Wahyu Nur Hidayat (5210811013)
REVITALISASI GEDUNG SARANA CFSMI KULIT MANDING Pengamatan Pekerjaan Struktur Balok dan Pelat Lantai
RINGKASAN
Gedung CFSMI Kulit Manding adalah sebuah proyek revitalisasi gedung yang berlokasi di Jalan Parangtritis km 11, Manding, Sabdodadi, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Gedung ini memiliki luas total 480,20 m² dengan biaya pembangunan sebesar Rp 4,32 miliar yang bersumber dari anggaran pengembang.
Pembangunan dilakukan oleh CV Putri Rida Mandiri sebagai kontraktor pelaksana, CV Analisa Wijaya Group sebagai konsultan perencana, dan CV Citra Raka Graha sebagai pengawas.
Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi operasional CFSMI, menyediakan fasilitas yang lebih modern, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pekerja. Fokus pengamatan adalah pada pekerjaan struktur balok dan pelat lantai dengan metode konvensional, melibatkan tahapan penulangan, pemasangan bekisting, pengecoran, dan pembongkaran bekisting. Kendala yang dihadapi termasuk cuaca ekstrem serta perbedaan antara perencanaan dan kondisi lapangan.
Kerja praktik ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam memahami pelaksanaan proyek konstruksi, analisis permasalahan, dan solusi teknis di lapangan, yang didokumentasikan dalam bentuk laporan ilmiah.
Kata kunci: Revitalisasi, Gedung, CFSMI, Balok, Pelat Lantai
REVITALISASI GEDUNG SARANA CFSMI KULIT MANDING
(Pengamatan Pekerjaan Struktur Balok dan Pelat Lantai)
DATA TEKNIS PROYEK
1. Nama Proyek : Revitalisasi Gedung Sarana Produksi CFSMI Kulit Manding 2. Lokasi Proyek : Manding, Sabdodadi, Kec.Bantul, Kabupaten Bantul, Yogyakarta
Gambar 1. Lokasi Proyek
(Sumber: Revitalisasi Gedung Sarana Kulit Manding, 2024) 3. Luas Bangunan : 480,20 m²
4. Luas Lahan : 564,9 m² 5. Nomor Kontrak : 000.3.3/1218 6. Tanggal Kontrak : 3 Juni 2024
7. Nilai Kontrak : Rp. 4.322.583.000,00 8. Kontraktor Pelaksana : Cv. Putri Rida Mandiri 9. Kontraktor Perencana : Cv. Analisa Wijaya Group 10. Kontraktor Pengawas : Cv. Citra Raka Graha 11. Waktu Pelaksanaan : 180 Hari
12. Fungsi Bangunan : Pabrik
Wahyu Nur Hidayat (5210811013)
REVITALISASI GEDUNG SARANA CFSMI KULIT MANDING Pengamatan Pekerjaan Struktur Balok dan Pelat Lantai
HASIL PENGAMATAN
Pada proyek Revitalisasi Gedung CFSMI Kulit Manding, Balok berfungsi sebagai elemen utama struktur atas untuk menahan beban pelat lantai dan meneruskannya ke kolom.
Bagan Alir Pekerjaan Balok
Gambar 2. Flowchart Pekerjaan Balok
Dokumentasi Pengamatan
Gambar 3. Pekerjaan Persiapan Gambar 4. Pemasangan Bekisting
Gambar 5. Pemasangan Tulangan Gambar 6. Pengecoran Balok
Wahyu Nur Hidayat (5210811013)
REVITALISASI GEDUNG SARANA CFSMI KULIT MANDING Pengamatan Pekerjaan Struktur Balok dan Pelat Lantai
HASIL PENGAMATAN
Pada proyek Revitalisasi Gedung CFSMI Kulit Manding, Pelat Lantai berfungsi sebagai elemen struktural horizontal untuk mendistribusikan beban ke balok.
Bagan Alir Pekerjaan Pelat Lantai
Gambar 7. Flowchart Pekerjaan Pelat Lantai
Dokumentasi Pengamatan
Gambar 8. Pekerjaan Persiapan Gambar 9. Pemasangan Bekisting
Gambar 10. Pemasangan Tulangan Gambar 11. Pengecoran Pelat Lantai
Wahyu Nur Hidayat (5210811013)
REVITALISASI GEDUNG SARANA CFSMI KULIT MANDING Pengamatan Pekerjaan Struktur Balok dan Pelat Lantai
KESIMPULAN
KESIMPULAN
Berdasarkan pengamatan selama kerja praktik yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
a. Proyek Revitalisasi Gedung CFSMI Kulit Manding dapat mencapai tujuan revitalisasi, yaitu untuk memperluas area produksi serta meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional CFSMI Kulit Manding.
b. Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan sarana yang baru dapat memberikan fasilitas yang lebih memadai, menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman, serta menunjang kelancaran aktivitas produksi dan pengolahan kulit.
c. Memahami proses dan tahapan pekerjaan balok, mulai dari penulangan, pemasangan bekisting, pengecoran, hingga pembongkaran bekisting sesuai spesifikasi yang direncanakan.
d. Memahami proses dan tahapan pekerjaan pelat lantai, meliputi penulangan, pemasangan bekisting, pengecoran, serta pembongkaran bekisting sesuai standar yang telah ditetapkan.
SARAN
Berikut adalah beberapa saran dari penulis mengenai pengamatan kerja pratik yang sudah dilakukan:
a. Mahasiswa yang akan melakukan kerja praktik diharapkan lebih aktif dalam berdiskusi dan bertanya kepada pihak pelaksana atau kontraktor mengenai pekerjaan yang diamati untuk menambah wawasan secara mendalam.
b. Penting bagi mahasiswa untuk mengamati setiap tahapan pekerjaan secara teliti agar dapat memahami detail teknis di lapangan dan mengembangkan kemampuan analisis pada situasi nyata.
c. Laporan kerja praktik diharapkan dapat menjadi referensi dan panduan dalam menyusun laporan yang baik dan benar, serta membantu dalam memahami standar pelaksanaan proyek konstruksi.
REFERENSI
Ali Asroni. 2010. “Balok dan Pelat Beton Bertulang”. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Badan Standardisasi Nasional. (1990). Metode Pengujian dan Pengambilan Contoh untuk Campuran Beton Segar (SNI M-26-1990-F). Jakarta:
Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (1996). Metode Pengujian Slump Beton (SNI 03-4146-1996). Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Chase, R., Jacobs, F., & Aquilano, N. (1998). Operations Management for Competitive Advantage. New York: McGraw-Hill Education.
Farrington, B. (1997). Penggunaan Alat Ukur Theodolit dalam Konstruksi Bangunan. Jakarta: Penerbit Teknik Bangunan.
Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. (1999). Tata Cara Pendetailan Penulangan Beton (Pd-T-27-1999-03). Jakarta:
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. (2000). Metode Pengujian Mutu Air untuk Digunakan dalam Beton (Pd-M-33-2000- 03). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Smith, J. (2005). Concrete Design for Structural Engineers. London: Taylor
& Francis.
Mulyono, T. (2011). Teknologi Beton dan Penggunaannya. Jakarta:
Erlangga.
Ginting, M. R. (2012). Metode Kerja Konstruksi Bangunan. Bandung: ITB Press.
Ismail, H. (2014). Analisis Struktur Beton Bertulang. Surabaya: Penerbit ITS.
BCA. (2016). Building Construction Handbook. Singapore: BCA Publications.
Sugiono, T. (2017). Manajemen Proyek Konstruksi. Jakarta: Penerbit Gramedia.
Park, S., & Kim, H. (2019). Advances in Structural Engineering. Seoul:
Korean Engineering Press.