• Tidak ada hasil yang ditemukan

Etika Profesi dalam Manajemen Peningkatan Mutu

N/A
N/A
Badia Priscila Tamima

Academic year: 2024

Membagikan "Etika Profesi dalam Manajemen Peningkatan Mutu"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Badia Priscila Tamima

Kelas : 5 KIA

NPM : 062140422497

Mata Kuliah : Etika Profesi

Dosen Pengampu : Ir. Erwana Dewi, M.Eng

UJIAN TENGAH SEMESTER

1. Jelaskan Apa maksud pernyataan berikut ini :

a) Peningkatan professional seseorang sangat penting dalam rangka manajemen peningkatan mutu ?

➢ Peningkatan profesional seseorang sangat penting, karena dalam rangka

manajemen peningkatan mutu seseorang profesional tidak hanya dituntut untuk dapat menyampaikan informasi. Melainkan seseorang profesional juga dituntut untuk merencanakan, mendiagnosis, dan menilai proses hasil suatu manajemen tersebut.

b) “ Profesi mengandung unsur pengabdian. Suatu profesi bukan bermaksud untuk

mencari keuntungan bagi dirinya sendiri, baik dalam arti ekonomis maupun dalam arti psikis, tetapi untuk pengabdian pada masyarakat”?

➢ Profesi itu hams berusaha menimbulkan kebaikan, keberuntungan, dan

kesempurnaan serta kesejahteraan bagi masyarakat. Pengabdian diri berarti lebih mengutamakan kepentingan orang banyak. Dengan demikian, pengabdian yang diberikan oleh profesi tersebut harus sesuai dengan bidang-bidang pekerjaan tertentu. Dengan pengabdian pada pekerjaan itu, seseorang berarti mengabdikan profesinya kepada masyarakat.

2. Soal Profesional :

a) Kemandirian akan tumbuh bilamana ada peningkatan kemampuan professional pada diri kita, apakah anda setuju dengan pernyataan ini kalau ya tuliskanlah pendapat anda

➢ Ya, saya setuju karena menurut saya kemandirian itu sendiri adalah suatu kemampuan psikososial berupa kesanggupan untuk berani, berinisiatif dan bertanggung jawab dalam mengatasi hambatan/masalah dengan rasa percaya diri dengan tidak tergantung dengan kemampuan orang lain, serta mampu memerintah, menguasai dan menentukan dirinya sendiri tanpa pengaruh lingkungan dan bantuan orang lain.

b) Jelaskan 3 watak kerja profesional yang kamu ketahui ?

Akuntabilitas, dimana seseorang harus bisa dan berani untuik selalu bertanggung jawab atas hasil kerja dan tindakan.

Kejujuran, seseorang yang profesional juga harus memiliki kepribadian yang jujur.

(2)

Integritas, seseorang profesional juga harus memiliki prinsip moral yang kuat dan dapat menjaga kerahasiaan perusahaan.

c) Apakah anda sebagai pengemban profesi industri misalnya, dalam melakukan kode etik di masyarakat anda rela berbohong demi membela produk yang dibuat oleh perusahaan tempat anda bekerja tersebut ?

Sebagai seorang yang profesional, tentu saja saya tidak rela berbohong kepada masyarakat demi membela produk perusahaan. Seperti yang kita ketahui bahwa seseornag pekerja yang profesional harus memiliki 3 watak yang sudah saya jelaskan, tidak lupa juga tentang pengabdian. Dimana seseorang yang profesional dibidang indusrei harus mengabdi kepada masyarakat untuk memberikan produk sebaik mungkin.

d) Jelaskan bagaimana cara anda menempatkan diri anda di tengah masyrakat industry secara profesional ?

➢ Dengan cara profesionalisme, yang dimaksud dengan profesionalisme adalah Menjadi profesional berarti mampu menempatkan diri sebagai seorang yang mengerti dan paham akan tugas dan tanggung jawab pekerjaan, membangun hubungan dan relasi kerja dengan tim lain, serta selalu fokus dan konsisten dengan target dan tujuan organisasi.

3. Soal Etika :

a) Jelaskan Bagaimana Sikap atau Tindakan anda di tempat kerja nantinya untuk saling menghargai sesama rekan kerja tanpa memandang Suku, Ras atau Agama ?

➢ Sikap toleransi di tempat kerja sangat penting untuk membangun hubungan kerja yang baik dan produktif. Dengan mengharbai perbedaan, mendengarkan dengan baik, membuka komunikasi, membangun hubungan yang baik, dan

mempertimbangkan rekan kerja. Maka, kita dapat memperluas wawasan kita dan tentu saja dapat memperbaiki hubungan kerja kita.

b) Jelaskan bagaimana cara anda menghargai atasan dan bawan anda di tempat kerja ?

➢ Belajar mendengarkan pendapat ataupun argumen yang diberikan oleh rekan kerja, baik atasan maupun bawahan.

➢ Memberikan feedback yang konstruktif.

➢ Menghargai berbagai macam kontribusi rekan kerja dalam setiap aspek di perusahaan.

➢ Memberikan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance).

➢ Menunjukkan kepercayaan kepada bawahan.

➢ Menghormati setiap keputusan yang diambil.

➢ Mengerjakan tugas ataupun amanah dengan baik.

➢ Menjalin hubungan interpersonal yang positif.

➢ Mau mengakui jika melakujkan kesalahan.

➢ Memberikan kesempatan pada bawahan untuk mengembangkan diri.

(3)

c) Kalau anda mencari teman di tempat kerja nanti, apakah perlu kriteria untuk orang tersebut yaitu harus dapat membela atau melindungi anda di tempat kerja ?

➢ Tentu saja tidak, namun saya akan mencari teman yang mau diajak berdiskusi dengan baik, yang mampu menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, bisa diajak bertukar pikiran, mampu saling melengkapi satu sama lain, dan tentu saja yang profesional. Karena bagaimanapun profesionalisme dalam bekerja sangat dibutuhkan baik secara pekerjaan maupun kepribadian.

4. Etika Profesi :

a) Jelaskan bagaimana etika profesi yang akan anda perankan apabila anda diterima kerja pada tempat yang tidak sesuai dengan profesi anda?

Secara definisi etika profesi adalah prinsip yang mewajibkan individu untuk patuh pada pedoman, memiliki moral, dan kejujuran dalam menjalankan setiap

pekerjaannya. Tujuannya untuk menjaga citra, kredibilitas, dan integritas suatu profesi di lingkungan masyarakat.Etika profesi yang akan saya perankan antara lain tepat waktu, disiplin, bertanggung jawab, berpakaian rapu, tidak melibatkan masalah pribadi di temoat kerja, menghindari membicarakan atasan, mengjormati semua rekan kerja, menjadi pribadi yang fleksibel, tidak memotong pembicaraan, dan tidak gugup.

b) Bagaimanakah cara anda menghadapi seorang lulusan non engineering yang ahli karena pengalaman sedangkan anda merasa profesional dibidang tsb ?

➢ Menurut saya, pengalaman merupakan suatu yang penting. Tidak ada salahnya jika seseorang lulusan non-graduate namun ahli karena pengalaman, justru akan lebih baik dan dapat saling mengajarkan, karena saya profesional secara teori dan beliau ahli secara praktik. Sehingga menurut saya, saya akan dapat bekerja dengan baik bersama orang yang berpengalaman.

c) Jelaskan bagaimana anda bersikap kepada atasan, Apabila anda kepergok pada saat Tindakan yang tak bermoral ?

➢ Tentu saja menegur dengan baik dan tanpa menghilangkan rasa hormat. Dengan diiringi sikap profesional menegur dengan baik tanpa menyudutkan, tidak melebar-lebarkan apalagi sampai menyebarkan tindakan yang dilakukan.

d) Bagaimana cara mengembangkan profesi untuk menjadi seorang professional ?

➢ Memahami kekurangan.

➢ Memperluas network.

➢ Memiliki tampilan yang positif.

➢ Bertanggung jawab atas tindakan ataupun keputusan.

➢ Memperkuat motivasi diri.

5. Teknik Komunikasi :

Jelaskan minimal 3 Teknik Komunikasi yang anda ketahui, dan berikan contohnya masing2 dalam teknik komunikasi tersebut ?

(4)

➢ Teknik Komunikasi Informatif, adalah keterampilan berkomunikasi dengan menyampaikan tanda informasi, baik verbal, nonverbal, maupun paralinguistik.

Sesuai namanya, teknik komunikasi ini berupaya menyampaikan informasi kepada masyarakat, utamanya mengenai perubahan sosial. Lewat informasi yang diberikan, masyarakat berpeluang untuk mengambil peran secara aktif dan memperoleh

pengetahuan yang mumpuni.

➢ Teknik Komunikasi Persuasif, Merupakan cara penyampaian pesan kepada orang lain dengan memperhatikan aspek psikologisnya. Cara ini didasarkan pada kesadaran pribadi dan menjauhi paksaan. Penyampaian pesannya pun harus disesuaikan dengan kondisi atau latar belakang khalayak. Yang terpenting, tujuan komunikasinya tercapai, dan ada umpan balik berupa tanya jawab dari khalayak, khususnya mengenai

perubahan social.

➢ Teknik Komunikasi Pervasif, adalah penyampaian pesan secara berulang. Sehingga sedikit demi sedikit akan muncul di bagian alam bawah sadar khalayaknya.

Diharapkan teknik komunikasi ini bisa membentuk sikap dan kepribadiannya, juga menangkap pemahaman mengenai perubahan sosial.

Referensi

Dokumen terkait

Fokus yang ketiga yaitu tentang nilai lebih dari manajemen profesionalisme guru dalam peningkatan mutu pembelajaran, yaitu ditemukan : nilai lebihnya guru menjadi lebih

Tidak berbeda jauh dengan penerapan sistem manajemen mutu dalam peningkatan mutu pendidikan kendala yang utama adalah dananya, jadi mengenai mutu supaya sekolah

Manajemen peningkatan mutu dalam bidang kurikulum di SMA Negeri 2 Muara Beliti adalah menyusun: a) kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP); b) kalender pendidikan;

Keberhasilan SMP Negeri 1 Kemranjen dalam meningkatkan mutu pendidikan tidak lepas dari penerapan manajemen strategi peningkatan mutu pendidikan yang baik,

Sagito Putra, (2019): Implementasi Manajemen Mutu dalam Peningkatan Kompetensi Profesional Tenaga Pendidik di Sekolah Dasar Islam Terpadu Az-Zuhra Islamic School Cipta

Secara umum, manajemen peningkatan mutu adalah gambaran dan karakteristik menyeluruh dari upaya dan proses organisasi untuk menciptakan jasa yang menunjukkan kemampuannya

Memberlakukan Pedoman Mutu, Program Peningkatan Mutu dan SOP yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Manajemen Mutu di Puskesmas Tapalang; Pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu

Penelitian penerapan Manajemen Mutu Terpadu di lembaga pendidikan Islam, fokus pada keterlibatan siswa dan orang tua untuk peningkatan