Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi. Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.
UMUM
Perseroan telah mencatatkan saham hasil Penawaran Umum Terbatas I di BEJ dan BES pada tanggal 19 Juli 2000. Perseroan telah mencatatkan saham hasil PMTHMETD di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 25 Juni 2010.
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK)
S-1499/PM/2000 untuk pelaksanaan penawaran umum terbatas I paket efek dalam rangka penerbitan hak preferensi kepada pemegang saham atas sejumlah saham biasa dan waran seri I tertentu dengan ketentuan 9 saham lama akan mendapatkan hak untuk membeli 2 saham baru dan 1 voucher waran secara individual secara cuma-cuma dengan harga penawaran Rp 950 per saham. Pada tanggal 26 Mei 2010, perseroan mendapat persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan saham biasa dengan nilai nominal Rp 50 per saham pada rapat umum pemegang saham luar biasa.
KEBIJAKAN AKUNTANSI a. Pernyataan Kepatuhan
Dalam hal efek bersifat ekuitas tersedia untuk dijual, kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui dalam laba rugi tidak dapat dipulihkan melalui laba rugi. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan aset dievaluasi untuk menentukan besarnya kerugian penurunan nilai (jika ada).
PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan pengendali dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada periode yang bersangkutan. Dalam menentukan apakah kerugian penurunan nilai harus dicatat dalam laporan laba rugi komprehensif, manajemen mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa kerugian telah terjadi. Meskipun asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian penyesuaian nilai persediaan sudah tepat dan wajar, namun perubahan signifikan terhadap asumsi-asumsi tersebut akan berdampak signifikan terhadap penyesuaian nilai persediaan, yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil keuangan Grup.
Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan berdasarkan ekspektasi manfaat dari aset tersebut. Masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan disesuaikan jika estimasi berbeda dari estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau pembatasan lain atas penggunaan aset. Pengaruh masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan menurunkan nilai tercatat aset tersebut.
ENTITAS ANAK
Pada tanggal 12 Januari 2011, pemegang saham SA memutuskan untuk membubarkan perusahaan (sukarela pembubaran) sesuai dengan dan berdasarkan hukum Australia. Laporan likuidator SA menyatakan bahwa pada tanggal 27 Februari 2012, proses likuidasi telah berakhir dengan pengembalian tunai sebesar nol.
KAS DAN SETARA KAS
PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
Untuk piutang usaha yang diperkirakan tidak tertagih, kelompok melakukan penyesuaian nilai sebesar 100%. Penyesuaian nilai piutang diakui atas piutang usaha yang berasal dari piutang yang belum jatuh tempo berdasarkan estimasi tidak tertagihnya, yang dibentuk berdasarkan pengalaman masa lalu pihak lawan dan analisis posisi keuangan pihak lawan saat ini. Dalam membuat penyesuaian nilai piutang, Grup memperhitungkan perubahan kualitas kredit piutang usaha sejak persetujuan kredit pertama sampai dengan akhir periode pelaporan.
Piutang usaha yang dijadikan jaminan utang bank dan utang bank jangka panjang diungkapkan pada catatan 14 dan 19.
PERSEDIAAN
Persediaan yang dijadikan jaminan utang bank dan utang bank jangka panjang disajikan pada catatan 14 dan 19.
UANG MUKA PEMBELIAN
ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA
INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI
ASET TETAP
Peralatan yang disewakan milik perseroan dan anak perusahaan yaitu Objek Ijarah yang terdiri dari peralatan teknologi informasi dengan jangka waktu sewa 1 sampai dengan 4 tahun. Penggunaan subjek Ijarah tertuang dalam Akad Ijarah tanggal 9 Mei 2008, dimana perseroan mengalihkan manfaat perangkat teknologi informasi tersebut kepada kustodian Sukuk (PT Bank Mega Tbk) sebagai kuasa pemegang Sukuk Ijarah. Selain itu, dalam Akad Wakalah tanggal 9 Mei 2008, perseroan bertindak sebagai kuasa khusus yang tidak bersyarat dan tidak dapat ditarik kembali untuk mewakili pemegang Sukuk Ijarah, selaku penerima manfaat objek Ijarah, untuk mengadakan dan melaksanakan akad dengan pihak ketiga. pihak sebagai penyewa peralatan informasi dan mengubah kontrak yang ada jika diperlukan.
Aset tetap diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya pada PT Asuransi Allianz Utama Indonesia dengan nilai pertanggungan sebesar US dan Rp. masing-masing untuk tahun 2013 dan 2012. Pada tahun 2013 dan 2012, aset tetap berupa bangunan yang berlokasi di APL Tower telah diasuransikan oleh gedung pengelola.
ASET TAK BERWUJUD
UTANG BANK
Fasilitas ini telah ditingkatkan menjadi pinjaman maksimum AS dengan tingkat bunga variabel SIBOR 1 bulan + 3,5% per tahun. Fasilitas ini telah beberapa kali diperpanjang dan terakhir jatuh tempo pada tanggal 10 April 2012 dengan tingkat bunga variabel sebesar biaya pendanaan Bank + 3,25% per tahun. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 2 Agustus 2011 dengan tingkat bunga variabel yang awalnya ditetapkan sebesar 6% per tahun.
Fasilitas kepada SMI memiliki jumlah maksimum pinjaman dengan suku bunga variabel AS yang awalnya ditetapkan sebesar 5,5% per tahun dan jatuh tempo pada tanggal 30 Juli 2012. Pada bulan Juli 2011, MII memperoleh pinjaman berjangka dengan jatuh tempo maksimum sebesar $30. pada bulan Juli 2012 dengan tingkat bunga variabel yang semula ditetapkan sebesar 5,5% per tahun. Pinjaman ini memiliki tingkat bunga variabel yang awalnya ditetapkan sebesar 5,75% per tahun untuk pinjaman dolar AS dan 11,5% per tahun.
UTANG USAHA
Pada bulan Juni 2009, MII memperoleh fasilitas invoice financing dua mata uang dan fasilitas pinjaman berjangka (Catatan 19) dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar AS. Fasilitas ini digunakan untuk membiayai pembelian mesin dan peralatan untuk proyek-proyek pemerintah yang disetujui oleh Bank. Fasilitas Invoice Financing ini akan jatuh tempo pada tanggal 31 Juli 2012 dengan tingkat bunga variabel yang awalnya ditetapkan sebesar 5,75% per tahun untuk pinjaman dalam mata uang dolar AS dan 11,5% per tahun untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah.
Per Pada tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012, SMI dan MII telah memenuhi rasio keuangan dan batasan lainnya yang disyaratkan untuk seluruh pinjaman bank tersebut di atas sebagaimana tercantum dalam perjanjian kredit masing-masing.
UTANG PAJAK
BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
PENDAPATAN DITANGGUHKAN
UTANG BANK JANGKA PANJANG
Pada bulan Juni 2010, SMI memperoleh Fasilitas Pinjaman Berjangka dalam dua mata uang (Dolar AS dan Rupiah) dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar US$4.000.000. Fasilitas ini digunakan untuk membiayai pembelian mesin dan peralatan untuk proyek-proyek yang disetujui oleh Bank. Pada bulan Juni 2009, MII memperoleh fasilitas invoice financing dan term loan dalam dua mata uang (Catatan 15) dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar AS.
Pada bulan Juli 2012, jatuh tempo pinjaman ini diperpanjang menjadi 31 Juli 2016, dengan tanggal penarikan 31 Juli 2013. Pinjaman berjangka yang digunakan pada tahun 2011 untuk proyek-proyek tertentu dikenakan tingkat bunga yang semula ditetapkan sebesar 6% - 6,5%. . setiap tahun. Pokok dan bunga dilunasi setiap bulan dari bulan November 2010 sampai dengan Januari 2013, Oktober 2013, Desember 2013 dan Mei 2014.
UTANG SUKUK IJARAH
LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Jumlah imbalan pasca kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang berasal dari liabilitas imbalan pasca kerja Grup adalah sebagai berikut:
MODAL SAHAM
TAMBAHAN MODAL DISETOR – BERSIH
KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
DIVIDEN TUNAI DAN PENCADANGAN SALDO LABA
PENJUALAN DAN BEBAN POKOK PENJUALAN
BEBAN USAHA
BEBAN KEUANGAN
PENGHASILAN BUNGA
PAJAK PENGHASILAN Beban pajak terdiri dari
Bagian kelebihan pajak penghasilan yang tidak dapat dilunasi dan kekurangan pajak penghasilan atas surat ketetapan pajak yang diterima dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Pada tahun 2012, SMI menerima beberapa Surat Pemberitahuan Kurang Bayar Pajak (SKPKB) dan Surat Pemberitahuan Lebih Bayar Pajak (SKPLB) khusus Pajak Penghasilan Pasal 29 dan Pajak Pertambahan Nilai Tahun Pajak 2010 sebesar Rp. Pada bulan Desember 2009, DJP menolak keberatan atas kelebihan pembayaran pajak badan dan kekurangan pembayaran PPh pasal 21 dan 26.
Pada tahun 2010, SI menerima beberapa surat ketetapan pajak dari DJP yang menyatakan bahwa SI telah lebih membayar Pajak Penghasilan Badan tahun 2008 sebesar Rp. Pada tahun 2009, SI menerima beberapa surat ketetapan pajak dari DJP yang menyatakan bahwa SI kurang membayar Pajak Penghasilan (PPh) 21, 23 dan 26, Pajak Penghasilan Badan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk tahun 2005 sebesar Rp. Perusahaan Terbuka yang memenuhi persyaratan tertentu berhak mendapatkan pengurangan tarif pajak penghasilan sebesar 5% dari tarif pajak penghasilan yang berlaku.
LABA BERSIH PER SAHAM DASAR
Untuk tahun buku 2012 dan 2011, Perusahaan telah memenuhi persyaratan tersebut dan telah menerapkan tarif pajak yang lebih rendah, sehingga tarif pajak penghasilan yang diterapkan oleh Perusahaan sebagai perusahaan publik adalah sebesar 20%.
SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI Sifat Pihak Berelasi
INFORMASI SEGMEN
Aset perusahaan yaitu SMI, MII, SI dan MIT berlokasi di Indonesia, aset SAPL berlokasi di Singapura, aset SA berlokasi di Australia dan aset STL berlokasi di Thailand.
ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL a. Manajemen Risiko Modal
Nilai tercatat aset keuangan dalam laporan keuangan konsolidasian setelah dikurangi penyisihan kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit. Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah menetapkan kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai dengan kebutuhan manajemen likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan panjang Grup. Grup mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan, fasilitas perbankan dan fasilitas simpan pinjam dengan terus memantau perkiraan dan arus kas aktual serta mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.
Risiko likuiditas Grup terutama timbul dari kebutuhan pendanaan untuk membayar liabilitas dan mendukung aktivitas bisnis. Grup menerapkan manajemen risiko likuiditas yang hati-hati dengan menjaga kecukupan saldo kas yang timbul dari pengumpulan hasil penjualan dan juga dapat memperoleh dana tambahan melalui pendanaan publik, swasta atau sumber lainnya. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai wajar sebagian besar aset dan liabilitas keuangan Grup mendekati atau sama dengan nilai tercatatnya, karena dampak diskon tidak signifikan atau akan berakhir dalam jangka pendek.
PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING
Eksposur Grup dan pihak lawannya terus dipantau dan total nilai transaksi terkait didistribusikan kepada pihak lawan yang disetujui. Kecuali aset keuangan jangka panjang lainnya dan utang sukuk ijarah, nilai tercatatnya mendekati nilai wajar karena menggunakan suku bunga pasar. Blue Coat Systems Inc., Amerika Serikat - BMC Software Asia Pacific, Pte Ltd, Singapura - BMC Software Inc., Amerika Serikat.
Cisco Systems International B.V., Belanda - Citrix Systems Asia Pacific Pty Limited, Australien - Dell Asia Pacific Sdn., Malaysia. PT Panasonic Gobel Indonesia - PT Samsung Electronics Indonesia - PT Schneider Electric IT Indonesien - PT Virtus Technology Indonesia - S1 Global Limited, Australien. SAP Aktiengesellschaft (SAP AG), Tyskland - SAP Global Limited, Australien. tidligere Webmethods - Singapura AG) - Sony Mobile Communications AB, Sverige.
IKATAN
Penunjukan Perseroan dan anak perusahaan sebagai distributor berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun, dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan antara Perseroan dan anak perusahaan serta pemasok. Perjanjian ini antara lain mengatur bahwa harga jual produk tersebut ditentukan berdasarkan daftar harga yang diberikan oleh pemasok.
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN NONKAS Pada tahun 2012, Grup melakukan transaksi investasi melalui uang muka pembelian aset tetap
PERSETUJUAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN