3 Mei 2024
Fleksibilitas
Pengelolaan BLUD
Sesuai Permendagri No. 79 Tahun 2018
Abd. Azis Bennu
PRESENTED BY:
Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan
Setda Prov. Sulawesi Selatan
DASAR HUKUM BLUD
FLEKSIBILITAS
UU 1/2004 Pasal 68-69
PP 23/2005 Diubah dgn
PP 74/2012
PP 58/2005 Pasal 145-150
Diubah dgn PP 12/2019 Psl 205-211
UU 32/2004
Diubah dgn UU 23/2014
Pasal 346 1
2
3
4
PMDN 61/2007
Diubah dgn PMDN 79/2018
Ttg BLUD
PERATURAN KDH 5 6
Perbendaharaan Negara
Pemerintahan Daerah
Pengel. Keuda Pengel. Keu BLU
BADAN LAYANAN UMUM DAERAH Pasal 346 UU No. 23 Tahun 2014
Daerah dapat membentuk Badan Layanan Umum Daerah dalam rangka meningkatkan
pelayanan kepada masyarakat dengan berpedoman pada ketentuan perundang- undangan
Dimaksud dengan
Badan Layanan Umum Daerah
adalah sistem yg diterapkan oleh satuan kerja perangkat daerah atau unit kerja pada Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yg mempunyai fleksibilitas dalam Pola Pengelolaan Keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan daerah pada umumnya
• Memberikan layanan umum scr lebih efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab
• Memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat sejalan dgnpraktek bisnis yg sehat,
• Pengelolaannya dilakukan berdasarkan kewenangan yg didelegasikan oleh KDH
FLEKSIBILITAS
Keleluasaan dalam PPK dengan menerapkan praktek bisnis yg sehat untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat tanpa mencari keuntungan dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan masyarakat
Penyelenggaraan fungsi organisasi berdasarkan kaidah-kaidah manajemen yang baik dalam rangka pemberian pelayanan yang bermutu, berkesinambungan dan berdaya saing PRAKTEK BISNIS YANG SEHAT
FLEKSIBILITAS BLUD
05
Pengelolaan Kerja sama
02
Tarif
03
Pengadaan Barang dan/atau Jasa
01 Pengelolaan Keuangan:
1. Struktur Anggaran (Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan)
2. Perencanaan dan Penganggaran BLUD (Penyusunan, pengajuan, penetapan dan perubahan RBA serta ketentuan konsolidasi RBA ke RKA)
3. Pelaksanaan dan Penatausahaan Anggaran 4. utang/pinjaman dan piutang (Tata cara
penghapusan piutang dan mekanisme pengajuan utang/pinjaman jangka pendek) 5. Pengelolaan Investasi BLUD
6. Pengelolaan SiLPA dan Defisit BLUD
7. Pelaporan Keuangan dan pertanggungjawaban (Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan)
04
SDM dan Remunerasi
Fleksibilitas BLUD
ditetapkan dg Perkada sesuai
amanat PMDN 79/2018
PENGELOLAAN KEUANGAN
PERKADA PENGELOLAAN
KEUANGAN BLUD Diatur Pengelolaan Keuangan :
1. Struktur Anggaran (pendapatan, belanja dan pembiayaan) 2. Perencanaan dan Penganggaran BLUD
a. Penyusunan, Pengajuan, Penetapan, dan Perubahan RBA b. Ketentuan Konsolidasi RBA dalam RKA,
3. Pelaksanaan dan Penatausahaan Anggaran, 4. utang/pinjaman dan piutang
a. tata cara penghapusan piutang
b. mekanisme pengajuan utang/pinjaman jangka pendek 5. Pengelolaan Investasi BLUD,
6. Pengelolaan SiLPA dan Defisit BLUD
7. Pelaporan Keuangan dan pertanggungjawaban (Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan)
DITETAPKAN DENGAN PERATURAN KDH
Disusun atas dasar:
Perhitungan biaya per unit layanan bertujuan utk menutup seluruh atau sebagian dari biaya yg dikeluarkan utk menghasilkan barang/jasa atas layanan yg disediakan oleh BLUD (akuntansi biaya) atau
hasil per investasi dana merupakan perhitungan Tarif yang menggambarkan tingkat pengembalian dari investasi yang dilakukan oleh BLUD selama periode tertentu (utk BLUD pengelola dana}
Dalam hal penyusunan Tarif tidak dapat disusun dan ditetapkan atas perhitungan biaya per unit layanan atau hasil per investasi dana, Tarif dapat ditetapkan dengan perhitungan atau penetapan lain yang berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan
USULAN TARIF LAYANAN (TARIF BARU DAN/ATAU PERUBHN TARIF) OLEH PEMIMPIN BLUD KPD KDH
MELALUI SEKDA
USULAN TARIF LAYANAN DILAKUKAN SECARA KESELURUHAN ATAU PER UNIT LAYANAN
DPRD
Pemimpin menyusun tarif layanan dgn mempertimbangkan aspek kontinuitas, pengembangan layanan, kebutuhan, daya beli masyarakat, asas keadilan dan kepatutan, dan kompetisi yang sehat dalam penetapan besaran Tarif Layanan yang dikenakan kepada masyarakat serta batas waktu penetapan Tarif
Pemimpin dalam menetapkan besaran tarif dapat membentuk tim, keanggotaannya dari pembina teknis, pembina keuangan, unsur Perguruan Tinggi, lembaga profesi
Perkada ttg tarif layanan BLUD dapat dilakukan
perubahan sesuai kebutuhan dan perkembangan keadaan
disampaikan
• Tarif ditetapkan dgn PERATURAN KDH (sbg imbalan atas penyediaan layanan barjas yang diberikan oleh BLUD kepada masyarakat dengan tujuan untuk menutup seluruh/sebagian dari biaya per unit layanan).
• Pengadaan barang dan/atau jasa pada BLUD yg bersumber dari APBD dilaksanakan berdasarkan ketentuan PerUUan pengadaan barang/jasa pemerintah (PERPRES 16/2018 TTG PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DIREVISI PERPRES 12/2021)
Pengadaan barang dan/atau jasa dilakukan berdasarkan prinsip efisien, efektif, transparan, bersaing, adil/tidak diskriminatif, akuntabel dan praktek bisnis yang sehat
Fleksibilitas diberikan pengadaan barang dan/atau jasa yang sumber dananya berasal dari:
• jasa layanan;
• hibah tidak terikat;
• hasil kerja sama dengan pihak lain;
• lain-lain pendapatan BLUD yang sah.
Pengadaan barang dan/atau jasa BLUD bertujuan utk menjamin:
Ketersediaan b/j yg lebih bermutu;
Lebih murah;
Proses pengadaan sederhana dan cepat;
Mudah menyesuaikan dgn kebutuhan utk mendukung kelancaran pelay BLUD.
Ketentuan mengenai pengadaan barang dan/atau jasa BLUD diatur dalam peraturan KDH
PENGADAAN BARANG DAN/ATAU JASA
DLM PMDN 79/2018 TENTANG BADAN LAYANAN UMUM DAERAH
BLUD diberikan fleksibilitas berupa pembebasan sebagian atau seluruhnya dari ketentuan mengenai pengadaan barang dan/atau jasa pemerintah
KERJA SAMA OPERASIONAL
PEMANFAATAN BMD
• Dilakukan melalui pengelolaan manajemen dan proses operasional secara bersama dengan mitra kerjasama dengan tidak menggunakan barang milik daerah
KERJA SAMA OPERASIONAL
• Dilakukan melalui pendayagunaan BMD dan/atau optimalisasi BMD dgn tidak mengubah status kepemilikan utk memperoleh pendapatan dan tidak mengurangi kualitas pelay umum yg menjadi kewajiban BLUD
PEMANFAATAN BMD
Kerjasama
• Pemanfaatan BMD mengikuti perUUan
• Tata cara kerjasama dengan pihak lain diatur dengan
PerKDH
• Pelaksanaan kerjasama dibuat dalam bentuk perjanjian
Pendapatan yg berasal dari PEMANFAATAN BMD yg
sepenuhnya utk menyelengg TUSI keg BLUD yg bersangkutan merupakan PENDAPATAN BLUD (hasil kerjasama dgn pihak lain)
BENTUK KERJA SAMA
Pasal 79 ayat (4) permendagri 19 tahun 2016 Pasal 91 ayat (4) Permendagri 79/2018
SDM BLUD
BLUD dapat merekrut (Pejabat Pengelola & Pegawai) dari non ASN/
dari profesional lainnya (kontrak/tetap) sesuai KEBUTUHAN, PROFESIONALITAS, KEMAMPUAN KEUANGAN dan berdasarkan prinsip efisiensi, ekonomis dan produktif dalam meningkatkan pelayanan
Pejabat pengelola dari Profesional lainnya diangkat dg masa jabatan 5 tahun, dapat diangkat kembali 1x max berusia 60 tahun
Pengadaan Pejabat Pengelola&Pegawai dari Profesional lainnya sesuai jumlah dan komposisi yang disetujui PPKD
Ketentuan Pengadaan, Persyaratan, Pengangkatan, Penempatan, Batas Usia, Masa Kerja, Hak, Kewajiban Dan Pemberhentian pejabat pengelola dan pegawai, diatur lebih lanjut dengan PERATURAN KEPALA DAERAH
Pengangkatan dan penempatan Pejabat Pengelola&Pegawai berdasar kompetensi (pengetahuan, keahlian, ketrampilan, integritas, kepemimpinan, pengalaman, dedikasi, dan sikap perilaku) dalam pelaks.
tugas
Pejabat Pegelola BLUD,
Dewan Pengawas,
Sekretaris Dewan Pengawas
Pegawai BLUD
diberikan remunerasi sesuai dengan tingkat tanggungjawab dan profesionalisme
Remunerasi merupakan imbalan kerja yang diberikan dlm komponen:
gaji, tunjangan tetap, honorarium, insentif, bonus atas prestasi, pesangon, dan/atau pensiun
DITETAPKAN DENGAN PERATURAN KDH
REMUNERASI BERDASARKAN USULAN YANG DISAMPAIKAN OLEH PEMIMPIN BLUD
MEMPERTIMBANGKAN
PRINSIP PROPORSIONALITAS, KESETARAAN, KEPATUTAN, KEWAJARAN DAN KINERJA.
SELAIN MEMPERTIMBANGKAN PRINSIP TSB, PENGATURAN REMUNERASI DAPAT MEMPERHATIKAN INDEKS HARGA DAERAH/WILAYAH