• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dampak Penambangan Pasir di Pantai Amban

N/A
N/A
Oliv ia

Academic year: 2025

Membagikan "Dampak Penambangan Pasir di Pantai Amban"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Dampak Dari Penambangan Pasir di Pantai Amban

Kelompok 1

Balandina S. Awom / 2021 30 019 Olivia Sau’ Padang / 2021 30 002 Feby Tri Maryani / 2021 30 018 Andarias Wanggai / 2021 30 022 Robert M. Rahangmetan / 2021 30 054 PENDAHULUAN

Latar Belakang

Pantai Amban merupakan salah satu obyek wisata berupa pantai yang terletak di Kelurahan Amban, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Pantai ini memiliki alam yang masih asri dan pemandangan alam di pantai ini pun sangat eksotik dengan pasir hitam dan panjang pantai I Km dengan ombak yang mencapai 2 m sehingga cocok digunakan untuk berselancar.

Pemandangan alam ini akan menarik banyak wisatawan untuk datang berkunjung di Pantai Amban.

PENAMBANGAN PASIR PANTAI AMBAN

Menurut Agtisrum et al., (2021) penambangan pasir di Kelurahan Amban Pantai dimulai secara rutin dan komersial pada tahun 1995 dan dimiliki oleh masyarakat pemegang hak ulayat setempat yaitu bermarga Mandacan.

PERMASALAHAN

Penambangan pasir di Pantai Amban, Manokwari merupakan salah satu sumber mata pencaharian bagi masyarakat setempat, dimana dapat meningkatkan penghasilan bagi pemegang hak ulayat dan terbukannya kesempatan kerja. Namun, kegiatan ini dapat menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Berikut adalah beberapa permasalahan yang umum terjadi :

- Erosi pantai

- Kerusakan ekosistem pesisir

- Dampak ekonomi jangka panjang (sektor perikanan) - Kerusakan potensi wisata pantai

METODE

Metode yang digunakan dalam praktikum ini yaitu metode wawancara menggunakan kuisioner dengan sasaran stakeholders/responden seperti pemilik hak ulayat, buru angkut, pemilik truck, dan masyarakat pesisir (lokal). Teknik pengambilan data yang digunakan dalam praktikum ini adalah teknik observasi (Pengamatan langsung di Lapangan). Data yang dikumpulkan : Data primer (hasil wawancara) & data sekunder (literatur).

(2)

PERTANYAAN

Pemilik Hak Ulayat / Buruh Angkut

1. Bagaimana penambangan pasir di pantai amban dapat mempengaruhi habitat alami ikan dan biota laut lainnya?

2. Apakah terjadi perubahan pada ekosistem laut di sekitar Pantai Amban ?

3. Apakah ada perubahan pola migrasi ikan atau biota laut lainnya akibat dari aktivitas penambangan pasir?

4. Bagaimana penambangan pasir di pantai amban berdampak pada terumbu karang dan vegetasi laut di sekitar pantai amban?

5. Apakah terdapat perubahan secara signifikan terkait kualitas air akibat dari penambangan pasir?

6. Apakah terdapat resiko peningkatan erosi pantai akibat penambangan pasir yang berdampak pada sumber daya perairan di sekitar pantai amban?

7. Apakah ada upaya untuk rehabilitas atau perlindungan lingkungan yang dilakukan untuk mengurangi dampak negatif dari penambangan pasir terhadap sumber daya perairan di pantai amban?

Masyarakat Lokal

1. Bagaimana penambangan pasir mempengaruhi masyarakat lokal yang bergantung pada sumber daya perikanan di pantai amban?

2. Apakah aktivitas penambangan pasir yang dilakukan dapat menyebabkan hasil tangkapan nelayan semakin berkurang?

3. Bagaimana reaksi/tanggapan masyarakat terhadap perubahan lingkungan yang terjadi akibat penambangan pasir di Pantai Amban?

4. Apakah masyarakat lokal telah menerima kompensasi(ganti rugi) atau dukungan dari pihak berwenang atau perusahaan penambang(para buruh) untuk mengatasi dampak dari penambangan pasir tersebut?

5. Bagaimana dampak jangka panjang dari penurunan kualitas lingkungan pesisir akibat penambangan pasir terhadap mata pencaharian masyarakat lokal?

Pertanyaan umum

1.

Bagaimana dampak penambangan pasir terhadap pola arus laut di sekitar Pantai Amban? Apakah terdapat Perubahan yang signifikan?

2.

Apakah terjadi perubahan kecepatan atau arah arus laut setelah adanya penambangan pasir di pantai ini?

3.

Sejauh mana penambangan pasir mempengaruhi distribusi sedimen di dasar laut yang dibawa oleh arus?

4.

Apakah terjadi peningkatan risiko gelombang tinggi atau gelombang pecah di pantai akibat hilangnya pasir dari pantai?

(3)

5.

Apakah ada perubahan pola pasang surut di Pantai Amban akibat aktivitas penambangan pasir?

6.

Apakah penambangan pasir ini kedepannya akan berpotensi memicu terjadinya banjir disekitar sungai di pantai amban?

Referensi

Dokumen terkait

Pemakaian pasir pantai sebagai bahan bangunan masih sangat jarang digunakan dikarenakan kandungan garam pasir pantai lebih banyak daripada pasir sungai, Pemeriksaan gradasi pasir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena penambangan pasir yang terjadi di Desa Perdagangan II,untuk mengetahui fenomena penambangan pasir yang terjadi di

Dari beberapa dampak aktivitas penambangan pasir di Desa Ayula Tilango yang dipaparkan di atas maka tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan penelitian lebih

Pertama kali sebelum menggunakan mesin penyedot dalam penambangan ini masyarakat Desa Tondasi mengambil pasir dengan menggunakan alat-alat yang sangat sederhana yaitu berupa

Tata kelola penambangan pasir laut yang mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup perlu dilakukan sebagai indikator terhadap keberlanjutan penambangan pasir

Bagi masyarakat Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi warga sekitar tentang kondisi lingkungan setempat akibat penambangan pasir yang menyebabkan kerusakan

Penelitian ini menganalisis nilai tambang, kelembagaan, dan kebijakan terkait penambangan pasir besi di Kabupaten Cianjur,

Dalam konteks larangan penambangan pasir, teori perlindungan lingkungan ini akan menganalisis bagaimana kebijakan yang diterapkan dapat mengurangi kerusakan lingkungan, namun tetap