• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU "

Copied!
76
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Pembinaan bagi mualaf di Muallaf Center Indonesia (MCI) wilayah Kota Bengkulu belum terorganisasi dengan baik. Pelaksanaan kegiatan pembinaan keagamaan bagi mualaf di Muallaf Center Indonesia (MCI) wilayah Kota Bengkulu belum merata atau belum adanya pembinaan secara berkelompok. Mualaf yang diterima di Mualaf Center Indonesia (MCI) Bengkulu lebih mirip mualaf yang diterima.

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Sistematika Penulisan

LANDASAN TEORI

Pengertian Muallaf

45 Syahrul Azwar, Direktur Pendidikan/Pengajaran Mualaf Center Indonesia (MCI) Cabang Bengkulu, wawancara tanggal 3 Desember 2020. 47 Syahrul Azwar, Direktur Pendidikan/Pengajaran Mualaf Center Indonesia (MCI) Cabang Bengkulu, wawancara tanggal 3 Desember , 2020. Untuk mengetahui permasalahan pembinaan keagamaan bagi mualaf di Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu.

50 Syahrul Azwar, Direktur Pengajaran/Pendidikan Mualaf Center Indonesia (MCI) Departemen Bengkulu, wawancara pada 3 Desember 2020. Kekhawatiran lain juga disampaikan Ketua Umum Mualaf Center Indonesia (MCI) Wilayah Bengkulu terkait mualaf yang berpindah agama. agama ke Islam melalui Mualaf Center Indonesia (MCI) regional Bengkulu. 51 Harafani Ulfah, anggota Mualaf Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu, wawancara pada 6 Desember 2020.

52 Dewi Ritonga, Anggota Mualaf Indonesia Mualaf Center (MCI) Cabang Bengkulu, Wawancara 5 Desember 2020. 54 Syahrul Azwar, Direktur Pendidikan/Pengajaran Indonesia Mualaf Center (MCI) Cabang Bengkulu, Wawancara 3 Desember 2020. 55 Harafani Ulfah, Anggota Mualaf di Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu, wawancara tanggal 6 Desember 2020.

56 Dewi Ritonga, Anggota Mualaf Pusat Konversi Indonesia (MCI) Cabang Bengkulu, Wawancara 05 Desember 2020. Pusat Konversi Wilayah (MCI) Bengkulu masih terbatas dalam pemanfaatan fasilitas umum maupun swasta yang dapat digunakan. 58 Syahrul Azwar, Direktur Pendidikan/Pengajaran Mualaf Center in Indonesia (MCI) Cabang Bengkulu, Wawancara 3 Desember 2020.

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh di lapangan, pembinaan agama mualaf ke mualaf dilakukan oleh Mualaf Center Indonesia. Namun kepemimpinan keagamaan yang dipraktikkan oleh Balai Wilayah Mualaf Bengkulu (MCI) tidak sepenuhnya sejalan dengan teori yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya. Tujuan dari bimbingan agama mualaf yang dilakukan oleh Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu adalah untuk membantu para mualaf lebih memahami tentang ajaran Islam.

Sebaiknya pengurus Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu bekerjasama dengan Mualaf Center Indonesia (MCI) pusat agar dapat mengembangkan pembinaan bagi para mualaf di MCI wilayah Bengkulu. Pusat Konversi Indonesia (MCI) Daerah Bengkulu hendaknya bekerjasama dengan Pemerintah Bengkulu (Baziz Provinsi Bengkulu) dan para dermawan masyarakat Bengkulu.

Table 2.1 Perbandingan Penelitian Terdahulu Dengan Penelitian Sekarang
Table 2.1 Perbandingan Penelitian Terdahulu Dengan Penelitian Sekarang

Faktor Yang Melatarbelakangi Memutuskan Muallaf

Hak Dan Kewajiban Muallaf

Pembinaan Keagamaan Pada Muallaf

  • Tujuan Pembinaan Keagamaan Pada Muallaf
  • Sistem Pembinaan Keagamaan Pada Muallaf
  • Pola Pembinaan Keagaaan Pada Muallaf
  • Materi Pembinaan Keagamaan Pada Muallaf
  • Metode Pembinaan Keagamaan Pada Muallaf

43 Adi Sucipto, Ketua Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu, Wawancara 30 November Memberikan pemahaman Islam yang benar sesuai Al-Qur'an dan Sunnah. Dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi mualaf di Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu masih terdapat beberapa permasalahan seperti pembinaan keagamaan bagi mualaf tidak dikelola dengan baik. Menurut keterangan Ustadz Syahrul Azwar selaku Direktur Pendidikan dan Pengajaran Muallaf, pengurus dan pelatih di Mualaf Center Indonesia (MCI) Cabang Bengkulu juga ada kegiatan.

Selain itu, ustad Adi Sucipto selaku ketua umum Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu menyatakan bahwa kendala dalam pelaksanaan bimbingan agama bagi mualaf di Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu juga berdampak pada para mualaf. Sendiri, Beberapa mualaf yang tertutup menjadi permasalahan dalam penerapan pedoman agama. Sarana dan prasarana menjadi kendala dalam pembinaan keagamaan para mualaf yang dipimpin oleh Muallaf Center Indonesia (MCI) wilayah Bengkulu. Terdapat beberapa permasalahan dalam pelaksanaan bimbingan keagamaan bagi mualaf di Mualaf Center Indonesia (MCI) Departemen Bengkulu, yaitu sistem pembinaan yang belum terorganisir dengan baik; sebagian besar mualaf telah masuk Islam.

Kajian Terdahulu

METODOLOGI PENELITIAN

Waktu Dan Lokasi Penelitian

Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 26 November 2020 sampai dengan tanggal 7 Januari 2021. Lokasi penelitian ini dilakukan di wilayah Muallaf Center Indonesia (MCI) Bengkulu. Untuk memperoleh data atau informasi yang lebih lengkap sehingga hasil penelitian benar-benar akurat, maka penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara beserta dokumentasi terhadap pengurus dan pengawas Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu serta orang yang masuk Islam. dikonversi melalui Mualaf Center. Indonesia (MCI) Wilayah Bengkulu.

Subjek/Informan Penelitian

Dari penjelasan Ustad Syahrul Azwar, para ulama dapat memahami bahwa Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu belum sepenuhnya memberikan bimbingan keagamaan secara intensif kepada para mualaf. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar, berdasarkan informasi para mualaf yang masuk Islam melalui Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu yang menjelaskan bahwa sebenarnya mereka mempunyai keinginan dan semangat untuk mendalami ajaran Islam, hanya saja Sistem bimbingan yang tidak terprogram dengan baik oleh Mualaf Center Indonesia (MCI) cabang Bengkulu menjadi kendala bagi para mualaf untuk mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan bagi para mualaf.

Tabel 4.1 Struktur Kepengurusan Yayasan Mualaf Center Indonesia  (MCI) Regional Bengkulu
Tabel 4.1 Struktur Kepengurusan Yayasan Mualaf Center Indonesia (MCI) Regional Bengkulu

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Keabsahan Data

Dalam penelitian ini kami menggunakan teknik triangulasi. Triangulasi merupakan suatu teknik untuk memvalidasi data dan menguji tingkat kredibilitas data yang diperoleh melalui penelitian kualitatif. Selain itu untuk menguji kredibilitas data yang dikumpulkan melalui berbagai sumber dengan cara yang berbeda dan waktu yang berbeda, ada kaitannya dengan fokus penelitian, seperti yang dijelaskan oleh Sugiyono yaitu: 40. Triangulasi sumber untuk memverifikasi kredibilitas data adalah dilakukan dengan cara memverifikasi data yang diperoleh dari beberapa sumber, dan peneliti membandingkan hasil wawancara yang diperoleh dari masing-masing sumber atau peneliti mengenai kebenaran informasi yang diperoleh.

Triangulasi teknik menguji reliabilitas data dilakukan dengan cara pengecekan data pada sumber yang sama dengan menggunakan teknik yang berbeda.Dalam pengujian reliabilitas data dilakukan tiga jenis teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Bahkan waktu pun seringkali mempengaruhi kehandalan data, untuk itu dilakukan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi pada waktu dan situasi yang berbeda dalam pengujian reliabilitas data.

Teknik Analisis Data

HASIL PENELITIAN

Sejarah Singkat Mualaf Center Indonesia (MCI)

Gambar

Table 2.1 Perbandingan Penelitian Terdahulu Dengan Penelitian Sekarang
Tabel 4.1 Struktur Kepengurusan Yayasan Mualaf Center Indonesia  (MCI) Regional Bengkulu
Tabel 4.2 Data muallaf di Mualaf Center Indonesia (MCI) Regional  Bengkulu

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh variabel independen Harga paket umrah X1 terhadap Jumlah Jamaah Umrah Kota Bengkulu Y apabila dilihat dari besarnya koefisien regresi -1,334 maka dapat diartikan bahwa setiap

Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan Kepala Sekolah ibu Septalena pada tanggal 17 Oktober 2019 di SMPN 22 Kota Bengkulu, guru pendidikan Agama Islam berjumlah 1 orang, dari data

Upaya yang dilakukan Pihak Sekolah dalam mengatasi Problematika Proses Pembelajaran di Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu Studi Kasus Penyelenggaraan Tingkat SMA Beberapa data

Selama menjadi nasabah BNI Syariah KC Panorama Bengkulu Bapak/Ibu merasa puas dengan pelayanan yang diberikan Lia Kartika Sari dan 8 orang nasabah lainnya mengatakan “selama menjadi

Berdasarkan hasil wawancara dan observasi penulis di SD Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu, dapat diketahui bahwa penerapan konsep adabnya sudah sesuai dengan konsep adab Syed Muhammad

Untuk mengetahui pengaruh keterampilan mengajar guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas V SD Negeri 72 Kota Bengkulu dapat dilihat dari hasil analisis data

73 Begitu juga menurut ibu Ika Gusti Saputri, S.Pd selaku wali kelas anak Tunagrahita ialah: “Untuk faktor pendukung pembinaan agama anak ini cukup baik, karena dari orang tua juga

Keterkaitan Penerapan High-Touch oleh Guru dengan Masalah Belajar yang dialami Siswa Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan high-touch oleh guru di kelas XI IPA MAN 2 Bengkulu