HULU DAN HILIR KOMODITI KOPI
BUSINESS PLAN
PROGRAM WIRAUSAHA MUDA PERTANIAN (PWMP) SOEDIRMAN COFFEE FARM
Diusulkan oleh:
ZIA KHAIDIL SUFFI FAUZI MANSUR
KHOERURIZA
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO
2020
LEMBAR PENGESAHAN BUSSINESS PLAN
1. Judul Usaha : Soedirman Coffee Farm 2. Bentuk Usaha : Mandiri
3. Ketua Pelaksana
a. Nama Lengkap : Zia Khaidil Suffi, SP.
b. Alamat asal : Majalangu RT.6/2 Watukumpul, Pemalang.
c. No. Telepon/HP : 087736532585
d. Email : [email protected] 4. Pembimbing
a. Nama Lengkap : b. NIP
c. Pangkat, gol d. Jabatan e. Jurusan/Prodi f. Fakultas/Univ.
g. No. Telepon/HP 5. Email
6. Jumlah Anggota : 2 orang 7. Rencana Biaya
a. Kementan : Rp. 28.000.000 b. Kredit Usaha : Rp. -
c. Sumber Lain : Rp. -
d. Total : Rp. 28.000.000
8. Alamat Lokasi Usaha :
I. ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN A. Aspek Organisasi
1. Pendahuluan
Saat ini industri kopi dimanati oleh banyak pihak, produk kopi bermerek, iklan kopi, penikmat kopi semakin marak dan berkembang.
Fanatisme dan eksekutifitas pecandu kopi dengan citarasa tertentu semakin tinggi di beberapa negara. Kemajuan industri perkopian sangat ditentukan oleh pengelolaan di bagian hulu (On Farm). Menurut Ferry et al., (2015) kopi merupakan salah satu kooditas perkebunan yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Luas areal tanaan kopi pada tahun 2013 mencapi 1.242.712 ha dengan produksi 675.881 ton. Tahun 2013 volume ekspor kopi sebesar 534.023 ton dengan nilai mencapai U$
1.174.029.000. Kopi menjadi sumber pendapatan sekitar 1,87 juta kepala keluarga petani.
Penyebab dari rendahnya produktivitas kopi di Indonesia diantaranya:
1) bahan tanaman yang digunakan petani bukan klon/varietas unggul dan 2) petani belum sepenuhnya menerapkan teknologi budidaya sesuai anjuran denagn praktik budidaya kopi yang baik (good agricultural practices/GAP) (Ferry, et al., 2015). Pengelolaan berupa pemupukan, pemangkasan, peremajaan dengan sambung/stek, pencegahan dan pengendalian OPT menjadi hal yang penting dalam budidaya kopi. Hal tersebut akan menentukan kualitas dan kuantitas hasil panen yang didapat.
Menurut Prastowo et al., (2010) panen kopi untuk hasil mutu tinggi diperlukan pemetikan masak penuh. Kopi robusta memerlukan 8-11 bulan sejak dari kuncup sampai matang, sedangkan kopi arabika 6 sampai 8 bulan.
Nilai pasar bisnis kopi mencapai 4,8 triliun per tahun, pada tahun 2020 konsumsi kopi diperkirakan naik 13,9% menjadi 294.000 ton dari tahun sebelumny 258.000 ton. Penjuaan produk kopi Reddy to Drink (RTD) di Indonesia terus mengalai peningkatan dari tahun 2013 yang hanya 50 juta liter, pada tahun 2018 menjadi hampir 120 juta liter untuk retail sales volume-nya. Pertumbuhan konsumsi kopi di Indonesia antara
lain di dorong oleh tingginya konsumsi kopi oleh kalangan muda/pemula kopi, yaitu dari generasi Z (10-24 tahun) dan generasi Y (25-39 tahun) yang saat ini mendominasi demografi penduduk Indonesia (Toffin, 2020).
Soedirman Coffee Farm (SCF) merupakan salah satu produsen kopi di Banyumas yang secara mandiri melakukan pengelolaan budidaya, pengolahan hasil dan pemasaran (Outlet pribadi, marketplaces, user, dan outlet mitra). Proses produksi yang dilakukan SCF adalah dengan good agricultural practices/GAP secara organik, sehingga ramah lingkungan dengan hasil yang berkelanjutan. SCF dibentuk oleh 3 (tiga) orang alumni Universitas Jenderal Soedirman. Saat ini SCF mengelola lahan kopi seluas 5.600 m2 dengan populasi 3.000 tanaman kopi jenis robusta di Desa Susukan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas dan mengelola kedai kopi bernama KEKOPIKA di Kelurahan Purwokerto Kidul, Kec.
Purwokerto Selatan Kab. Banyumas. Selain itu bermitra dengan petani kopi arabika di Desa Penakir.
Nama Usaha Soedirman Coffee Farm
Alamat Usaha 1. Lahan produksi : Desa Susukan, Kec. Sumbang Kab. Banyumas.
2. Kedai : Kelurahan Purwokerto Kidul, Kec. Purwokerto Selatan Kab. Banyumas
Tahun Berdiri 1. Lahan produksi : Februari 2020
2. Kedai : Desember 2019
Lama Usaha 1. Lahan produksi : 1 bulan
2. Kedai : 3 bulan
Nama Pemilik Zia Khaidil Suffi
Jumlah Karyawan 3 Orang
Produk Green Bean, Roast Bean, Coffee
Powder, Coffee Cup dan Coffee Sachet Kapasitas Produksi
2. Tujuan:
a. Mengembangkan teknologi budidaya kopi b. Menciptakan lapangan pekerjaan
c. Menyediakan berbagai produk kopi berkualitas d. Mendapatkan keuntungan yang berkelanjutan B. Analisis Kebutuhan dan Pengembangan SDM
1. Struktur Organisasi:
STAF PEMASARAN Khoeruriza, S.P.
STAF TEKNIS Fauzi Mansur, S.T.
PIMPINAN Zia Khaidil Suffi, S.P.
2. Kompetensi Sumber Daya Manusia
Jabatan Uraian Tugas Jumlah
Pimpinan 1. Direksi
Tingkat Pendidikan: S1
a. Bertanggung jawab terhadap jalannya usaha
b. Pengawas dan koordinator seluruh kegiatan usaha
c. Administrasi
1
Staf
1. Bag. Teknisi
Tingkat Pendidikan: S1
a. Bertanggung dalam proses produksi b. Pengemasan produk
c.Quality Control
1 2. Bag. Pemasaran
Tingkat Pendidikan: S1
a. Mempromosikan dan memasarkan produk
b. Melayani konsumen c. Strategi pemasaran
1
II. ASPEK PEMASARAN A. Permintaan
Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementan menyebutkan konsumsi kopi nasioanal pada tahun 2016 mencapai sekitar 250 ribu ton dan tumbuh 10,54% menjadi 276 ribu ton. Konsumsi kopi Indonesia sepanjang periode 2016-2021 tumbuh rata-rata 8,22%/tahun. Tahun 2021 diprediksi pasokan kopi mencapai 795 ribu ton dengan konsumsi 370 ribu ton, sehingga terjadi surplus 425 ribu ton.
Segmentasi pasar di wilayah banyumas yang merupakan kota wisata dan pendidikan sehingga banyak pendatang dari berbagai daerah, sehingga sangat potensial untuk pemasaran kopi. Target pasar dari usaha SCF yaitu konsumen umum dan outlet coffee shop.
Tahun Perkiraan Permintaan (Kg)
2021 (Tahun pertama) 2.000
2022 (Tahun kedua) 2.400
2023(Tahub ketiga) 2.800
B. Penawaran
Tahun Perkiraan Penawaran (Kg)
2021 (Tahun pertama) 959
2022 (Tahun kedua) 1.151
2023 (Tahub ketiga) 1.381
C. Rencana Penjualan dan Peluang Pasar
Rencana penjualan adalah rencana produk akan dijual dalam waktu 1 tahun disesuaikan dengan kondisi permintaan dan penawaran. Pangsa pasar adalah bagian dari penjualan kopi dibandingkan penjualan kopi yang ada.
Tahun Permintaan (A)
Penawaran (B)
Peluang (C=A-B)
Rencana Penjualan
(D)
Peluang Pasar (E=Dx100%/C)
2021 2.000 959 1.041 750 52%
2022 2.400 1.151 1.249 816 52%
2023 2.800 1.381 1.499 979 52%
D. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran dapat dinyatakan sebagai dasar tindakan yang mengarahkan kegiatan atau usaha pemasaran, dalam kondisi persaingan dan lingkungan yang selalu berubah agar dapat mencapai tujun yang diharapkan (Sofjan, 2017). Beberapa strategi pemasaran scf adalah sebagai berikut:
1. Strategi Produk
Secara umum SCF memiliki 6 macam jenis produk kopi, yaitu a. Green bean
b. Roast bean c. Coffee powder d. Kopi kedai e. Coffee sachet f. Drip coffee
Kemudian dari ke-5 jenis produk itu dibagi kedalam 6 jenis proses pasca panen, adapun 6 jenis pasca panen tersebut adalah:
a. Natural fermentasi b. Natural non fermentasi c. Semi Wash (SW) d. Dry hull
e. Wet hull f. Sortasi
Strategi ini dibangun berdasarkan survei perilaku konsumen usia 19 sampai dengan 35 tahun pada coffeeshop yang cenderung jenih jika meminum kopi yang terus menerus sama. Berikut contoh produk kopi dari SCF:
a. Green bean, roast bean dan coffee powder
b. Kopi kedai
c. Coffee sachet d. Drip coffee
2. Strategi Iklan
a. Mengikuti kegiatan berbagai kopi gratis dan mengedukasi masyarakat terhadap kopi, target pelaksanaannya 1 bulan sekali.
b. Aktif dalam acara pameran kopi untuk memberikan kontribusi pengenalan kopi dan memperkenalkan brand
c. Memposting tips dan teknik video dan artikel di media sosial dan internet
d. Google maps. Dalam kaitannya dengan bisnis, google maps memberi peluang agar lokasi bisnis dapat terlacak.
3. Strategi Harga
Dengan memiliki kebun kopi dan membangun kemitraan dengan para petani selain menjamin kualitas,juga dapat meminimalisir bahan baku, sehingga dapat bersaing dengan strategi biaya agar mampu dijangkau konsumen dan meanrik banyak konsumen
a. Harga produk dalam gelas
Harga yang ditawarkan di kedai kopi yang dihidangkan dalam gelas atau dalam cup semua jenis dan semua metode pembuatan dengan harga Robusta Rp. 8000-12.000 dan Arabika Rp. 12.000-15.000
b. Harga Roasted bean dan Coffee Powder
Nama Proses 100g 250g 500g 1000g
Robusta Sumbang Natural 20.000 40.000 70.000 130.000 Robusta Sumbang Semiwash 25.000 45.000 75.000 135.000 Robusta Sumbang Fermentasi 30.000 50.000 80.000 140.000 Arabika Penakir Natural 25.000 45.000 75.000 135.000 Arabika Penakir Semiwash 30.000 50.000 80.000 140.000
Arabika Penakir Fermentasi 35.000 55.000 85.000 145.000
c. Harga Green bean
Nama Proses Kadar Air 1000g
Robusta Sumbang Natural 12% 40.000
Robusta Sumbang Semi Wash 12% 50.000
Robusta Sumbang Fermentasi 12% 60.000
Arabika Penakir Natural 12% 60.000
Arabika Penakir Semi Wash 12% 70.000
Arabika Penakir Fermentasi 12% 80.000
d. Harga Coffee Sachet
Nama Proses 1 Pack/Kg
Robusta Sumbang Natural 120.000
Robusta Sumbang Semi Wash 100.000
Robusta Sumbang Fermentasi 150.000
Arabika Penakir Natural 220.000
Arabika Penakir Semi Wash 205.000
Arabika Penakir Fermentasi 250.000
e. Harga Drip Coffee
Nama Proses 1 Pack/Kg
Robusta Sumbang Natural 200.000
Robusta Sumbang Semi Wash 150.000
Robusta Sumbang Fermentasi 250.000
Arabika Penakir Natural 250.000
Arabika Penakir Semi Wash 225.000
Arabika Penakir Fermentasi 300.000
III. ASPEK OPERASI DAN PRODUKSI
A. Proses Operasi
Proses menghasilkan produk yang berkualitas, perusahaan haruslah memikirkan banyak aspek. Mutu dari produk untuk menjamin nilai penjualan yang dapat dihasilkan oleh perusahaan. Adapun proses operasi yang SCF untuk menghasilkan produk yang berkualitas adalah sebagai berikut:
B. Kapasitas Produksi Hidangan Gelas
Pasarkan Timbang dan Packing Kemasan
Hidangkan Konsumen Konsultasi
ke Barista
Roasting Sortasi Penggilingan Huller
Jemur Rendam 12 jam
Penggilingan Pembersihan Hasil Panen
Berikut merupakan proyeksi perencanaan produksi selama 3 tahun ke depan:
Produk Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3
Green bean 600 unit/kg 700 unit/kg 800 unit/kg Roast bean 600 unit/kg 700 unit/kg 800 unit/kg Coffee powder 600 unit/kg 700 unit/kg 800 unit/kg Coffee sachet 600 pack/Kg 700 pack/Kg 800 pack/Kg
Coffee cup 9000 cup 10000 cup 11000 cup
Drip Coffee 600 pack/Kg 700 pack/Kg 800 pack/Kg
C. Proyeksi Pendapatan dan Penjualan 3 tahun
Keterangan
2021 2022 2023
Jumlah Harga (PerKg)
Total Jumlah Harga (PerKg)
Total Jumlah Harga
(PerKg)
Total Roast
bean/Powder 1.Robusta
Sumbang 2.Robusta SW 3.Robusta
Fermentasi 4.Arabika
Penakir 5.Arabika SW 6.Arabika
Fermentasi
200kg 200kg 200kg 200kg 200kg 200kg
130.00 0 135.00 0 140.00 0 135.00 0 140.00 0 145.00 0
26 juta 27 juta 28 juta 17 juta 28 juta 29 juta
300kg 300kg 200kg 200kg 200kg 200kg
130.00 0 135.00 0 140.00 0 135.00 0 140.00 0 145.00 0
39 juta 40,5juta 28 juta 17 juta 28 juta 29 juta
350kg 350kg 200kg 200kg 200kg 200kg
130.00 0 135.00 0 140.00 0 135.00 0 140.00 0 145.00 0
45,5juta 47,25juta 28 juta 17 juta 28 juta 29 juta
Green bean 1.Robusta
Sumbang 2.Robusta SW 3.Robusta
Fermentasi 4.Arabika
Penakir 5.Arabika SW 6.Arabika
Fermentasi
100kg 100kg 100kg 100kg 100kg 100kg
40.000 50.000 60.000 60.000 70.000 80.000
4 juta 5 juta 6 juta 6 juta 7 juta 8 juta
150kg 150kg 100kg 100kg 100kg 100kg
40.000 50.000 60.000 60.000 70.000 80.000
6 juta 7,5 juta 6 juta 6 juta 7 juta 8 juta
200kg 200kg 100kg 100kg 100kg 100kg
40.000 50.000 60.000 60.000 70.000 80.000
8 juta 10 juta 6 juta 6 juta 7 juta 8 juta Coffee Sachet
1.Robusta Sumbang 2.Robusta SW 3.Robusta
Fermentasi 4.Arabika
Penakir 5.Arabika SW 6.Arabika
Fermentasi
100pack 100pack 100pack 100pack 100pack 100pack
120.00 0 100.00 0 150.00 0 220.00 0 205.00 0 250.00 0
12 juta 10 juta 15 juta 22 juta 20,5juta 25 juta
150pack 150pack 100pack 100pack 100pack 100pack
120.00 0 100.00 0 150.00 0 220.00 0 205.00 0 250.00 0
18 juta 15 juta 15 juta 22 juta 20,5juta 25 juta
200pack 200pack 100pack 100pack 100pack 100pack
120.00 0 100.00 0 150.00 0 220.00 0 205.00 0 250.00 0
24 juta 20 juta 15 juta 22 juta 20,5juta 25 juta
Drip Coffee 1.Robusta
Sumbang 2.Robusta SW 3.Robusta
Fermentasi 4.Arabika
Penakir 5.Arabika SW 6.Arabika
Fermentasi
100pack 100pack 100pack 100pack 100pack 100pack
200.00 0 150.00 0 250.00 0 250.00 0 225.00 0 300.00 0
20 juta 15 juta 25 juta 25 juta 22,5juta 30 juta
150pack 150pack 100pack 100pack 100pack 100pack
200.00 0 150.00 0 250.00 0 250.00 0 225.00 0 300.00 0
30 juta 22,5juta 25 juta 25 juta 22,5juta 30 juta
200pack 200pack 100pack 100pack 100pack 100pack
200.00 0 150.00 0 250.00 0 250.00 0 225.00 0 300.00 0
40 juta 30 juta 25 juta 25 juta 22,5juta 30 juta
Kopi kedai 1.Robusta
Sumbang 2.Robusta SW 3.Robusta
Fermentasi 4.Arabika
Penakir 5.Arabika SW 6.Arabika
Fermentasi
1500gelas 1500gelas 1500gelas 1500gelas 1500gelas 1500gelas
10.000 8.000 12.000 13.000 12.000 15.000
15 juta 12 juta 16 juta 19,5juta 16 juta 22,5juta
2000gelas 2000gelas 1500gelas 1500gelas 1500gelas 1500gelas
10.000 8.000 12.000 13.000 12.000 15.000
20 juta 16 juta 16 juta 19,5juta 16 juta 22,5juta
2500gelas 2500gelas 1500gelas 1500gelas 1500gelas 1500gelas
10.000 8.000 12.000 13.000 12.000 15.000
25 juta 20 juta 16 juta 19,5juta 16 juta 22,5juta
TOTAL 534 juta 602,5juta 657,75juta
D. Proyeksi Biaya 3 tahun 1. Kebun dan Produksi
Keterangan 2021
Biaya Tetap Jumlah Harga Total
Pulper 1 3.000.00
0
3 juta
Pengering 10 200.000 2 juta
Huller 1 5.000.00
0
5 juta
Gaji karyawan
3 2.000.00 0
72 juta
Penyusutan 6,83 juta
Total Biaya Tetap
88,83 juta Biaya
Variabel
Listrik 12 150.000 1,8 juta
Papper Bag 7650 2000 15,3 juta Plastic Bag 30.000 200 6 juta Drip Bag 30.000 2000 60 juta
Karton 1200 1000 1,2 juta
Jasa Roasting Jasa Grinder Cerry Bean Arabika Total Biaya Variabel
E. Pengembangan
Rencana pengembangan SCF dalam 3 tahun kedepan:
1. Pelebaran Lahan Perkebunan
Kami akan mentargetkan tiga tahun kedepan untuk memperluas lahan kebun kopi agar mampu memenuhi permintaan pasar yang selama ini mejadi kendala jika permintaan meningkat sehingga masalah ini terkadang meningkatkan kos perusahaan.
2. Membuka Cabang
Setelah taget peleburan lahan tercapai dan produksi kopi telah lebih dari produksi yang dibutuhkan satu kedai dan pasar, maka akan membuka cabang kedai kopi yang baru baik di kota yang sama atau lain kota.
IV. ASPEK KEUANGAN
Menganalisis aspek keuangan bertujuan untuk mengetahui perkiraan pendanaan dan aliran kas proyek atau bisnis, sehingga dpat diketahui layak atau tidaknya rencana bisnis yang dimaksud untuk dijalankan. Adapun analisis aspek keuangan SCF dijelaskan secara rinci dibawah ini/
A. Investasi Awal
Untuk menjalankan usaha ini dibutuhkan modal tetap dan modal kerja.
Adapun ringkasan investasi awal sebagai berikut:
Keterangan Nominal
Kas Rp. 2.000.000
Bahan Baku Rp. 600.000
Perlengkapan Rp. 1.500.000
Sewa Bangunan Rp. 3.000.000
Peralatan Rp. 3.000.000
Total Rp. 10.100.000