INSTRUMEN SUPERVISI AKADEMIK (STANDAR PEMBIAYAAN)
1. Nama Madrasah : ……….
2. Kecamatan : ……….
3. Kota/Kabupaten : ………
4. Hari, Tanggal Supervisi : ……….
No .
Indikator/Sub indikator Rubrik penilaian skor Catatan
1. Sekolah memberikan layanan subsidi silang 1.1 Membebaskan biaya bagi
siswa tidak mampu Sekolah (1) memiliki biaya yang dialokasikan untuk membantu siswa tidak mampu berupa:
pengurangan dan pembebasan biaya pendidikan, pemberian bea siswa, dan bentuk biaya lainnya (2) meniadakan pungutan biaya operasional lain (biaya yang dikeluarkan oleh siswa selain uang sekolah yang relevan) kepada siswa tidak mampu yang meliputi: biaya ujian; biaya praktikum; biaya perpisahan; biaya study tour; (3) menetapkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa sesuai peraturan 1.2 Memiliki daftar siswa dengan
latar belakang ekonomi yang jelas
(1) Terdapat data siswa tidak mampu, (2) terdapat data siswa penerima beasiswa, (3) Terdapat data riil pemasukan pembayaran dari orangtua siswa yang ada pada buku kas/laporan keuangan.
1.3 Melaksanakan subsidi silang untuk membantu siswa kurang mampu
(1) Menetapkan uang sekolah (iuran
bulanan) dengan
mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua siswa. (2) melakukan bantuan subsidi silang pengurangan dan pembebasan biaya pendidi-kan (SPP) (3) pemberian beasiswa
2. Beban operasional sekolah sesuai ketentuan 2.1 Memiliki biaya operasional
non personil sesuai ketentuan
(1) Memiliki standar biaya yang diperlukan untuk membiayai kegiatan operasional nonpersonalia selama 1 (satu) tahun; (2) terdapat standar biaya operasi nonpersonalia per sekolah/program keahlian, per rombongan belajar, dan per siswa, serta besaran presentase minimum biaya alat tulis sekolah (ATS) dan bahan dan alat habis pakai (BAHP), 3 Sekolah melakukan pengelolaan dana dengan baik
3.1 Mengatur alokasi dana yang
berasal dari
APBD/APBN/Yayasan/sumbe r lainnya
Sekolah (1) menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional; (2) memiliki pedoman pengelolaan keuangan terkait
IS - MI -
No
. Indikator/Sub indikator Rubrik penilaian skor Catatan
sumbangan pendidikan atau dana dari masyarakat; (3) menetapkan besarnya dana yang digali dari masyarakat sebagai biaya operasional dengan melibatkan berbagai pihak terkait; (4) mengelola dana dari masyarakat sebagai biaya personal secara transparan, dan akuntabel yang ditunjukkan dalam RKAS; (5) melaporkan secara periodik kepada komite atau yayasan atau diaudit secara internal dan eksternal.
3.2 Memiliki laporan pengelolaan
dana Memiliki pembukuan biaya
operasional berupa (1) buku kas umum yang berisi-kan seluruh transaksi dengan didukung catatan dari buku pembantu kas yang mencatat tiap transaksi tunai; (2) Buku pembantu bank yang mencatat tiap transaksi melalui bank (baik cek, giro maupun tunai) serta(3) buku pembantu pajak yang mencatat semua transaksi yang harus dipun-gut pajak serta
memonitor pungutan dan
penyetoran pajak yang dipungut selaku wajib pungut pajak ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah.
3.3 Memiliki laporan yang dapat diakses oleh pemangku kepentingan
(1) Terdapat laporan
pertanggungjawaban
pengelolaan keuangan, (2) berisi komponen- komponen biaya operasional yang telah dibelanjakan selama satu tahun sesuai dengan disertai bukti pelaporan, (3) dapat dipertanggungjawabkan dan dilaporkan kepada orangtua siswa, masyarakat, dan pemerintah atau yayasan, yang disertai dengan bukti- bukti dan (4) dapat diakses oleh pemangku kepentingan tersebut.
Jumlah Skor
Skor Maksimal = Jumlah Komponen x 4 = 52 x 4 = 208 Nilai = Skor Perolehan
Skor Maksimal x100
Nilai = ……… ….
208 x100 = ...
Ketercapaian :
91 – 100 % = A (Unggul) 81 – 90% = B (Baik) 71 – 80% = C (cukup) 61 – 70% = D (Kurang) Dibawah 60% = E (Sangat Kurang)
KESIMPULAN : Kekuatan :
...
...
...…...
Kelemahan :
...
...
...
SARAN PEMBINAAN :
...
...
...
Mengetahui, Kepala Sekolah
... ...
NIP. ...
………….., ... 20....
Pengawas
……….
………..