• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kampus tercintaku UIN Sunan Kalijaga Yogayakarta.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan " Kampus tercintaku UIN Sunan Kalijaga Yogayakarta. "

Copied!
49
0
0

Teks penuh

Berdasarkan permasalahan diatas, penulis tertarik untuk meneliti apakah model penyelesaian kredit macet dari masing-masing faktor penyebab kredit macet yang dilakukan KSU Al-Husain Jepara sudah sesuai dengan syariat Islam atau belum. Penyelesaian kredit macet yang dilakukan KSU Al-Husain terhadap ketiga faktor penyebab kredit macet ini sesuai dengan prinsip hukum Islam. Hal inilah yang diterapkan KSU al-Husain untuk mengatasi kredit macet yang dialami saat ini.

Dari penelitian lapangan yang penulis lakukan di KSU Al-Husain terhadap penyelesaian kredit macet yang terjadi, kemudian dibandingkan dengan teori penyelesaian kredit macet menurut hukum Islam dan adat.

آذ

Vokal panjang 1

ضو

Vokal rangkap

Vokal pendek yang berurutan dalam satu kata dipisahkan dengan apostrof

Penulisan kata-kata dalam rangkaian kalimat Ditulis menurut penulisannya

Jika diikuti huruf Syamsiyyah, ditulis dengan menggunakan huruf Syamsiyyah yang terletak setelahnya, tanpa huruf l (el).

ضوا يوذ '&ا هأ

Latar Belakang Masalah

Penggunaan sepeda motor di Indonesia sangat populer karena harganya yang relatif murah, terjangkau bagi sebagian kalangan dan hemat bahan bakar, serta biaya operasionalnya juga sangat rendah.1 Hal ini menjadikan bisnis sepeda motor sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. . Salah satu terobosan baru yang muncul adalah sewa guna usaha (leasing) yang saat ini banyak digunakan dalam bisnis sepeda motor. KSU Al-Husain merupakan koperasi yang mempunyai kegiatan simpan pinjam dan penyewaan sepeda motor bekas.

Mekanisme penyewaan pada koperasi ini adalah KSU Al-Husain sebagai pihak yang memberikan jasa pembiayaan sepeda motor (lessor), sedangkan Joen Motor sebagai pihak yang menjual sepeda motor (supplier), dan konsumen atau pembeli sebagai pihak yang menerima pembiayaan sepeda motor (lease). . . Dalam transaksi tersebut, Joen Motor sebagai pengelola sepeda motor, sedangkan KSU Al-Husain sebagai pihak yang melakukan transaksi pembayaran. Penjualan tunai tidak ada masalah, karena disini pembeli hanya perlu membayar sejumlah uang yang telah disepakati untuk sepeda motor pilihannya, maka pembeli dapat langsung memiliki sepeda motor tersebut secara legal.

Dalam penjualan sepeda motor bekas secara kredit, mekanisme transaksinya adalah sebagai berikut: transaksi pembelian dilakukan secara mencicil tergantung deposit yang diberikan. Setelah proses selesai, pembeli bisa membawa pulang sepeda motor yang ingin dimilikinya. Kebijakan yang menarik adalah ketika benda pembayaran, atau dalam hal ini mesin, hilang.

Dari pemaparan penulis di atas, penulis sangat tertarik untuk mengkaji model kebijakan yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan mengenai kredit macet pada penyewaan sepeda motor bekas di KSU Al-Husain, serta faktor yang mendasari pengambilan kebijakan tersebut. KSU Al-Husain merupakan koperasi yang sedikit mengalami hambatan kredit, apakah kebijakan yang diambil dapat mengatasinya.

Pokok Masalah

Jadi dalam hal ini koperasi menanggung seluruh kerugian atas saldo pinjaman yang tidak dilunasi oleh nasabah. Dalam setahun terakhir, kredit macet di KSU Al-Husain sebesar 2% dari seluruh saldo pinjaman, total pinjaman pada tahun 2013 berjumlah 1500 nasabah.

Tujuan Dan Kegunaan Penelitian

Telaah Pustaka

Muhammad Afif (2004) tentang “Tinjauan Hukum Islam Tentang Upaya Penyelesaian Cidera Janji Pembelian Sewa Sepeda Motor: Studi Kasus Pada Dealer Sepeda Motor Makmur di Kota Padang”. Dalam skripsi ini dibahas tentang proses penyelesaian wanprestasi pada perjanjian jual beli sepeda motor dan kemudian perspektif hukum Islam.7. Ridwan Afandi (2006) tentang “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penerapan Kredit Pada Koperasi Haji Multi Usaha “WALISONGO” PATI”.

Tesis ini menjelaskan tentang pelaksanaan perkreditan khususnya kredit koperasi dengan memperhatikan tambahan bunga/jasa, denda keterlambatan pelunasan pinjaman dan jaminan atas surat berharga yang menyertai pinjaman koperasi dari penjamin menurut hukum Islam.8. 6 Fajar Burhanum Sholichah, “Revisi Hukum Islam tentang Kredit Macet Simpan Pinjam BMT Bina Ummah Godean : 2004-2005”. 7 Muhammad Afif, “Tinjauan Hukum Islam Tentang Upaya Penyelesaian Cidera Janji Transaksi Pembelian Sewa Sepeda Motor: Studi Kasus Pada Dealer Sepeda Motor Makmur Kota Padang”.

Ridwan Afandi, “Tinjauan Hukum Islam tentang Penerapan Kredit pada Koperasi Haji Multi Usaha “WALISONGO” PATI”. Yang akan penulis bahas dalam disertasi ini adalah model kebijakan dan permasalahan yang menjadi dasar penyelesaian kredit macet pada penyewaan sepeda motor bekas di KSU Al-Husain ditinjau dari prinsip muamalah.

Kerangka Teoretik

Ayat di atas menjelaskan bahwa Allah SWT menganjurkan pemberian pinjaman harta benda kepada orang yang membutuhkan, dan ada pahalanya. Kredit adalah kemampuan untuk melakukan pembelian atau pemberian pinjaman dengan janji pembayaran akan dilakukan/ditangguhkan dalam jangka waktu yang disepakati.10. Syarat sahnya qard} (ض) adalah orang yang memberi pinjaman itu benar-benar pemilik barang yang akan dipinjamkan.

Tulisan ini dapat dijadikan sebagai bukti di kemudian hari jika terjadi perselisihan antara kedua belah pihak mengenai penyelesaian kredit. Waktu merupakan kesepakatan para pihak mengenai sejauh mana kredit harus dibayar oleh debitur. Risiko merupakan keadaan yang paling buruk yaitu ketika kredit tidak kembali atau terjadi kredit macet.

Kinerja merupakan upaya debitur dalam mengelola kredit yang disalurkan oleh kreditur, yang kemudian dapat dilunasi tepat pada waktunya sesuai kesepakatan yang telah disepakati. Tujuan dari penilaian kapasitas adalah untuk menilai sejauh mana hasil usaha yang ingin dicapai dapat dilunasi tepat waktu sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati. Manfaat tersebut berfungsi sebagai instrumen jaminan jika perusahaan yang dibiayai kredit mengalami kebangkrutan atau karena sebab lain dimana debitur tidak dapat membayar kembali kreditnya dari hasil usaha normal.

Tujuan penilaian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kondisi yang mempengaruhi perekonomian negara/daerah akan berdampak positif atau negatif terhadap perusahaan penerima kredit. Keadaan terpaksa adalah hambatan yang tidak memungkinkan seseorang melakukan usaha di tempat tersebut.17.

Metode Penelitian

Kondisi ekonomi dapat diartikan situasi dan kondisi politik, sosial, ekonomi, budaya dan lainnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, yaitu penelitian yang pencarian datanya melalui observasi dan sumber data di lapangan. Sifat penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis, yaitu penulis akan mengkaji permasalahan kemudian menganalisisnya setelah memperoleh data yang jelas.

Observasi dapat dilakukan dengan cara mengamati objek penelitian atau fenomena yang terjadi. Dalam hal ini penulis akan melakukan observasi langsung dengan tujuan untuk mendapatkan data penyelesaian kredit macet pada penyewaan mesin bekas di jepara.Penulis akan melakukan observasi langsung pada lokasi fasilitas yang diteliti. Klien yang diundang untuk wawancara adalah pengurus Koperasi Serba Guna (KSU) Al-Husain yang akan dimintai pendapat dan gagasannya.

Dengan cara ini jawaban yang diperoleh dapat mencakup seluruh variabel, dengan informasi yang lengkap dan mendalam.18. Dokumentasi merujuk pada penulis yang melakukan penelitian terhadap objek penelitian dan data lain yang berkaitan dengan yang diteliti. Pendekatan Normatif merupakan pendekatan yang bertujuan untuk memperoleh pengetahuan normatif tentang hubungan antara suatu peraturan dengan peraturan lainnya serta penerapannya dalam praktik.

Setelah mengumpulkan data-data yang diperlukan, langkah selanjutnya adalah menganalisis data dengan menggunakan metode analisis data kualitatif, yaitu mengklasifikasikan data yang diperoleh atau dikumpulkan dan menafsirkannya seperlunya untuk menarik kesimpulan. Kemudian metode analisis data ini menggunakan teknik berpikir induktif yaitu penggunaan pengetahuan khusus untuk menarik kesimpulan umum.

Sistematika Pembahasan

Bab ketiga menjelaskan gambaran umum KSU Al-Husain yang meliputi kondisi umum geografis dan perekonomian, gambaran umum, tata cara pelaksanaan kredit sepeda motor bekas, kredit macet dan faktor-faktor penyebabnya, serta upaya penanggulangan kredit macet.

Kesimpulan

Dalam prinsip Islam, surat Al-Baqarah ayat 280 digunakan mengenai pemberian penangguhan hukuman dan penghapusan hutang kepada orang yang tidak mampu. Sedangkan prinsip umum perbankan berlaku untuk penjadwalan ulang atau perpanjangan jangka waktu kredit atau jangka waktu angsuran. Sekilas tentang penyelesaian piutang macet yang dilakukan KSU Al-Husain, kemudian dibandingkan dengan teori hukum Islam.

Penyelesaian kredit macet yang dilakukan KSU Al-Husain sesuai dengan prinsip hukum Islam.

Saran

  • Al-Qur’an
  • Hadits
  • Ushul Fiqh
  • Lain-Lain
  • Imam Abu Dawud
  • DIMYAUDDIN DJUWAINI
  • M. YAZID AFANDI
  • ABDUL GHAFUR ANSHORI
  • MUHAMMAD

Anshori, Abdul Ghafur, Penerapan Prinsip Syariah (Pada Lembaga Keuangan, Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan), Yogyakarta: Pustaka. Azhar Basjir, Ahmad, Pokok-Pokok Hukum Mu'amalat (Hukum Perdata Islam), Yogyakarta: Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 1993. Kemudian jenazah lain dibawa kepadanya, setelah itu orang-orang berkata: “Wahai Rasulullah shalahu 'alayhi wasallam, doakan jenazah ini.'

Maka dia bertanya apakah lelaki itu tertinggal sesuatu yang dapat melunasi hutangnya, lalu dia mendoakannya. Tetapi jika tidak, maka dia berkata kepada kaum Muslimin: "Berdoalah untuk sahabat kamu ini." Ketika Allah memberikan kemenangan, Dia berkata: "Aku lebih utama (lebih berhak) berkhidmat kepada orang-orang mukmin dengan meninggalkan hutang, maka wajib aku melunaskannya. Lalu lelaki itu berkata: "Wahai Rasulullah, aku telah sesungguhnya telah membayarnya kecuali dua dinar yang dituntut oleh seorang wanita, tetapi dia tidak mempunyai saksi.” Lalu Rasulullah saw bersabda, “Berilah (bayar) hutang itu.

Ulama yang pernah menjadi gurunya antara lain : Imam Ahmad bin Hanbal, Al-Qanaby, Sulaiman bin Harb, Abu Amr Adh-Dhariri dan ulama lainnya. Karya-karya Imam Abu Dawud antara lain: Al Marasil, Masa'il Al-Imam Ahmad, Al-asikh wa Al-Mansukh, Risala fi Washf Buku A-Sunan, Al-Zuhud, I Panggang'an Shalawat Al-Jurri, Buku Al -Qadr, Musnad Malik, As-Sunan dan lain-lain. Karya-karya yang dihasilkan antara lain: Ekonomi Islam, Rukun Ekonomi Islam, Manajemen Syariah, Pengantar Fiqih Muamalah, Tips Sukses Memperkuat Zakat, Sejarah Ekonomi Islam.

Sebagai dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) telah menghasilkan beberapa karya tulis antara lain: Lembaga Keuangan Mikro Syariah, Pengelolaan Hati Menuai Perdamaian, Gerakan Politik Islam, Ekonomi Islam, Pelembagaan “Hukum Islam”. Karir akademisnya sebagai dosen tetap Fakultas Hukum UGM dimulai pada tahun 1979, guru besar Fakultas Hukum UGM dan ketua manajemen Magister Kenotariatan Pascasarjana UGM. Selain di Fakultas Hukum UGM, beliau juga aktif mengajar di Program Magister Kenotariatan UGM, Program Hukum Bisnis Syariah di UIN Sunan Kalijaga, Fakultas Hukum Universitas Andalas dan Fakultas Hukum Universitas Hasanudin.

Karya-karya yang dihasilkan antara lain: Lembaga Keuangan Komunitas (Kontemporer), Teknik Perhitungan Bagi Hasil pada Bank Syariah, Prinsip-Prinsip Akuntansi dalam Al-Qur'an, Reksa Dana Syariah, Sistem dan Prosedur Operasional Bank Syariah.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Sebagai tugas akhir guna memenuhi salah-satu syarat memperoleh gelar Sarjana Strata 1 (satu) dalam Ilmu Bimbingan Konseling Islam di Institut Agama Islam Negeri