik dan orang yang paling utama. Orang yang fasih membaca Al-Quran dan mengamalkannya akan bersama para malaikat yang mulia.

Materi utamanya adalah membaca Al Quran dengan menggunakan buku Iqra jilid 1-6 yang disusun oleh Ustadz As'ad Humam. Maka sebagai kelanjutannya ia memulai tadarus al-Qur'an (mulai surah 1 dan bukan surah 'Amma). Mempelajari Al-Qur'an merupakan kewajiban bagi setiap muslim, dan merupakan kewajiban untuk mengetahui dan mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya.

Oleh karena itu, siswa mempelajari Al-Qur’an sedini mungkin, dimulai dengan membaca, menulis dan sebagainya. Maka dari itu, pengajaran membaca Al-Qur'an dimulai sejak usia anak-anak, agar anak-anak terpelajar mencintai Al-Qur'an. 20As'ad Humam, Buku Iqr 'Cara Belajar Membaca Al-Qur'an Dengan Cepat, Jilid 1-6 (Yogyakarta: Puslitbang Tim LPTQ Tadarus AMM, 2000), h. 27. . telah menyebar ke seluruh Indonesia, Malaysia dan negara-negara lain.

29 As'ad Humam, Buku Iqra': Cara Cepat Belajar Membaca Al-Qur'an Jilid 5 (Yogyakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tim LPTQ Nasional Tadarus AMM, 2000), hlm. Die Iqro'-metode sebagai een van die pogings om die vermoë om die Quran te lees, te verbeter Lees die Quran. 34 As'ad Humam, Buku Iqro: Cara Cepat Belajar Membaca Al-Qur'an Jilid 6 (Yogyakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tim LPTQ Nasional Tadarus AMM, 2000), h.

Mengingat pentingnya upaya guru bagi siswa dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an, jika dilakukan melalui pemberian penguatan verbal (kata) dan nonverbal (perbutan).

Metode Penelitian

  • PendekatanPenelitian
  • KehadiranPeneliti
  • Sumber Data
  • ProsedurPengumpulan Data
  • TeknikAnalisis Data
  • Validitas Data

Sugiono mengatakan bahwa metode penelitian kualitatif adalah metode yang digunakan untuk meneliti keadaan obyek yang alamiah, alat penelitiannya adalah peneliti itu sendiri. penggunaan berbagai teknik pengumpulan data gabungan.44. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa penelitian kualitatif merupakan pendekatan yang alamiah, pendekatan ini peneliti gunakan untuk dapat memperoleh data yang valid dan sesuai dengan tujuan penelitian. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, peneliti sebagai instrumen utama melibatkan dirinya secara langsung dengan objek penelitian dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan data yang dibutuhkan. . sumber sehingga data yang diperoleh benar-benar valid.

Dengan hadir di lapangan, peneliti tidak bertujuan untuk mempengaruhi subjek, tetapi hanya sebagai pengamat dan pengumpul data yang diperlukan terkait dengan masalah yang diteliti. Agar penelitian kualitatif benar-benar berkualitas, maka dalam penelitian kualitatif data yang dikumpulkan harus lengkap, yaitu data primer dan data sekunder. Data sekunder merupakan sumber data yang diperoleh dari orang kedua atau ketiga dan tidak diperoleh secara langsung dari objek yang diteliti.52 Menurut Sugiyono, data sekunder merupakan sumber yang tidak.

Penggunaan metode observasi bertujuan untuk memudahkan pengumpulan data yang diperlukan sehingga pelaksanaan penelitian menjadi lebih efisien dan tentunya dengan dukungan data yang cukup dari observasi sebagai pengamat. Metode observasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang telah digunakan secara sistematis sejak lama, artinya pengamatan dan pencatatan dilakukan menurut prosedur dan kaidah tertentu, sehingga dapat diulangi oleh peneliti lain dan harus memberikan interpretasi ilmiah. . Jenis wawancara yang peneliti gunakan adalah wawancara semi terstruktur yaitu agar responden lebih bebas mengemukakan pendapatnya, sehingga peneliti mendapatkan data yang lebih akurat.

Setelah data terkumpul, berdasarkan hasil pengumpulan data, proses selanjutnya adalah menganalisis data yang terkumpul. Menurut Bogdandalam Sugiono, analisis data adalah proses pencarian data dan pengumpulan data secara sistematis yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan dan bahan-bahan lain agar mudah dipahami dan temuannya mudah dikomunikasikan kepada orang lain. Untuk kemudian menganalisis data yang diperoleh dari observasi, wawancara atau berupa dokumentasi bahkan komentar.

Dalam menguji keabsahan data yang diperoleh dari penelitian ini, peneliti menggunakan teknik-teknik tersebut di atas untuk mengecek keabsahan data yaitu ketekunan dalam observasi, triangulasi dan kecukupan referensi. Triangulasi diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang menggabungkan berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang ada.

PAPARAN DATA DAN TEMUAN

Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca al- Qur’an

Kemampuan membaca Al-Qur'an dengan benar merupakan tujuan utama yang ingin dicapai oleh setiap santri. Bagi santri yang telah menyelesaikan Jilid VI dengan benar sesuai makhrajnya, hal ini dapat dijadikan sebagai surat awal untuk belajar membaca Al-Qur'an. Ketika siswa berhasil belajar membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, guru diharapkan memberikan hadiah berupa pujian atas keberhasilannya, sehingga siswa terpacu untuk lebih giat lagi belajar.

Kemampuan siswi di TPQ Nurul Islam Karang Pule Sekarbela Kota Mataram dalam mengaji sudah baik. Hal ini menurut salah satu ustadzah Nurul Islam TPQ yang mengatakan bahwa selain faktor metode pembelajaran melalui metode Iqro' yang sudah lama diterapkan, ada juga faktor dari siswa itu sendiri yang aktif mengikuti pelajaran dan selalu membayar. memperhatikan mata pelajaran yang diajarkan oleh ustadzah khususnya dalam membaca ceramah dan surat-surat Al-Qur'an agar para santri di TPQ Nurul Islam Sekarbela Kota Mataram memahami Al-Qur'an dengan cepat dan mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar . Berdasarkan tabel dari hasil tes membaca Iqro tersebut di atas yang diikuti oleh 32 santri putri di TPQ Nurul Islam Sekarbela Mataram dapat diketahui kemampuan membaca Al Quran dengan metode Iqro.

Upaya peningkatan kemampuan membaca Alquran dengan metode Iqro di TPQ Nurul Islam Karang PuleSekarbela City. Belajar membaca Al-Qur'an dengan metode Iqro di TPQ Nurul Islam pada prinsipnya menawarkan layanan bagi masyarakat muslim untuk belajar membaca Al-Qur'an, dimulai dari dasar menggunakan metode Iqro, dari ketidakmampuan membaca sama sekali, kami diharapkan setelah mengikuti kegiatan tersebut. Dalam pembelajaran membaca Al-Qur'an, masing-masing Ustadz mengajarkan kepada santrinya satu per satu.

Hal ini dibuktikan dengan kemampuan para santri dalam membaca Al-Qur’an melalui metode Iqro tidak terlalu sulit dan tidak menemui kesulitan karena pada saat membaca Al-Qur’an huruf-hurufnya langsung dibaca tanpa dieja. Al-Qur'an agar siswa TPQ Nurul Islam Sekarbela Kota Mataram memahami Al-Qur'an dengan cepat dan dapat membacanya dengan baik dan benar. Pembelajaran membaca Al-Qur’an melalui metode Iqro tentunya memiliki faktor pendorong dan penghambat, seperti: tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, minat siswa dalam belajar, dorongan dari orang tua siswa dan dorongan dari masyarakat sekitar.

Sedangkan faktor penghambat pembelajaran membaca Al Quran melalui metode Iqro' di TPQ Nurul Islam Karang Pule Sekarbela Kota Mataram adalah: Belum adanya fasilitas yang menggunakan teknologi, minat belajar siswa masih sedikit dan masih ada beberapa orang tua siswa yang kurang memotivasi siswa untuk belajar. Diharapkan para ustadzah di TPQ Nurul Islam menjadikan perkembangan berpikir santri putri sebagai acuan dalam memilih metode dan strategi belajar membaca Al-Qur’an melalui metode Iqro. Diharapkan para santri TPQ Nurul Islam terus belajar lebih giat belajar membaca Al-Qur'an melalui metode Iqro sebagai bekal hidup di dunia dan akhirat.

Dan bagi siswa yang kurang motivasi belajar membaca Al-Qur’an melalui metode Iqro, harus dilakukan pembenahan yang lebih baik dari sekarang karena belajar merupakan kewajiban bagi setiap muslim.

Tabel  04.Daftar  tingkatan  jilid  Iqro’  santriawan/  santriwati  dalam  membaca al-Qur’an  melalui  metode  Iqro’  di  TPQ  Nurul  Islam  Karang  Pule Sekarbela Kota Mataram Tahun 2014
Tabel 04.Daftar tingkatan jilid Iqro’ santriawan/ santriwati dalam membaca al-Qur’an melalui metode Iqro’ di TPQ Nurul Islam Karang Pule Sekarbela Kota Mataram Tahun 2014

Gambar

1. Tabel  01.  Data  keadaan  Santriwan/Santriwati  TPQ  Nurul Islam Karang Pule Sekarbela Kota Mataram Tahun 2014
Tabel  01:Data  keadaan  santriwan/santriwati  TPQ  Nurul  Islam  Karang PuleSekarbela Kota Mataram Tahun 2014
Tabel  02:Data  keadaan  Ustadzah  TPQ  Nurul  Islam  Karang  Pule Sekarbela Kota Mataram Tahun 2014
Tabel  04.Daftar  tingkatan  jilid  Iqro’  santriawan/  santriwati  dalam  membaca al-Qur’an  melalui  metode  Iqro’  di  TPQ  Nurul  Islam  Karang  Pule Sekarbela Kota Mataram Tahun 2014
+2

Referensi

Dokumen terkait

dimgugus gugus nmggs FaktaJJA stsrc tglpr tglup usrin usrup tgl_pengajuan kddsn kdjbt nilai_bidA nilai_bidB nilai_bidC nilai_bidD status_korp jja1 tmt1 nmdsn gugus nmggs stdsn ketstdsn