• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kualitas Lingkungan di Kelurahan Tamalanrea, Kalimantan Selatan

N/A
N/A
Rahmadiena Amalia Putri

Academic year: 2024

Membagikan "Kualitas Lingkungan di Kelurahan Tamalanrea, Kalimantan Selatan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

KELURAHAN TAMALANREA, KECAMATAN TAMALANREA

JENIS KENYAMANAN: LINGKUNGAN 1. Faktor Ekologi

Dari hasil wawancara, dapat disimpulkan bahwa wilayah ini nampaknya cukup bersih dan belum pernah mengalami masalah yang serius akibat limbah bahan kimia dari perusahaan. Warga merasa cukup puas dengan adanya area hijau seperti taman dan jalur hijau di sekitar wilayah mereka serta banjir tidak sering terjadi, yang menunjukkan bahwa masalah ini tidak menjadi kendala utama di wilayah tersebut.

JENIS KENYAMANAN: SOSIAL 1. Manajemen yang Efektif

Dari segi ekonomi, rata-rata warga di kelurahan Tamalanrea memiliki pendapatan yang berkisar antara 1-3 juta rupiah per bulannya. Dengan kisaran pendapatan sekitar 1 hingga 3 juta rupiah per bulan, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penduduk kelurahan ini mungkin berada dalam kategori pendapatan menengah ke rendah. Terkait ketersediaan tempat tinggal, beberapa warga menyebutkan bahwa masih ada beberapa yang belum memiliki tempat tinggal yang layak huni. Ini menunjukkan adanya ketidaksetaraan dalam hal perumahan di wilayah tersebut.

2. Keamanan

Tentang keamanan, wilayah ini dianggap aman dengan sedikit insiden kejahatan, dan keberadaan polisi di wilayah ini memberikan rasa aman bagi penduduk. Sistem keamanan termasuk keberadaan polisi dan satpam serta terdapat juga beberapa pemuda yang berkumpul di pos penjagaan.

3. Pendidikan, Perawatan dan Kesehatan

Tingkat pendidikan masyarakat terbanyak yakni pada tingkatan Sekolah Dasar (SD).

Adapun ketersediaan sarana pendidikan dan kesehatan tampaknya di wilayah ini belum mengalami masalah serius terkait dengan ketersediaan sarana pendidikan dan kesehatan.

Beberapa warga menyatakan bahwa sarana pendidikan dan kesehatan sudah cukup memadai

(2)

dan dapat dijangkau oleh masyarakat. Fasilitas lain seperti lapangan olahraga di wilayah ini dianggap baik, yang mengindikasikan adanya tempat untuk aktivitas rekreasi.

JENIS KENYAMANAN: PERKOTAAN 1. Manajemen yang Efektif

Kualitas tempat tinggal dalam kawasan perumahan dinilai bagus dan nyaman oleh warga. Namun, ada beberapa masalah terkait infrastruktur, seperti jaringan telekomunikasi yang kurang baik. Pemadaman listrik bergilir sering terjadi, dan akses air sering sulit selama hampir sebulan terakhir.

2. Infrastruktur

Tentang fasilitas sosial dan fasilitas umum hasil wawancara mengungkapkan beberapa keunggulan dan kekurangan yang patut diperhatikan. Keunggulan wilayah ini adalah dekatnya dengan kampus sebagai salah satu pusat masyarakat. Selain itu, ketersediaan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, baik Rumah Sakit Umum maupun Rumah Sakit Pusat, menjadi hal yang positif karena masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan yang memadai. Namun, terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan seperti fasilitas umum berupa ATM center yang jauh dan terbatas dapat menjadi hambatan bagi warga yang memerlukan akses ke layanan perbankan.

3. Transportasi

Kendaraan yang umum digunakan oleh masyarakat adalah motor selain kendaraan bermotor pribadi, serta beberapa diantaranya menggunakan transportasi online seperti Go- jek, Grab, Maxim, dan layanan serupa. Namun, beberapa narasumber mengeluhkan jalanan yang kurang baik dan penerangan yang kurang di beberapa titik wilayah menciptakan kondisi yang kurang nyaman, terutama pada malam hari, dan dapat mengganggu mobilitas dan keamanan warga. Wilayah ini juga dianggap padat, yang sering mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Lalu lintas yang cenderung padat di wilayah ini seringkali mengakibatkan kemacetan terutama saat jam pulang kerja. Tentunya, kemacetan ini dapat mempengaruhi mobilitas dan efisiensi perjalanan warga di wilayah tersebut.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan data tersebut, maka dapat di- katakan bahwa kegiatan abatesasi yang dilaku- kan masyarakat di Kelurahan Tamalanrea Indah belum maksimal karena masih terdapat seperdua

Secara kualitatif penelitian ini menemukan bahwa, berdasarkan model kualitas layanan Gronroos, pelayanan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan dalam

Hasil penelitian terhadap faktor-faktor sanitasi lingkungan permukiman di Kelurahan Ampera Kecamatan Kota Masohi, dapat disimpulkan bahwa (1) Kualitas sanitasi lingkungan

Dokumen ini berisi informasi tentang proyek perrestoranan museum di Kalimantan

Laporan bulanan ini membahas aktivitas Konsultan BPMP Provinsi Kalimantan Selatan selama bulan Oktober

Laporan akhir konsultan BPMP Kalimantan Selatan menyatakan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan telah dimulai sejak bulan April 2023 dan telah selesai pada bulan Desember

Dokumen ini membahas tentang pengaruh industri terhadap kualitas lingkungan di wilayah Tuban,