• Tidak ada hasil yang ditemukan

i;;b7'/ff - Repository UNP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "i;;b7'/ff - Repository UNP"

Copied!
76
0
0

Teks penuh

(1)

HAND OUT MATA KULIAH PENELITIAN PENGAJARAN FISIKA

OLEH

DRA.DJUSI'IAINI DJAMAS

//

-7

-gr

F"r

gzz

/et /

i;;b7'/ff

JURUSAN pENDTDTKAN

rrsxA

v

l

j

{ir/

it

l'\i

\

FAKULTAS PENDTDIKAN I'IATEI.,IATIKA DAN IPA IKIP PADANG

1995

(2)

l'linggu 1.

7.

s.

4.

5.

6.

7,

o

cl

10.

11.

r-{. {- -

13.

14.

15.

16.

DAFTAR ISI

pokok Bahasan Dasar-Dasar pengetahuan

Pendidikan Sebagai Sistem

Rancangan penelitian

Rancangan penelitian ( Lanjutan )

Proses penelitian Studi Kepustakaan

Hetodologi penelitian fnstrument penelitian Ujian Tengah Semester Statistik Hubungan

Statistik Hubungan ( Ianjutan ).

Statistik perbedaan.

Statistik perbedaan ( Lanjutan ).

Analisis Dan pembahasan.

Teknik Penulisan Karya IImiah.

Latihan tlemahami Hasil-Hasil penelitian Pendidikan.

(3)

I.1ata i,u liah

Itlo. Xode Kredit,4.i aktu

?embina tiatakuliah

i,'iinggu ke Forok Bahasan Sub Fokok Bahasan

iLiIiD OUT T.iATi KULrA}i

: FeneLi;ian rengajaran Fisika : I.iiG 109

:J sks/j

jam.

Dra.Djusmaini Djarnas.

1 ( satu) .

Dasar-Dasar Fenge tahuan.

Fakta dan Teori.

se-te,ah mempelajari materi inirmahasisrva diharapkan menahani dasar_dasar pengetahuan.

T\r juan 1ns truksioaal UEauE.

a.riuan fns trul<sional Khusus.

perkuli:han tenta:rg

nateri ini

a d:ipat:

daoat

selesai disajikan

Setelah

mahasisvr

1.

Iienbectak.an kebenaran

ilmiah

dan non

ilmiah

.

2'

lienjerask:'n perbedaan pend.ekatan

ind.uktif .an

deduktif.

7.

Pienjelaskan hakekat punrf.=.rr.

4.

Iienjelaskan kebenaran

bersifat tentatif.

Ran kunan I.lateri.

Fengetahuan dapat d.ikernbangkan manusia disebabkan dua hal utaroa:

a.

I"ianusia menpunyai bahasa yang manpu mengkomunikasikan da'n jaran pi)iira.n y,,n3 melatarbelakangi informasi

itu.

b'

I'lanusia dan mampu menger,rbangkan penget.t.r*., dengan cepat nantap ke^rena kemampua.n

berpikir

menurut al_ur l<e_

rangka

berpikir

tertentu.

Dua kelebihan

inirah

manusia mengembangkan penqetahuanqaa ya.kni bahasa yang konunikatif dan

pikiran

yang rnampu me_

nalar.

(4)

I'lanusia adarah dan

totalitas

penget,.huannya n:'.khruk yang berpikirrnerasa berasal d.ari ketiga d.an nen3inderasunber tersebutrdisamping wahyu yang nerupakan

konunikasi sang ren

cipta

dengan rnakh)_urnya.

?enalaran nerupakan su,-tu proses

berpikir

d,.rau rnenarik sua

tu

kesirnpulan yanq berup^. pen$etahuan.

Tidak semua keg:iatan

berpikir

menyad.arkan

diri

pada penalar

an'

Jadi penalaran merupakan kegiatan

berpikir

yang me,pu

- nyai karakteristik tertentu

daram menemukan kebenaran.

Kegiatan oenalaran meruDakan su,.tu proses

berpikir

roEis dan

anarisis, inilah 2

(d.us)

ciri dari

kegiatan

berpikir

X;rne nena.Iar

Ada dua pendekatan untuk nemperoreh kebenaran

yaitu

pend.ekat

an non ilmiah dan il-miah.

".-o.da beberapa pendekatan non ilmiah ,vang banyak digua:.kan

a.

Akal- sehat.

b.

irra sangka.

c. Intuisi.

d.

!'enenuan kebetulan d.a.n coba_coba.

e-

Fendapat otorit6.s irmiah d.an

pikiran kritis.

2.Pendekatan TIniah.

Pen.geiahuan yang diperoreh dengan pend.ekatan

irmiah,

telah melalui/dibangun diatas d.asar metod.a

ilmiah,

dengan mengi_

kuti

langkah-langkah yang sistematis dan

runtut.

Kebenaran

yang diperoreh merarui proses

ini

d.apat

cliuji

ua.l_ng oreh orang 1ain, dan akan menghasirkan kesempatan yang serupa

bagi hampir seti-ap orang, karena pend.ekatan

ini tidak

di rvarnai oleh keyakinan

pribadi,

bias dan perasaan. Kesimpul

annya

bersifat objektif.

Fengetahuan yang diperoreh melarui proses

irniqh ini

ber _ sunber pada fa.kta dan

rasio. rnirah

yang Lazim d.isebut d.e_

n$an penalaran ilmiah pada hakekatnya adalah gabungan dari penararan

deduktif

dan

induktif.

Fenararan deduktif terka-

it

dengan rasionalisme dan penalaran

induktif

d.engan empi_

risme.

(5)

Fenalaran merupakan suatu proses

berpikir

y,ng membuahkan

pengetahuan. Ada dua

jenis

cara penarikan kesimpulan, yek

ni logika induktif

dan deduktif.

Logika

induktif erat

hubunagnnya dengan pene-rikan kesinpu

Ian umun, sedangkan Iogika

dedustif erat

hubungannya de- nE2n penariran kesimpulan

dari

hal ylng

bersifat

uraum men

jadi

kasus individual.

Pengetahuan yang dikumpulkan nanusia bukanlah merupakan kot-eksi

dari

ber\agai

fakta

mela.inkan esensi

dari

fakta

fakta

tersebut. Pengetahuan

tidak

bermaksud roenbuat repro duksi mengenai objek tertenturmelainkan menekankan kepada

struktur

dasar yant menyangga ujud

fakta

tersebut. Perqya taan tentang

sifat dari realita

yang dapat

diuji

dengan

data eropiris lazim disebut proposisi atau hipotesis.Hipo-

tesis

yan6

telah terujr

}<fuenarannya maka

ia

nenjadi

teori

Tugas IImu dan Penelitian.

IImfi dan

penelitian

iabarat dua

sisi

mata uang ye.nlT yang

saling

melengkepi. Tugas iLnu dan

penelitian itu

adalah : B. I.lencandra atau mendeskripsikan.

b.

Eksplanasi.

c.

Itlenyususn

tepri.

d.

Prediksi

€.

Pengendalian.

Reference.

Dirjen

Depdikbud

(198)),

ttlateri Dasar Fendidikan Program

Akta liengajar l,ietodologi Pene]i"

tian.

Dirjen

Depdikbud (198V)

t

I'Iateri Dasar Pendidikan Program

Akta l'iengajar

Filsafat

flmu.

?ugas.

Jelaskan Keterbatasan dan Keunggulan metoda ilmiah.

(6)

Ilata Kuliah

No. Kode

Kredi

tAaktu

Fenbina

l.i,K-

'

Plinggu ke

Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan

}iAi{D OUT I.LATA KULIAH

Penelitian Fengajaran Fisika

HiG' 1O9

1

sks/7 iatr.

Dra.Djusmaini Djamas.

2

(dua).

Pendidikan Sebagai Szstem.

;trah dan lingkup Fenelitian Pendidil:

an , Fene

l-itian

Terapan.

Tujuan

Intruksional

UEum.

Seteleh nexnpelajari materi inirrnahasiswa diharapkan dapat nemahami Fendidikan sebaEai sistem dengan segala kornponen

nY^.

'I\4igan

fntruksiqnal

Khusus.

Setelah perkuliahan tentang materi

ini

selesai disajikan diharapkan mahasisvra d.apat :

4

.

I\ienyebutkan komponen-kornponen penyusunan sistero pendi- dikan

2.

lienjelaskan keterkaitan antara komponen-komponen penyu sunan sisten.

1,

Ilenjelaskan maksud per terapan.

4.

I"ienyebutkan arah dan lingkup nasalah

penelitian

Pendi- dikan.

Rangkuman Materi.

Da1am dunia ilmu ada dua pandangan tentang

il-nurlai- tu

pandarrgan

statis

dan dinamis. PanCangan

statis

nenyata

kan bahvra ilmu adalah suatu kegiatan yang nenyunbang

ter-

hadap tersedian;va inforrnasi yanSi sistematis tentang dunia Pandan6an dinamis

lebih

melihat ilmu sebagai suatu kegiaJ;

an Jang

berlanjut.

Pandangan

ini

disebut pand.ngan heuris

tik artinya

tersedia untuk pengungkapan

lebih

j,ruh

Iagi.

(7)

Apa

itu

Pend:-dikan ?

Pendidikan pada dasarnya adalah usaha untuk nemanusiakan

manusia. Fendidikan merupakan gejara yang universar.Dina na ada rnanusia dicana ada pendid.ikan. Gejara yang univer

sar ini

bukanlah seked.ar gejara yang melekat p:-.d.a nanu

- sia,

rcerainkan merupr.kan usaha untuk treEranusiakan ,oanu

sia itu sendiriryaitu

untuk merabudayakan manusia.

usaha pendidikan nerupakan kegiatan yang kompreksr,

meliputi

berbagai komponen yang berkaitan satu sa.a ra:n nya-secara skenoatik dapat di-kemukakan

berikut ini

:

fnput

PROSES

Out Put

rnput adalah masukan dasar d.engan berbagai

ciri

anak did.ik antara

lain :

bakatrminat, intele;ensj-r gaya beI,.;ar Can lain

sebagainya.

rnstrumentar input ;iang

terd.iri

d.ari pendid.ikanrkurikulun ,

fasilitas

gedun$rperpustakaan dan 1ain sebagai qYa.

Lingkungan ye.ng

meliputi

segara sesuatu yang berad.a d.iseki-

tar

anak

didik

yang meliputi, Iingkungan seko

lahrrum:.hrbelajar dan l_ain sebagainye..

semuanya

itu

berpengaruh terhadap proses yang akan berd.an

-

p'?k terhadap out

put (sikaprkognitif

dan ketrampir-n).

Apa

itu

Penelitian pendidikan ?.

Peneritian pendidikan merupakan prose untuk rnemperoreh in formasi yang

bertalian

d.engan peningkatan prak

tek

pendidikan.

Instrumental input

Li

ngkungan.
(8)

Tujuannya

ialah

men6unpulkan dan nengorganisasikan informa-

si

tersebut sesistima.tis dan

seobjektif

rnungkin. Penelitian Fendidikan diselenggarakan berdasarkan tuntutan

disiplin iI

1ou, tuntutan para pelaksana dan nasyarakat.

!enelitian

pendi

d.ikan nengali'.rni hambatanrXso.{ paling besar hanbatannya aCa-

Iah kompleknya perpasalahan' yang-ada dalarn dunia pendidikan I'lanusia sebagai subjek

penelitian

pendidikan adalah paling

komplekrperbed.aan perorangan d.an respon

individu

terhadap

stinulus

juga koropleks. HaI

inilah

yang uenyebabkan

peneliti

an pendid.ikan senakin komplek dan

pelik.

Iiamun tanpa didasar

i<an pad.a

hasil

risetrpengetahuan dan praktek pendidikan

ti-

dak akan neng^lami kemajuan kurang

efektif

atau bahkan

sin -

pang

siur.

Justru karena

itulah penelitian

pendidikan

ini erat

kaitannya d.engan

penelitian

terapan karena ide-idermo d.el-rood.el yang ditemukan

dari peneliti

dapat diterapkan da

-

larn Cuni.a nyata (proses

belajar

rnengajar) Jadi arah

peneliti

an pend.id.ikan nengacu pad.a

sifat

keilmuanrkepraktisan dan propeSionalistis.T,in8kup

penelitian

pendidikan

ini

nenca)rup

senua komponen sisterc pendidikrn.

Reference.

Faisal Sanafiah (1982), lletodologi Fenelitian Pendidikan SurabaYa, Usaha }iasional. '

Frayitnor(1986), Arah d.an Ruang T,ingkup Fenelitian Fendidik an (makalah).

IKIP,

('1989)

l,iateri

Khusus Penataran P4 Pola Pendukung 1O0

jam mahasiswa

IiilP

Fadang.

lgEE-

JabarkanLah masalah penelitian pendidikan dari komponenrin-

putrinstrurnental input secara rinci.

(9)

I'lata KuIiah No. Kode

{redit4'laktu

Penb ina I'1. K

I,linggu ke Pokok Bahasan

Sub Pokok Bahasan

ilA.T.iD OUT I.1A'I,. ],ULIAH

:

Peselitian Fengajaran

Fisika' :

I'li(F 1O9

z

7

sks/3 ian.

:

Dra.Djusoaini Djamas'

: 7(ti8a).

:

Rancangan Fenelitian.

: a.

Rancangan DeslcriPtif

'

b. Fenelitian

kasus dan Penelitian

LaPan6':n.

c.

Penelitian Korelesional'

d.

Kausal KomParatif'

Tu uan Instruksional Urouttl.

setelah roenpelajari

nateri

inirmahasisvia d'ihare'pkan dapat mernaharoiberbagalmacamrancan8:.npene}itianyangrnemakai metode deskriPtif.

Tu uan Instruksio

aal

h.husus.

Setelah perkuliahan tentang roateri

ini

selesai disajikan di

harapkan roahasiswa d'aPat :

1.

Iviembedakan antara rancangan

penelitian d'eskriptif

deuggo ;

yang lain-

2.

l1elaksanakan

penelitian

d'eskriptif '

1.

I"lelaksanakan kasus dan

penelitian

lapangan'

4.

I'lelaksanakan korelasional

'

'

,.

Iielaksanakan kausal koroparatif

'

Rang kuman

}lateri.

Dalam melakukan PeneIitian, orang d-aPat nenggunakan ber ba.gai!0acamrsncansanpenelitiand.anberbagaimetode.Kepu-

tusan mengenai rancangan apa yang akan d'ipakai akan terga'n- tungkepa.datujuanpenelitianrsifatmasalahyangakandiga rn.pd.anberbagaialternatifyangmungkind.igunakan.Apabi}a

tujuanpenelitiantelahd.isspesifikasikan,nakapenelitian itu

terah mempunyai- ruang ri.ngkup dan arah yang jeras'untuk

roembantu d'aLau usaha' menentukan rancangan

penelitian'

ir-''oat
(10)

d.ikenukakan PertanYaan

berikut

:

a.

Cara pendellatan apa yang a}:an dipakai'

b.

lretode apa Yang akan diPakai.

c. Strategi

apa kiranya

paling efektif'

I,letode

penelitian desiciptif

bertujuatl untuk nendiskripsi- kan suatu peristiwa atau kejad'ian yang ada pada

trasa

se karang.Rancan8anpenelitiandeskriptif'Studikasusdanla pangan,studikorela.sionald'e.nkause.Ikoroparatif'semuanya

rirenBgunakan metode deskriptif '

Deng,nmetoced.eskriptifbisarrendes}cipsikansatuvariab-

el

atau

lebih.

llasalah yan8 tepat meroakai metoce

ini

berke

naan d.engan bagaimana kond.isirpotensi,karakteristikt hasiL

d.ri

suatu

v'riabel.

A.

Rancangan DeskriPtif.

Tujuanpenelitiand.eskriptifadalahuntuknenbuatpen-

cand.raan Secara sistematis,faktual dan akurat rrengenai

fr.kt.-faktad.ansifat-sifatpopulr.siataukondisiter-

tentu.

contoh rancangan

ini

ad.alah

studi

tenta.ng

d'ya

serap

siswa SMA bidang

studi Fisika'

Penelitian

d.eskriptif

id.entik dengan

penelitian

survai

Ialam

penelitian ini tidak

perlu menerangkan

saling

hu-

bung"n,nenteshipotesis,mercbuatraraa]anatauuendapat kan makna dan

inPlikasi'

B.

Ranca.ngan

penelitian

kasus dan

penelitian

lapangan' ffrjuanpenelitiankasusdanl2.panganadalahuntukEenpe Ia.jariSecaraintensiftentanglatarbelakanSkeadaan

seKara.ng dan interaksj- lingkungan sesuatu

unit

sosialt

individu, kelompok, Iemb"'gr' atau masyarakat'

Bedanyad.enganlene}itiand'eskriptif'padapenelitianka sus cendrung untu<

meneliti

iuml"h

unit

yang

recil

teta

pimengen:iivariabeld-ankond-isiy''ngbesarjurolahnya

sed:nqkan

penelitian

survai cendrunc

meneliti

sejumlah

kecil

variabel pada

unit

sampel yang bes''ir'

Contohpenelitiankasusad.alahstudiSec.rarnendalam tentans anak yang meng;alamai ketid.ak m:impuan belajar

yanE d-ilakukan oleh seorang psikolog'

(11)

tiata liuliah I{o. Kode

ilreditAiaxtu

Fenbina i'i. K I,linggu ke Fokok Bahasan Sub Foxok Bahasan

h.l uan Instruksi-on

aI

Unun.

Setelah nenPele'jari

n:rteri ini'

nemahani Eacam-macan ranc:1ngan metode eksPerinen'

itAND OUT I\I],T;' KULI/'H'

Penelitian Pengajaran Fisika'

HKF 1O9

1

sks/'V iam.

DrarD jusn"

ini

D.iatras '

4

( empat).

Rancangan Penelitian' R. E-iP sungguhe'n'

R. ExP Senu.

P.

Tindakan.

mahasisrva CiharaPkan d':-'Pat

penelitian ;/ang nenggunakan

Tujuan Instruksiona I Khusus.

Setelah Perkuliahan tent"-ng materi

ini

sel-esai disaji-kan

diharaPkan mahasiswa daPat :

l.I,iernbedakanrancansanpenelitianexperinensungguhande

ngan semu.

2.

I,ielaksanakan

penelitian

experinen sungguhan'

1.

I'lela<sanakan

penelitian

experimen semu'

4.

Ilelaksanakan

penelitian

Tindakan'

Rangkttman I'iateri.

Penelitian Experimen sungguhan''

Tuiuan penelitian experimen sung8uhan ad'r1ah untuk me nqetahui hubungan sebab akibat dengan cara mengenakan

kepad.a salah satu atau lebih kelompok experimen d::'n Ben banrding<a.n hasilnya crenq,n 1<erornpol: y'.ng tid''rk dikenai

perla.ku<an.

A6ar betul-betul Capat dilihat pengFruh perlakuan' maka

sebelun pelaksanaan experinen perlu cilihat kondisi

avral d.ari tedu+(lebih) kelompor' Untuk rnelihat berbagai

(12)

l,iata iiuliah I'io. Kode

ilreditAiaktu

Perobina i'i. f

ivlinggu ke Fokok Bahasan Sub Foxok Bahasan

}] uan Ins truksio nal Urouxl-

Setelah treopela,-iari na'teri in:.'

rqemahanj- rnacaro-macam rancr'ngan metode eksPerimen'

Tu uan Instruksiona1 Khusus-

.rto

IttND OUT II-''Tj' KULIAH'

Penelitian Pengajaran Fisika'

ltiG' 109

1

sks/'1iatt.

DrarD jusro"

ini

D.ianas '

4

( eraPat).

Rancangan Pene }i-t ian' R. E=P sungguhan'

R. ExP Semu'

P.

Tindakan'

S ete lah perkuliahan tent:'ng ma

diharaPkan mahasiswa daPat :

1 . I'ienbedakan rancan8an penelitian

nSan semu.

2.

lielaksanakan

penetitian

experLnen i

.

i\leIa<sanakan

penelitian

experinen

4.

Ilelaksanakan

penelitian

Tindakan'

mahasisrva cihara'Pkan d':lPat

penelitian Yang nenSgun'rkan

teri ini

sel-esai disajikan

experimen sungguhan de sungguhan.

semu.

ad...Iah untuk me cara mengenakan experinen <i''n rnen ,.ng tid.'ik d-i kenai

Rangknm4i

I{ateri.

Penelitian Experimen sungguhan''

Tuiuan

penelitian

experinen sungguhan nsetahui hubungan sebab akibat dengan

kepad-a salah satu atau

lebih

kelompok

bardingkan hasilnya d'enq"n kelornpok y

perla'ku<an ' ^-..r^ aanl ckrran maka Agar betul-betul Ca'pat dilihat pengc'ruh perla'kuan' mi

sebelun pelaksanaan experir:en perlu cilihat kondisj-

avtal dari redua(Iebih) kelompok' Untuk melihat berbagai

(13)

bentur nodel ex:erimen ada baii<nya diperlihrtkrn dalar'r bentuk-bentuk:

Rancangan Fra ExsPeriroen:

1.

The one shot case studY-

fost

test

T2

2.

One Broup pre

test

post

test

design Fre

test

Treatment

Tlx

1.

The

static

group conparisonrRandomized FrouP o:rIY design :

Treatment Fost

test

T2

,TrIa

Z

I,lod.d1 Rancangan Exsperiroen Sungguhan'

l.RandomizedContro}Grouppretest-postt?StDesignz

Tbeatnent x

Pre test

T1

mr1 Tl

T1

mt1

2. lactorial

Design-

"1

B

Preatment x

X1 Xg

Fost test

T

1_

Control

Fost

test

T2

T2

rill^

Z

T^a T2

x

Var A

-tl-(-

1

i/ar.B

B2

(14)

Contoh : Var B

tlar A

'Iingkat

me tode

la.roa PenYa j ian

pemahaman n:hasi-stva

Var bebas

Var terik=

t

ts

Fada rnncangan Exsperiroen sungEuheo' dituntut :

a. Fengaturan variabel-variabel dan kondisi exsperinental secara tertib dan ketat'

b. Ld.a kelompok kontrol sebagai 8"ris dasar untux dib:n dingkan dengan kelompok perlakuan'

c. Feausatan usah=. pad-a memaksj'mal varians varirbel perla

kuan,memininalkan varians v:riabel penge.ruh lain serta rlenininalkan v3lians kekeliruan'

d. Internnl validif,y.

e. External va1iditY.

Rancangan ExsPerimen Semu.

,lu.iuan

penelitian

exsperimen seElu adalqh untuk rnenperoleh

informasi yang nerup?kan perkiraan

bagi

informasi yang ca patdiperol-ehd.enganeksperirrenyanEsebenarnya.da}anke-

ad.aan yang

tidak

nemungkinkan untuk rnengontrol atau meBa-

nipulasi v'riabel

Yang relevan'

y*enelitian eksperimen seBu secara khas mengenai keadaan pla}rtisyaxsdid.alanrlyatidaknnungkinmengontrolSenuava

riabe]

yanB relevan kecuali beberapa vari-abe1' Nanun pene

l-rtian

eksperirnen semu berusaha mendekati ketertiban exp6

rinen

sungguhan. Berart ada aspek-aspel<

pengaruh lain

yang cukup

berarti

terabaikan dalam kegiatan

ini'

contoh

:

rngin nerihat pengaruh netoda terhadap peningkat an

hasil belajar

sisvra pada 1 buah SIil'\'

Pad.apenelitianinikead.aananakpad.eketigaSllt/rtidak di.<etahui ',leadaan avralnya. usaha

belajar

yanE dilakukan

siswad.alanmenggunakanbukusunberyangbervariasi'danla

in

sebagainYa-
(15)

c. Pene litian T j ndakan (-{c tion Research) .

Action Research yang lazim Cisebut penel-itian tindak- an adalah suatu usaha yanE di-Iakukan didalam roeneri:ukan su

atu nodel yan,: diiandrng palin5 efektif dan efisien. I'lenu rut Corey yana di':utip oleh Udai Pareek ( tga" ,h.75):

Action Research diCefinisikan sebagai the process by which practitioners atteupt to study their problens scientifical

Iy in order to nuide, correct and evaluated their decision and actions. Pendapat l_ain J/e.n.i memperkuat pendapat diatas

dir<enu'<akan ol-eh Foshay dan Goodson yanr- di<utin or.eh Udai Pareek ('qqr ,\.?5) , " cooperative action rese".rch is an a-p '.roach to ma'.<rng what vre do consistent wi.;i: wh.t vre belie- .ie, it is an attenpt to deduce \.rhat is necessar.v to imoro- ','e a real situatron tnrourh a s;rstem.tic axaninatron of the situ'-tion . it se''r-f". Dari kedua <utipan d.i..tas terri har 'c'h'"'a

-Dene r-irian tindakan dila::ukan rnelp.lui -Denyelen:

sara.=-n lan-sunr sanbil ditelici dan ciievaru:isi_ dari segi mana rcocel yan: di.ialankan belun efektif dan ef isien, se

lan.iutnya d:-percaiki dan sambir diteriti pula efisiensi

Can efe\tivita.sn,va, be6itu seterusnya.

Fada Deneritian tindakan r+i'raupun berusqha secara sistema

tis, namun pada penel-itian tindekan ketertiban irniahnya 'iuranl, karena validitas internal d.an eksterna.rnya lenah 7

sam:er terba.tas d.an tid,ak representatif serta iiontror ter- hadar variabel bebas sangat 'recir. Agar penelitian ini men beri sunbanga.n yang berarti dalam dunia kerj" per-r_u r.rilan.-

jut)<an regiatan ini dengan eksoerinentar sunrg-uhan Funa un tu - r:et ihat )enFaruh moder- yani ciper<irakan efe<tif .

Contoh :

I'lel-a.'"lsanak:rn beber.:.pa model- ier'.:u-r-iahan dalam m.ta

<uliah Fisi:<r }lodern. Selesai morlel I di evaluasi

diperbai<i dan di"ialanke.n moder- ke rr dan dievalua Si, perbai<i dan seterusnya, sehinsr-a Citernu<an sa

tu nodel yang dipandang efertif.

Reference:

Depdi'rbud. (,1qq]). Lietodoloii

Fendidikan

Fenelitian (

Frogranr .r-kta

llateri- Dasar llenga.jar V

(16)

('.oq4) Beyon I'ianagement' Ner'r Del-hi and IBii Fublishing'Co'

Cxf ord.

Udai Paree<.

Tlrsas dirumah

-.t--

Berikan eontoh

rinental

senu

buah.

rancangan eksperimental sunF"ruhant ekspe-

d.an penelitian xilrflr-kan masing-rnasing sattit

(17)

itiata Kuliah No. KoCe

Kredit/"laktu

Pembina Ii. K I{inggu ke Fokok Bahasan Sub Pokok Bahasan

HAND OU I I.iATi }iULIAH

Penelitian ?engajaran Fisika.

r-liG 1O9.

1

sks/7 Jaro.

Dra.D jusnainj- D jamas.

5 ( Iiroa) .

Proses Penelitian.

1.

I"lasa1ah.

2.

Pemilihan llasalah.

1.

Perurnusan llasalah.

tu uan Instruksional Umum.

Setelah mem-oelajari materi ini, nrahasisr,ra diharapkaii dapat nenahani ?roses ienelitian-

f\r juan

Instruksional

Khusus.

Setel-ah perkuliahan tentang

nateri ini

selesai

oisajikan

di

harapkan nahasisvra daPat :

n

.

I.lenyebutkan sunber-sunber ma.salah.

2.

iienentukan masaLah yang pantas untuk

oiteliti

atau tidak

7.

I'lerumuskan masalah dengan baik-

Ranr-kuman I'lateri.

La.ng<ah-lan8kah penelitian P'ida umumnya adalah :

^ . Identifik".si,pernilihan dan perunusan masalah.

?. Fenela.haan i'ePustakaan.

1. Ferunusan hiPotesis.

4. Iclentifil<asi, rlasif ikasi de.n definisi operasiona.l variabel ,. Fern:iihan dan Fengernbangan aLat pengurnpul data.

6. Penentuan s:imPel.

1. EengunPulan data.

8. Pengolahan dan analisa dat'.

g. Interpret:si hasil analisis-

"0. Ienyusunen IaPoran.

(18)

Untuk "ielasnya langkah d'iatasrmaka pad'a hand ouE ini akan dibic'r.rlikan tentling masi'^Irrh, Feoi-Iihan nasa'Iah Ferunus4s 5rasal'rh.

l. Plasalah. -

I.iase.rah a6alah kesenjrngp.n 3p1.3a DaS sorren d"n Das se inradaperbedaanantara'apayanqseharusnyadeng3'napa yansadad.alarnkenyataan'apaJI"nEdiperlui<andeng=.napa yang tersedia

I,rasala-h yans h,rus dipecahkan dan dijawab me1r.l-ui pene-

litianselalutersed'ia'd'ancukupbanyak''tinggalh:'nya ke.ielir-.n d.ari peneliti untuk melihatnya. i{a1 yang 6'pat nenjadi sumber masalah terutaroa adalah :

l.Bacaanrterutamabacaanyan8berisilaporanhasilpe- nelitianseperti,skripsi,Thesis,Disert,,.si.danlain

sebagai-nYa -

2.Seminar,diskusj-danpertemuanilrniahl..innya.

1. Pernvata:rn penegang otoritas' 4. Pengarnatan sePi-ntas.

,. Fengal:.man ilribadi.

6. Perasaan intuitif.

B FeroiIihan I'lasa-lah.

setel-ah masalah

diidentifikasirbelun

merupakan janinan bahr+ana.sa.lahtersebutlayakatautidakuntu.kditelrti Untukrcenentukanlayakatautidakrryasuatumasalahdi-

teliti

d.apat

dilihat

d.ari beberapa aspek

seperti

:

1. Dari

segi keilmuan.

I'lasa}:h harus

jelad

ked'ud'ukanqya dalam

strulttur

ke-

ilmuannya, rnah..'siswa penCidikan harus menentukan na sal-ah penelitiannya daIan

struktur

keilmuan

di bi

dang pend-id-ikan, Karena

ini

dapat d'itrn'iau

dari

as-

pek manfaat dan

dari sipeneliti sendiri' 2. Dari

segi metode keihnuan'

liasalah

penelitian

harus dapat dipece'hkan melalui langkah

berfikjr ilmiah

atau metode i-hnrah'

h:,nya d'rn

(19)

Dari

segi kepentingan dan l<egunaan'

I.iasalah harus disesuaikan d'engan kepenti-ngan

sipeneliti

send.iri.Kepentin6an trahasiswa proEran

SI

tentu

tidak

sa

na d.engan S2. Ferbedaannya terdapat dalan

h:'I

kedalanan

d.,.n keluasan m:salah serta bobot unsur

penelitian

yang

digunakan. Demikian halnya d'ari segi kegunaan'baili bagi kepentingan <eilnuan Eaupun bapqi penerapan daran prak

-

te}<.

Dari

segi kepentingan keilnuan bahr+a hasi]nya hen-

dai:rry:. ra?ngun8kapkan har-h'1 yang d'ie'nggap baru d'an da-

pat

d.ilakukan

pe,'elitian lanjut'

Dan segi praktek'h:si1

penelltian ini

dapat bermanfaat untuk

nenperbaiki

atau

neningkatkan usaha-usaha yang sedang diraksanakan'

Ca Ferunusan l'iasala

z

SeteLah nasal'ah

kan. Perunusan nuntun ba6i ngenai cara

Decdi'.ibud (

1an.=kah selanjutnYa'

merunuskan nasalah,

Tidak ada aturan urlun

namun daPat Cisarankan

diid.enrif ikasi '

dipilih

selanjutnYa dirurnus

ini

Pentin$r karena hdsilnYa akan menjadi Pe tre =.

seba

gai

beri <ut :

a.Iuiasa].a.hhendalnryadirunuskand.a}ambentukkalina.ttan-'a.

b.

Rut:iusan

itu

hendaklah padat dan

jelas'

c.R'urqus:.nituhend.aklahrnerrberipetunjuktentangkenung.":in an Eeni:um.;ulkan d'ata gune' menjawab pertanyaan penelitr"'n Sebagai

ilustrasi

dapat dikemukakan satu contoh

keberhasilan

pendalaman - Sejauhmana hubungan pemahaman matematik dengan

mahasist'ri-r dalam mata

Reference :

Nana Sujana,

( fggr ).

ffrntunan Penyususnan Karya

llniah' Edisi

ke

II'

Band'ung

:

Sinar Baru'

1998

).

i'ietodolo3i

Pebelitian (l{ateri

Dasar Pen

didikan Pro6ram 'tr'kta liengajar V'

T\:sas Dirumah :

ffir;;an

masalah anda yanr anda pandanr pantas untuk

C, :.nckat menjad'i masalah penelitian' Kenudian lan'iutkan me- nyusun latar belakan3 rnasalahnya'

ku1iah bidang

studi lisika

(20)

?zz

fer /tt-

/"-,

H

I,iata liuliah

fi o . KoGet,

Kredit/r'laktu

Pembina I'i. K

Ilinggu ke

Pokok Bahasan Sub Pokok tsahasan

iLliD OUT l.,A'Ia i.ULIAii.

Fenelitian !engajaran Fisika.

ril;F 109.

V

sks/1 Jara.

Dra.D jusrn.rini Diainas.

6( enam) .

Landasan

Teoritis.

Studi Kepustakaan.

Hi-potesis.

ftl uan Instruksi-ona1 Urcum.

Setelah rcenpel..jari materi inirnahasisvra diharapkan dapat rnenahani pernbuatan landasan teoritis.

Tujuan

Instruksional

Khusus.

Setelah perkuliahan tentang

nateri ini

selesai Cisajikan

diharapkan mahasisrva daPat :

1.

lienemuk.n teorirkonsep yang relevan dengan m:'salah pene

Iitian.

2.

I,ienenukan generalisasi yang relevan dengan rnasalah pene

litian.

7.

i:enyusus -studi kePustakaan-

4.

llenyusun hipotesis peneliti-an.

Rane 'xuman }4ateri.

A. S

tudi

KePus take.an.

setelah masalah dirumusknnrlangkah

selanjutnya

rnencari

t eoii- teori, kon sep-kons ep, genera

lis

- si- Beneralisas

i

yan e

dapat di"iadi.kan landasan

teoritis

baei

peneliti

yang

akan d.ilalrukan. Untlrk mendapatkan

teori-teori,

konsep-kon

sep d.an generalisasi-generalisasi harus dilakukan penela

haan kepusta.kaan. i'iemang

+ )o',t

d.ari kegiatan penelitian adalah membaca.

Secara

garis

besar surnber bacaan d'apat dibedakan nenjaoi

2

kelomPok

-1

.

.\cuan umum. Fada surnber acuan umum akan ditenukan teo

ri-teori,

konseP-konseP.

Sumber acuan umum d.apat berupa bu)<r:-buku, tel<s,ensik-

(21)

lopediarmonograph dan sejenisnya'

?.

r'rcu4o Khusus. ?ad-a suober acuan khusus akan"ditemukan

.generalisasi-generalisasi.Sumberacuankhususinida- patberupalaporanhasilpenelitian,buletinpeneliti-

anrtesis, <lisertasirjurnal

penelibian dan sebagai nya

Dua

kriteria

d.idalam rnenilih sumber bacaan :

1

.

Pr:rnsip keroutakhiran ( recency )

' 2. Frinsip

relevansi (kesesuaian)

'

Jeori-teo::i,

'ionsep-ronsep ':rtau Seneralis'isi yanE akan dipe'

kai

henda,xnya bersunber d.ari buku

yan' terbitan

terakhir

dan jangan lupa

teori-teori,

konsep-konsep, Beneralisasi yang

cil:utip

sesuai d.engan masala.h yanS akan

ditelititi-'

Da

ri teori-teori

atau konsep-ionsep akan dilakukan deduksi Lo Sika dan d.ari geheralisasi akan dilakukan siatesa atau pena

l_aran indu.<tif

.

Ranuan cj.eduksi dan

indursi logika ini

hen -

d.arnya d.apa.t melahrrkan "iarvaban terhadap pertanyaan peneli-

tian

yan8

telah

dirumuskan, yang paIing roungkin dan paling

tinggi taraf

kebenarannya. Jawa.ban

inilah

yanS akan

dijadi-

kan hipotesis penelitian.

Penyususnan land.".san

teoritis

belum aKan

baik krl:u

te

ori,

konsep serta generelisasi apabila bahannya belun cul<up b"nye.k. Oleh seba.b

i,u

ciper:1ukan membaca sunber [3gaao yanq banyak.

r\d.rcuacaramencatatteori,konsepd.angeneralisa.si

yritu:

1.

sisten kertu.

2.

sitern kuarto.

Dengan sistem <uarto oipand'ani kurang

efektif

karen:' susah

dibavra keuana-mana sehingga dipand.ang kurang

efektif '

se-

d.a.nE]<an sistem kartu c.ipandang

lebih efektif ,

sebab rnudah

dj-bawa kem:na-Bana, d.imanapun ketenu buku sunber

kita

akan

d.apat mennf.atkan kartu tenpat nencata.t. Kartu dibuat ber- u:uran 1O

x

14 cm. Cara mencatat dengan

kartu :

Iialaman kartu bagian mul<a tempat nencatat identi

tas

sumber bac'"an
(22)

B

yaj-tu :

. Iiaroa penBarans.

b. lahun terbit.

c. liama buku.

d. Edisi' cetakan ke.

e. Kota tenPat diterbitkan.

f. Fenerbit.

g. Halaman.

Sedantkan pada halaman ba$ian belakang ternpat menca'tat teorirkonsep atau generalisasi yEtng di'r:utip'

Setelah konsep, teori d.an generalisasi drpandanr sudah

curiup banyak, urutkanlah kartu roulai dari yansl bersifat

unun ke xhusus, guna menperlludah Eemberikan cecuksi dan indu<si logika. ujung d,ari raBuan deduksi dan indursi togika akan dapat melahirkan hipotesis'

Hipotesis

P.ipotesis berasal d.ari kata hipo d.an tesa. Iiipo berarti sebelun da-n tesa berarti teori. Jadi hipotesa adalah pernyataansebe]-um}ahirteoriataudengan]<ate.lain

pendapet yanB kebenaiannya perlu diu"ii melalui data em-

:

iris

.

Secara

teknis

hipotesis acialah sebagai pernyataan rnenge

nai

kead.aan populasi yang akan

diuji

kebe

ne.rannya berd'asarkan data yang diperoleh

dari

sampeI Penelitian.

secara

statistix

hipotesis adalah pernyataan menrenai kead.aan parameter yang akan

diu.ii

nel-a1ui

statisti<

sar:rPe1.

secara

implisit

hipotesis iuSa menyiltakan precli*si.

ilienurut caiupan yang dii<ancungnya hipotesis

dibagi z

2

1.

Hipotesis major.

2.

Hipotesis minor.

I:enurut bentuknya hipotesj-s dapat

dibagi 2 :

' 4.Hipotesistentanghubunganyaituhipotesisyangmenya

a

(23)

takan tentana keterk.,itan antara dua valria.be} atau r-ebi d.an nendas-ri berbaSai penelrtian korelasional 2.Hipotesistentaneperbedaanya^ituhipotesisY2n-r0e

nyatal<an perbed'aan d-alaur variabel tertentu antara dua ...e]-onpok atau lebih. Hipotesis perbedaan menda- sari berbagai penelitian kourparatif '

Did'alarnanalisisstatistik,ujistatisti<biasanyametr

?unyai sasaren menolak hi.potesis

statisti

<

(

hrpotesis

nol).

Oleh sebab

itu

berdasarkan

peni-i:;i'n statistik

ada 2 hipotesis

yaitu

hipotesis

nol ( ilo )

d'an hlpote-

sisalternati.f(iia).iiipotesisnolbiasanyaEenyata- kantidaxadahubunganantaraduavariabelataulebih,

atau tid.a< ada perbedaan antara satu kelonpok cengan

<elomporlain.Sedan8kanhipotesisalternatifmenyate.- kan ad.anya hubungan atau adanya perbedaan'

Apakahhipotesisker"iad'alamDenelitianHoatauHa' haI

ini

sangat ditentukan oleh Ianda'san lsqri trsnya' Dalanmerunuskanhipotesisd.isarankansebagarberixut:

.,1. llipor;esis hend.:rknya menyatakan pertautan antara du"^

atau

lebih

variabel.

2.}iipotesrshend.arrryadiny.e.takand.alamkalimatcekla-

ratif.

7.

iii-ootesis hendalnrya dirumuskan dengan padat dan

je-

l-as.

4.liipotesisharusd.apatdiujid.anmemberipetunjukke

pad.a penlunpulan d'ata dan bagairoana pengujian harus dilakukan.

Reference

Depdikbud.

( '9"1 ).

Irletodolori

.renelitian ( I'lateri

Da sarFenciiciikanErogrami\ktal,ienge.jarV.

NanaSujana.(.9q,1).ffrntunanPenyususnanKaryallrnj.ah Erii-si ke II.Bandung : Sinar Baru'

Sutrisno Eacj i-. ( 1q34) . I'letodoloqi Research I ' cetakan ke XV- YogyakS'rt': Yayasan lenerbit f'akultas Psi-

,<oLogi UGi'i.

(24)

Tteas Dirum'h. )

n. Buatlah kartu yan- beruxuran 10 x 14 ctr lebih )<ure'n<

', Iesbar'

?. Isikanlah teorirkonsep d'a'n generalisasi hasil bacaan sdr. kedalamnYa.

7 . Urutkan kartu d'ari ha'I-hal yang unum ke khusus ' 4. Berikanlah deCursi d'an j-nd'uksj- logika sdr' terhadap

teori,konseadangeneralisasj.sehintgalahirhipotesis.

tr.F.unuskanhipotesisnoldana}ternatifnya.

(25)

)

l{ata iiul-iah :

No. Koce :

{redit,/ tiaktu :

!encin:. I'lat'' KUIiah:

I'iinrsu ke : io":ok Baha'san :

Sub'?o :o'i Bahasan :

ll-IiD OU'I I'i..'I- r.UlI'iH

Penelitian Fengajaran itlG 109.

1 sks,r]

jant

Dra. Djusrnaini Dj"'mas

? ( tujuh

)

i\ietod.o

logi

Fene

]itia'n

Fopulasi d''n SamPeI Variabel Fenelitian

Fisika.

dihar.pkan da

Ir

iu:.n Instruksional Umurn

Setelah nempelajl'ri materi ii:i' nahasisvr:

p: t nerT aharei metodol'o'ii penel-itian ' 'l:.iuan Instruksional- lihusus.

tent"ng materi

iri seles'i-'

diharep

Setelah Per'<uliahan 'ran nahasisr'ra daPat

I'ienentuka'n PoPuIasi penelitl-annYa.

?. . I'ielakrikan Pengarnbilan semPel deng'rn tekni< sanPel

Yan,3 tePat.

7. i'ienenturan variabel- bebas dan terikat' 4.I.Ienentu.kanjenisd:ta.penelitie.nnya.

RangikUnaTl I.lateri.

A Populasi dan SanPeI

Fopulasi adalah sesuatu yans metupaki'^n sumber infor nasi atau objel< penelitie-n' Pooulasi tida'k selaIt:

beru;uC. manusis, dapat beruiud- alat pelaj3rant cara- cara mengaiarr kuri<ulumt cara-ca'ra acLrninisira'si dan lain seb'-gainya. Penegase^n tentang sifat-sifat popu-

t-esi, Iuas d.an ciri-ciri populasfi yan': akan diteli- ii pen;in':, karena kekabur:"n tentans h:rI tersebut a-

(26)

I I

I I

{i

1

i

1

kan nenincurka.n kebingungan.

liilai

suctu reseirch

ti-

d.a< bergantun- pzd'a'

rt'ttt':yf 6*""'5

dan

sifat-sifa't

po

pulasi,

Eelainkan kepa-da perinbangan antara kon<Iusi

ceng:an c.as'r-C"^sar

konklusi'

Setelah

c'iberi

batasan

yan-' teg''s tentang luas d'an

sife't-sifat

populasi' b3-

ru

drtets;-kan saopelnya' Ceneraf:-so'si

ditujuk"n

ke:'=d"'

popula'si r

:

^_ .

yans" meni

li'<i

Sampe'L ad-alah bagian d'ari populasr

l::,,-akter.

sti'<

popurasi, untu"r.

t:"

:"-:'"t

h''rus

repre

sentatif,artinyaSeBuaciri-ciripopur'asihlruster-

gan'oar d-elan se'oPeI'

,l.d.a 4 Paraneter untu-<

tu

samPet-

Yaitu

:

oenentukan represent:tifnYa

4 . Vari'bilitas PoPu1asi' 2. Besar s:mpel'

1. Ie'rni< Penentuan s:'mPe1-'

rr-.

Gambar

Tabel  kontlngensl  2x3
Tabel  Kurv,n  H&lt;lrual  Teorittrr
Tabel anallsls  faktor  2  x  ? Barls

Referensi

Dokumen terkait

Begitu juga dengan uji F didapatkan hasil F hitung lebih besar dari F tabel yang artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan antara desain pekerjaan dan

Karena F hitung lebih besar dari F tabel (59,983&gt;3,07), sehingga H3 diterima yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara display produk dan

Uji signifikasi persamaan regresi, yaitu dengan membandingkan harga F empirik dengan F teoritik yang terdapat dalam tabel nilai-nilai F, dengan menggunakan db =

Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian menggunakan analisis Regresi Linier Berganda, diperoleh nilai F hitung sebesar 77,781 lebih besar dari F tabel yaitu 2,579

Berdasarkan hasil analisis data dari uji F ( simultan ) pada tabel 3.21, diperoleh nilai f hitung sebesar 38,934 dan nilai f hitung lebih besar dari f tabel yaitu

Terdapat perbedaan signifikan nilai pretest dan posttest sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan, berdasarkan hasil t hitung lebih besar dari pada harga t tabel

Hasil uji hipotesis terlihat bahwa nilai F hitung (9,123) lebih besar dari nilai F tabel (3,34), maka H 0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa nilai F hitung lebih besar dari F tabel 79,505 > 3,18 dan signifikansi uji F sebesar 0,00 menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja dan