• Tidak ada hasil yang ditemukan

indikasi praktek window dressing berdasarkan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "indikasi praktek window dressing berdasarkan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

INDIKASI PRAKTEK WINDOW DRESSING BERDASARKAN PENGUKURAN CASH HOLDING PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR KONSTRUKSI DAN BANGUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK

INDONESIA PERIODE 2015-2017

Oleh :

Eva Setianingsih A10150107

Pembimbing :

Gatot Iwan Kurniawan, SE., MBA

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan melakukan window dressing atau tidak melalui pengukuran cash holding. Sampel dalam penelitian ini adalah 7 perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan yang telah mempublikasikan laporan keuangan kuartalan dari tahun 2015-2017. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui perhitungan uji beda. Hasil penelitian dengan uji beda dan juga perhitungan deskriptif menujukkan bahwa rata-rata keseluruhan perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan terindikasi melakukan praktek window dressing dari tahun 2015-2017. Selain itu, didapat juga hasil penelitian dengan menggunakan uji beda menunjukkan bahwa persentase window dressing perusahaan Surya Semesta Indonusa, PT. Wijaya Karya dan Waskita Karya sebesar 100% sedangkan persentase window dressing untuk PT. Adhi Karya, Nusa Konstruksi Enjiniring, PT. Pembangunan Perumahan dan Total Bangun Persada adalah sebesar 66,67%

dan jika menggunakan perhitungan deksriptif diperoleh hasil bahwa persentase window dressing perusahaan Adhi Karya, PT. Pembangunan Perumahan, PT. Total Bangun Persada, PT. Wijaya Karya, dan PT. Waskita Karya adalah sebesar 100%, sedangkan perusahaan Surya Semesta Indonusa sebesar 66,67% dan PT. Nusa Konstruksi Enjiniring terindikasi paling rendah yaitu 33,33%.

Kata Kunci : Cash Holding, Window Dressing

(2)

INDICATION OF WINDOW DRESSING PRACTICE BASED ON CASH HOLDING MEASUREMENTS IN CONSTRUCTION BUILDING SUB

SECTOR COMPANIES LISTED ON THE INDONESIAN STOCK EXCHANGE FOR THE 2015-2017 PERIOD

By : Eva Setianingsih

A10150107

Conceptor :

Gatot Iwan Kurniawan, SE., MBA

ABSTRACT

This study aims to determine whether the construction and building sub- sector companies do window dressing or not through cash holding measurements.

The sample in this study were 7 construction and building sub-sector companies that had published quarterly financial reports from 2015-2017. The method used is descriptive quantitative through the calculation of different tests. The results of the study with different tests and also descriptive calculations showed that the overall construction and building sub-sector companies indicated window dressing practices from 2015-2017. In addition, the results of the study using different tests showed that the window dressing percentage of Surya Semesta Indonusa, PT.

Wijaya Karya and Waskita Karya amounted to 100% while the window dressing percentage for PT. Adhi Karya, Nusa Konstruksi Enjiniring, PT. Pembangunan Perumahan and Total Bangun Persada amounted to 66.67% and if using descriptive calculations obtained the results that the window dressing percentage of the company Adhi Karya, PT. Pembangunan Perumahan PT. Total Bangun Persada, PT. Wijaya Karya, and PT. Waskita Karya is 100%, while the company Surya Semesta Indonusa is 66.67% and PT. The lowest of Nusa Konstruksi Enjiniring was 33.33%

Keywords: Cash Holding, Window Dressing

Referensi

Dokumen terkait

PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED, MARKET VALUE ADDED, DAN CASH VALUE ADDED TERHADAP RETURN SAHAM(Studi Empiris Pada perusahaan sektor industri Pertambangan yang Terdaftar di Bursa..

Pengaruh likuiditas dan profitabilitas terhadap return saham pada sub sektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di bursa efek indonesia.. Universitas Pendidikan Indonesia

Pengaruh likuiditas dan profitabilitas terhadap return saham pada sub sektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di bursa efek indonesia.. Universitas Pendidikan Indonesia |

Identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah terjadi fluktuatif return saham pada perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di Bursa Efek

Implikasi teoritis dalam penelitian ini adalah harga saham pada perusahaan properti pada sektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 perusahaan pada sektor properti, real estate, dan konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara berturut- turut

Berdasarkan latar belakang dan pembahasan yang dikemukakan sebelumnya maka hipotesis yang diajukan adalah: kinerja keuangan perusahaan sektor semen yang terdaftar di Bursa Efek

Pengaruh Praktek Pecking Order Theory Terhadap Laba Perusahaan Sektor Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia Model 2b : ROEi = γ 0 + γ1 Levi+ γ2Dummyi+ i Di mana : Simbol Keterangan