Nama : Alayka Nur Idzaty Kelas : A - 2024
Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila Dosen : Drs. Ahmad Tijari, M.Pd
Hakikat Pancasila bagi Bangsa dan NKRI
Pancasila merupakan suatu ideologi yang dianut oleh bangsa Indonesia dan pada dasarnya Pancasila itu sendiri adalah warisan perumusan lima nilai dasar luhur yang pernah ada dan berkembang bersamaan dengan bangsa Indonesia.
Sejak 28 Oktober 1928 kita menjadi kesatuan dalam berbagai latar belakang budaya, agama dan keturunan yang berbeda tapi bertekad untuk membangun tatanan berbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai pandangan hidup bagi bangsa.
Pandangan hidup yang berlandaskan Pancasila ialah selalu berpegang teguh pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dikarenakan Pancasila bukan hanya sebatas dasar negara saja tapi merupakan landasan Kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI).
1. Hakikat Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bagi Bangsa Indonesia
Setiap bangsa Indonesia ingin berdiri teguh dan mengetahui dengan jelas pandangan hidup seperti apa yang sebenarnya mereka perlukan untuk mencapai tujuannya. Dengan pandangan hidup seperti ini, negara akan melihat permasalahan yang akan dihadapinya sehingga dapat menyelesaikannya.
Tanpa adanya pandangan hidup yang demikian, suatu bangsa akan merasa rugi ketika menghadapi persoalan-persoalan di masyarakat dan dunia.
Selain sebagai dasar negara, Pancasila juga merupakan pedoman hidup atau bisa disebut way of life, pedoman hidup, pedoman hidup, pandangan hidup atau pedoman bangsa Indonesia yang artinya landasan bangsa Indonesia. Pancasila merupakan kehidupan yang dicita-citakan masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupannya.
Pancasila merupakan perwujudan nilai-nilai budaya yang dianggap baik dan benar oleh bangsa Indonesia sendiri, oleh karena itu Pancasila merupakan ciri khas bangsa Indonesia sejak keberadaannya sebagai bangsa yang berbangsa.
Pancasila, pandangan hidup bangsa, dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari- hari masyarakat Indonesia, dan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat selalu meresap dalam sikap dan perilaku. Indonesia bisa mencapai semua itu, sehingga masyarakat Indonesia tidak bisa hidup sendiri, masyarakat harus terus menjalin hubungan dengan masyarakat lain.
Dengan pandangan hidup yang jelas, suatu bangsa dapat memiliki pedoman dalam menyelesaikan permasalahan sosial, yaitu permasalahan politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang timbul seiring dengan semakin majunya masyarakat.
Dengan berpedoman pada pandangan hidup sebagai ideologi, suatu bangsa akan mengembangkan dirinya dan negaranya.
2. Hakikat Pancasila Khas Bangsa Indonesia
Hakikat Pancasila bagi bangsa Indonesia sesungguhnya merupakan identitas karakteristik yang melekat pada jiwa seluruh warga negara Indonesia. Hal ini didasari oleh nilai-nilai luhur yang dibawa oleh para leluhur bangsa Indonesia yang kemudian menjadi harapan untuk diwujudkan menjadi karakter bagi segenap masyarakat Indonesia, baik di masa kini maupun masa depan.
Dalam seluruh sila Pancasila terkamuflase berbagai nilai karakter yang menjadi keunikan bangsa Indonesia. Pada sila pertama Pancasila terkristalisasi nilai religius dan juga toleransi dalam keragaman kepercayaan. Pada sila kedua Pancasila, tersirat nilai adil dan bermartabat dalam setiap aspek kehidupan manusia. Pada sila ketiga
Pancasila, tersandung nilai nasionalisme dan cinta tanah air. Pada sila keempat Pancasila, tersirat nilai demokrasi. Dan pada sila kelima Pancasila, mengandung nilai karakter.
3. Tujuan Hakikat Pancasila Untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia
1) Memberikan landasan nilai-nilai luhur bagi pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan di segala tingkat pemerintahan.
2) Bersatu menyatukan seluruh warga bangsa Indonesia dengan menekankan persatuan, keragaman, dan saling menghormati, membangun rasa kebersamaan.
3) Mendasari tatanan etis perilaku individu dan masyarakat, mendorong prinsip- prinsip seperti keadilan, belas kasihan, serta penghormatan hak asasi manusia.
4) Mendukung asas-asas demokrasi dan partisipasi rakyat, mengedepankan pentingnya musyawarah, perwakilanan, dan pengambilan keputusan bersama.
5) Menekankan keadilan sosial dan pembagian sumber daya secara merata, membangun masyarakat yang adil dan inklusif.
6) Mencerminkan nilai-nilai budaya Indonesia, merayakan keragaman dan mendukung pelestarian warisan budaya.
7) Lima Pancasila tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945, menjadi dasar hukum bagi pembentukan peraturan perundang-undangan, kebijakan, dan lembaga negara.
DAFTAR PUSTAKA
:
Annisa, Hakikat Sila - Sila Pancasila, Landasan Bagi Indonesia, 13 Oktober, 2023
Indryani Silvia Ningsih, Hakikat Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara, Februari, 2021
Setiadi Elly M, Panduan Kuliah Pendidikan Pancasila, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Garin Satya Lumintang, Riska Putri Nuraini, Sinta Mei Ana, Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia, Jurnal Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta
Yuliatin Yuliatin, Pancasila Karakter Khas Bangsa Indonesia, Universitas Maratam, 28 Februari, 2023