PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Perumusan Masalah
Tujuan Dan Manfaat Penelitian
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
Sistematika Penulisan
URAIAN TEORITIS
Pengertian Implementasi
Menurut Winarno, beliau juga memberikan pandangannya mengenai implementasi dengan mengatakan bahwa tugas implementasi pada umumnya adalah membentuk suatu mata rantai yang memudahkan terwujudnya tujuan kebijakan sebagai dampak dari suatu kegiatan pemerintah. Dalam pengertian pelaksanaan yang dikemukakan di atas, dapat dikatakan bahwa pelaksanaan bukan sekedar kegiatan, melainkan suatu kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh berdasarkan acuan norma-norma tertentu untuk mencapai tujuan kegiatan.
Pengertian Kebijakan
Menurut Dye (2005:17), politik adalah segala sesuatu yang dilakukan atau tidak dilakukan oleh pemerintah, mengapa kebijakan tersebut harus dilaksanakan dan apakah manfaatnya bagi kehidupan bersama harus dipikirkan dengan baik agar kebijakan tersebut mengandung manfaat yang besar bagi warga negaranya. dan berdampak kecil dan tidak boleh terjadi. Hal ini menimbulkan masalah yang merugikan, walaupun pasti ada pihak yang diuntungkan dan ada pihak yang dirugikan. Di sini pemerintah perlu bijak dalam mengambil kebijakan. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa politik adalah serangkaian pilihan yang saling berkaitan, dan politik adalah strategi dan tindakan seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai satu tujuan.
Pengertian Kebijakan Publik
Dari uraian mengenai pengertian kebijakan publik di atas, dapat disimpulkan bahwa kebijakan publik pada umumnya diarahkan pada tindakan-tindakan yang mempunyai maksud atau tujuan tertentu. Dengan kata lain tindakan atau perbuatan harus sesuai dengan apa yang dikehendaki pemerintah, sesuai dengan keinginan pemerintah atau negara, sehingga apabila kebijakan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan keinginan pemerintah atau negara, maka tindakan atau tindakan tersebut harus sesuai dengan keinginan pemerintah atau negara. kebijakan publik tidak akan efektif.
Pengertian Implementasi Kebijakan Publik
Berdasarkan penjelasan di atas, Tachjan (2006:25) menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan publik adalah suatu proses kegiatan administratif yang dilakukan setelah kebijakan dibuat dan disetujui. Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa implementasi kebijakan terdiri dari tujuan atau sasaran kebijakan, kegiatan atau kegiatan untuk mencapai tujuan, dan hasil dari kegiatan tersebut.
Unsur-Unsur kebijakan Publik
Jadi, dapat disimpulkan bahwa implementasi adalah suatu proses yang dinamis, dimana implementasi kebijakan melaksanakan suatu kegiatan atau kegiatan, hingga pada akhirnya memperoleh suatu hasil yang sesuai dengan tujuan atau sasaran yang telah ditetapkan. Setiap tindakan mempunyai konsekuensi atau dampak yang lebih besar terhadap masyarakat dibandingkan dengan tujuan yang diperhitungkan dalam suatu kebijakan.
Faktor-faktor Penghambat Dalam Implementasi
Kurangnya informasi mengakibatkan gambaran yang tidak lengkap atau akurat, baik mengenai implementasi, isi kebijakan yang akan dilaksanakan, maupun hasil dari kebijakan tersebut. Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa penolakan, ketidaksepakatan atau indikasi perlawanan dari beberapa pihak, baik DPR sebagai pelaku pengambilan kebijakan, maupun masyarakat sebagai objek kebijakan umum.
Pengertian Lingkungan
Pertama, lingkungan fisik adalah segala benda mati dan kondisi fisik yang ada di sekitar seseorang, misalnya batuan, mineral, air, udara, unsur iklim, kelembaban, angin dan sebagainya. Lingkungan fisik ini erat kaitannya dengan makhluk hidup yang menghuninya, misalnya mineral yang terdapat pada tanah menentukan kesuburan yang erat kaitannya dengan tanaman yang tumbuh di atasnya.
Pengertian Kebersihan Lingkungan
- Pengertian Kualitas
Dengan demikian, pengertian kualitas pelayanan dapat diartikan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen, serta ketepatan penyampaian yang sesuai dengan harapan konsumen (Tjiptono, 2007). Kualitas layanan dapat ditentukan dengan membandingkan persepsi konsumen terhadap layanan yang sebenarnya mereka terima/terima dengan layanan yang sebenarnya mereka harapkan/inginkan sehubungan dengan fitur layanan suatu perusahaan. Apabila pelayanan yang diterima atau dirasakan (perceived service) sesuai dengan harapan, maka kualitas pelayanan dipersepsikan baik dan memuaskan. Jika pelayanan yang diterima melebihi harapan konsumen, maka kualitas pelayanan dipersepsikan sangat baik dan berkualitas, sebaliknya jika pelayanan yang diterima lebih rendah dari yang diharapkan maka kualitas pelayanan dipersepsikan buruk.
Dari definisi kualitas pelayanan tersebut dapat disimpulkan bahwa kualitas adalah segala macam aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk memenuhi harapan konsumen. Kualitas pelayanan dapat ditentukan dengan membandingkan persepsi konsumen terhadap pelayanan yang sebenarnya mereka terima/peroleh dengan pelayanan yang sebenarnya mereka harapkan/inginkan ditinjau dari atribut pelayanan suatu perusahaan.
Pengertian Pelayanan
Perusahaan menganggap pelanggan adalah raja yang harus dilayani dengan baik, mengingat pelanggan tersebut akan memberikan keuntungan bagi perusahaan agar dapat terus bertahan. Secara umum, tingkat pelayanan yang tinggi akan menghasilkan kepuasan yang tinggi dan pembelian ulang yang lebih sering. Dari definisi kualitas pelayanan tersebut dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan adalah segala bentuk kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk memenuhi harapan pelanggan.
Pelayanan dalam hal ini diartikan sebagai pelayanan atau pelayanan yang diberikan oleh pemilik jasa berupa kemudahan, kecepatan, hubungan, ketrampilan dan keramahan yang ditujukan pada sikap dan karakteristik dalam memberikan pelayanan untuk kepuasan pelanggan. Perusahaan menganggap pelanggan adalah raja yang harus dilayani dengan baik, mengingat pelanggan tersebut akan memberikan keuntungan bagi perusahaan agar dapat terus bertahan.
Pengertian Kebersihan
Kebersihan lingkungan dimulai dari menjaga kebersihan halaman dan membersihkan jalan depan rumah dari puing-puing. Tingkat kebersihan berbeda-beda tergantung tempat dan aktivitas yang dilakukan masyarakat. Misalnya kebersihan di rumah berbeda dengan kebersihan di ruang operasi rumah sakit. Pengertian kebersihan lingkungan adalah kegiatan menciptakan atau menciptakan lingkungan yang bersih, indah, asri, menyenangkan, hijau dan enak dipandang.
Kebersihan lingkungan tentunya tidak hanya pada satu tempat saja, misalnya kebersihan kantor yaitu kebersihan lingkungan kerja, kebersihan sekolah yaitu kebersihan lingkungan tempat belajar atau menimba ilmu, dan sebagainya. Inilah beberapa manfaat lingkungan yang bersih dalam kehidupan, antara lain sebagai berikut : .. g) Lingkungan akan bersih sehingga nyaman untuk ditinggali. h) Kemungkinan terserang penyakit lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang kotor. i) Udara yang segar dan bersih sangat baik untuk pernafasan kita. j) Air bersih akan sangat bermanfaat terutama untuk air minum k) Lingkungan yang hijau tentu enak dipandang mata. l) Anda juga bisa mendapatkan hadiah seperti Adipura.
Pengertian Retribusi
- Pengertian Konsep Retribusi
- Obyek Retribusi Daerah
- Retribusi Jasa Umum
- Retribusi Jasa Usaha
- Retribusi Perizinan Tertentu
- Subyek Retribusi Daerah
Adapun narasumber penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Manajer Cleaning Service Kota Medan, Bpk. M.Husni, SE. Dan saya ingin mengetahui pendapat masyarakat mengenai kebersihan dan pelayanan kebersihan yang diberikan oleh Cleaning Service Kota Medan. Masyarakat juga mengetahui tindakan Dinas Kebersihan Kota Medan terkait pembersihan lingkungan.
Menurut Sekretaris Dinas Kebersihan Kota Medan Bpk. Zulfikar Ahmadi S.Sos, pedoman, aturan dan teknis pelaksanaannya harus dilaksanakan. Menurut pengelola Dinas Kebersihan Kota Medan beserta jajarannya, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kebersihan lingkungan. Kemudian, Dinas Kebersihan Kota Medan juga telah berupaya semaksimal mungkin untuk bertanggung jawab penuh terhadap kebersihan lingkungan Kota Medan.
Namun pihak Instalasi Pengolahan Air Limbah Kota Medana tidak bisa sembarangan dan spontan dalam menata dan membersihkan lingkungan. Hingga saat ini Dinas Kebersihan Kota Medan selalu menyediakan fasilitas pengolahan lingkungan seperti tong sampah dan truk. Perusahaan Kebersihan Kota Medan bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan peraturan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pelayanan Kebersihan.
METODE PENELITIAN
Jenis Penelitian
Kerangka Konsep
Seorang peneliti harus menguasai teori-teori ilmiah sebagai landasan argumentasi dalam mengembangkan kerangka konseptual atau kerangka pemikiran yang menghasilkan hipotesis. Kerangka konseptual atau kerangka pemikiran ini merupakan penjelasan sementara mengenai kriteria-kriteria pokok agar suatu kerangka konseptual dapat meyakinkan orang lain terhadap alur pemikiran yang logis dalam membangun kerangka pemikiran yang menghasilkan kesimpulan atau hipotesis, Sugiyono (2010:60).
Defenisi Konsep
Narasumber
Kategorisasi
Teknik Pengumpulan Data
Pernyataan Misi merupakan gambaran yang menantang kondisi masa depan yang ingin dicapai oleh Rengøring Kota Medan. Menurut petugas operasional Dinas Kebersihan Kota Medan, Bpk. Putera Ramadhan S.STP, fasilitas sampai saat ini telah terlaksana dengan baik. Sejauh ini, hanya inilah satu-satunya fasilitas shelter yang tersedia. e) Terdapat layanan kebersihan lingkungan bagi masyarakat sekitar dari Dinas Kebersihan Kota Medan.
Hal ini patut menjadi perhatian dan kekhawatiran sesama warga dan juga Čistoča Medan sendiri. Perusahaan kebersihan kota Medana perlahan-lahan berupaya membersihkan lingkungan dan menghilangkan kekurangan-kekurangan yang masih belum terdeteksi dalam pekerjaannya.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Penyajian Data
Data diperoleh dari wawancara terhadap enam narasumber yang terdiri dari Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan, bendahara/sekretaris Dinas Kebersihan Kota Medan, staf operasional Dinas Kebersihan Kota Medan, staf bagian umum Dinas Kebersihan Kota Medan dan masyarakat setempat yang mempunyai keluhan mengenai permasalahan sampah dan persampahan Lingkungan Kota Medan. Wawancara dilakukan pada hari Senin tanggal 02 Oktober 2017 pukul 10.00 WIB sampai dengan berakhir di Kantor Dinas Kebersihan Kota Medan. Wawancara merinci bagaimana kepala dinas dan jajarannya menerapkan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2012 tentang pelayanan kebersihan dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan.
Penulis jelas ingin mengetahui seperti apa tata kerja internal dan menyesuaikannya dengan peraturan daerah yang ada.
Hasil Penelitian
Menurut pegawai operasional Dinas Kebersihan Kota Medan, Bpk. Putera Ramadhan S.STP, pemberian informasi dilakukan dengan melakukan pendataan dan menanyakan kepada masyarakat apa saja keluhannya mengenai permasalahan lingkungan hidup dan persampahan. Menurut pegawai umum Dinas Kebersihan Kota Medan, Bpk. Baharudin Harahap S.sos, merupakan proses penyampaian informasi kepada masyarakat dengan menampilkan program kerja nyata. Menurut pegawai umum Dinas Kebersihan Kota Medan, Bpk. Baharudin Harahap S.Sos, telah melaksanakan pedoman, peraturan dan teknis pelaksanaan kebijakan daerah dengan maksimal.
Menurut Sekretaris Dinas Kebersihan Kota Medan Bpk. Zulfikar Ahmadi S.Sos, petugas kebersihan Kota Medan selama ini selalu ... memberikan fasilitas untuk menunjang keindahan lingkungan. Menurut petugas umum Dinas Kebersihan Kota Medan Bpk. Baharudin Harahap S.Sos, fasilitas yang disediakan Dinas Kebersihan Kota Medan cukup banyak dan optimal.
Pembahasan Data
Menurut Dinas Kebersihan Kota Medan, hal ini menunjukkan bahwa mereka telah berusaha untuk bertanggung jawab terhadap kebersihan Kota Medan sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 10 Tahun 2012. Mereka bekerja sesuai dengan ketentuan dan pedoman Perda Nomor 10 Tahun 2012. dan melaksanakan visi dan misi yang telah ditetapkan. ditentukan oleh Dinas Kebersihan Kota Medan. Meski begitu, masih ada kendala yang dialami Dinas Kebersihan Kota Medan yaitu masih banyak masyarakat yang tidak bisa bekerjasama dalam membersihkan sampah.
Tentu saja hal ini pada akhirnya menjadikan kinerja Dinas Kebersihan Kota Medan tidak terlihat dan tidak terlihat karena Kota Medan belum menjadi kota yang bersih dan indah. Dinas Kebersihan Kota Medan berusaha semaksimal mungkin untuk bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas yang diberikan dan sesuai dengan peraturan daerah no 10 tahun 2012 sebagaimana tertuang dan berusaha melaksanakan visi dan misi Dinas Kebersihan Kota Medan agar lingkungan bersih , cantik dan bebas sampah. .
PENUTUP
Kesimpulan
Saran