Semua klien yang tidak dapat kami sebutkan secara spesifik telah memberikan dukungan dan bantuannya sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Akhir kata, dengan segala hormat dan kerendahan hati, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam penyusunan skripsi ini.
Latar belakang
Keaktifan siswa dalam berorganisasi dan motivasi belajar mempunyai pengaruh yang besar terhadap prestasi belajar siswa. Faktor lain yang mempengaruhi prestasi belajar adalah faktor psikologis, dalam hal ini motivasi belajar.
Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian di kalangan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar dengan judul “Implikasi Lembaga Kemahasiswaan FKIP terhadap iklim akademik aktivis di Universitas Muhammadiyah Makassar.”
Tujuan Penelitian
Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dan bahan perbandingan untuk penelitian selanjutnya mengenai dampak aktivitas mahasiswa dalam organisasi dan cara pandang mahasiswa terhadap organisasi kemahasiswaan di Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini merupakan upaya untuk lebih memahami dampak keaktifan mahasiswa dalam organisasi dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di Universitas Muhammadiyah Makassar.
Defenisi Operasional a. Lembaga Mahasiswa
Konsep Implikasi lembaga kemahasiswaan
Situasi ini berarti bahwa organisasi di luar kampus akan selaras dengan organisasi di dalam kampus yang bertujuan untuk menjadikan segalanya lebih agile. Kreativitas dalam bergerak semakin teruji dengan adanya pelarangan organisasi di luar kampus/internal partai politik.
Kajian Teori (Sebagai Landasan Teori)
Perilaku manusia yang berpedoman pada prinsip pertukaran sosial mendasari terbentuknya struktur dan institusi sosial. Kepribadian status menurut Ralph Linton adalah sekumpulan kepribadian khas yang sesuai dengan status seseorang dalam masyarakat.
Kerangka Pikir
Seseorang yang menduduki status sosial tertentu harus mampu mengembangkan sikap dan emosi yang sesuai dengan tuntutan status tersebut. Chaneta mengutarakan pendapatnya tentang perilaku dalam organisasi. Mullins (2005) mendefinisikan perilaku organisasi sebagai studi dan pemahaman tentang perilaku individu dan kelompok serta pola struktural. Cole (1998) menyatakan bahwa perilaku organisasi adalah istilah yang digunakan untuk studi sistematis tentang perilaku individu dalam kelompok kerja, termasuk analisis sifat kelompok, perkembangan struktur antara dan di dalam kelompok, serta proses penerapan perubahan.
Beberapa penulis berpendapat bahwa perilaku organisasi dan manajemen adalah sama, namun ini merupakan penyederhanaan yang berlebihan karena terdapat fakta yang jauh lebih luas tentang manajemen.
Jenis dan Pendekatan Penelitian
Lokasi Dan Waktu Penelitian 1. Lokasi Penelitian
Fokus Penelitian
Informan Penelitian
Jenis Dan Sumber Data
Jenis data sekunder merupakan data yang digunakan untuk membantu melengkapi data primer berupa arsip dan dokumen dari instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk mencari dan mengumpulkan data melalui informasi tertulis, gambar dan peta yang berkaitan dengan masalah penelitian.
Instrumen Penelitian
Berdasarkan penjelasan di atas maka penelitian ini menggunakan observasi partisipan dan tidak terstruktur karena peneliti terlibat langsung dalam kegiatan sumber data, dan instrumen yang digunakan tidak dipersiapkan sebelumnya dan akan dikembangkan di lapangan pada saat penelitian berlangsung. Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur, dimana peneliti menyiapkan instrumen wawancara berupa pertanyaan tertulis yang disusun secara sistematis. Pertanyaan yang diajukan dalam penelitian ini berkaitan dengan implikasi organisasi kemahasiswaan terhadap iklim akademik aktivis kampus Universitas Muhammadiyah Makassar.
Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dengan tujuan untuk melengkapi penggunaan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara sehingga data penelitian yang diperoleh akan lebih kredibel/dapat diandalkan.
Teknik Pengumpulan Data
Dokumen yang diperlukan antara lain dokumen kemahasiswaan. misalnya dengan mengajukan sejumlah pertanyaan yang memang ingin diketahui peneliti mengenai kegiatan di lokasi penelitian. Proses wawancara dapat dilakukan oleh kedua belah pihak yaitu pewawancara dan orang yang diwawancarai.Dalam proses wawancara ada beberapa bentuk pertanyaan yang akan ditanyakan oleh pewawancara yaitu: wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur atau terbuka. Sedangkan wawancara tidak terstruktur adalah wawancara yang dilakukan penulis dengan mengajukan pertanyaan yang tidak mempunyai jawaban terbatas, yaitu pertanyaan yang mengandung jawaban terbuka.
Dapat dipahami lebih lanjut bahwa metode dokumentasi dapat diartikan sebagai suatu cara pengumpulan data yang diperoleh dari catatan atau dokumen yang ada dan tersimpan, baik berupa transkrip, surat kabar, buku, dan lain sebagainya.
Teknik Analisis Data
Teknik Keabsahan Data 1. Triangulasi
Triangulasi sumber, yaitu menguji kredibilitas data dengan cara memeriksa data yang diperoleh melalui berbagai sumber. Dalam hal ini untuk menguji kredibilitas data mengenai implikasi organisasi mahasiswa FKIP terhadap iklim akademik aktivis di Universitas Muhammadiyah Makassar. Data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara pada pagi hari ketika sumbernya masih segar dan tidak banyak permasalahan akan menghasilkan data yang lebih valid sehingga lebih dapat dipercaya.
Teori yang digunakan peneliti adalah teori pilihan rasional yang sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Coleman, bahwa manusia merupakan aktor dalam kehidupan bermasyarakat dimana setiap individu mempunyai tujuan tertentu yang ingin dicapainya dalam setiap permasalahan yang ada.
Etika Penelitian
Masalah etika pendidikan merupakan masalah yang memberikan jaminan dalam penggunaan subjek penelitian dengan tidak mencantumkan atau mencantumkan nama responden pada lembar alat ukur dan hanya menuliskan kode pada lembar pengumpul data atau hasil penelitian yang disajikan. Segala informasi yang dikumpulkan dan hal-hal lain dijamin kerahasiaannya oleh peneliti, hanya data tertentu yang akan dilaporkan dalam hasil penelitian. Bertujuan untuk meminimalkan kesalahan dalam desain eksperimen, analisis dan interpretasi data, penilaian, pakar/mitra penelitian, keputusan pribadi, pengaruh penyandang dana/sponsor penelitian.
Selalu menepati janji dan kesepakatan, melakukan penelitian yang jujur, selalu berusaha menjaga konsistensi dalam berpikir dan bertindak.
Kondisi Umum Universitas Muhammadiyah Makassar 1. Sejarah Singkat Universitas Muhammadiyah Makassar
Hingga saat ini, total ada 13.037 orang yang mengembangkan tiga program pascasarjana, 6 fakultas, 24 program sarjana, sertifikat III, dan studi.
Visi Dan Misi Universitas Muhammadiyah Makassar 1. Visi
Misi
Visi
Himpunan Mahasiswa merupakan wadah bagi para anggotanya untuk mengembangkan pola pikir, potensi dan kepribadian yang berkaitan dengan disiplin ilmunya, sehingga siap terjun ke masyarakat. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMA) atau Himpunan Mahasiswa Program Studi (MHPS) berada pada tingkat fakultas dan berada di bawah koordinasi Senat Mahasiswa atau BEM Fakultas, sehingga segala kegiatannya harus berkaitan dengan program Senat Mahasiswa. Kegiatan HMJ pada umumnya hanya terbatas pada kegiatan tingkat departemen, khususnya dalam rangka penelitian dan pengembangan keilmuan masing-masing departemen.
Persatuan Mahasiswa Universitas merupakan organisasi kemahasiswaan intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif pada jenjang pendidikan tinggi.
Hasil Penelitian
- Lembaga berperan aktif dalam Sivitas Akademik
- Faktor-faktor penentu prestasi kerja individu dalam organisasi
- Faktor Internal
- Faktor eksternal
Penjelasan tambahan juga diberikan oleh inisial (TS), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Pendidikan Seni Rupa Angkatan 2016, (TS), mahasiswa yang merupakan anggota aktif dari Kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan periode 2018-2019 sebagai anggota dan aktif dalam organisasi TALAS periode 2017-2019. Dari banyaknya kegiatan di kampus, mahasiswa yang aktif berorganisasi hendaknya dapat membagi waktunya antara lembaga perkuliahan dan lembaga keikutsertaan, karena hal ini akan mempengaruhi prestasi belajarnya. Dari banyaknya kegiatan di kampus, mahasiswa yang aktif berorganisasi hendaknya dapat membagi waktu antara belajar dan berorganisasi karena akan mempengaruhi prestasi belajarnya.
Nama awal (ZK) adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Angkatan 2015 (ZK) merupakan mahasiswa aktif dalam kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan .
Pembahasan
Implikasi lembaga kemahasiswaan terhadap iklim akademik
Implikasi adalah akibat yang terjadi di kemudian hari atau dampak yang dirasakan ketika melakukan sesuatu. Organisasi kemahasiswaan yang dibentuk oleh mahasiswa merupakan miniatur negara atau pemerintahan mahasiswa yang menjalankan tugas dan fungsi layaknya sebuah negara. Namun semua kembali kepada individu mahasiswa itu sendiri, bagaimana ia berpartisipasi dengan baik dalam organisasi tanpa menimbulkan kebingungan antara organisasi dan perguruan tinggi itu sendiri.
Menurut pendapat informan Rina Indrianti dan AlfiN yang mengatakan bahwa: “Ada sebagian siswa yang tidak mempunyai waktu untuk mengikuti kegiatan kemahasiswaan di lembaga untuk mendapatkan penghasilan tambahan guna meringankan beban biaya orang tua untuk pembayaran. untuk keperluan kuliahnya, jadi alasan saya tidak masuk institusi juga karena saya tidak punya waktu karena saya seorang mahasiswa.
Interpretasi Hasil Penelitian
Nama Inisial (RD)
Interpretasi : dapat membagi waktu dengan baik, menyeimbangkan perkuliahan dan organisasi sehingga organisasi dan perkuliahan berjalan dengan baik dan studi dapat selesai tepat waktu.
Nama Inisial (RD)
Nama Inisial (TS)
Sebab yang membuat nilai akademik buruk bukan institusinya, melainkan individunya.
Nama Inisial (YS) Wawancara
Nama inisial (AK)
Nama Inisial (AK)
Interpretasinya: kerjasama tim yang baik dan terpadu sangat diperlukan dalam setiap kegiatan organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.
Nama Inisial (MI)
Tentu saja tidak." (RI) "Ada juga sebagian mahasiswa yang tidak sempat mengikuti kegiatan kemahasiswaan di institusi tersebut untuk mendapatkan penghasilan tambahan guna meringankan beban pengeluaran orang tuanya untuk membiayai kebutuhan kuliahnya, itulah alasannya Saya tidak mendaftar di suatu institusi juga karena saya tidak punya waktu karena saya seorang mahasiswa yang bekerja di luar untuk membantu kebutuhan saya di universitas. Interpretasi : Mahasiswa yang tidak terorganisir belum tentu bisa dikatakan mahasiswa apatis karena ada juga sebagian mahasiswa yang lebih memilih mencari pengalaman di luar kampus. Oleh karena itu, rasanya agak salah jika kita berasumsi bahwa kesuksesan hanya bisa diraih oleh mereka yang berkiprah di lembaga. Menurut saya, bagi sebagian mahasiswa, berorganisasi bukanlah hal yang penting, yang terpenting adalah menyelesaikan kuliah tepat waktu.
Tafsirnya: cara pandang setiap orang berbeda-beda, ada yang mengatakan organisasi tidak begitu penting bagi sebagian mahasiswa, yang terpenting adalah bagaimana menyelesaikan kuliah tepat waktu, karena kesuksesan bisa diraih oleh semua orang, tidak hanya orang-orang di institusi saja.
Cara kerja Teori
Siswa yang mengetahui cara membagi waktu dengan baik antara institusi dan kelas cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang tidak mengetahui cara membagi waktu dengan baik. Mahasiswa harus mempunyai pengendalian diri dan mengatur waktu dengan baik agar tidak terjadi kesimpangsiuran antara perkuliahan dan lembaga. Andi Yaumil Haeriah yang lahir pada tanggal 18 Juli 1997 di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan merupakan anak keenam dari enam bersaudara yang lahir dari pasangan Andi Djohari Pallang S.P. dan Andi Rosmaniar. Penulis pertama kali memasuki pendidikan formal di SD Inp. Kaluku Bodoa pada tahun 2003 dan lulus pada tahun 2009.
Pada tahun yang sama, penulis melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 07 Makassar dan lulus pada tahun 2012. Pada tahun 2012, penulis melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 04 Makassar dan lulus pada tahun 2015. Pada tahun 2015, penulis terdaftar sebagai siswa di Muhammadiyah Universitas Makassar, Fakultas Pendidikan Guru dan Pendidikan Sains, Jurusan Sosiologi Strata 1 (satu) dan selesai pada tahun 2019.
Nama Inisial (TS)
Selain itu beliau juga aktif di organisasi lain, BEM FKIP Unismuh Makassar menjabat Ketua Departemen Penelitian periode 2018-2019 dan di Lembaga IMM jabatan Ketua Bidang Keilmuan periode 2018-2019 .
Nama Inisial (YS)
Nama asli (AK) adalah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Sosiologi Angkatan 2015, merupakan mahasiswa yang aktif dalam kegiatan kelembagaan dalam kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sosiologi dan mempunyai menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal periode 2017-2018 dan juga aktif di lembaga-lembaga di BEM FKIP Unismuh Makassar dan menjabat sebagai ketua Sumber Daya Mahasiswa periode 2018-2019. Nama asli (ZK) adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Angkatan 2015, (ZK) merupakan mahasiswa yang aktif dalam kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia Pendidikan dan pernah menjabat sebagai sekretaris periode 2017-2018 serta aktif sebagai lembaga pada Bassi Art Workshop dan bertindak sebagai ketua utama periode 2018-2019. Nama asli (AN) adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Matematika Angkatan 2016.
Nama Inisial (RI) adalah mahasiswi Universitas Muhammadiyah Makassar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Angkatan 2015 yang tidak aktif di lembaga tersebut.