• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jurnal PPKn

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Jurnal PPKn"

Copied!
109
0
0

Teks penuh

HUBUNGAN PEMBELAJARAN SEKOLAH SIPIL DENGAN IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA (Tukiran, Ana Andriani, Sugeng Priyadi, Suyahmo & Muhammad Abduh). Sedangkan hasil analisis data hubungan pembelajaran PKn dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila I diperoleh rxy 6,32.

Tabel 1 Hasil Angket Pembelajaran PPKn dan Pengamalan Sila I Pancasila
Tabel 1 Hasil Angket Pembelajaran PPKn dan Pengamalan Sila I Pancasila

HASIL PENELITIAN

Masalah utama dalam penelitian ini dirumuskan: bagaimana mengembangkan sumber daya manusia tenaga pengajar Universitas Bantara Sukoharjo untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan sumber daya manusia tenaga pengajar di Universitas Bantara Sukoharjo untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

Tabel 1 partisipasi dosen dalam penelitian sumber dana kemenristik Dikti tahun 2018.
Tabel 1 partisipasi dosen dalam penelitian sumber dana kemenristik Dikti tahun 2018.

PEMBAHASAN

Kepribadian yang berwibawa memiliki indikator penting: memiliki perilaku yang memberikan pengaruh positif bagi siswa dan memiliki perilaku yang dihormati. Berakhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai norma agama (iman dan taqwa, jujur, ikhlas, suka menolong), dan memiliki perilaku yang diteladani oleh peserta didik.

INDUSTRI 4.0: TELAAH KLASIFIKASI ASPEK DAN

Faktor yang Mendorong Terjadinya Konflik antara

Akibatnya, para tukang ojek reguler merasa bahwa para tukang ojek online telah mengambil alih pekerjaan mereka. Penerapan inovasi teknologi baru di bidang transportasi yaitu ojek online oleh pengendara ojek konvensional dinilai mengganggu sistem konvensional yang biasa mereka gunakan. Ketidakmampuan pengemudi ojek biasa untuk beradaptasi dengan inovasi teknologi baru tersebut mengakibatkan mereka menolak keberadaan pengemudi ojek online.

Konflik antara pengemudi ojek online dan ojek konvensional adalah tentang kepentingan finansial. Pemerintah yang juga tidak melarang mereka untuk beroperasi di masyarakat memicu penolakan oleh para pengemudi ojek konvensional yang pada akhirnya menimbulkan konflik antara pengemudi ojek online dan pengemudi ojek konvensional. Berdasarkan faktor-faktor penyebab konflik antara pengemudi ojek online dengan pengemudi ojek konvensional di Kota Surakarta yang telah diuraikan di atas, maka konflik ini dapat dikategorikan sebagai konflik ekonomi.

Upaya Pemerintah Kota Surakarta dalam Menyelesaikan Konflik

Hambatan para pengemudi ojek konvensional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mendorong mereka untuk melakukan ancaman atau kekerasan fisik terhadap pengemudi ojek online sebagai bentuk penolakan mereka terhadap keberadaan ojek online, yang akhirnya menimbulkan konflik antara kedua pihak yang dipimpin. Ojek online sudah lama beroperasi di masyarakat, namun hingga saat ini belum ada regulasi yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatur secara jelas keberadaan transportasi berbasis online di Indonesia. Upaya yang dilakukan pemerintah kota Surakarta untuk menyelesaikan konflik antara pengemudi ojek online dengan pengemudi ojek konvensional adalah mediasi.

Mediasi ini tidak membuahkan kesepakatan bersama, dan pemerintah kota Surakarta mengumumkan bahwa ojek online (Go-Jek) dilarang beroperasi di wilayah kota Surakarta dan hanya diperbolehkan untuk mengantarkan paket makanan dan barang. Zona merah merupakan area yang termasuk dalam area basis normal ojek, sehingga para pengemudi ojek online baru dapat melakukan penjemputan penumpang dalam radius 100-200 meter dari titik zona merah atau pada lokasi yang telah ditentukan. Faktor pendukungnya adalah: (a) pengemudi ojek online dan konvensional menyadari sama-sama bekerja di kota Surakarta, sehingga harus bersinergi untuk menjaga keunggulan kota;

Dampak yang Ditimbulkan dari Adanya Konflik antara Pengemudi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penanaman nilai-nilai antikorupsi melalui kegiatan pembelajaran PKn bagi siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, pengaruhnya terhadap karakter siswa, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penanaman nilai-nilai antikorupsi. ​​melalui kegiatan pembelajaran pada saat outing IPS bagi siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Disini peneliti menyajikan data deskriptif berupa pengajaran nilai-nilai antikorupsi yang diintegrasikan dalam IPS dalam Outings Masyarakat dengan tema pendidikan. Pembelian kantin kejujuran merupakan kegiatan yang terinspirasi dari kegiatan kelas integrasi bertema antikorupsi yang semula dimaksudkan untuk digunakan.

Berikut dampak penanaman nilai-nilai antikorupsi terhadap karakter siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar yang peneliti peroleh dari hasil wawancara. Selanjutnya dari wawancara peneliti dengan informan yaitu guru dan siswa pendidikan kewarganegaraan mengenai faktor pendukung penanaman nilai-nilai antikorupsi yaitu kegiatan. Dari wawancara tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor pendukung penanaman nilai-nilai antikorupsi di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar adalah guru teladan yang memiliki.

Pembahasan

Jadi faktor dari individu mahasiswa itu sendiri yang tahu dan ingin antikorupsi, tetapi tidak dibarengi dengan tindakan nyata. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan sumber dana, faktor individu mahasiswa yang belum memiliki kebiasaan antikorupsi, serta lingkungan keluarga dan masyarakat yang belum sadar akan tindakan antikorupsi. Oleh karena itu, dampak yang diharapkan dari penanaman nilai-nilai antikorupsi di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar dalam hal ini berhasil secara kemauan, namun untuk pembiasaan belum berhasil secara menyeluruh membentuk karakter antikorupsi pada siswa, meskipun tahapan urutannya tindakan moral.

Guru di sekolah memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam upaya penanaman nilai-nilai antikorupsi. Faktor penghambat pembentukan nilai-nilai antikorupsi melalui kegiatan kelas karyawisata siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar adalah sumber dana yang digunakan untuk mengoptimalkan kegiatan tersebut. Faktor pendukung tegaknya nilai-nilai antikorupsi di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar adalah guru yang menjadi teladan dalam praktik tindakan antikorupsi dan kreatifitas guru dalam merintis kegiatan pembelajaran kelas field trip PKN sehingga dapat diusung. keluar dan tidak berhenti disitu juga berpartisipasi aktif sebagai panitia inti dan juga kreatifitas.

Saran 1. Bagi Guru

  • Partisipasi Forum Warga Buruh Migran Nusawungu sebagai
  • Dampak Partisipasi Paralegal dalam Pendampingan Hukum
  • Hambatan Partisipasi Paralegal dalam Pendampingan Hukum
  • Dampak Pendampingan Hukum Non Litigasi Oleh

Peneliti berusaha menyajikan data deskriptif terkait objek penelitian yaitu keikutsertaan paralegal Forum Buruh Migran Nusawungu dalam pendampingan hukum non litigasi bagi tenaga kerja Indonesia. Upaya pemberian bantuan hukum dijelaskan lebih lanjut yaitu dengan memberikan bantuan hukum tanpa litigasi kepada tenaga kerja Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan calon tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di luar negeri.

Keikutsertaan paralegal selanjutnya dalam pendampingan hukum non litigasi bagi pekerja Indonesia yang bermasalah adalah dengan menulis surat pengaduan kepada pihak terkait. Dampak keikutsertaan paralegal dalam bantuan hukum dalam bantuan hukum non yudisial bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri. Hambatan Partisipasi Paralegal dalam Bantuan Hukum Non Yudisial bagi Pekerja Migran Indonesia di Luar Negeri.

SARAN

MENDAPATKAN SERTIFIKAT NEGARA MELALUI PENDAFTARAN NEGARA SISTEMATIS LENGKAP (PTSL). Studi di Desa Rowokele Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen). Pembahasan strategi pemenuhan hak warga negara untuk memperoleh sertifikat tanah melalui program PTSL antara lain kajian tentang pendidikan kewarganegaraan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mengkaji penerapan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Rohokele sebagai strategi pemenuhan hak warga untuk mendapatkan sertifikat tanah.

Strategi pemenuhan hak keperdataan atas sertifikat tanah melalui PTSL di Desa Rowokele Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen. Tujuan dari strategi pemenuhan hak warga untuk memperoleh sertifikat tanah melalui PTSL di Desa Rowokele telah tercapai. Faktor penghambat dan pendukung dalam pemenuhan hak warga untuk memperoleh sertifikat tanah melalui PTSL di Desa Rowokele Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen.

Tabel 1.1 Capaian Cakupan  Peta Bidang Tanah Bersertifikat  Yang Terdigitasi Hingga Juni
Tabel 1.1 Capaian Cakupan Peta Bidang Tanah Bersertifikat Yang Terdigitasi Hingga Juni

Saran

  • Proses penilaian kognitif dengan teknik tes pilihan
  • Adil, yaitu dapat dilihat dari penyebaran soal yang
  • Terpadu, yaitu bahawa penilaian kognitif ini
  • Beracuan Kriteria, yaitu berdasar hasil penilaian
  • Ekonomis, yaitu karena
  • Edukatif, yaitu karena selain untuk mengetahui
  • Sahih atau Valid, yaitu karena instrumen yang
  • Menyeluruh dan berkesinambungan,
  • Sistematis, yaitu karena terdapat beberapa
  • Akuntabel, yaitu karena belum dilaksanakannya
  • Kendala yang dihadapi guru dalam melakukan penilaian
  • Evaluasi Penilaian Kognitif Dengan Teknik Tes Pilihan
  • Proses Penilaian Kognitif dengan Teknik Tes Pilihan
  • Kendala Penilaian Kognitif dengan Teknik Tes Pilihan
  • Evaluasi penilaian kognitif dengan teknik tes pilihan

STUDI EVALUASI PENILAIAN KOGNITIF MENGGUNAKAN TEKNIK TES PILIHAN GANDA DENGAN BANTUAN APLIKASI EDMODO PADA PEMBELAJARAN PPKN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mengungkap proses penilaian kognitif menggunakan teknik tes pilihan ganda yang didukung oleh aplikasi Edmodo. Berdasarkan hasil penelitian, proses asesmen kognitif menggunakan teknik tes pilihan ganda dengan dukungan aplikasi Edmodo pada pembelajaran PPKn kelas X SMA Negeri 1 Ngemplak.

Sehingga dapat dikatakan bahwa hasil asesmen kognitif menggunakan teknik tes pilihan ganda yang didukung oleh aplikasi edmodo belum dapat dipertanggungjawabkan. Implementasi Asesmen Kognitif Menggunakan Aplikasi Edmodo Teknik Pengujian Pilihan Ganda Pada Pembelajaran PPKn Kelas X SMA Negeri 1. Evaluasi Penilaian Kognitif Menggunakan Teknik Pengujian Pilihan Ganda Menggunakan Aplikasi Edmodo Teknik Pengujian Pilihan Ganda Pada Pembelajaran PPKn Kelas X SMA Negeri 1 .

HANDBOOK 1 COGNITIVE DOMAIN. London: Longmans

Straegi Aisyiyah Muhammadiyah Pimpinan Cabang Karanganyar

Wawancara dalam penelitian ini dilakukan dengan ketua Aisyiyah, para pengurus Aisyiyah dan pengurus Aisyiyah Muhammadiyah cabang Karanganyar. Manajemen Strategis Aisyiyah Muhammadiyah Cabang Karanganyar Kepemimpinan Cabang Karanganyar dalam pemberdayaan perempuan sebagai upaya pemenuhan hak ekonomi warga. Bekerja sama dengan PPA, Aisyiyah Muhammadiah, Ketua Cabang Karanganyar mengirimkan kader/anggotanya untuk mengikuti sosialisasi dan pelatihan, yang nantinya perwakilan yang dikirim akan membagikan hasil sosialisasi dan pelatihan dari PPA kepada anggota lainnya.

Bantuan yang dilaksanakan dalam hal pemberdayaan. merupakan langkah pemenuhan hak ekonomi anggotanya, dimulai dengan pemberian informasi melalui penyadaran. Bantuan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan kesadaran kepada anggota Aisyiyah tentang pentingnya kemandirian ekonomi bagi perempuan. Kemudian bantuan dalam bentuk modal berupa bantuan dalam mencari modal, kemudian bagi yang memiliki. pembatasan pasar ada juga bantuan dalam memasarkan produk. Berikut akan diuraikan secara singkat pendampingan pemberdayaan perempuan yang diberikan oleh Aisyiyah Muhammadiyah, pengurus cabang Karanganyar, dalam upaya pemenuhan hak ekonomi warga.

Faktor Pendukung dan Faktor Penghalang Strategi Aisyiyah

39) “Pemberdayaan adalah upaya pemberian kesempatan dan bantuan untuk memfasilitasi masyarakat miskin, agar mereka memperoleh akses terhadap sumber daya, berupa: informasi, teknologi, permodalan, jaminan pemasaran, dan lain-lain. Keberadaan sumber daya manusia merupakan faktor terpenting untuk mencapai keberhasilan suatu organisasi. Terdapat kendala pimpinan kurang aktif dalam keanggotaan dewan ekonomi sehingga kurang mendukung anggota perempuan yang berminat mengikuti program pemberdayaan ekonomi perempuan yang dilakukan oleh Aisyiyah, khususnya Dewan Ekonomi Aisyiyah.

Minimnya pengurus yang aktif menjadikan program pendampingan, bagian dari rangkaian pemberdayaan ekonomi perempuan di Aisyiyah, menjadi salah satu kendala belum optimalnya hasil yang dicapai. Aisyiyah Muhammadiyah, pimpinan cabang Karanganyar, belum memiliki sumber pendanaan mandiri di dalam organisasi yang dianggarkan khusus untuk program-program yang dijalankannya.

Relevansi Penelitian dengan Pendidikan Pancasila dan

Ancaman ekonominya adalah Indonesia akan dibanjiri barang-barang dari luar negeri dan perdagangan yang tidak mengenal batas negara. Muhammadiyah Karanganyar dalam pemberdayaan perempuan di sini merupakan salah satu bentuk upaya pemenuhan hak-hak sipil di bidang ekonomi, yang berarti upaya-upaya yang dapat digunakan dalam menghadapi dan mengatasi ancaman. Mengatasi ancaman dengan memberdayakan perempuan di bidang ekonomi dengan memanfaatkan dan mengelola potensi sumber daya yang dimiliki Karanganyar yaitu sumber daya alam dan sumber daya manusia.

Strategi Aisyiyah Muhammadiyah Bagi Pimpinan Cabang Karanganyar Dalam Pemberdayaan Perempuan Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Ekonomi Warga Negara. Dampak Strategi Aisyiyah Pimpinan Cabang Karanganyar Terhadap Pemberdayaan Perempuan Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Ekonomi Warga. Sebaiknya anggota Aisyiyah Muhammadiyah berpartisipasi aktif dalam kegiatan atau program di bidang ekonomi yang diadakan oleh Pimpinan Aisyiyah Muhammadiyah Cabang Karanganyar secara baik dan berkesinambungan.

Jurnal PPKn

Gambar

Tabel 1 Hasil Angket Pembelajaran PPKn dan Pengamalan Sila I Pancasila
Gambar 1.  Pembelajaran PPKn dan
Tabel 1 partisipasi dosen dalam penelitian sumber dana kemenristik Dikti tahun 2018.
table 2 di bawah ini.
+3

Referensi

Dokumen terkait

12/12/22, 7:53 PM Merit List সরকাির িবদ ালয় - Directorate of Secondary and Higher Education