Untuk mencapai tujuan tersebut, pengusaha harus melakukan berbagai upaya yang dapat meningkatkan kinerja karyawannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implikasi stres kerja terhadap kinerja karyawan di toko Mahkota Ngrambe Ngawi. 2 Noor 'Aini Aslihah, “Pengaruh stres kerja terhadap kinerja pegawai di Koperasi Binama Sheria Semarang” (Skripsi, 2015, UIN WALISONGO, Semarang), 22.
4 Maisi Ariant, “Pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dengan komitmen organisasi sebagai variabel intervening (Studi kasus pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau)”, (Skripsi, Yogyakarta, UII. Dengan pertumbuhan Stress, kinerja pegawai cenderung menurun karena stress menuntut pegawai untuk mengarahkan seluruh sumber daya dalam memenuhi berbagai kebutuhan kerja.Faktor lain yang menjadi penyebab terjadinya stress dalam bekerja antara lain adalah rekan kerja yang tidak kooperatif, rasa cemburu terhadap pegawai lain karena gaji kasir, admin dan pekerja display tidak berbeda. padahal ada pegawai Tidak hanya sebagian pekerjaan saja yang berhasil, selain itu faktor di luar pekerjaan juga dapat menimbulkan stres yang dapat mengakibatkan rendahnya kinerja pegawai.
Untuk mengelola kinerja karyawan, manajemen perusahaan harus mengetahui dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, karena dengan memahami hal tersebut manajemen dapat dengan mudah menemukan solusi efektif terkait kinerja karyawan.6. Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut, peneliti ingin mengetahui pengaruh stres kerja, oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Implikasi Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Toko Mahkota Ngrambe Ngawi”.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Hasil penelitian ini dimaksudkan agar karyawan Toko Mahkota Ngrambe Ngawi menjadi bahan pembelajaran dalam manajemen stres dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan, masukan dan informasi bagi Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan khususnya mengenai masalah stres kerja pada karyawan toko Mahkota Ngrambe Ngawi.
Telaah Pustaka
BPR Sedana Murni dalam penelitiannya menggunakan metode kuantitatif dan menyatakan bahwa stres kerja adalah keadaan seseorang yang mengalami depresi akibat ketidakmampuannya menyelesaikan tugas yang diberikan oleh perusahaan. Dalam penelitiannya disebutkan bahwa dampak negatif dari tingginya tingkat stres kerja akan menyebabkan penurunan kinerja karyawan secara drastis. Stres kerja berdampak negatif terhadap kinerja karyawan, terdapat celah penelitian dimana stres kerja terjadi karena adanya konflik antar karyawan.
7 Nurleila Jum'ati, Himmayatul Wusma, “Stress Kerja Yang Mempengaruhi Pekerjaan Individu Pada Pelayanan Kesehatan Dalam Pencegahan, Pemberantasan Dan Penyehatan Lingkungan (P2p-Pl) Di Kabupaten Bangkalan” 7, 2, (Desember 2013), 2. 8 Ilmu Administrasi Bisnis yang berjudul “ Pengaruh Stress terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Manajemen Manado It Center. Keempat, Agung Harsanto Eko Siswoyo, Lilis Sulistyani, dengan judul “Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Kecerdasan Emosional Dan Komitmen Organisasi” menyatakan bahwa penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif.
Penelitian ini membuktikan bahwa stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, kecerdasan emosional secara signifikan memoderasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa kehadiran kecerdasan emosional memperkuat hubungan antara stres kerja dan kinerja karyawan.10 . Dampak Stress Kerja Pustakawan di Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Pelayanan Perpustakaan Perguruan Tinggi” Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dimana data pendukung diperoleh dari proses membaca lingkungan bahkan mengamati keadaan yang terjadi.
Metodologi Penelitian
Data sekunder adalah data yang diperoleh selain sumber primer yang berfungsi mendukung dan melengkapi penelitian. Dalam penelitian ini data sekunder yang peneliti gunakan berasal dari literatur seperti buku, jurnal, artikel dan literatur lain yang dapat mendukung penelitian ini.13. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara terstruktur terhadap karyawan Toko Mahkota Ngrambe Ngawi.
13 Samsu, Metode Penelitian: (Teori dan Penerapan Metode Kualitatif, Kuantitatif, Metode Campuran, dan Penelitian & Penelitian Pengembangan), (Jambi: Pustaka Jambi. Dengan demikian, keterbatasan data akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti untuk mengumpulkan lebih lanjut 16. Apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung oleh bukti-bukti yang kuat dalam arti konsisten dengan kondisi yang dihadapi ketika peneliti kembali terjun ke lapangan, maka kesimpulan yang diperoleh merupakan kesimpulan yang kredibel 18.
Untuk memeriksa keabsahan temuan, peneliti menggunakan metode triangulasi sumber data dimana sumber data terdiri dari lima orang karyawan sebagai sumber data. Selain melakukan triangulasi sumber data, peneliti juga akan lebih rajin melakukan penelitian untuk memperoleh data yang pasti dan akurat.
BAB I: PENDAHULUAN, dalam bab ini berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, telaah pustaka dan metodologi
LANDASAN TEORI, dalam bab ini peneliti membahas tentang teori- teori yang akan digunakan dalam penelitian ini, yaitu teori tentang stress kerja,
BAB III: PAPARAN DATA, dalam bab ini peneliti memaparkan hasil penelitian, yang berupa hasil wawancara dengan karyawan Toko Mahkta
BAB IV: PEMBAHASAN, bab ini berisi analisa terhadap data dari rumusan masalah pertama dan rumusan masalah kedua
PENUTUP, bab ini berisi kesimpulan hasil penelitian, saran-saran dan juga daftar Pustaka
Dimas Rendra : “Jo, selama kamu bekerja di toko Mahkota Ngrambe Ngawi, kamu mengalami stres dalam bekerja, namun pada waktu-waktu tertentu tidak setiap hari, hanya pada saat saya mengalami tekanan dari teman atau pemilik toko saja Kak.” 66. Onta : “Iya Bu, selama bekerja di toko Mahkota Ngrambe Ngawi, saya sering mengalami stres dalam pekerjaan. Berdasarkan data yang tersaji diatas dapat disimpulkan bahwa karyawan Toko Mahkota Ngrambe Ngawi mengalami stres selama bekerja di Toko Mahkota Ngrambe Ngawi.
Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa hal tersebut pernah dialami oleh karyawan Toko Mahkota Ngrambe Ngawi. Stres kerja yang dialami oleh karyawan Toko Mahkota Ngrambe Ngawi yang peneliti selidiki meliputi eustress, distress, hyperstress dan hypostress. Pada Toko Mahkota Ngrambe Ngawi stres yang dapat memberikan dampak positif pada karyawan dialami oleh sebagian karyawan yang bekerja di Toko Mahkota Ngrambe Ngawi, dimana karyawan yang mengalami hal tersebut akan meningkatkan kinerjanya.
Di Toko Mahkota Ngrambe Ngawi, beberapa orang mengalami stres yang dapat memberikan dampak negatif pada karyawannya. Hal serupa juga dirasakan oleh para karyawan yang pernah bekerja di Toko Mahkota Ngrambe Ngawi dan mengalami tingkat stres yang berbeda-beda. Dari hasil wawancara peneliti menyimpulkan bahwa seluruh karyawan yang bekerja di Toko Mahkota Ngrambe Ngawi pernah mengalami stres.
Sumber stres kerja yang dialami karyawan Toko Mahkota Ngrambe Ngawi berasal dari pekerjaan. Hal inilah yang menjadi sumber stres yang dialami seluruh karyawan Toko Mahkota Ngrambe Ngawi. Faktor stres yang dialami oleh karyawan Toko Mahkota Ngrambe Ngawi adalah dari pemilik toko yang memberikan tugas kerja yang tidak sesuai dengan kemampuan karyawannya, dan juga rekan kerja yang tidak dapat bekerja sama dengan baik serta ketidakcocokan antar karyawan sehingga menjadi konflik antar karyawan. .
Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan dan kesimpulan diatas maka penulis memberikan saran sebagai berikut demi kebaikan dan kemajuan perdagangan Mahkota Ngrambe Ngawi. Pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dengan komitmen organisasi sebagai variabel tidak langsung (studi kasus pada kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau). Stres kerja mempengaruhi kinerja individu pada suatu pelayanan kesehatan bidang pencegahan, pemberantasan penyakit dan penyehatan lingkungan (P2P-PL) di kabupaten Bangkalan.
Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Kabupaten Musi Manyasin.