• Tidak ada hasil yang ditemukan

fix KARTU KENDALI MA AL FURQON 2024

N/A
N/A
SUKARNO

Academic year: 2024

Membagikan "fix KARTU KENDALI MA AL FURQON 2024"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 1

KARTU KENDALI

Satuan Pendidikan : Madrasah Aliyah Al Furqon Demak

Alamat : Jl. Watunganten No. 123 RT.04/RW.08 Tlogo Batursari Mranggen Demak 59567

NSM : 131233210080

NPSN : 70033162

(2)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 2

Form Input Kartu Kendali

Kartu kendali ini diisi oleh Kepala Sekolah/Madrasah sesuai dengan pelaksanaan visitasi yang sebenarnya dilakukan oleh asesor, sebagai bahan evaluasi bagi BAN-PDM untuk penyempurnaan program akreditasi berikutnya. Kartu kendali bersifat rahasia yang tidak boleh diketahui asesor. Setelah diisi, format yang telah ditandatangani diunggah pada aplikasi Sispena-PDM dan tidak boleh dititipkan ke asesor.

A. LEMBAR INFORMASI UMUM

1. Tujuan Kartu Kendali:

a. Memberikan informasi yang lengkap tentang kegiatan visitasi akreditasi yang dilakukan oleh Tim Asesor;

b. Melaporkan kejadian, masalah atau hal lainnya yang terkait dengan norma dan kode etik asesor; dan

c. Memberikan umpan balik positif terhadap pelaksanaan visitasi akreditasi yang dilakukan pada satuan/program pendidikan

2. Norma dan Kode Etik Asesor:

Norma yang harus dijalankan oleh asesor sebagai berikut:

a. Kejujuran: Asesor bersikap jujur dalam melakukan pengamatan, wawancara, memvalidasi data, menganalisis data, membuat kesimpulan, dan menyusun rekomendasi;

b. Mandiri: Asesor tidak bergantung pada bantuan, tekanan, dan pertentangan kepentingan (conflict of interest);

c. Profesionalisme: memahami ketentuan dan prosedur pelaksanaan akreditasi, memiliki kecakapan dalam menggunakan Instrumen akreditasi, memberikan penilaian secara objektif, dan memberikan saran dan rekomendasi dalam rangka perbaikan, pengembangan, dan peningkatan kinerja satuan/program pendidikan;

d. Keadilan: Semua dilayani tanpa diskriminasi (negeri atau swasta, besar atau kecil, terakreditasi maupun belum, di perkotaan, pedesaan maupun daerah 3T);

e. Kesejajaran: Semua sejajar, bahwa data dan informasi dalam proses akreditasi memiliki kedudukan yang sama;

f. Keterbukaan: transparan di dalam menyampaikan penjelasan norma, kriteria, standar, prosedur atau mekanisme kerja, jadwal, dan sistem penilaian akreditasi;

(3)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 3

g. Tanggung jawab: memberikan hasil penilaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan; dan

h. Menjaga kerahasiaan: menjaga kerahasiaan data dan informasi yang diperoleh dalam proses akreditasi.

Kode etik asesor sebagai berikut:

i. Menjunjung tinggi kejujuran dan objektivitas, baik dalam niat, ucapan, maupun perbuatan;

j. Merahasiakan informasi tentang satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan yang diakreditasi;

k. Memperlakukan sekolah atau madrasah, negeri atau swasta, jauh dan dekat, dan status awal akreditasi secara adil;

l. Menjaga kehormatan diri, rendah hati, dan lugas dalam berkomunikasi bersikap, dan bertindak;

m. Menciptakan suasana kondusif dan tidak menekan dalam melakukan kegiatan visitasi;

n. Menghindari kesepakatan dalam arti negatif, dengan tidak menerima pemberian uang, barang, dan jasa di luar haknya sebagai asesor;

o. Membangun kerja sama tim asesor;

p. Menyimak argumentasi yang disampaikan oleh asesi;

q. Memfokuskan pada pertanyaan terkait akreditasi; dan

r. Mematuhi aturan yang berlaku bagi asesor dan bersedia menerima konsekuensi atas pelanggaran yang dilakukan.

3. Tata Kerja Asesor saat Visitasi Akreditasi

Selama pelaksanaan visitasi akreditasi, maka Tim Asesor harus melaksanakan ketentuan sebagai berikut:

a. Asesor datang ke satuan/program pendidikan dengan tepat waktu sesuai jadwal yang sudah ditentukan;

b. Asesor memahami dengan seksama seluruh butir dan indikator pada instrumen akreditasi, melakukan penilaian sesuai petunjuk teknis pengisian instrumen akreditasi, melakukan penggalian data melalui observasi,

wawancara atau telaah dokumen sesuai dengan butir/indikator pada instrumen akreditasi, dan menuliskan hasil penggalian data dan membuat kesimpulan hasil visitasi pada form yang telah disediakan.

c. Asesor melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan visitasi selama 2 (dua) hari sesuai dengan rincian kegiatan yang ditentukan;

(4)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 4

B. LEMBAR ISIAN SATUAN/PROGRAM PENDIDIKAN

Petunjuk Pengisian:

1. Satuan/program pendidikan mengisi form kartu kendali secara online di Sispena.

2. Form kartu kendali diisi setelah kegiatan visitasi dilaksanakan oleh Tim Asesor.

3. Form kartu kendali ini bersifat rahasia dan tidak boleh diberitahukan kepada pihak manapun.

4. Satuan/program pendidikan yang tidak mengisi kartu kendali di Sispena tidak dapat mengunduh sertifikat hasil akreditasi

1. Waktu Visitasi

Selama 2 hari (Jum’at dan Sabtu)

Tanggal 10 – 30 - 2024 Mulai Visitasi : 08.00 WIB s.d 15.00 WIB Tanggal 30 – 10 - 2024 Selesai Visitasi : 08.00 WIB s.d 15.00 WIB 2. Pelaksanaan Visitasi

a. Temu Awal (menyampaikan tujuan & surat tugas) = Ya

b. Observasi Sarana dan Prasarana = Ya

c. Observasi Kegitan Pembelajaran = Ya

d. Telaah dokumen (8 SNP dan 4 Komponen) serta wawancara = Ya e. Temu Akhir (menyampaikan temuan dan rekomendasi) = Ya

(5)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 5

Kegiatan Temu Awal

Ceritakan apa yang dilakukan asesor selama visitasi

Pada hari PERTAMA Asesor 1 dan Asesor 2 melakukan temu awal dengan pendidik dan tenaga kependidikan, dan dihadiri oleh KetuaKomite, Wakil Orangtua/ Wali siswa, Perwakilan Dewan Pengasuh Yayasan Al Furqon serta Pendidik dan Tenaga

Kependidikan.

Hal-hal yang disampaikan oleh asesor mengenai maksud dan tujuan asesor melakukan visitasi serta menunjukkan surat tugas selaku asesor, kemudian kedua asesor mengadakan observasi lingkungan madrasah berikut sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah.

Selanjutnya Asesor 1 memeriksa bukti fisik/ dukung kinerja Komponen 1 sampai dengan 4 yang berjumlah 14 butir. Sedangkan asesor 2 memeriksa data dan kelengkapan bukti fisik/ dukung kinerja mulai komponen 4 sampai dengan komponen 1 yang

berjumlah 14 butir. Pada saat pemeriksaan kelengkapan bukti dukung kinerja sambil mengadakan wawancara dan pembuktian dokumen serta bukti dukung kinerja yang diperlukan.

Pada hari KEDUA, Asesor 1 dan asesor 2 melakukan observasi proses kegiatan pembelajaran, masing-masing kepada 1 (satu) pendidik di dalam kelas.

Fasilitas yang diminta Asesor :

- Dokumen file yang diunggah pada dashboard akreditasi (DIA) di SISPENA kemudian berkas dan dokumen pendukungnya - Dokumen iventaris sarana dan prasarana

- Hadirnya Kepala Madrasah, Guru, komite, orangtua peserta didik, dan peserta didik untuk proses wawancara - Ruangan pelaksanaan Visitasi berserta kelengkapan pendukungnya (LCD, 2 bh laptop, pointer).

- SK Tim Akreditasi.

- Dokumen / Bukti Dukung Kinerja lainnya.

(6)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 6

Cara Asesor berbagi tugas :

> Asesor bekerja secara wawancara dan berbagi tugas dalam melakukan visitasi, melakukan pemeriksaan terhadap file dan dokumen bukti dukung yang diunggah di sispena.

> melakukan wawancara kepada warga madrasah yaitu kepala madrasah, pendidik, komite, orang tua/ wali siswa, dan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen dukung yang diperlukan.

> Bekerjasama pada masing-masing Komponen/ Butir.

> Berbagi tugas saat pengamatan di lingkungan madrasah.

> Berbagi tugas saat visit pembelajaran guru di kelas, tiap asesor visit kelas masing-masing.

> Mengecheck dan memverifikasi hasil EDM menggunakan instrumen yang ada secara bersama-sama.

Ceritakan apa yang dilakukan kepala satuan/ program pendidikan

Pada hari PERTAMA Kepala Madrasah melakukan temu awal dengan Tim Asesor (Asesor 1 dan Asesor 2), dan dihadiri oleh Ketua Komite, Wakil Orangtua/ Wali siswa, Dewan Pengasuh Yayasan Al Furqon, Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Hal-hal yang disampaikan oleh Kepala Madrasah mengucapkan selamat datang di MA Al Furqon Mranggen Demak dan menunjukkan SK Tim Akreditasi serta mempresentasikan profil MA Al Furqon dilengkapi dengan pemutaran video profil

Madrasah, kemudian kepala madrasah mendelegasikan kepada tim akreditasi madrasah untuk mendampingi asesor dalam kegiatan observasi lingkungan berikut sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah. Selanjutnya tim akreditasi sesuai SOP menunjukkan kepada asesor 1 semua bukti fisik/ dukung kinerja Komponen 1 sampai dengan 4 yang berjumlah 14 butir untuk diperiksa. Begitu pula kepada asesor 2, tim akreditasi menunjukkan data dan kelengkapan bukti fisik/ dukung kinerja mulai komponen 4 sampai dengan komponen 1 yang berjumlah 14 butir untuk diperiksa. Selama pemeriksaan kelengkapan bukti dukung kinerja sambil memberikan jawaban semua pertanyaan yang diajukan oleh asesor serta menunjukkan dokumen serta bukti dukung kinerja sesuai yang diperlukan.

Pada hari KEDUA, tim akreditasi mempersilahkan dan mendampingi asesor 1 dan asesor 2 melakukan observasi proses kegiatan pembelajaran, masing-masing kepada 1 (satu) pendidik di dalam kelas.

Fasilitas yang disiapkan dan dipenuhi madrasah :

(7)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 7

- Mengunggah dokumen file sesuai persyaratan pada dashboard akreditasi (DIA) di SISPENA kemudian berkas dan dokumen pendukungnya.

- Menyiapkan dan menunjukkan dokumen iventaris sarana dan prasarana.

- Menghadirkan Kepala Madrasah, Guru, komite, orangtua peserta didik, dan peserta didik untuk proses wawancara - Ruangan pelaksanaan visitasi berserta kelengkapan pendukungnya (LCD, 2 bh laptop, pointer).

- SK Tim Akreditasi.

- Dokumen / Bukti Dukung Kinerja lainnya.

Cara Tim Akreditasi berbagi tugas :

> Tim akreditasi madrasah bekerja berbagi tugas sesuai tata cara yang diminta asesor, menjawab pertanyaan melalui wawancara dan berbagi tugas untuk dilakukan visitasi, dilakukan pemeriksaan terhadap file dan dokumen bukti dukung yang diunggah di sispena.

> menghadirkan warga madrasah yaitu kepala madrasah, pendidik, komite, orang tua/ wali siswa untuk diwawancarai, dan menunjukkan dokumen dukung yang diperlukan dalam pemeriksaan.

> menjawab pertanyaan pada masing-masing Komponen/ Butir sesuai tupoksi tim.

> mendampingi dan menjelaskan lingkungan madrasah saat dilakukan pengamatan.

> melakukan proses pembelajaran saat asesor visit pembelajaran guru di kelas, tiap asesor visit kelas masing-masing.

> menyiapkan dan menjelaskan hasil EDM madrasah menggunakan instrumen yang ada untuk dilakukan pengecheckkan dan verifikasi oleh asesor secara bersama-sama.

Suasana Pelaksanaan Visitasi

- Kegiatan visitasi akreditasi di madrasah dilaksanakan secara kekeluargaan, aman, tertib, dan lancar - Asesor melakukan visitasi akreditasi menggunakan prinsip Jujur, adil, akuntable dan demokratis.

- Warga sekolah memberikan informasi sesuai dengan pertanyaan asesor.

(8)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 8

Kegiatan Penggalian Data

Ceritakan apa saja yang dilakukan asesor pada saat menggali data Komponen Iklim Lingkungan Belajar

- Melakukan Observasi : Asesor melakukan observasi di kelas untuk melihat interaksi antara siswa dan guru, serta suasana umum di lingkungan belajar.

- Mengumpulkan Data dari Siswa dan Guru: Melalui wawancara atau kuesioner, asesor mengumpulkan informasi dari siswa dan guru mengenai pengalaman mereka di lingkungan belajar.

- Asesor melakukan pengamatan langsung untuk mendapatkan perspektif Iklim lingkungan belajar yang lebih luas.

- Melakukan wawancara dengan guru tentang fasilitas sarana prasarana pembelajaran di ada di madrasah.

Ceritakan apa saja yang dilakukan asesor pada saat menggali data Komponen Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan Pendidikan

a. Asesor mengidentifikasi komponen-komponen utama yang menjadi tanggung jawab Kepala Satuan Pendidikan dalam pengelolaan pendidikan meliputi, Renstra madrasah, RKT, e-RKAM, EDM, Profil Madrasah, KOM dan Kaldik, serta RPP/

Modul Ajar.

b. Asesor mengumpulkan data primer melalui wawancara langsung dengan Kepala Satuan Pendidikan, pengamatan langsung, dan pengisian kuesioner oleh pihak terkait. Asesor melakukan wawancara dengan kepala satuan pendidikan untuk memahami pendekatan dan strategi yang digunakan dalam pengelolaan pendidikan.

c. Asesor mengumpulkan data sekunder dari dokumen-dokumen resmi seperti laporan kinerja, kebijakan pendidikan, dan data statistik pendidikan. Asesor 1 dan Asesor 2 melakukan penelaahan dokumen, analisis data, dan penyusunan laporan untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan pendidikan oleh Kepala Sekolah.

d. Asesor menggali data yang relevan mengenai Komponen Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan Pendidikan. Ini termasuk memahami peran, tanggung jawab, dan efektivitas kepala sekolah dalam pengelolaan pendidikan. Asesor meninjau dokumen- dokumen terkait seperti rencana pengembangan pendidikan, laporan kinerja, dan kebijakan internal.

e. Asesor menggunakan kuesioner untuk mendapatkan umpan balik dari staf dan guru terkait dengan pengelolaan oleh kepala satuan pendidikan.

(9)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 9

f. Asesor melakukan pengumpulan data melalui wawancara dengan guru, siswa, dan orang tua tentang pengelolaan pendidikan.

Ceritakan apa saja yang dilakukan asesor pada saat menggali data Komponen Kinerja Pendidik dalam Mengelola Proses Pembelajaran

a. melakukan analisis dokumen seperti modul ajar/ rencana pembelajaran, jurnal kelas, catatan kelas, dan hasil evaluasi siswa.

b. Asesor melakukan observasi langsung di kelas untuk melihat bagaimana pendidik mengelola proses pembelajaran. Ini mencakup pengamatan terhadap teknik pengajaran, penggunaan media, dan interaksi dengan siswa.

c. Asesor melakukan wawancara dengan pendidik untuk mendapatkan wawasan lebih dalam tentang strategi dan metode yang digunakan, tantangan yang dihadapi, dan refleksi terhadap praktik pengajaran mereka.

d. Pengumpulan Data dari Siswa: Asesor juga dapat mengumpulkan data dari siswa melalui kuesioner atau diskusi kelompok untuk mendapatkan perspektif mereka tentang proses pembelajaran dan kinerja pendidik.

e. Observasi Mengajar: Asesor mengamati proses pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik untuk mengevaluasi kualitas pengajaran. Tiap asesor dengan kelas berbeda.

f. Asesor melakukan wawancara dengan siswa untuk mendapatkan umpan balik dari siswa terkait dengan kinerja pendidik.

Kegiatan Temu Akhir

Ceritakan apa yang dilakukan asesor pada saat temu akhir Pada saat temu akhir, asesor:

Mempresentasikan temuan dan rekomendasi kepada pendidik.

Mendiskusikan hasil analisis dan laporan dengan pendidik.

Memberikan kesempatan kepada pendidik untuk memberikan tanggapan dan meminta penjelasan lebih lanjut.

Menyepakati tindak lanjut berdasarkan temuan dan rekomendasi.

(10)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 10

Ceritakan apa yang dilakukan kepala satuan pendidikan pada saat temu akhir Pada saat temu akhir, kepala satuan pendidikan:

Meresume temuan dan rekomendasi asesor kepada pendidik.

Meresume hasil diskusi dan hasil analisis serta laporan dengan pendidik.

Memberikan kesempatan kepada asesor untuk memberikan tanggapan dan meminta penjelasan lebih lanjut.

Menyepakati tindak lanjut berdasarkan temuan dan rekomendasi.

3. Penilaian terhadap Kinerja Asesor

Berilah tanda contreng ( √ ) pada from berikut ini

No Aspek Penilaian Sangat

Baik Baik Cukup Kurang Baik

Sangat Kurang

Baik 1 Kemampuan asesor dalam menggali data.

4 Sikap asesor terhadap asesi (kesopanan, keramahan, keterbukaan) 3 Kemampuan asesor dalam beradaptasi dengan asesi.

4 Kemampuan asesor dalam berkomunikasi

5 Kemampuan asesor dalam memberikan balikan untuk penyempurnaan satuan pendidikan

4. Catatan khusus untuk Asesor

Berikan catatan kinerja asesor yang perlu mendapatkan perhatian/ perbaikan (terkait norma dan kode etik asesor).

Selama pelaksanaan visitasi, asesor 1 dan asesor 2, keduanya melakukan secara profesional, ramah, transparan, akuntabel, bersifat kekeluaargaan dan banyak memberikan bimbingan dan pencerahan mencakup 8 standar nasional pendidikan dan 4 komponen yang

(11)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 11

terdiri dari 14 butir. Secara umum, kedua asesor telah melaksanaan tugas dan kewajibannya secara sangat baik yaitu secara profesional, jujul, demokratis dan kekeluargaan.

5. Saran Perbaikan

Berikan masukan/ saran penyempurnaan kegiatan visitasi

Seyogyanya, tenggang waktu antara waktu Pengajuan pendaftaran di SISPENA dan jadwal pelaksanaan visitasi oleh asesor diberikan ruang dan selang waktu yang cukup longgar bagi asesi untuk menyiapkan dokumen di sekolah/ madrasah. Misalnya selang waktu Sekitar 6 (enam) bulan sejak disetujuinya Permohonan Akreditasi di SISPENA sampai waktu pelaksanaan visitasi oleh asesor, sedangkan jadwal pelaksanaan visitasi 3 bulan sebelumnya, dan tidak mendadak. Sebagai contoh selang waktu antara disetujuinya permohonan akreditasi sampai pelaksanaan visitasi di madrasah kami, hanya selang waktu kurang lebih 2 (dua) minggu.

- 12 Okt 2024 mendaftar di SISPENA;

- 15 Okt 2024 Jadwal visitasi diterima; dan - 30-31 Okt 2024 pelaksanaan visitasi.

Demak. 31 Oktober 2024 Kepala MA Al Furqon Demak,

Hj. Nur Khayati, Ah., S.Pd., M.Si.

(12)

Form Kartu Kendali – SISPENA 2024 12

MADRASAH ALIYAH AL FURQON

MRANGGEN DEMAK 2024

Referensi

Dokumen terkait