Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Innal hamdal lillaah nahmaduhu wa nasta’iinuhu wa na’uudzu billahi min suruuri anfusinaa wa min sayyiaati a’maalinaa man yahdihillaahu falla mudhillalah, wa man yudhlillhu falaa haadiya lah, Asyhadu allaa ilaaha illlallah, wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rosuuluh
Sebelumnya, marilah kita mengucapkan rasa syukur kepada Allah karena sudah memberikan kesempatan hingga hari ini. Tidak lupa, selawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Agung Muhammad SAW. sang revolisioner sejati, Sang Pencerah yang telah membawa pesan kebenaran .
Pada kesempatan yang berbahagia kali ini, izinkan saya untuk menyampaikan kultum singkat yang semoga punya dampak dan manfaat bagi kita semua, serta pengingat bagi saya pribadi.
Kultum kali ini punya tema tentang cara ikhlas menghadapi ujian. Sebab, ikhlas sejatinya adalah sebuah ilmu yang bisa dipelajari. Namun, masih banyak yang belum mampu untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sehingga saya akan mencoba mengurai beberapa cara untuk bisa ikhlas dalam menjalani kehidupan.
Setidaknya ada 5 cara untuk memunculkan ikhlas di dalam diri. Cara-cara tersebut ialah:
1. Ketika ada ujian, langsung mengingatnya sebagai ujian dengan berzikir kepada Allah.
( Shubhanallah, Walhamdulillah, Laillaaha illallah, Allahuakbar ) 2. Tenangkan hati dan pikiran dengan membaca Al-Qur’an.
3. Cobalah ikhlas hanya karena Allah semata. (Orang yang ihklas akan berbuat sesuatu karena Allah, bukan untuk mendapatkan pujian atau sanjungan dari manusia, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ikhlas artinya melakukan sesuatu dengan mengharaop ridha Allah semata
4. Berpikir tenang, jangan justru panik karena bisa memengaruhi tindakan selanjutnya.
5. Lalu terakhir yang paling penting, berprasangka baik kepada Allah karena setiap ujian datangnya dari Allah.
Semoga cara di atas dapat kita terapkan untuk menghadirkan ikhlas di dalam diri.
Terima kasih atas perhatiannya, semoga kultum singkat di atas membawa banyak manfaat.
Wallahul muwaffiq illaqwamit thariq, billahi fii sabililhaq fastabiqul khairot, Wassalamuakaikum warrahmatullahiwabarrakatuh.