• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Meningkatkan Toleransi pada Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islmai, Bogor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Meningkatkan Toleransi pada Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islmai, Bogor"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

Skripsi yang berjudul “Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Meningkatkan Toleransi di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor” yang disusun oleh Syifa Nur Izzati Zahro dengan nomor induk santri 220430289 berhasil lolos proses bimbingan dan dinilai oleh dosen pembimbing karena memenuhi syarat ilmiah untuk diuji pada proses Munaqasyah. Dengan ini saya menyatakan bahwa disertasi yang berjudul “Penerapan Pendidikan Multikultural dalam Meningkatkan Toleransi di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor” benar-benar asli karya saya, kecuali kutipan yang telah disebutkan. Judul tesis “Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Meningkatkan Toleransi di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor”.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan multikultural di pesantren untuk meningkatkan toleransi santri di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) nilai-nilai pendidikan multikultural pada santri di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami terdiri dari nilai demokrasi, nilai toleransi dan nilai humanisme. Judul skripsi “Implementasi pendidikan multikultural dalam meningkatkan toleransi di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor”.

The purpose of this study is to analyze the implementation of multicultural education in Islamic boarding schools in order to increase the tolerance of the students of the modern Islamic boarding school Ummul Quro Al-Islami in Bogor. The results of this study show that 1) the values ​​of multicultural education for the students of the modern Islamic boarding school Ummul Quro Al-Islami consist of democratic values, values ​​of tolerance and values ​​of humanism.

م ۡسِب َِللّٱ

Konsonan Tunggal Huruf

Konsonan rangkap karena tasydīd ditulis rangkap

د دعتم

دع

Tā’ Marbūtah di akhir kata

ةماركلاولاا

اي

  • Vokal Pendek
  • Vokal Panjang
  • Vokal Rangkap
  • Vokal Pendek yang berurutan dalam satu kata, dipisahkan dengan apostrof
  • Kata Sandang Alif + Lam
  • Penulisan kata-kata dalam rangkaian ditulis menurut bunyi atau pengucapannya
  • Latar Belakang Masalah

Di era globalisasi saat ini, pembahasan mengenai pendidikan multikultural menjadi topik yang sering dibicarakan. Dalam dunia pendidikan sangat penting untuk memiliki wawasan multikultural, terutama untuk menanamkan rasa persatuan dan kesatuan dalam negara Indonesia yang mempunyai latar belakang masyarakat yang berbeda suku, suku, budaya, bahasa dan agama. . Keberagaman budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke dapat memberikan pengaruh yang berpotensi menjadi kekuatan bagi negara Indonesia untuk mempersatukan dan mencerdaskan bangsa sendiri.

Sementara kemungkinan lainnya, memiliki budaya yang beragam juga berpotensi menjadi senjata berbahaya yang dapat menjadi ancaman bagi Indonesia jika tidak dikelola dengan baik. Kehidupan masyarakat dengan keberagaman harus dipupuk agar tumbuh kesadaran akan pentingnya multikulturalisme dalam kehidupan untuk memaknai segala perbedaan sebagai sesuatu yang wajar dan manusiawi. 1 Abu Kholis, Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Tradisional dan Modern Sebagai Upaya Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Studi pada Pondok Pesantren Asy Syamsuriyah Brebes), dalam Jurnal Interdisipliner Pendidikan dan Sains Islam, Vol.

Masyarakat yang sadar akan pentingnya multikulturalisme dalam kehidupan akan mengembangkan sikap toleransi dalam dirinya. Toleransi tentu saja menjadi syarat dalam kehidupan berbangsa untuk menciptakan keharmonisan antar manusia yang berbeda ras, budaya, dan agama.3 Toleransi berarti adanya sikap saling menghormati dan menghormati dalam menyikapi perbedaan antar manusia, baik itu perbedaan keyakinan, sikap terhadap sesuatu, atau perbedaan pendapat.

با الِّئأاابا قاو

اأوُ فارااعا تِّل هنِّإ

مُكامار ۡكاأ ادنِّع

Permasalahan

  • Identifikasi Masalah
  • Pembatasan Masalah
  • Perumusan Masalah

Banyaknya santri yang berbeda budaya di pesantren memungkinkan terjadinya perbedaan pendapat atau perselisihan antar individu. Kegiatan pondok pesantren banyak dipadukan dengan implementasi pendidikan multikultural di pondok pesantren modern Ummul Quro Al-Islami. Menerapkan sikap budaya toleransi pada santri di lingkungan Pondok Pesantren Kekinian Ummul Quro Al-Islami.

Pemahaman toleransi perlu dilakukan guru agar dapat memberikan pemahaman kepada siswa untuk menciptakan kehidupan yang toleran. Tema Penelitian: Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Peningkatan Toleransi di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor, Jawa Barat. Subjek penelitian adalah Pengurus Yayasan Pondok Pesantren, Kepala Madrasah, Guru, Santri dan Santri di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat.

Apa saja nilai-nilai pendidikan multikultural di Asrama Islam Modern Ummul Quro Al-Islami Leuwiliang Bogor Jawa Barat. Bagaimana implementasi pendidikan multikultural dalam meningkatkan toleransi di Asrama Islam Modern Ummul Quro Al-Islami Leuwiliang Bogor Jawa Barat. Apa saja kendala penerapan pendidikan multikultural dalam meningkatkan toleransi di Asrama Islam Modern Ummul Quro Al-Islami Leuwiliang Bogor Jawa Barat.

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Mohon sumbang pemikiran, kritik dan sarannya yang dapat bermanfaat bagi Pondok Pesantren Modern Ummul Qura Al-Islami.

Kajian Pustaka

Perbedaan penelitian di SMK Triatma Jaya Semarang dengan penelitian yang akan dilakukan di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami terletak pada objek penelitian atau fokus penelitian. Jika peneliti sebelumnya fokus pada penanaman nilai-nilai multikultural melalui pendidikan agama Islam, maka penelitian ini fokus pada implementasi pendidikan multikultural pada santri di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor. Terdapat persamaan antara penelitian di SMAN 1 dan SMAN 2 Grabag dengan penelitian yang ingin diteliti, yaitu sama-sama melakukan penelitian terhadap implementasi pendidikan multikultural di suatu sekolah.

9 Khuzaimah, Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran PAI (Studi Kurikulum Tersembunyi di SMAN 1 dan SMAN 2 Grabag). Jika peneliti di SMAN 1 dan SMAN 2 Grabag mempunyai fokus penelitian pada penanaman nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran pendidikan agama Islam dan juga mempelajari kurikulum tersembunyi, sedangkan penelitian di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor fokus pada penerapan pendidikan multikultural pada santri. dalam kegiatan yang dilakukan oleh pesantren. Sedangkan penelitian di SMP Negeri 8 Palopo hanya berfokus pada pembentukan nilai-nilai toleransi beragama, sedangkan penelitian yang akan diteliti berfokus pada pendidikan toleransi budaya dan implementasi pendidikan multikultural pada siswa.

Jika penelitian di Pondok Pesantren Al-Hasanah Bengkulu tidak hanya fokus pada sikap toleransi namun juga pada implementasi pendidikan karakter religius pada santri, sedangkan penelitian di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami fokus pada penerapan pendidikan multikultural untuk meningkatkan toleransi budaya siswa. Observasi Proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami. Apakah Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami menerapkan pendidikan multikultural? dalam kegiatan pembelajaran dan kegiatan lainnya).

Apa saja nilai-nilai pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami? Adakah kesan dan pesan bagi para pendidik khususnya yang mengajarkan pendidikan multikultural untuk meningkatkan toleransi siswa? Apa kesan dan pesan bagi para pendidik khususnya yang mengajarkan pendidikan multikultural untuk meningkatkan toleransi siswa?

6 Apa saja nilai-nilai pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami. Bagaimana upaya Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami dalam memberikan kesadaran kepada santri akan pentingnya hidup toleran dalam keberagaman. Sahabat di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami terdiri dari berbagai suku, budaya, daerah dan bahasa.

Apakah anda menjunjung tinggi nilai-nilai dasar Pondok Pesantren Modern Ummul Qura Al-Islami (Islam, Indonesia, Pondok Pesantren dan Masyarakat).

Tabel 1.1 Waktu Pelaksanaan Penelitian
Tabel 1.1 Waktu Pelaksanaan Penelitian

Sistematika Penulisan

Nilai-nilai pendidikan multikultural bagi santri di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Leuwiliang Bogor Jawa Barat terdiri dari tiga nilai yaitu nilai demokrasi, nilai toleransi dan nilai humanisme. Implementasi pendidikan multikultural dalam peningkatan toleransi di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Leuwiliang Bogor Jawa Barat yaitu dengan memberikan pemahaman tentang pendidikan multikultural dari guru kepada siswa. Pondok pesantren telah menetapkan aturan mengenai penggunaan bahasa Arab dan Inggris untuk berkomunikasi antar santri sebagai bahasa. pergaulan multikultural di pesantren, adanya kegiatan berbasis multikultural, terlaksananya pendidikan multikultural di pesantren untuk meningkatkan toleransi santri melalui beberapa mata pelajaran di kelas yang diberikan secara implisit, memberikan kesadaran akan pentingnya hidup toleran dengan banyak memberikan nasehat dan pengingat yang diberikan oleh Kyai dan juga para santri, guru di pondok pesantren. Kendala penerapan pendidikan multikultural dalam peningkatan toleransi di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami adalah memerlukan waktu yang cukup lama untuk memahami perbedaan karakter yang ada di lingkungan pondok pesantren.

Saran

Akhwani dan Moh Wahyu Kurniawan, Potret Sikap Toleran Pendidikan Siswa dalam Mempersiapkan Generasi Rahmatan Lil Alamin, dalam Jurnal Ilmu Pendidikan Jilid 3 No. Ansari dan Raden Muyazin Arifin, Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Sebagai Konsep Pengembangan Karakter dalam Keluarga di era Revolusi Industri 4.0, dalam Jurnal Ar-Risala, Vol.ah Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol.

Digdoyo, Eko, Kajian Isu Toleransi Beragama, Budaya dan Tanggung Jawab Media Sosial, dalam Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, Vol 3 No. Ghazali, Adeng Muchtar, Toleransi dan Kerukunan Beragama dalam Perspektif Islam, dalam Jurnal Agama dan Lintas Kebudayaan, Bagian I No. Idris, Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural, Pandangan Nenek Moyang Masyarakat Buton Dalam Perspektif Pendidikan Islam, dalam Jurnal Al-Ta'dib, Vol.

Kholis, Abu, Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Tradisional dan Modern Sebagai Upaya Menjaga Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Studi di Pondok Pesantren Asy Syamsuriyah Brebes), dalam Jurnal Interdisipliner Pendidikan dan Sains Islam, Vol. Mahdi, Adnan, Sejarah dan Peran Pesantren dalam Pendidikan di Indonesia, dalam Jurnal Review Islam, Volume II No. 1 April 2013. Marwati, Sri, Nilai-Nilai Toleransi dalam Pembelajaran Islam, dalam Jurnal TOLERANCE: Media Komunikasi Keagamaan, Jil.

Muchasan, Ali, Pendidikan Islam Multikultural di Pondok Pesantren, Studi Kasus di Pondok Pesantren Sirojul Ulum Semanding Pare Kediri, dalam Jurnal Inovatif, Vol. 1 Juni 2009 Musthofa, Jangkauan Islam dan Pertumbuhan Pondok Pesantren dalam Perspektif Filsafat Sejarah Indonesia, dalam Jurnal An-Nuha, Vol. Nurhani, Tri, Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural di Sekolah Menengah Nasional 3 Bahasa (Pu Hua School) Putera Harapan Purwokerto, dalam Jurnal Islam dan Masyarakat Muslim, Vol.

Oamr, Noraini, dkk, “Multicultureel onderwijs in Maleisië” dalam het Jurnal Procedia-Ilmu Sosial dan Perilaku, 2014. Salmiwati, Pentingnya Pendidikan Agama Islam dalam Pengembangan Nilai Multikultural, dalam het Jurnal Al-Talim, Vol. Susanti, Rini Dwi, Mengungkap Multikulturalisme di Pesantren: Kajian Pengembangan Kurikulum, dalam Jurnal ADDIN, Vol.

Gambar

Tabel 1.1 Waktu Pelaksanaan Penelitian
Tabel 1.3 Pedoman Wawancara Pengurus Yayasan Pesantren
Tabel 1.5 Pedoman Wawancara Guru
Tabel 1.6 Pedoman Wawancara MPO
+2

Referensi

Dokumen terkait

49 POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU BIMBINGAN KONSELING TERHADAP KEPUTUSAN SISWA SMAIT UMMUL QURO BOGOR DALAM MENENTUKAN JURUSAN UNIVERSITAS Muslim Ilmu Komunikasi,