COVER
DAFTAR ISI
A.Latar Belakang Usaha...6
B.Analisa Pasar...6
1. Pelayanan...6
2. Permintaan dan Penawaran...7
3. Analisis Persaingan...7
4. Perkembangan Harga...7
C.Saluran Distribusi...7
D.Unit Pelayanan...8
1. Lokasi...8
2. Status dan Kondisi Tanah...8
3. Status dan Kondisi Bangunan...9
4. Peralatan...9
5. Karyawan...9
6. Biaya Operasional...9
E.Analisis Dampak Lingkungan...10
1. Lingkungan Sosial...10
F.Aspek Keuangan...10
1. Perhitungan Keuangan...10
2. Perkiraan Keuntungan...10
3. Estimasi Balik Modal...11
4. Sumber dan Kebutuhan Dana...11
G.Kriteria Kelayakan Proposal...11
1. Analisis Kredit SWOT...11
H. Implementansi Proposal dan Kredit...12
I. Hukum Perizinan...13
J. Ringkasan Proposal...13
K. Penutup...13
DAFTAR LAMPIRAN...15
A. Sejarah Bank BSI (Bank Syariah Indonesia)
Industri perbankan di Indonesia mencatat sejarah baru dengan hadirnya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang secara resmi lahir pada 1 Februari 2021 atau 19 Jumadil Akhir 1442 H. Presiden Joko Widodo secara langsung meresmikan bank syariah terbesar di Indonesia tersebut di Istana Negara.
BSI merupakan bank hasil merger antara PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengeluarkan izin merger tiga usaha bank syariah tersebut pada 27 Januari 2021 melalui surat Nomor SR-3/PB.1/2021. Selanjutnya, pada 1 Februari 2021, Presiden Joko Widodo meresmikan kehadiran BSI.
Komposisi pemegang saham BSI adalah: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 50,83%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 24,85%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 17,25%. Sisanya adalah pemegang saham yang masing-masing di bawah 5%.
Penggabungan ini menyatukan kelebihan dari ketiga bank syariah tersebut, sehingga menghadirkan layanan yang lebih lengkap, jangkauan lebih luas, serta memiliki kapasitas permodalan yang lebih baik. Didukung sinergi dengan perusahaan serta komitmen pemerintah melalui Kementerian BUMN, BSI didorong untuk dapat bersaing di tingkat global.
BSI merupakan ikhtiar atas lahirnya bank syariah kebanggaan umat, yang diharapkan menjadi energi baru pembangunan ekonomi nasional serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat luas. Keberadaan BSI juga menjadi cermin wajah perbankan Syariah di Indonesia yang modern, universal, dan memberikan kebaikan bagi segenap alam (Rahmatan Lil ‘Aalamiin).
Potensi BSI untuk terus berkembang dan menjadi bagian dari kelompok bank syariah terkemuka di tingkat global sangat terbuka. Selain kinerja yang tumbuh positif, dukungan iklim bahwa pemerintah Indonesia memiliki misi lahirnya ekosistem industri halal dan memiliki bank syariah nasional yang besar serta kuat, fakta bahwa Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia ikut membuka peluang.
Dalam konteks inilah kehadiran BSI menjadi sangat penting. Bukan hanya mampu memainkan peran penting sebagai fasilitator pada seluruh aktivitas ekonomi dalam ekosistem industri halal, tetapi juga sebuah ikhtiar mewujudkan harapan Negeri.
B. Produk Bank BSI 1. Individu
a. BSI Mobile Keyboard 2. Permintaan dan Penawaran
Penambahan modal melalui kredit usaha dapat digunakan untuk mendukung proyeksi pertumbuhan bisnis. Seperti, memperluas area layanan, meningkatkan kapasitas peralatan, atau membuka cabang baru untuk mencakup pasar yang lebih luas.Perusahaan penyewaan soundsystem yang telah memiliki pengalaman dan reputasi baik cenderung lebih mudah mendapatkan pelanggan dan proyek besar.
3. Analisis Persaingan
Di Balikpapan ada beberapa usaha yang bergerak di bidang yang sama dengan usaha yang kami digeluti. Oleh karena itu, kami menciptakan inovasi baru mengenai layanan yang kami buat yaitu mengandalkan “ Layanan Digital” dimana kualitas dari layanan kami akan lebih unggul dibandingkan dengan penyewa soundsytem lainnya.
Walaupun dengan kualitas alat yang cenderung canggih, tetapi harga yang akan kami tawarkan tidak akan jauh berdeda dengan harga yang dipasarkan.
4. Perkembangan Harga
Harga yang kami tawarkan bervariasi dan berbeda tergantung menu, bahan baku dan tingkat kesulitan pembuatannya termasuk keterampilan menghias kue. Selain itu, kami juga menerima produk custom-made sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan, sehingga kami memasang harga yang berbeda. Namun harga yang kami tawarkan masih terjangkau dan dapat kami pastikan produk yang kami jual setara dengan harga yang kami pasarkan.
C. Saluran Distribusi
Saluran distribusi yang digunakan bermacam-macam, baik secara offline (mengunjungi perusahaan) maupun online. Secara online dapat dilakukan dengan melihat paket-paket produk layanan kami di media sosial dan website, kemudian bisa dibooking melalui whatsapp atau nomor telepon yang tertera.
Berikut merupakan rencana penghasilan dari penjualan layanan kami dari tahun ke tahun:
Tabel 1. 1 Rencana dan Realisasi Penghasilan
D. Unit Pelayanan
1. Lokasi
Lokasi perusahaan yang berada di Jl. Projakal RT 29, Balikpapan Utara 76125, sangatlah strategis karena dekat dengan jalan besar, lokasi perkantoran, tempat tinggal penduduk. Perusahaan ini sangat mudah dicari karena berada tepat di pinggir jalan raya.
Berikut denah lokasi Perusahaan:
2. Status dan Kondisi Tanah
Tanah seluas 400 m2 merupakan aset pribadi yang dimiliki oleh pemilik dan tidak terikat apapun. Tanah tersebut digunakan 30x50m untuk lahan parker.
3. Status dan Kondisi Bangunan
Diatas tanah tersebut, terdapat bangunan seluas 250 m² untuk kegiatan operasi dan kegiatan produksi perusahaan. Status bangunan adalah milik pribadi dan tidak terikat apapun.
Jl.Projakal
Penjualan Tahun I Tahun II Tahun III
Rencana Penjualan (Keseluruhan)
Rp 275.000.000 Rp 425.500.000 Rp635.0075.000
Hasil Penjualan (Keseluruhan)
Rp 385.200.000 Rp 690.335.000 Rp 871.450.000
4. Peralatan
Peralatan yang dibutuhkan cukup banyak. Berikut adalah peralatan perusahaan yang diperlukan untuk kegiatan operasional usaha Miracle Sound Sytem :
N O
ALAT / BAHAN HARGA SATUAN TOTAL
1 Speaker Yamaha DBR Rp 15.000.000 4 Unit Rp60.000.000
2 Mic Wireless Spl Rp2.000.000 8 Unit Rp16.000.000
3 Mixer Digital Rp15.000.000 1 Unit Rp15.000.000
4 Mic Shure SM58 Rp1.500.000 4 Unit Rp6.000.000
5 Klotz Cable Support Rp500.000 20 Pcs Rp10.000.000
6 Receiver Mic Rp1.000.000 4 Unit Rp4.000.000
5. Karyawan
Berikut rincian biaya yang akan kami keluarkan untuk membantu keberlangsungan kegiatan operasional.
No Keterangan Gaji
1. Driver Rp. 6.000.000,00
2. Operator Rp. 8.000.000,00
6. Biaya Operasional
Berikut rincian biaya operasional yang kami keluarkan rutin setiap bulannya.
No Keterangan Gaji
1. Perawatan Sound System Rp. 5.000.000,00
2. Bahan Bakar Diesel Rp. 1.000.000,00
3. Lainnya Rp. 1.000.000,00
E. Analisis Dampak Lingkungan
Aspek Dampak lingkungan alam dan sosial merupakan aspek yang cukup penting untuk diperhatikan karena apabila perusahaan Miracle Sound Sytem dibangun tentunya akan berdampak terhadap lingkungan baik itu dampak positif ataupun dampak negatif.
1. Lingkungan Sosial
Efek pada lingkungan sosial itu sendiri sebagian besar positif. Misalnya, produk kita memuaskan masyarakat. Selain itu, kami dapat menciptakan lapangan kerja baru dengan perusahaan, meskipun jumlahnya tidak besar. Dana juga masuk ke pendapatan daerah dan upah pekerja sehingga bisa membawa
kesejahteraan bagi masyarakat dan perusahaan. Kita juga bisa mendapatkan keuntungan dari satu sama lain dalam hal Distributor
F. Aspek Keuangan
1. Perhitungan Keuangan
Perhitungan pembiayaan produksi Miracle Sound Sytem dilakukan sebulan sekali, namun penjualan tetap dihitung setiap hari. Perhitungan ini kami lakukan setiap akhir bulan sehingga kami dapat melihat keuntungan atau kerugian dari hasil penjualan setiap bulannya dan apakah produksinya meningkat atau tidak. Selain itu, Kami juga melakukan perhitungan keuangan atau menyelesaikan akuntansi pada akhir tahun.
2. Perkiraan Keuntungan
Dalam usaha Miracle Sound Sytem kami telah memperkiraan laba yanag akan diterima dimasa yang akan dating. Berikut biaya perkiraan keuntungan kami dalam satu bulan:
N o
Produk Target Penjualan Per Hari
Total
1. Sound System 1.000 watt 1 Kali Sewa Rp 1.000.000,00 2. Sound System 5.000 watt 1 Kali Sewa Rp 2.000.000,00 3. Sound System 10.000 watt 1 Kali Sewa Rp 4.000.000,00
Total 3 Kali Sewa Rp 7.000.000,00
3. Estimasi Balik Modal
Kami mencoba menganalisis keuntungan dan kerugian untuk menentukan status dan tren keuangan perusahaan dan keuntungan yang dihasilkan. Margin operasi kami adalah 30% dari harga pokok penjualan.
Keterangan Rincian Estimasi
Profit Kotor Bulanan Rp 210.000.000
Biaya Operasional Rp 80.000.000
Profit Bersih Bulanan Rp 130.000.000
4. Sumber dan Kebutuhan Dana
Dalam menjalankan usaha ini, pemilik mendapatkan dana yang bersumber dari modal sendiri dan kredit kepada bank. Modal sendiri kami gunakan untuk membeli bangunan, membeli peralatan dan perlengkapan tambahan.. Kami juga memiliki peralatan yang sudah ada sebelum pemilik mendirikan usaha ini untuk meminimalisir pengeluaran
Berikut rincian sumber dan kebutuhan dana:
Modal sendiri
Investasi Tetap Rp 130.000.000,00 (55%)
Kredit Bank
Investasi Tetap Rp 100.000.00,00 (45%)
Total Rp 230.000.000,00 (100%)
G. Kriteria Kelayakan Proposal 1. Analisis Kredit SWOT
a. Strength (Kekuatan)
Memiliki keahlian dalam mengoperasikan sound system.
Peralatan sound system yang dimiliki sudah lebih modern dari kompetitor.
b. Weakness (Kelemahan)
Memiliki keterbatasan modal untuk melengkapi peralatan sound system yang masih kurang.
Harga peralatan sound system yang cukup mahal.
Peralatan sound system membutuhkan perawatan ekstra dan rawan rusak.
c. Opportunity (Peluang)
Banyak masyarakat yang membutuhkan jasa penyewaan sound system untuk mendukung kelancaran acara mereka.
Target pasarnya sudah jelas.
d. Threat (Ancaman)
Kompetitor semakin lama semakin banyak.
Susah bersaing dengan pemain lama.
H. Implementansi Proposal dan Kredit 1. Plafond Kredit
Saya selaku pemilik Miracle Sound System ingin memperluas keberlangsungan usaha dengan mengajukan plafond kredit untuk memenuhi modal sebesar Rp100.000.000. modal sebesar Rp100.000.000 akan saya gunakan untuk mengembangkan usaha kami guna memberikan pelayanan yang nyaman pada pelanggan. selain itu digunakan untuk membeli peralatan dan perlengkapan serta perekrutan karyawan baru guna memajukan produktifitas usaha kami.
2. Jaminan Kredit
Dalam pengajuan kredit kepada, saya mengajukan jaminan berupa BPKB Mobil Toyota Avanza 1300 G tahun 2010 senilai 255.000.000. Nominal ini jauh lebih besar dibanding dengan nominal yang saya akan saya pinjam, yaitu Rp 1000.000.000,00 yang akan digunakan untuk pembukaan cabang baru, pembelian peralatan dan perlengkapan baru, serta perekrutan karyawan baru. Untuk itu, kami menjaminkan BPKB Mobil Toyota Avanza kepada pihak pegadaian. apabila sewaktu – waktu terjadi hal tidak diinginkan dalam pelunasan kredit tersebut.
3. Jadwal Pengembalian Kredit
Dengan meminjam modal dari pegadaian, maka kami akan berusaha untuk melakukan pengembalian kredit sebelum jadwal atau sesuai jadwal yang telah ditentukan. pola yang dipilih untuk mengembalikan kredit adalah dengan mengambil keuntungan dari hasil penjualan untuk mengangsur pembayaran kredit. Pembayaran angsuran akan dilakukan selama 2 tahun.
I. Hukum Perizinan
Syarat-syarat yang telah saya siapkan berkaitan dengan hukum dan perizinan perusahaan:
1. Akta Pendiri Perusaaan
2. Bukti Diri (KTP) dari Pemohon maupun Para Pengurus Perusahaan 3. Tanda Daftar Perusahaan
4. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Perusahaan maupun NPWP Para Pengurus Perusahaan
5. Neraca Perusahaan dalam 3 (tiga) tahun terakhir.
6. Laporan laba/rugi perusahaan 3 (tiga) tahun terakhir.
7. Laporan Perubahan Modal Perusahaan 3(tiga) tahun terakhir.
8. Laporan Arus Kas Perusahaan.
9. Fotocopy Sertifikat barang yang dijadikan jaminan.
J. Ringkasan Proposal
Usaha yang akan saya kembangkan yaitu usaha penyewaan jasa Sound System dengan mengggunakan layanan “Digital”. Usaha ini sudah berjalan selama hampir 3 tahun dan memiliki 3 Operator dan 2 Driver..
Saya (Doddy Safrian) selaku pemilik usaha Miracle Sound System mengajukan proposal pengajuan kredit ini kepada Borneo Bank. Dana yang akan kami pinjam yaitu sebesar Rp100.000.000,00 dengan jaminan BPKB mobil Toyota Avanza 1300 G tahun 2010 sebesar Rp255.000.000,00 dengan jangka waktu 1 tahun. Rencana penyelesaian perluasan usaha ini kami targetkan selesai pada bulan Januari 2024.
K. Penutup
Demikian uraian rencana pengembangan usaha kami, rencana besar pinjaman kredit yang kami butuhkan, beserta aset yang kami miliki yang akan kami jadikan sebagai agunan, besar harapan kami agar dapat diwujudkan pinjaman kredit tersebut. Kami bersedia mematuhi segala ketentuan yang ada, bersedia di survey, dan melengkapi persyaratan kredit lainnya yang akan diperlukan.
Kami berharap kedepannya Miracle Sound Sytem akan mengalami kesuksesan dan kemajuan untuk memperluas pasar, dan kami akan selalu meningkatkan produksi dan layanan berkualitas tinggi untuk membuat layanan kami populer di kalangan pelanggan. Kami akan terus memunculkan ide-ide kreatif untuk melengkapi menu bisnis kami dan juga berharap untuk terus membuka cabang baru di masa mendatang.
Besar harapan kami Bapak/Ibu pimpinan dapat mempertimbangan dalam mengambil keputusan terkait permohonan kredit kami. Atas perhatian dan kesempatan yang di berikan, kami ucapkan terima kasih.
Hormat Saya
Doddy Safrian
Direktur Miracle Sound Sytem
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1.1 Akta Pendirian Usaha
Lampiran 1.2 KTP pemilik
Lampiran 1.3 NPWP Pemilik
Lampiran 1.4 Tanda Daftar Perusahaan 90.497.902.
8-721.000 DODDY SAFRIAN JALAN
PROJAK
MIRACLE SOUND SYSTEM
Neraca tahun 2020-2022
MIRACLE SOUND SYSTEM MIRACLE SOUND SYSTEM
MIRACLE SOUND SYSTEM
MIRACLE SOUND SYSTEM
Laporan Laba Rugi tahun 2020-2022
MIRACLE SOUND SYSTEM
MIRACLE SOUND SYSTEM
Laporan Perubahan Ekuitas tahun 2020-2022 MIRACLE SOUND SYSTEM
MIRACLE SOUND SYSTEM
Laporan Arus Kas tahun 2020 – 2023 MIRACLE SOUND SYSTEM
MIRACLE SOUND SYSTEM
MIRACLE SOUND SYSTEM
MIRACLE SOUND SYSTEM
MIRACLE SOUND SYSTEM
Sertifikat Barang Yang Dijadikan Jaminan Berupa BPKB Mobil Sedan Troton