Judul: Mengembangkan Bakat Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Tari di SD Negeri Mategal I Parang Magetan. Mengembangkan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di SD Negeri Mategal I Parang Magetan.
Faktor pendukung dan penghambat pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di SDN Mategal I Parang. Lampiran : 7 Surat Permohonan Izin Melakukan Penelitian Lampiran : 8 Surat Keterangan Perilaku Penelitian Lampiran : 9 Surat Pernyataan Keaslian Tulisan.
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Berdasarkan penuturan Ibu Siwi selaku penanggung jawab pendidikan tari di SD Negeri Mategal I Parang Magetan, sekolah ini mempunyai banyak siswa yang berkompeten dalam bidang tari. Berdasarkan fenomena yang telah diuraikan di atas yaitu: (1) peran pendidikan dalam mengembangkan bakat individu, (2) tujuan kegiatan ekstrakurikuler sebagai salah satu program dasar, (3) SD Negeri Mategal I Parang Magetan mempunyai banyak siswa yang berprestasi. berkompeten dalam bidang seni tari dan , (4) belum ada penelitian mengenai kegiatan pengembangan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari di SD Negeri Mategal I Parang Magetan, sehingga penulis mengadakan penelitian dengan judul “ PENGEMBANGAN BAKAT SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRA TARI DI MATEGAL I PARANG MAGETAN SEKOLAH DASAR NEGARA".
Fokus Penelitian
Rumusan Masalah
TUJUAN PENELITIAN Tujuan penelitian ini adalah
MANFAAT PENELITIAN 1. Manfaat teoritis
Guru berharap hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan tentang pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler yang ada, sehingga dapat mengembangkan bakat dan kemampuan siswa secara efektif. Bagi peneliti selanjutnya, kami berharap hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan refleksi atau kajian.
Metode Penelitian
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Kehadiran Peneliti
- Lokasi Penelitian
- Data dan Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
- Pengecekan Keabsahan Temuan
- Tahapan-tahapan Penelitian
Objek observasi dalam penelitian ini adalah kegiatan ekstrakurikuler tari yang berlangsung di SD Mategal I Parang Magetan. Observasi dilakukan untuk memperoleh data tentang proses pengembangan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di SD Negeri Mategal I.
Sistematika Pembahasan
Tahap pasca lapangan diawali dengan peneliti melakukan analisis data, analisis data dilakukan secara berulang-ulang.22.
Kajian Teori
- Pengertian Bakat
- Tanda-tanda Anak Berbakat
- Pengembangan Bakat
- Bakat Seni Tari
- Kegiatan Ekstrakurikuler
- Tujuan, Fungsi, dan Ruang Lingkup Kegiatan Ekstrakurikuler
- Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari
- Pengembangan Bakat melalui Ekstrakurikuler Seni Tari
Seseorang akan dapat mencapai keberhasilan dalam seni tari apabila bakat menari yang dimilikinya dapat diidentifikasi, diarahkan dan dikembangkan melalui kegiatan yang tepat. Seni tari mempunyai fungsi mempengaruhi sesuatu dan dikatakan fungsional apabila mempunyai hubungan atau keterkaitan dalam suatu hubungan. Unsur gerak yaitu gerak mentah yang ditransformasikan menjadi seni tari indah yang geraknya memperhatikan unsur tenaga, ruang dan waktu.
Ruang Dalam seni tari, ruang dibedakan menjadi dua, yaitu ruang yang diciptakan oleh penari dan ruang pertunjukan atau tempat terjadinya gerak. Melalui kegiatan pengembangan yang tepat seperti kegiatan ekstrakurikuler maka unsur-unsur dasar seni tari akan lebih mudah dikuasai dan dikembangkan apabila seseorang mempunyai bakat bawaan dalam bidang seni tari. Ekstrakurikuler tari merupakan salah satu bentuk kegiatan ekstrakurikuler bidang seni di sekolah/madrasah.
Bakat menari merupakan kemampuan bawaan seseorang dalam mengekspresikan emosinya melalui gerakan-gerakan yang indah. Bakat menari ini merupakan sebuah prinsip penting yang dijadikan landasan bagi individu dalam memilih bidang studi dan hobi yang berkaitan dengan seni tari, yang nantinya akan menentukan sejauh mana keberhasilan dan kepuasannya. Ekstrakurikuler tari merupakan salah satu jenis ekstrakurikuler yang masih berkaitan dengan mata pelajaran, biasanya sekolah menggunakan guru-guru yang ada pada bidang studinya.
Namun untuk mewujudkan seni khususnya tari di luar jam sekolah, kepala sekolah sebagai pemimpin perlu memberikan perhatian dan dukungan lebih. Pastikan guru yang bersangkutan mempunyai kesempatan untuk mengikuti improvisasi atau kursus yang berkaitan dengan seni tari.
Telaah Hasil Penelitian Terdahulu
Berikut penelitian Lina Dwi Hastuti pada tahun 2012 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berjudul “Pendidikan Karakter Siswa SD Melalui Ekstrakurikuler Tari Reyog Ponorogo”. Kesimpulannya adalah (1) nilai seni dalam tari Reyog Ponorogo yaitu kekuatan diri, perjuangan dan kepemimpinan, kerjasama, kesetiaan dan kejujuran. - Ciri yang membedakan tari Reyog Ponorogo dengan jenis tari lainnya adalah pada kostumnya, alat musiknya, dan penarinya menggunakan topeng.
40 Dian Amalia Nurroniah, “Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan untuk Mengembangkan Bakat Siswa di MAN Wonokromo Bantul Yogyakarta Tahun Pelajaran Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. 41 Lina Dwi Hastuti, “Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar Melalui Ekstrakurikuler Tari Reyog Ponorogo” Bedanya, tinjauan pustaka pertama fokus pada pengembangan bakat melalui ekstrakurikuler keagamaan dan tinjauan pustaka kedua fokus pada pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler tari, sedangkan fokus penelitian skripsi ini adalah pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari tersebut.
DESKRIPSI DATA
Deskripsi Data Umum
- Letak Geografis Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mategal I
- Visi, Misi dan Tujuan a. Visi
- Sarana dan Prasarana
- Keadaan Guru dan Siswa SD Negeri Mategal I
- Struktur Organisasi
- Kondisi Kegiatan Ekstrakurikuler di SD Negeri Mategal I
SD Negeri Mategal I mempunyai ruang kelas yang memadai, dilengkapi dengan lantai keramik yang bersih serta jendela dan ventilasi yang memadai. SDN Mategal I mempunyai peralatan olah raga dan alat peraga yang cukup lengkap, semuanya disimpan di gudang. Sebagai sekolah yang mempunyai beberapa kegiatan ekstrakurikuler, SDN Mategal I menyediakan ruang kosong yang dimanfaatkan sebagai ruang untuk kegiatan ekstrakurikuler khususnya kegiatan ekstrakurikuler seni seperti tari.
Pada data terakhir yakni pada awal tahun 2016, SDN Mategal I mempunyai 9 orang guru yang terdiri dari 8 orang guru tetap (PNS) dan 1 orang guru tidak tetap. Jumlah siswa SDN Mategal I tahun 2016 sebanyak 83 siswa yang terbagi dalam kelas 1 dengan jumlah anak 16 orang dengan rincian 7 laki-laki dan 9 perempuan. Begitu pula dengan SD Negeri I Mategal, struktur organisasi ini dibuat dengan koordinasi dan kerjasama dalam pelaksanaannya, sehingga diharapkan tugas yang diberikan kepada guru dapat terlaksana dengan baik.
SDN Mategal I memiliki beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh siswa, seperti ekstrakurikuler olah raga, pramuka, tembang jawa dan karavitan, serta ekstrakurikuler tari. Mengenai kegiatan ekstrakurikuler tari, penanggung jawab kegiatan adalah Ny. Endang Susilowati, S.Pd. Apabila ada acara tertentu, kegiatan ekstrakurikuler tari dapat lebih sering diadakan pada waktu yang telah ditentukan oleh pihak sekolah.
Deskripsi Data Khusus
- Pengembangan Bakat Siswa melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari di SDN Mategal I Parang Magetan
- Faktor Pendukung dan Penghambat Pengembangan Bakat Siswa melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari di SDN Mategal I Parang
Cara pengembangan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di SDN Mategal I Parang Magetan meliputi proses, materi dan metode pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tari. Pihak sekolah khususnya para pelatih tidak pernah membatasi siswanya yang mempunyai keinginan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari. Kegiatan ekstrakurikuler tari SDN Mategal I dipengaruhi oleh keadaan siswa yang berpartisipasi, terutama minat dan motivasinya.
Metode yang digunakan dalam proses pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari adalah metode tutoring. Cara pengembangan bakat melalui ekstrakurikuler tari di SDN Mategal I adalah dengan menggunakan metode bimbingan belajar. Dengan kegiatan ekstrakurikuler tari, mereka akan menggali dan mengembangkan bakat-bakat yang muncul pada siswa.
Faktor pendukung dan penghambat pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di SDN Mategal I Parang melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di SDN Mategal I Parang Magetan. Kegiatan pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari banyak faktor pendukungnya, baik faktor internal maupun eksternal. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tari di sekolah ini terhambat karena terbatasnya ketersediaan kostum tari yang dimiliki sekolah.
ANALISIS DATA
Pengembangan Bakat Siswa melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari di SDN Mategal I Parang Magetan
Pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari dilaksanakan seminggu sekali, namun apabila mengikuti kegiatan tertentu maka kegiatan ekstrakurikuler dapat dilaksanakan 2 sampai 3 kali dalam seminggu. 1 Conny Semiawan, Utami Munandar dan Agus Tangyong, Pemaparan dan pengembangan bakat sejak dini (Bandung, PT Teen Rosdakarya, 1990), 6. Ekstrakurikuler tari merupakan suatu bentuk kegiatan informal di luar sekolah yang dianggap sebagai salah satu penyelenggaraan kegiatan pengembangan bakat.
Dijelaskan Suryosubroto, kegiatan dilakukan di luar sekolah pada saat siswa mempunyai waktu luang. Pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler di SDN Mategal Di Parang Magetan dilakukan dengan metode bimbingan, setelah pelatih memperlihatkan gerakan-gerakan yang dipelajari di hadapan siswa, siswa diminta untuk menirukan gerakan-gerakan yang telah dicontohkan. Hal ini sejalan dengan yang dijelaskan oleh Uno dan Umar bahwa pengembangan bakat mahasiswa dilakukan dengan menggunakan strategi pelayanan alternatif, sebagaimana dijelaskan oleh Riyanto dan Handoko bahwa pengembangan bakat mahasiswa harus menggunakan metode pendekatan individual sesuai dengan kemampuan siswa.
Hasil penelitian ini juga membenarkan apa yang dijelaskan pada tahun 2012 oleh Lina Dwi Hastuti dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan judul “Pendidikan Karakter pada Siswa Sekolah Dasar. 5Lina Dwi Hastuti, “Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar Melalui Program Ekstrakurikuler Tari Reyog Ponorogo”, (Jurnal Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2012). Faktor pendukung dan penghambat pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di SDN Mategal I Parang Magetan.
Faktor Pendukung dan Penghambat Pengembangan Bakat Siswa melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari di SDN Mategal I Parang Magetan
Menurut Sopiatin, kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa diharapkan dapat memberikan outcome individu, sosial, kewarganegaraan, dan etika. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan minat dan belajar lebih banyak tentang dirinya dan orang lain. Program kegiatan ekstrakurikuler sekolah dipengaruhi oleh misi dan filosofi serta memerlukan lingkungan belajar di mana siswa dapat berkembang, belajar dan mengekspresikan diri.
Misalnya saja pihak sekolah, khususnya kepala sekolah, yang berperan penting dalam melaksanakan kegiatan pengembangan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler tari. Selain itu kepala sekolah juga memberikan dukungan berupa ruang, waktu, sarana dan prasarana kegiatan ekstrakurikuler tari. Begitu pula dengan pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di SDN Mategal I Parang Magetan.
Dari analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler tari di SDN Mategal I sangat bermanfaat dalam mengembangkan bakat siswa. 8 Dian Amalia Nurroniah, “Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan untuk mengembangkan bakat siswa di MAN Wonokromo Bantul Yogyakarta Tahun Pelajaran Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dengan kegiatan ekstrakurikuler tari, bakat-bakat siswa yang muncul akan tergali dan dikembangkan lebih lanjut sehingga menjadi modal untuk kesuksesan masa depan mereka dapat digunakan.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Bagaimana proses kegiatan pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari yang berlangsung di SDN Mategal I. Pihak sekolah khususnya para pembina tidak pernah membatasi siswanya yang mempunyai keinginan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari. Sekolah menerima seluruh siswa yang berminat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari walaupun tidak mampu atau tidak mempunyai latar belakang menari.
Bahkan, dari seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari, sebanyak 80% menemukan dan mengembangkan bakat menarinya melalui kegiatan ekstrakurikuler tari ini. Apa saja faktor pendukung kegiatan pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di SDN Mategal I. Selain orang tua, UPTD Kecamatan Parang juga memberikan dukungan berupa acara seni tahunan yang mencakup kegiatan ekstrakurikuler tari.
Setuju, karena ekstrakurikuler tari bisa mengajarkan siswa yang tidak bisa menari menari. Pada hari Sabtu tanggal 19 Maret 2016 saya mengunjungi SD Negeri Mategal I untuk melihat berlangsungnya kegiatan ekstrakurikuler tari. Seperti halnya kegiatan ekstrakurikuler tari pada umumnya, pelatih memperagakan tarian untuk siswa yang kemudian mereka ikuti.
Pada hari Senin tanggal 21 Maret 2016, saya mengunjungi SD Negeri Mategal I untuk melihat berlangsungnya kegiatan ekstrakurikuler tari. Pada hari Selasa tanggal 22 Maret 2016 saya mengunjungi SD Negeri Mategal I untuk melihat berlangsungnya kegiatan ekstrakurikuler tari.