PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Apakah tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan pada Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelolaan arsip, tingkat pendidikan dan fasilitas kerja terhadap kualitas pelayanan pada kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
KAJIAN PUSTAKA
Tata Kelola Arsip
Selain itu juga untuk menjaga keaslian, keutuhan, keselamatan dan keamanan arsip. Untuk mewujudkan tujuan tersebut maka dilakukan pengelolaan arsip dinamis secara aktif melalui kegiatan penciptaan, pemanfaatan, pemeliharaan dan penyusutan arsip (Sugiarto dan Teguh Wahyono) ) pendistribusian arsip Kedua, yaitu pemusnahan arsip sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan untuk itu ketiga yaitu penyerahan arsip statis unit arsip ke Arsip Nasional (ANRI) Penyusutan arsip dilakukan berdasarkan rencana retensi arsip (JRA).
Tingkat Pendidikan
Semakin tinggi cita-cita atau tingkat kemajuan yang diinginkan, maka semakin tinggi pula tingkat pendidikan yang dibutuhkan (Hasbullah, 2009). Tingkat pendidikan sering disamakan dengan tingkat pendidikan karena kedua kata ini mempunyai arti yang sama.
Fasilitas
Sebuah perpustakaan selain dilengkapi dengan koleksi yang memadai juga memerlukan tersedianya fasilitas yang dapat menunjang pengelolaan dan pemanfaatan perpustakaan oleh pustakawan dan pemustaka. Fasilitas perpustakaan banyak jenis dan ragamnya tergantung kebutuhan perpustakaan masing-masing. Pada umumnya pengelolaan perpustakaan memerlukan beberapa tempat, misalnya gedung/ . ruang perpustakaan, perabot dan perlengkapan perpustakaan, koleksi media penelusuran, serta koleksi media dan audio visual. a) Gedung/ruangan perpustakaan. Perpustakaan tidak cukup hanya mempunyai perpustakaan/koleksi buku dan ruang perpustakaan, tetapi juga harus mempunyai perlengkapan perpustakaan yang dapat dinikmati dan digunakan oleh pemustaka. Muchyidin dan Sasmitamihardja (2010) mengatakan bahwa perabot perpustakaan berbentuk peralatan bergerak yang diperlukan untuk menampung koleksi, tempat bagi staf yang bekerja dan untuk menampung .. pembaca/pengunjung belajar perpustakaan. Salah satu sistem pengambilan yang umum dikenal di perpustakaan adalah katalog perpustakaan, pengguna dapat mengakses koleksi perpustakaan. Perpustakaan memberi tahu pengguna tentang status sumber informasi mereka melalui katalog. Perkembangan teknologi informasi, perpustakaan modern saat ini pada umumnya menggunakan Online Public Access Catalog (OPAC), jadi yang dimaksud dengan Online Public Access Catalog adalah suatu sistem pelacakan sumber informasi oleh masyarakat pengguna dengan menggunakan komputer yang terhubung dengan database. e) Koleksi Media dan Audio Visual.
Sedangkan yang dimaksud dengan audiovisual adalah koleksi perpustakaan yang dibuat berdasarkan teknologi elektronik dan tidak dicetak di atas kertas.
Kualitas Pelayanan
Pengelolaan kearsipan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan pada Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene. Pengelolaan kearsipan, tingkat pendidikan dan fasilitas secara simultan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan pada Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene. Pengelolaan kearsipan lebih dominan mempengaruhi kualitas pelayanan pada Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene.
Pengaruh pengelolaan arsip, tingkat pendidikan dan ruang kerja secara bersama-sama terhadap kualitas pelayanan jasa perpustakaan-kearsipan Kabupaten Majena.
KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS
Hipotesis Penelitian
Tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan pada Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene. Fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan pada Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene.
Defenisi Operasional Variabel
Fasilitas kerja mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kualitas pelayanan pada kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan pengelolaan arsip terhadap kualitas pelayanan pada kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan tingkat pendidikan terhadap kualitas pelayanan pada kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene.
Terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja terhadap kualitas pelayanan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene.
METODE PENELITIAN
Tempat dan Waktu penelitian
Penelitian ini akan dilaksanakan di Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Majene yang terletak di Jalan Ammana Pattolawali No. Waktu penelitian selama 2 bulan terhitung mulai bulan Januari sampai dengan bulan Februari 2021.
Populasi dan Sampel
Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengelolaan arsip, tingkat pendidikan, dan fasilitas terhadap kualitas pelayanan Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene. Uji F berfungsi untuk menguji variabel pengelolaan kearsipan, tingkat pendidikan dan fasilitas kerja apakah ketiga variabel yang diteliti berpengaruh secara simultan terhadap kualitas pelayanan pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene. Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen yaitu pengelolaan kearsipan, tingkat pendidikan dan fasilitas kerja memberikan kontribusi sebesar 46,6% terhadap kualitas pelayanan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene, sedangkan sisanya sebesar 53,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam variabel bebas. penyelidikan.
Artinya semakin baik pengelolaan kearsipan di Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene tidak akan mempengaruhi kualitas pelayanan. Artinya apabila Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Majene ingin mempunyai kualitas pelayanan yang baik maka harus mempunyai pengelolaan arsip, tingkat pendidikan dan fasilitas kerja yang baik. Berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan kearsipan, tingkat pendidikan dan lingkungan kerja secara bersama-sama dengan kualitas pelayanan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene.
Tekhnik Pengumpulan Data
Jenis dan Sumber Data
Data kuantitatif adalah jenis data yang dapat langsung diukur atau dihitung, berupa informasi atau penjelasan yang dinyatakan dalam angka atau Sumber data memegang peranan yang sangat penting dalam penelitian karena penulis akan memperoleh sumber dari sumber data yang dengannya ia dapat mengetahui segala informasi yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Yakni data yang diperoleh dari sumber pertama, dalam hal ini seluruh pegawai Perpustakaan dan Arsip Daerah Majena.
Yaitu data yang diperoleh dari catatan, buku, makalah, laporan, arsip, internet dan dokumen lainnya.
Metode Analisis Data
Artinya, jika nilai pengelolaan kearsipan meningkat sedangkan tingkat pendidikan dan fasilitas kerja tetap maka kualitas pelayanan pun akan meningkat. Dengan kata lain, jika variabel tingkat pendidikan meningkat sedangkan variabel pengelolaan arsip dan fasilitas kerja tetap, maka variabel kualitas pelayanan juga akan meningkat. Dengan kata lain, jika variabel fasilitas kerja meningkat sedangkan variabel pengelolaan arsip dan tingkat pendidikan tetap, maka variabel kualitas pelayanan juga akan meningkat.
Karena nilai F hitung > F tabel (15,145 > 2,78) maka dapat disimpulkan hipotesis diterima dengan kata lain pengelolaan data, tingkat pendidikan dan fasilitas secara simultan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan. Artinya semakin baik fasilitas kerja pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene maka semakin baik pula kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Dari hasil perhitungan kontribusi efektif terlihat bahwa variabel pengelolaan arsip sebesar 14,8%, tingkat pendidikan berpengaruh terhadap mutu pelayanan sebesar 10,6% dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap mutu.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Gambaran umum obyek penelitian
Deskripsi Responden
Koefisien pengelolaan arsip bernilai positif, sehingga variabel pengelolaan arsip mempunyai hubungan positif terhadap kualitas pelayanan. Koefisien tingkat pendidikan bernilai positif, sehingga variabel tingkat pendidikan mempunyai hubungan positif terhadap kualitas pelayanan. Koefisien fasilitas kerja bernilai positif, sehingga variabel fasilitas kerja mempunyai hubungan positif terhadap kualitas pelayanan.
Hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian Jessi Astrid Novalina Tambunan (2017) bahwa tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis terlihat bahwa fasilitas kerja mempunyai pengaruh terhadap kualitas pelayanan Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene, ditunjukkan dengan nilai t skor > t tabel dimana t skor fasilitas kerja sebesar 4,947 dan untuk t tabel = 2,005 dan sig. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis terlihat bahwa pengelolaan arsip, tingkat pendidikan dan fasilitas kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene, dibuktikan dengan nilai F. - skor > F-tabel, dimana F-skor sebesar 15,145 dan untuk nilai F-tabel = 2,78, serta sig.
Validitas dan Realibilitas
Uji Asumsi Klasik
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah variabel-variabel yang tersisa dalam persamaan regresi mempunyai distribusi normal. Untuk menguji apakah data pada penelitian ini berdistribusi normal atau tidak dapat menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov (K-S). Uji multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antar variabel independen dalam model regresi penelitian ini.
Untuk menguji apakah terdapat heteroskedastisitas pada model regresi pada penelitian ini dapat melihat scatter plot.
Analisis Regresi Linear Berganda
Titik data penelitian yang dilakukan tersebar di atas dan juga di bawah atau disekitar angka 0. Dengan kata lain apabila pengelolaan kearsipan, tingkat pendidikan dan sarana tidak mempunyai pengaruh maka kualitas pelayanan bernilai 7,409 dimana nilai konstan menunjukkan bahwa kualitas layanan meningkat. Artinya apabila pengelolaan kearsipan mengalami perubahan sebesar 1 persen maka kualitas pelayanan mengalami perubahan sebesar 0,137 persen dengan asumsi variabel lain (tingkat pendidikan dan fasilitas kerja) tetap.
Artinya apabila tingkat pendidikan mengalami perubahan sebesar 1 persen, maka kualitas pelayanan akan mengalami perubahan sebesar 0,047% dengan ketentuan variabel lain (manajemen kearsipan dan sarana kerja) tetap.
Hasil Pengujian Hipotesis
Untuk mengetahui apakah secara parsial variabel independen dalam penelitian ini mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen digunakan uji t. Jadi dapat disimpulkan Ho pada penelitian ini ditolak dan H1 pada penelitian ini diterima. Artinya fasilitas kerja (X3) secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan (Y).
Koefisien determinasi (R2) digunakan dalam penelitian ini untuk melihat bagaimana variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen.
Pembahasan
Berdasarkan hasil uji hipotesis terlihat bahwa tingkat pendidikan tidak berpengaruh terhadap kualitas pelayanan di Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majena, dibuktikan dengan nilai t hitung < t tabel, dimana t hitung adalah tingkat pendidikan 1,035 dan untuk t tabel = 2,005 dan sig. Artinya semakin tinggi tingkat pendidikan pegawai tidak mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan. Hasil penelitian serupa juga dilakukan oleh Sofyan (2013) yang menemukan bahwa kapasitas kerja berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan kantor BRI Syariah Ponorogo.
Berdasarkan hasil nilai standardized beta diketahui bahwa variabel yang paling mempengaruhi kualitas pelayanan adalah variabel objek pekerjaan sebesar 0,597 yang berarti variabel objek pekerjaan mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap kualitas pelayanan di Kantor. Perpustakaan dan Arsip. Kabupaten Majene.
KESIMPULAN , IMPLIKASI DAN SARAN
Implikasi
Indikator tersebut adalah kesesuaian jurusan, ideologi, sosial ekonomi, motivasi orang tua dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sesuai kebutuhan, mampu mengoptimalkan hasil kerja, mudah digunakan, mempercepat proses kerja dan penempatan yang tepat. Evaluasi pelaksanaan pengelolaan arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene yaitu dengan cara menyusun arsip-arsip lama kemudian memisahkan antara arsip-arsip yang masih terpakai dan yang sudah tidak terpakai, biasanya jika arsip-arsip tersebut sudah tua akan dievaluasi menjadi lalu disatukan dalam rak sesuai tahun yang ditentukan.
Diharapkan dengan semakin meningkatkan dan memperbaharui fasilitas yang ada, hal ini akan berdampak besar terhadap kualitas pelayanan kepada pengunjung perpustakaan sekaligus memperlancar pekerjaan pustakawan.
Saran
Sebaiknya pimpinan mendorong bawahan untuk lebih memperhatikan pendidikan pegawai, misalnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi jika masih ada kesempatan. Penelitian selanjutnya sebaiknya memperluas variabel dan pengukuran variabel penelitian yang berkaitan dengan kinerja karyawan, mengumpulkan data yang lebih luas agar dapat memberikan data yang lebih berharga.