Insentif Riset SINas diselenggarakan sebagai upaya penguatan sistem inovasi nasional (SINas) melalui peningkatan sinergi, peningkatan produktivitas dan pemanfaatan sumber daya Litbang nasional. Insentif Riset SINas 2016 terbagi menjadi 2 skema pendanaan riset, yaitu: Riset Dasar dan Riset Terapan.
BAB I
PENDAHULUAN
- LATAR BELAKANG
- DASAR HUKUM
- TUJUAN DAN SASARAN
- INDIKATOR KEBERHASILAN
Kementerian Riset dan Teknologi melaksanakan kegiatan prioritas nasional pemajuan penelitian ilmiah dengan 4 indikator antara lain jumlah paket penelitian dasar, jumlah paket penelitian terapan, jumlah paket kapasitas iptek sistem produksi dan jumlah ilmu pengetahuan dan teknologi. paket difusi teknologi; Tujuan Insentif Riset SINas adalah untuk mendukung program penguatan Sistem Inovasi Nasional (SINas) melalui perbaikan.
SKEMA DAN TOPIK RISET
SKEMA RISET
Riset Dasar (RD)
Hasil riset dasar berupa artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi, paten, PVP (sesuai 6 rezim hak kekayaan intelektual). Publikasi ilmiah ini memuat konstruksi teoretis dan metodologis berupa teori baru, konsep baru, atau metode baru.
Riset Terapan (RT)
- TINGKAT KESIAPAN TEKNOLOGI (TKT)
- TOPIK RISET
Teknologi yang diperoleh melalui skema kegiatan penelitian juga akan diklasifikasikan menggunakan Tingkat Kesiapan Teknologi. Teknologi Informasi dan Komunikasi 50.01 Riset Telematika dan Elektronika 50.02 Riset Teknologi Konten Industri Kreatif 50.03 Riset Satelit Komunikasi.
BAB III
CARA PELAKSANAAN RISET
- INDIVIDU (NON KONSORSIUM)
- KONSORSIUM RISET
- Ketentuan Umum Konsorsium Riset Ketentuan umum
- Perjanjian Kerja Sama (PKS)
Dalam pelaksanaannya, konsorsium penelitian dilakukan oleh sekurang-kurangnya 5 (lima) peneliti yang merupakan perwakilan dari anggota konsorsium penelitian. Setiap anggota konsorsium penelitian diharapkan memiliki satu orang peneliti yang menjadi wakil dalam melakukan penelitian.
BAB IV
PENGAJUAN PROPOSAL
- UNDANGAN PENGAJUAN PROPOSAL
- JADWAL KEGIATAN
- PERSETUJUAN LEMBAGA
- LEMBAGA PENGUSUL
- PERSYARATAN PENELITI
- PERALATAN PENELITIAN
- PENDAFTARAN PROPOSAL
- KRITERIA UMUM PENILAIAN PROPOSAL Kriteria Umum Penilaian Proposal meliputi
- CARA PENDAFTARAN PROPOSAL
Pendaftaran proposal insentif penelitian SINA dilakukan secara online melalui website/homepage Kemenristekdikti. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tidak menerima proposal yang diajukan secara pribadi tanpa melengkapi aplikasi online.
BAB V
ORGANISASI DAN PROSES MANAJEMEN
- PERENCANAAN OLEH TIM PELAKSANA
- PELAKSANAAN PEMBIAYAAN
- MANAJEMEN PELAKSANAAN
- MONITORING -‐ EVALUASI (MONEV) DAN PENDAMPINGAN KEGIATAN
- Monev Internal
- HASIL KEGIATAN
Pemberitahuan mengenai penerimaan proposal dan pelaksanaan pengelolaan Insentif Riset SINas dilakukan oleh Tim Pelaksana Riset SINas; Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi akan mengadakan kontrak kerjasama pelaksanaan Insentif Riset SINas hanya dengan institusi penyelenggara yang namanya tercantum dalam Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang Penetapan Insentif SINas Proposal penelitian didanai. Laporan Akhir harus disampaikan lengkap dengan lampiran sebagaimana tersebut di bawah ini (sesuai hasil yang ditetapkan dalam Keputusan Penetapan Usulan Insentif Riset SINas), yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Insentif Riset SINas.
26. mematuhi semua ketentuan yang diatur dalam Kontrak Kerjasama dengan Tim Manajemen Insentif Riset SINAS; Pengembangan mekanisme transformasi teknologi dan penyediaan dukungan teknis, sehingga hasil litbang yang secara khusus dibiayai oleh Insentif Riset SINAs dapat diadopsi secara maksimal oleh pengguna, industri atau masyarakat; Mengikuti pameran iptek, seminar dan temu bisnis yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kualitas hasil dan dilengkapi dengan format model evaluasi tertentu yang dinilai baik dan dilakukan secara sinergis oleh dua pihak yaitu Lembaga penerima penelitian. insentif dan Kementerian Riset. , Tim Monev teknologi dan pendidikan tinggi. Hasil penelitian, baik berupa data pengukuran/observasi maupun data yang digunakan oleh kegiatan penelitian di bawah Insentif Riset SINas, maupun dalam bentuk publikasi, data mentah atau kekayaan intelektual yang dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah melalui Insentif Riset SINas, adalah milik dari pemerintah. Kegiatan/penelitian yang dibiayai sebagian oleh pemerintah melalui insentif penelitian SINas dan sebagian oleh pihak lain dimiliki bersama oleh pemerintah dan pihak lain yang berkepentingan, kecuali diperjanjikan lain.
- VERIFIKASI ADMINISTRASI
- SELEKSI SUBSTANSI
- PRESENTASI KLARIFIKASI SUBSTANSI
- FACT FINDING SUMBERDAYA RISET
- EVALUASI RINCIAN ANGGARAN BIAYA (RAB)
Pemilihan sarana dilakukan oleh para ahli independen (peer review) dari berbagai elemen kelembagaan (A-B-G) seperti LPK/LPNK, Universitas dan Industri. Hal-hal tersebut dalam penilaian teknis akan diubah menjadi angka untuk memudahkan menilai perbedaan antara baik dan buruk. Hasil evaluasi dari ketiga ahli tersebut akan dirata-ratakan, hasil skor rata-rata tersebut akan digunakan untuk menentukan apakah proposal memenuhi syarat teknis substantif atau tidak.
Presentasi ini akan memperjelas peran dan keterlibatan serta keseriusan industri dalam proposal penelitian yang diajukan. Selain itu, diharapkan dapat diketahui bagaimana integrasi dan sharing sumber daya iptek yang akan dilakukan oleh konsorsium, serta bagaimana industri akan menggunakan hasil riset yang akan diperoleh. Untuk presentasi, peneliti utama diwajibkan menyiapkan bahan presentasi dalam bentuk power point dengan waktu presentasi antara 10 - 15 menit.
Setiap proposal akan dinilai oleh 3 - 5 anggota tim penilai untuk melihat isinya dan kesesuaiannya dengan kebijakan Kemenristekdikti. Pencarian fakta atau klarifikasi data dan fakta dapat dilakukan dengan lembaga konsorsium yang terlibat setelah proposal lolos tahap klarifikasi. Pencarian fakta ini dimaksudkan untuk memastikan pemrakarsa siap dalam hal sarana, prasarana dan sumber daya manusia yang akan digunakan untuk melakukan penelitian yang akan didukung oleh pendanaan melalui Insentif Riset SINas.
BAB VII
PEMBIAYAAN
Tarif standar yang digunakan untuk penyusunan RAB harus sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang berlaku dan terbaru atau Tarif Standar Maksimal (SBM). Jika peralatan penelitian diperlukan, sewa atau sebagian sumbangan dari pihak lain (anggota/lembaga mitra) diperbolehkan. Dalam penyewaan instansi pemerintah wajib memperhatikan PNBP dengan tarif standar yang ditetapkan oleh pemilik peralatan.
Dalam menyusun RAB, instansi yang berstatus PKP wajib menghitung pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pajak yang diberlakukan untuk PKP termasuk PPN sebesar 10% dan PPH sebesar 2% dari total anggaran insentif penelitian yang diterima. Insentif penelitian SINas terdiri dari kegiatan-kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan dalam satu tahun.
Kontribusi dari lembaga/lembaga atau anggota konsorsium merupakan bagian dari total sumber daya untuk melaksanakan Insentif Riset SINa.
BAB VIII PENUTUP
PENGERTIAN
Insentif Riset SINas
Invensi
Inovasi
PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KETIGA tersebut di atas, selanjutnya secara bersama-sama disebut PARA PIHAK. Pendayagunaan sumber daya yang dimiliki oleh PARA PIHAK berupa sarana, prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM), serta anggaran dan anggaran yang diperoleh dari konsorsium SINas yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan yang memenuhi tanggung jawabnya sebagai anggota konsorsium SINas. Kegiatan lain yang disepakati PARA PIHAK untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan Konsorsium SINAS.
Dalam pelaksanaan Perjanjian Kerjasama ini, PARA PIHAK wajib mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia. PARA PIHAK secara bersama-sama melakukan kegiatan sesuai dengan pembagian kerja dalam Pasal 3 dengan menggunakan sarana, prasarana, sumber daya manusia dan anggaran sesuai dengan kontribusinya masing-masing. Apabila dalam pelaksanaan ayat 1 diperoleh dana penelitian dari PIHAK LAIN, dana yang diperoleh digunakan secara pro rata oleh PARA PIHAK untuk mendukung dan mempercepat penyelesaian kegiatan.
PARA PIHAK setuju bahwa hasil penelitian dan pengembangan yang diperoleh akan digunakan secara komersial oleh KE PARTY (industri yang bersangkutan) dengan terlebih dahulu melindungi KI (kekayaan intelektual) mereka. Perjanjian kerjasama ini berlaku selama 3 (tiga) tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan PARA PIHAK. Demikian Perjanjian Kerjasama ini telah dibuat dengan itikad baik oleh PARA PIHAK dalam rangkap 3 (tiga) asli, masing-masing bermaterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama dan masing-masing pihak akan menerima 1 (satu) salinan asli untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dan harus mulai berlaku pada tanggal yang tertera pada awal perjanjian kerjasama ini.
KEKAYAAN INTELEKTUAL DAN MANAJEMEN ASET
- Katagori KI meliputi
- Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) 1) Buku Catatan Harian Penelitian atau Log Book
- Pengelolaan Kekayaan Intelektual dan Hasil Litbang 1) Pengaturan Kepemilikan
- Pengelolaan Kepemilikan
- Pelaporan
- Dana Pengelolaan KI
- Pembagian Royalti dan Lisensi
- Perjanjian
- Manajemen Aset 1) Dasar Hukum
- Kepemilikan Aset pada Insentif Riset
Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) 1) Buku Harian atau Log Penelitian 1) Buku Harian atau Log Penelitian. Peneliti yang melakukan insentif penelitian wajib mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal nasional atau internasional terakreditasi atau prosiding seminar nasional atau internasional sepanjang tidak mengurangi kepentingan untuk melindungi KI-nya. Hasil penelitian, baik berupa hasil pengukuran/data. Pengamatan dan data yang digunakan oleh suatu kegiatan penelitian dalam suatu insentif penelitian, baik berupa publikasi, data mentah atau IP, yang dibiayai penuh oleh pemerintah melalui insentif penelitian, adalah milik pemerintah.
Penelitian yang dibiayai sebagian oleh pemerintah melalui insentif penelitian dan sebagian oleh pihak lain dimiliki bersama oleh pemerintah dan pihak lain yang berkepentingan, kecuali diperjanjikan lain. Hak penemu untuk tetap diasuh dan/atau tetap disebutkan namanya dalam proses perlindungan serta diperhitungkan royalti dan hak-hak lainnya. 59. serta pekerja yang menggunakan data dan/atau fasilitas yang tersedia dalam pekerjaannya, meskipun kontrak tidak mengharuskan mereka untuk menghasilkan hasil penelitian.
Pengelolaan HKI dan hasil litbang yang dibiayai pemerintah melalui insentif penelitian dilimpahkan kepada calon lembaga. Dana pengelolaan HKI meliputi dana untuk pengajuan pendaftaran HKI dan/atau biaya perlindungan HKI sebagai hasil insentif penelitian, antara lain biaya pendaftaran, penulisan deskripsi (esai), dan ujian sertifikasi serta pembuatan database dan lain-lain. biaya yang timbul akibat perlindungan HKI, menjadi tanggung jawab lembaga pengelola dan dapat diajukan untuk insentif fasilitasi HKI dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Setiap IP hasil insentif penelitian yang berhasil dikomersialkan wajib ikut serta dalam pembagian royalti dan pembayaran lisensi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk peraturan perundang-undangan di bidang Hak Kekayaan Intelektual dan hal-hal yang terkait, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2005 tentang Pengalihan Teknologi dan Hasil Kekayaan Intelektual.
BUKU CATATAN HARIAN PENELITIAN (BCHP )
OUTLINE
PENULISAN PROPOSAL LENGKAP
- Daftar Isi 2. Abstrak
- Pendahuluan
- Latar Belakang
- Metode
- Prospek dan Dampak Manfaat
- Luaran
- Personil Pelaksana Kegiatan/ Riset
- Jadual Kegiatan
- Daftar Pustaka (harus diacu pada butir-‐butir di atas)
- Lampiran
- LAPORAN KEMAJUAN / LAPORAN AKHIR
- OUTLINE PELAPORAN PROTOTIPE
- OUTLINE PELAPORAN TEKNOLOGI PRODUK / PROSES
- OUTLINE PELAPORAN TEORI, KONSEP DAN METODE BARU
- TKT 1
- TKT 2
- TKT 3
- TKT 4
- TKT 5
- TKT 6
- TKT 7
- TKT 8
- TKT 9
Mendeskripsikan secara kualitatif dan kuantitatif output yang dihasilkan dari kegiatan/penelitian ini beserta waktu yang dibutuhkan untuk mencapai output tersebut dengan mengacu pada output jenis skema insentif. Output yang dijanjikan ini harus dilaporkan kepada Kementerian Riset dan Teknologi setiap akhir tahun dan setelah kegiatan/penelitian dengan melampirkan bukti otentik. LAMPIRAN: Foto (Kegiatan, Hasil/Produk Penelitian/Prototype), Copy BCHP, CD Soft File Laporan Akhir. tuliskan judul prototipe kegiatan penelitian yang dilakukan).
TINJAUAN PELAPORAN TEKNOLOGI PRODUK/PROSES TEKNOLOGI PRODUK/PROSES. tuliskan judul teknologi produk atau teknologi proses dari kegiatan penelitian yang dilakukan). JUDUL TEORI/ KONSEP/ METODE BARU. tuliskan judul teori baru/konsep baru/metode baru untuk kegiatan penelitian yang dilakukan). Latar belakang berisi urgensi, tujuan dan manfaat dari teori/konsep/metode baru yang diperoleh serta rencana pengembangan ke depan.
Proses pengujian teori/konsep/metode baru yang telah dilakukan dan informasi lainnya (publikasi dan/atau paten). 1 Pemantauan sisi keilmuan substansi kegiatan/penelitian (metode, relevansi metode dengan pemecahan masalah, akurasi data, dll). Pada level ini, model atau sistem prototipe atau sistem yang akan berlanjut ke pengembangan berikutnya diuji dalam lingkungan yang relevan.
Sistem lengkap dan memenuhi syarat melalui pengujian dan demonstrasi di lingkungan/aplikasi yang sebenarnya. Pada level ini, sistem teknologi telah selesai, di mana teknologi tersebut telah lulus uji dan demonstrasi di lingkungan saat ini, persyaratan dan pengembangan sistem dari semua elemen teknologi telah terpenuhi.