• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU "

Copied!
86
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar belakang

Berbagai jenis koperasi lahir seirama dengan aneka jenis usaha untuk memperbaiki kehidupan, salah satu jenisnya adalah koperasi simpan pinjam. Banyak koperasi simpan pinjam yang terdapat di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara, diantaranya koperasi simpan pinjam Cipta Karya Mandiri dan Muda Karya. Dari wawancara awal dengan salah seorang anggota koperasi simpan pinjam yaitu Ibu Dewi, ia mengajukan pinjaman kekoperasi sebesar Rp.5.000.000 untuk keperluan konsumtif, lama pinjaman 6 bulan, dengan bunga sebesar 40%.

Berdasarkan fakta diatas maka peneliti tertarik untuk meneliti “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri dan Muda Karya Di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara”.

Rumusan Masalah

Batasan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Sistem peminjaman pada Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri dan Koperasi Simpan Pinjam Muda Karya menggunakan sistem koperasi yang bersifat umum (konvensional) yang memungkinkan (menaikkan) bunga. Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri dan Koperasi Simpan Pinjam Muda Karya menggunakan sistem penarikan bunga. Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri mengenakan bunga sebesar 40%, sedangkan Koperasi Simpan Pinjam Muda Karya mengenakan bunga sebesar 35%.

Ya benar Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri mempunyai sistem bunga sebesar 40%.

Kajian Terhadap Penelitian Terdahulu

Metode Penelitian

  • Jenis Penelitian dan Pendekatan
  • Waktu dan Lokasi Penelitian
  • Subjek atau Informan Penelitian
  • Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data

Pendekatan penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu penelitian mendalam terhadap segala sesuatu yang terjadi di lapangan, dengan tujuan untuk mengkaji secara mendalam latar belakang keadaan yang terjadi saat ini: Kerja Mandiri dan Kerja Muda di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara. Wawancara atau wawancara merupakan salah satu bentuk komunikasi verbal semacam percakapan yang bertujuan untuk memperoleh informasi.21 Bentuk wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, dengan tujuan untuk memberikan Tinjauan Hukum Islam tentang Praktek Cipta Kerja. Karya. Koperasi simpan pinjam Mandiri dan Muda Karya di Argamakmur kabupaten Bengkulu Utara. Oleh karena itu wawancara dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menanyakan langsung informan penelitian kepada informan penelitian yaitu koperasi dan 14 pengurus koperasi simpan pinjam Cipta Karya Mandiri dan Muda Karya di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara.

Dokumentasi dalam penelitian ini meliputi foto-foto dan data dokumentasi pada koperasi simpan pinjam di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara.

Sistematika Penulisan

LANDASAN TEORI

Koperasi

  • Pengertian Koperasi
  • Asas, Tujuan, Fungsi, Sifat dan Prinsip Koperasi
  • Dasar Hukum Koperasi
  • Jenis-Jenis Koperasi
  • Koperasi Menurut Islam

Pelaksanaan simpan pinjam pada Koperasi Satya Ardhia menggunakan konsep keuangan yaitu pemberian bunga atas pinjaman. Kemudian skripsi yang ditulis oleh Sigit Septiawan, Fakultas Syari'ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga dengan judul “Tinjauan Terhadap Undang-Undang Koperasi Simpan Pinjam Pada Perputaran Koperasi Simpan Pinjam Hati Ratu Desa Lerep Kec. 12 Devi Purwati, Hukum ulasan simpan pinjam pada koperasi Satya Ardhia menurut syariat Islam, (Skripsi Hukum Universitas Pembangunan Nasional Jakarta, 2015), h.

Sedangkan penelitian ini fokus pada persepsi dan pandangan masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan Islam terhadap koperasi simpan pinjam di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara. 13 Sigit Septiawan, Revisi UU Koperasi Tentang Praktek Simpan Pinjam Pada Koperasi Simpan Pinjam Bergulir Hati Ratu Desa Lerep Kec. Peneliti melakukan observasi atau observasi mengenai Tinjauan Hukum Islam pada praktik Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri dan Muda Karya di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara.

Qardh

  • Pengertian Qardh
  • Dasar Hukum Qardh
  • Rukun Qardh
  • Syarat-syarat Qardh
  • Tambahan dalam Qardh

Barangsiapa yang ingin memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (memanfaatkan hartanya pada jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya berlipat kali ganda. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS.. dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam melakukan dosa dan pelanggaran...". Pinjaman seorang muslim kepada Allah ialah pinjaman yang diberikan untuk menolong saudaranya tanpa mengharapkan barang yang perlu dikembalikan kerana ia semata-mata mengharapkan pahala di akhirat.

Barangsiapa meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan (ganjaran) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang besar." 22. Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipatgandakan pahala untukmu dan mengampunimu. Dalam ayat di atas, Allah SWT menegaskan bahawa orang yang memberi pinjaman al-qardh sebenarnya meminjamkan kepada Allah SWT, yang bermaksud menggunakan harta di jalan Allah.

Hadits di atas menjelaskan bahwa memberikan pinjaman kepada orang lain yang membutuhkan lebih utama dibandingkan dengan bersedekah. Allah akan melipatgandakan orang yang meminjamkan hartanya di jalan Allah lebih banyak dari pada orang yang bersedekah, karena seseorang tidak akan meminjamkannya padahal ia benar-benar membutuhkannya. Dengan demikian hukum pemberian hutang sunat yang sah menjadi wajib, seperti memberi pinjaman kepada orang yang terlantar atau yang memang membutuhkan atau mempunyai kebutuhan.

Syafi'iyyah menghendaki penghutang memasukkan orang yang ahliyah al-mu'amalah (layak berurus niaga) bukan ahliyah at-tabarru' (layak memberi derma). Kerana qardh adalah satu bentuk akad tabarru'. Oleh itu, tidak boleh dilakukan oleh anak kecil, orang yang terbatas perbuatannya dalam membelanjakan harta, orang yang terpaksa, dan wali yang tidak terlalu terpaksa atau memerlukan.

Riba

  • Pengertian Riba
  • Sebab-Sebab Haramnya Riba
  • Jenis-Jenis Riba
  • Hikmah dilarangnya Riba

Dalam transaksi simpan pinjam, secara konvensional pemberi pinjaman menerima tambahan bunga berupa bunga tanpa adanya penyeimbang yang diterima peminjam, kecuali faktor peluang dan waktu yang diperlukan dalam proses peminjaman. Yang dianggap tidak adil disini adalah peminjam wajib untuk selalu, boleh atau tidak, mutlak harus, dananya harus menghasilkan keuntungan dalam setiap pemanfaatan kesempatan ini. Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu makan Riba yang berlipat-lipat dan bertakwalah kepada Allah agar kamu selamat.”

42 Kementerian Agama, Al-Quran dan Terjemahnya, (Bandung: Diponegoro, 2010), hal.b) Karena riba memerlukan pengambilalihan harta orang lain tanpa perimbangan. Jika riba sudah mendarah daging dalam diri seseorang, maka orang tersebut akan lebih memilih mencari uang dibandingkan berbisnis. Riba jahiliyah, yaitu hutang yang dibayar lebih dari pokoknya karena peminjam tidak mampu membayar hutangnya pada waktu yang telah ditentukan.

Walaupun semua agama khususnya Islam amat menggalakkan sikap tolong-menolong dan mengambil berat terhadap orang lain.

GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN

  • Sejarah KSP di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara
    • Sejarah Singkat KSP Cipta Karya Mandiri
    • Sejarah Singkat KSP Muda Karya
  • Visi dan Misi KSP di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara
    • Visi dan Misi KSP Cipta Karya Mandiri
    • Visi dan Misi KSP Muda Karya
  • Aktivitas KSP di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara
    • Aktivitas KSP Cipta Karya Mandiri
    • Aktivitas KSP Muda Karya
  • Syarat Pinjaman KSP di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara
    • Syarat Pinjaman KSP Cipta Karya Mandiri
    • Syarat Pinjaman KSP Muda Karya
  • Struktur Organisasi KSP di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara

Misi Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri : memberikan pelayanan yang terbaik kepada anggota atau calon anggota. Tak hanya itu, anggota koperasi simpan pinjam Muda Karya juga menjadi perantara bunga pinjaman. Benar di Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri ada sistem bunga ban, bunganya 40%.

Memang ada sistem kadar faedah di koperasi simpan pinjam Muda Karya ini, kadar faedahnya setinggi 35%.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Praktek Koperasi Simpan Pinjam di Argamakmur Kabupaten Bengkulu

Akad pinjam meminjam pada Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri dan Koperasi Simpan Pinjam Muda Karya di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara menerapkan akad mu'alaq. Jumlah pinjaman yang bisa dipinjam di koperasi simpan pinjam Cipta Karya Mandiri maksimal adalah Rp 30.000.000. Iya, koperasi simpan pinjam ini memiliki sistem bunga sebesar 40% dan saya memilih koperasi simpan pinjam ini karena prosesnya yang cepat.

Saya mengetahui koperasi simpan pinjam Cipta Karya Mandiri awalnya dari tetangga dan tertarik menjadi anggota. Memang benar koperasi simpan pinjam Cipta Karya Mandiri mempunyai sistem bunga 40% dan saya memilih koperasi simpan pinjam ini karena prosesnya yang cepat. Ya, saya anggota koperasi simpan pinjam Muda Karya, itu bagus karena mampu memberikan pelayanan yang lebih baik khususnya kepada anggota.

Benar saja Simpan Pinjam Muda Karya memiliki sistem bunga 35% dan saya memilih simpan pinjam ini karena prosesnya yang cepat. Kemudian, bunga pinjaman pada Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri menetapkan tingkat bunga sebesar 40%, sedangkan Koperasi Simpan Pinjam Muda Karya menetapkan tingkat bunga sebesar 35%.

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Koperasi Simpan Pinjam di

Dalam praktiknya, Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri dan Koperasi Simpan Pinjam Muda Karya di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara menetapkan tambahan bunga pengembalian pinjaman masing-masing sebesar 40% dan 35%. Pelayanan pinjaman yang dipungut oleh koperasi simpan pinjam tidak sesuai dengan syariat Islam karena kegiatan tersebut termasuk dalam kategori nasi’ah riba. Riba nasi'ah pada lembaga keuangan seperti koperasi simpan pinjam di Argamakmur kabupaten Bengkulu Utara, dengan model pinjaman tunai yang pengembaliannya diangsur dengan bunga bulanan atau tahunan.

Riba dalam ajaran Islam merupakan sesuatu yang jelas hukumnya sehingga haram, namun dalam sistem operasi Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri dan Koperasi Simpan Pinjam Muda Karya di. Oleh karena itu penulis mengambil kesimpulan bahwa tinjauan hukum Islam terhadap sistem operasional koperasi simpan pinjam di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara dalam sistem operasionalnya sudah sesuai dengan rukun akad qardh yaitu adanya pihak-pihak yang mengadakan kontrak ( anggota dan pengelola), kemudian benda (barang) berupa uang titipan atau uang yang akan dipinjamkan, selanjutnya dilakukan persetujuan dan penerimaan antara pengurus dan anggota. Namun syarat pinjaman pada koperasi simpan pinjam di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara tidak sesuai dengan syarat kontrak.

Praktek koperasi simpan pinjam di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara dalam melakukan peminjaman adalah dengan menerapkan akad dimana dalam pelaksanaannya ada syaratnya dan anggota koperasi harus memenuhi syarat tersebut. Tinjauan Hukum Islam terhadap Praktek Koperasi Simpan Pinjam di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara dilihat dari rukun akad qardh sudah tepat karena ada pihak yang mengadakan perjanjian (anggota dan pengurus), kemudian ada objeknya. (barang) berupa uang yang dititipkan atau uang yang akan dipinjamkan, kemudian ada kesepakatan dan qabul antara pengurus dan anggota. Diharapkan Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya Mandiri dan Koperasi Simpan Pinjam Muda Karya di Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara mengubah sistem koperasi konvensional menjadi koperasi syariah yang sesuai syariat Islam.

Saifullah, Tinjauan Hukum Islam Koperasi Simpan Pinjam Jasa Keuangan Syariah BMT Nuansa Umat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Septiawan, Sigit, Tinjauan UU Koperasi tentang Praktek Simpan Pinjam di Koperasi Simpan Pinjam Rotary Hati Ratu Desa Lerep Kec.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Wahyudi, Heru, Riba dalam Tujuh Kitab Hadis Klasik, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2015. Widiyanti, Ninik, Pengurus Koperasi, Jakarta: Rineka Cipta, 2002. Purwati, Devi, Tinjauan Hukum Koperasi Simpan Pinjam Satya Ardhia Berdasarkan Hukum Islam , skripsi, Hukum Universitas Pembangunan Nasional Jakarta, 2015. Kholid, Idham, Sri Mangesti Rahayu dan Fransisca Yaningwati, “Penilaian kesehatan koperasi simpan pinjam berdasarkan peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 14/Per/M.Kukm/Xii/2009”, Jurnal Administrasi Niaga, Vol.

Putri, Yulia Hamdaini dan Ahmad Syathiri, “Pengaruh Persepsi dan Minat Terhadap Keberadaan Baitul Mal Wattamwil (BMT) di Kota Palembang”, Jurnal Manajemen & Bisnis Sriwijaya Vol. Abd.Shomad dan Trisadini P.Usanti, “Prinsip Keterlibatan Islam dalam Akad Pembiayaan”, Jurnal Juridika, Volume 24, No.3 September-Desember 2009.

Referensi

Dokumen terkait

Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini adalah penelitian lapangan field research.10Penelitian lapangan field research merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menemukan