Nama : Rini Pratiwi NIM : 2498010325
TULISAN REFLEKTIF
Pancasila merupakan entitas sekaligus identitas bangsa Indonesia. Makna entitas disini adalah Pancasila sebagai dasar negara yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila harus dipahami dan dipatuhi oleh seluruh bagian dari bangsa Indonesia. Sedangkan makna identitas disini adalah Pancasila sebagai ciri khas dan kepribadian bangsa Indonesia di mata bangsa lain. Pancasila sebagai pembeda bangsa Indonesia dengan bangsa yang lain. Yang artinya, setiap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila hendaknya menjadi dasar dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaanya, pendidikan di Indonesia sudah mulai mengupayakan adanya integrasi nilai-nilai pancasila dalam konteks pelaksanaan pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan perwujudan profil pelajar pancasila di sekolah. Profil pelajar pancasila adalah beberapa dari karakter yang terintegrasi dengan nilai-nilai Pancasila. Terdapat enam elemen profil pelajar pancasila, yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
Implementasi profil pelajar pancasila sudah dilaksanakan sejak diberlakukan Kurikulum Merdeka. Pelaksanaannya pun diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan terdapat pekan tersendiri untuk memfokuskan peserta didik dalam memahami profil pelajar pancasila, disebut dengan pekan P5.
Dalam pelaksanaan program p5, sekolah diharapkan mampu memberikan kebebasan ruang bagi peserta didik untuk berpikir kritis, membuat keputusan, dan menciptakan kreasi sesuai tingkat kreativitas mereka. Diharapkan dengan melaksanakan program ini, akan terwujud pendidikan yang berpihak pada peserta didik di abad 21.
Fakta dilapangan didapat ketika melaksanakan program PPL 1 di sekolah mitra.
Dimana memang profil pelajar pancasila benar-benar sudah diterapkan di sekolah.
Pelaksanaannya meliputi program P5 yang rutin dilaksanakan di Hari Jumat setiap minggunya dan modul ajar oleh guru juga sudah diintegrasikan dengan elemen-elemen yang dalam profil pelajar pancasila. Selain itu, sekolah juga membiasakan kegiatan-kegiatan lain setiap harinya, seperti Rabu Ceria dengan diisi penampilan bakat dari kelas-kelas, pembiasaan pagi dengan membaca asmaul husna bagi siswa muslim dan doa pagi bagi siswa non-muslim.
Dengan melaksanakan implementasi kegiatan-kegiatan tersebut, sekolah berharap mampu membentuk karakter peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, peserta didik diharapkan dapat lebih bebas mengekspresikan kreativitasnya. Pada akhirnya, tujuan utama dalam konteks ini adalah bagaimana menciptakan suasana belajar yang berpihak pada peserta didik.