Nama : Uswatun Hasanah NIM : E4E12320179
MK : Praktik Pengalaman Lapangan I (PPL 1) Minggu ke : 3
JURNAL HARIAN ORIENTASI MAHASISWA PPL 1 No Hari/Tgl Deskripsi Kegiatan Refleksi Pembelajaran 1. Rabu, 28
Februari 2024
1. Menyanyikan lagu nasional 2. Mengajar di kelas
6
1. Kegiatan menyanyikan lagu nasional dilakukan di halaman sekolah oleh seluruh peserta didik dan guru.
Masing-masing peserta didik ditunjuk perwakilan perkelas oleh guru untuk maju ke depan memandu seluruh peserta didik lainnya.
Kegiatan menyanyikan lagu-lagu nasional berjalan dengan baik, meski beberapa peserta didik ada yang bermain-main namun masih bisa dikondisikan oleh guru dan kami.
2. Membimbing peserta didik kelas 6 mengerjakan latihan soal pada subtema 3. Peserta didik melakukan evaluasi pada subtema 3 dengan mengerjakan soal-soal yang ada di modul mereka. Saya memandu mereka menyelesaikan tugas dan membantu memberikan penjelasan terkait soal yang dianggap sulit.
Setelah selesai mengerjakan, kami sama-sama berdiskusi membahas soal-soal tersebut, peserta didik rata- rata sudah menjawab soal-soal pada modul mereka dengan benar.
2. Kamis, 29 Februari 2024
1. Senam pagi bersama
2. Mengajar di kelas 3
3. Observasi
rancangan dan perangkat
pembelajaran ke-
1. Senam pagi dilaksanakan bersama dengan seluruh warga sekolah di halaman. Pada kegiatan tesebut, tidak terlepas dari peserta didik yang masih menggangu temannya yang lain, bermain-main, dan tidak serius dalam melakukan senam. Ketika ditanya alasannya adalah mereka
1
4. Observasi
pembelajaran ke- 1
bosan, tidak semangat, malas, tidak ada tenaga dan sebagainya. Saya dan teman-teman sebisa mungkin untuk memotivasi dia untuk tetap mengikuti senam dengan baik.
2. Membimbing peserta didik menyelesaikan soal latihan subtema 3. Mereka diberi waktu cukup lama menyelesaikan soal tersebut. Saya membantu memberi penjelasan terkait soal-soal yang memang sulit mereka pahami.
3. Observasi rancangan pembelajaran ke-1 dilakukan di kelas 5A. Saya mengikuti proses kegiatan belajar sampai akhir. Adapun hal-hal terkait rancangan pembelajaran yang diamati adalah kejelasan tujuan pembelajaran memenuhi kriteria SMART, materi pembelajaran yang digunakan sesuai dengan karakteristik peserta didik dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, materi yang disampaikan secara runtut dan sesuai dengan alokasi waktu, media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, scenario pembelajaran dibuat secara rinci dan sistematis, scenario pembelajaran tercermin metode dan model dalam setiap langkah pembelajaran, teknik pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan penggunaan instrument. Dari beberapa point tersebut guru sudah cukup mencerminkan terlaksananya beberapa aspek rancangan pembelajaran yang diobservasi.
kegiatan pembelajaran dilakukan dengan baik dan mencapai tujuan
pembelajaran.
4. Asistensi mengajar di kelas 5B. Pada kegiatan asistensi ini saya mengamati kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru sekaligus membantu guru dalam proses kegiatan belajar. Ada beberapa hal yang diamati: pertama, peserta didik secara keseluruhan dapat memahami topik pembelajaran yang dilakukan yaitu materi tentang pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda melalui peristiwa KMB. Peserta didik diarahkan untuk membaca teks narasi lalu memetakan informasi dari bacaan mereka menggunakan aspek 5w+1H pada pengatur grafis yang sudah disediakan. Dalam kegiatan belajarnya, terdapat peserta didik yang kebingungan dan kesulitan namun guru memberi bimbingan dan arahan sehingga peserta didik akhirnya memahami materi dengan baik. Kedua, secara keseluruhan peserta didik dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Peserta didik dapat menjawab beberapa pertanyaan pada modul dan berdiskusi dengan temannya. Ada juga peserta didik yang tidak focus dalam pembelajaran, mereka aktif bergerak dan bercerita dengan temannya. Ketiga, penyebab peserta didik tersebut tidak dapat belajar dengan baik adalah mereka tidak mendapat atau difasilitasi pembelajaran yang sesuai denga karakteristiknya. Peserta didik dikelas sebagian besar memiliki gaya belajar membaca dan menulis namun ada beberapa peserta didik dengan gaya belajar kinestetik. Guru perlu
memvariasikan kegiatan pembelajaran dengan memilih beberapa moda sehingga semua peserta didik bisa secara maksimal mengikuti KBM sesuai dengan minat, gaya belajar dan kebutuhannya (pembelajaran berdiferensiasi). Keempat, guru sebagai model dalam mendorong peserta didik yang tidak aktif belajaar adalah dengan menjelaskan terkait materi yang belum dipahami, peserta didik juga diminta membaca kembali teks bacaan untuk mendapatkan pemahaman yang utuh.
Kelima, pelajaran yang dapat diambil dari pembelajaran yang telah dilakukan bagi saya adalah bagaimana pengelolaan kelas dengan baik, menjalin emosional dengan peserta didik, dan membimbing dalam proses belajarnya. Terakhir, rancangan pembelajaran pada hari tersebut sudah diterapkan dengan cukup efektif. Peserta didik dapat memahami materi melalui penggunaan moda pengatur grafis yang memudahkannya dalam memperoleh pemahaman dan memetakan informasi bacaan.
3. Jum’at, 1 Maret 2024
1. Kegiatan imtaq 2. Observasi
rancangan dan perangkat
pembelajaran ke- 2
3. Observasi
pembelajaran ke- 2
4. Diskusi dengan DPL dan Pamong
1. Kegiatan imtaq dilaksanakan di halaman sekolah. Pada kegiatan imtaq kali ini diisi dengan membaca surah pendek oleh guru agama.
Peserta didik mengikuti dengan baik meski beberapa kali harus ditegur agar kembali fokus.
2. Observasi rancangan pembelajaran ke-2 dilakukan di kelas 5B. Saya mengikuti proses kegiatan belajar sampai akhir. Adapun hal-hal terkait rancangan pembelajaran yang diamati adalah kejelasan tujuan
pembelajaran memenuhi kriteria SMART, materi pembelajaran yang digunakan sesuai dengan karakteristik peserta didik dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, materi yang disampaikan secara runtut dan sesuai dengan alokasi waktu, media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, scenario pembelajaran dibuat secara rinci dan sistematis, scenario pembelajaran tercermin metode dan model dalam setiap langkah pembelajaran, teknik pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan penggunaan instrument. Dari beberapa point tersebut guru sudah cukup mencerminkan terlaksananya beberapa aspek rancangan pembelajaran yang diobservasi.
Seperti sudah mencerminkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, namun belum memperhatikan karakteristik peserta didik. Tujuan pembelajaran belum mampu memfasilitasi gaya belajar, minat dan kesiapan belajar mereka. Penyajian materi sudah sistematis dan sesuai dengan alokasi waktu. Selanjutnya pemilihan media yang berupa moda visual juga, sementara peserta didik di kelas memiliki gaya belajar yang berbeda. Belum tercermin jelas untuk kerincian scenario pembelajaran yang mencerminkan strategi, metode dan alokasi waktu yang dibutuhkan. Guru hanya menyampaikan materi saja lalu menugaskan peserta didik. Terakhir belum terdapat asesmen yang tepat untuk mengukur pencapaian proses pembelajaran yang dilaksanakan.
Guru melaksanakan pembelajaran tidak mengacu pada RPP,
menyebabkan kegiatan pembelajaran tidak terarah dan jelas.
3. Asistensi mengajar di kelas 5A. Pada kegiatan asistensi ini saya mengamati kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru sekaligus membantu guru dalam proses kegiatan belajar. Ada beberapa hal yang diamati: pada proses KBM sudah berjalan dengan baik, dimana peserta didik aktif dari awal penyampaian materi, umpan balik peserta didik dan penguatan materi oleh guru melalui ice breaking. Dalam kelas ada peserta didik yang tidak dapat mengikuti KBM karena ada lomba ekstrakurikuler selebihnya proses KBM diikuti oleh semua peserta didik dan terjadi komunikasi 2 arah antara guru dan peserta didik.
Sementara, solusi dari peserta didik yang tidak mengikuti KBM adalah guru memberikan tugas untuk dikerjakan berkelompok untuk dikerjakan sepulang sekolah. Guru sebagai model dalam mendorong peserta didik untuk aktif belajar adalah dengan memberi motivasi dan stimulus sehingga peserta didik aktif serta penggunaan media yaitu kubus kecil (bucil). Pelajaran berharga yang dapat diambil dari pengamatan pembelajaran yaitu telatan dan sabar dalam mengajar serta melakukan pendekatan kepada seluruh peserta didik. Terakhir, rancangan pembelajaran yang dilaksanakan dengan hasil efektif karena antusias peserta didik dalam mengikuti KBM.
Rancangan pembelajaran dilaksanakan dengan cukup baik sehingga prosesnya pun berjalan
efektif, terlihat pada hasil evaluasi peserta didik dengan hamper sebagaian besar tuntas.
4. Diskusi dengan DPL dengan guru pamong. Membahas terkait PPL pada topic 3 yaitu asistensi mengajar.
Pada diskusi tersebut kami diarahkan untuk lebih teliti lagi dan menganalisis secara kritis dalam melakukan refleksi pembelajaran di kelas, dimana proses analisis harus sesuai dengan apa yang ada di kelas dengan didukung teori-teori berdasarkan bahan bacaan pada mata kuliah lain yang relevan. Tugas observasi terkait rancangan dan pelaksanaan dalam pembelajaran direvisi sebelum melanjutkan pada kegiatan pada topic 4 yaitu mengajar terbimbing.
Mengetahui, Guru Pamong
Hj. Nurhayati, S.Pd.
NIP 19660406 200112 2 002