PENDAHULUAN
Latar Belakang
Salah satu perusahaan cangkang kacang mete yang masih eksis dan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga adalah perusahaan yang dijalankan oleh Pak Supu. Berdasarkan hasil wawancara pada tanggal 5 Juli 2021 dengan Pak Supu, beliau menyebutkan ada 15 orang ibu rumah tangga yang bekerja di bagian pemipilan kacang mete. Berdasarkan penjelasan di atas, maka untuk membantu meningkatkan pendapatan keluarga maka sangat penting dilakukan pemberdayaan ibu rumah tangga di industri jambu mete agar terhindar dari berbagai permasalahan.
Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Melalui Kulit Kacang Mete di Desa Lemoe Kecamatan Bacukiki Kota Parepare.”
Rumusan Masalah
Upaya pemberdayaan dilakukan dengan mengajak ibu-ibu rumah tangga yang setiap hari tinggal di rumah dan mengasuh anak serta suami. Selain itu, dengan adanya sekelompok ibu rumah tangga yang hanya mengurus rumah dan membicarakan hal-hal yang tidak berguna, kini mereka mendapatkan ilmu dan penghasilan yang dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga. Umumnya pelaku kegiatan ekonomi rumahan ini adalah keluarga itu sendiri dan kemudian mengundang lebih banyak ibu rumah tangga sebagai karyawannya.
Meskipun kegiatan ekonomi ini tidak terlalu besar, namun dapat berdampak pada peningkatan perekonomian keluarga dan secara tidak langsung membuka lapangan kerja.
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Penelitian Relevan
Penelitian yang dilakukan Widia Kartika pada tahun 2019 berjudul “Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Melalui Usaha Kerang di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Serdang”. 11 Widia Kartika, “Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Melalui Usaha Tembakan Cangkang di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Serdang” (Skripsi: Departemen Bina Masyarakat Islam, 2019), hal.58. Persamaan dari penelitian-penelitian tersebut adalah sama-sama fokus pada pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga.
Sedangkan penelitian penulis membahas tentang pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga, artinya pemberdayaan ekonomi dilakukan hanya pada ibu rumah tangga saja.
Tinjauan Teoritis
- Teori Actors
- Pemberdayaan
Upaya penguatan masyarakat harus didasari oleh pemahaman bahwa timbulnya ketidakberdayaan masyarakat merupakan akibat dari tidak adanya daya masyarakat (powerless). 15. 19 Mardi Yatmo Hutomo, Pemberdayaan Masyarakat Bidang Ekonomi: Kajian Teoritis dan Implementasinya dalam naskah no.23 Ahmad Suhaimi, Konsep Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Partisipatif di Daerah Pinggiran dan Perdesaan (Yogyakarta: Deepublish, 2016), hal.55.
Arti pemberdayaan masyarakat sendiri adalah proses pengembangan dan penguatan kapasitas masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan yang dinamis sehingga masyarakat dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya.
Kerangka Konseptual
- Pengertian Pemberdayaan
- Pengertian Pemberdayaan Ekonomi
- Pengertian Ibu Rumah Tangga
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ibu rumah tangga dapat diartikan sebagai seorang perempuan yang mengatur berbagai jenis pekerjaan rumah tangga, atau dengan kata lain ibu rumah tangga adalah seorang istri (ibu) yang hanya mengurus berbagai pekerjaan dalam rumah tangga (tidak bekerja). ). di kantor).. Sedangkan menurut Kamus Oxford, ibu rumah tangga adalah wanita yang sudah menikah dan tugas utamanya mengurus keluarga, mengurus rumah tangga, dan melakukan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Peran ibu rumah tangga saat ini tidak hanya sebatas sebagai ibu yang tinggal di rumah dan mengurus keluarganya saja, seperti halnya pembagian kerja secara tradisional seperti pada masa lalu yaitu suami mencari nafkah untuk keluarga, sedangkan peran ibu rumah tangga tidak hanya sekedar sebagai ibu saja yang tinggal di rumah dan mengurus keluarganya, seperti halnya pembagian kerja secara tradisional seperti pada masa lalu, yaitu suami mencari nafkah untuk keluarga, sedangkan peran ibu rumah tangga tidak hanya sekedar sebagai ibu saja yang tinggal di rumah dan mengurus keluarganya, seperti pembagian kerja tradisional seperti pada masa lalu yaitu suami mencari nafkah untuk keluarga, sedangkan peran ibu rumah tangga tidak hanya sekedar sebagai ibu yang tinggal di rumah dan mengurus keluarganya, seperti pembagian kerja tradisional seperti pada masa lalu, yaitu suami mencari nafkah untuk keluarga, sedangkan peran ibu rumah tangga tidak hanya sekedar sebagai ibu yang tinggal di rumah dan mengurus keluarganya, seperti pembagian kerja tradisional seperti dulu, yaitu suami mencari nafkah untuk keluarga, sedangkan peran ibu rumah tangga tidak hanya sebagai ibu yang tinggal di rumah dan mengurus keluarganya, seperti pembagian kerja tradisional seperti dulu, yaitu suami mencari nafkah untuk keluarga, sedangkan istri. istri mengurus rumah dan mengurus kebutuhan rumah tangga dan keluarga.
Kini peran seorang ibu rumah tangga tidak hanya menjadi ibu rumah tangga saja, namun juga mempunyai peran ganda yaitu dokter, perawat, akuntan, pengusaha wanita dll. Berdasarkan penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa ibu rumah tangga adalah perempuan yang berkeluarga dan melakukan pekerjaan rumah tangga keluarga, mengasuh anak, memasak, membersihkan rumah dan tidak bekerja di luar rumah. Menurut Susilowati dalam Ekadianta, analisis alternatif mengenai peran perempuan dapat dilihat dari tiga sudut pandang mengenai kedudukannya sebagai kepala rumah tangga dan peserta pembangunan atau pencari nafkah keluarga31.
Peran tradisionalnya adalah melakukan pekerjaan rumah tangga, seperti membersihkan rumah, memasak, mencuci, mengasuh anak dan segala sesuatu yang berhubungan dengan rumah tangga. Peran perempuan sebagai ibu rumah tangga memberikan peranan yang sangat mahal dan penting yang berarti terbentuknya keluarga sukses. Pekerjaan seorang ibu rumah tangga dalam mengurus rumah tangga, memasak, mencuci, serta mengurus dan mengasuh anak tidak bisa diukur dengan uang.
Peran kontemporer adalah peran dimana perempuan hanya mempunyai peran di luar rumah tangga atau sebagai perempuan profesional.32. Peran sosial pada dasarnya merupakan kebutuhan ibu rumah tangga untuk mengaktualisasikan dirinya di masyarakat.
Kerangka Pikir
Pada prinsipnya hampir sama dengan peran tradisional, hanya saja peran ini lebih menitikberatkan pada sifat biologis perempuan yang tidak bisa dinilai dengan nilai uang/barang. Peran ini berkaitan dengan kelangsungan hidup manusia; misalnya peran ibu dalam mengandung, melahirkan, dan menyusui anak merupakan kodrat seorang ibu. Peran perempuan, baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam masyarakat, mencakup profil aktivitas yang mencakup peran domestik, publik, dan sosial, profil akses, dan profil kontrol.
Peran perempuan merupakan kode etik fungsional perempuan yang dijalankan sesuai dengan kewajibannya sebagai perempuan, baik secara kodrat maupun konstruksi. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah perusahaan pengupasan kacang mete yang berada di Desa Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare. Titik fokus dalam penelitian ini adalah proses pemberdayaan perusahaan pemipilan kacang mete terhadap pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga dan strategi pemberdayaan penduduk. bibit cangkang, kacang mete untuk pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga di Desa Lemoe Kecamatan Bacukiki Kota Parepare. Teori ini dapat membantu penulis dalam menggali pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga melalui usaha cangkang kacang mete di Desa Lemoe Kecamatan Bacukiki Kota Parepare.
METODOLOGI PENELITIAN
- Sumber Data Primer
- Sumber Data Sekunder
- Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data
- Uji Keabsahan Data
- Derajat Kepercayaan (Credibility)
- Kebergantungan (Depenbility)
- Kepastian (Comfirmability)
- Triangulasi
- Teknik Analisis Data
- Reduksi Data
- Penyajian Data
- Kesimpulan dan Verifikasi
Penelitian yang dilakukan akan fokus pada proses dan strategi pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga melalui usaha cangkang kacang mete di Desa Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare. Proses Pemberdayaan Usaha Pengupasan Kacang Mete Untuk Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga. Ibu rumah tangga ini sudah puluhan tahun bekerja sebagai pengupas kacang mete.
Strategi Pemberdayaan Perusahaan Pemipil Mete Menuju Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga. Perusahaan pemipilan jambu mete merupakan salah satu wadah pemberdayaan masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga di desa Lemoe. Salah satu strategi pemberdayaan ibu rumah tangga melalui penembakan jambu mete adalah dengan upaya pelatihan.
Sejak kapan Anda mulai memberdayakan perekonomian ibu rumah tangga di usaha cangkang kacang mete ini? Upaya apa yang Anda lakukan untuk mengajak ibu rumah tangga bekerja di industri kulit kacang mete? Apakah ada kesulitan bagi ibu dalam melatih ibu rumah tangga mengupas kacang mete?
Bagaimana pendapat Anda mengenai pemberdayaan ibu rumah tangga dalam usaha mengupas jambu mete? Apakah ada struktur pengelolaan usaha mete yang dapat memperkuat perekonomian ibu rumah tangga?
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
- Proses Pemberdayaan Usaha Pengupasan Biji Jambu Mente
- Strategi Pemberdayaan Usaha Pengupasan Biji Jambu Mente
Hasil wawancara di atas menjelaskan bahwa usaha pengolahan kacang mete telah berdiri kurang lebih 20 tahun. Adanya perusahaan pemipilan jambu mete ini dapat menjadi peluang bagi masyarakat yang tidak memiliki kesibukan atau pekerjaan, termasuk para ibu rumah tangga. Pekerjaan sebagai pemipil kacang mete memberikan peluang bagi masyarakat setempat, khususnya lima ibu rumah tangga yang menganggur, untuk meningkatkan pendapatannya melalui pekerjaan.
Meski gaji bekerja sebagai pengupas kacang mete tidak seberapa, namun mereka mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.” 57. Walaupun gaji sebagai pengupas kacang mete tidak seberapa, siapa yang mau digaji setiap hari sebanyak itu. 58. Karena harga kacang mete pecah-pecah murah, sedangkan kacang mete utuh lebih mahal.
Terdapat pelatihan atau arahan bagi ibu-ibu rumah tangga agar proses pengupasan biji jambu mete dilakukan dengan baik dan benar. Hasil wawancara dengan informan di atas menjelaskan bahwa ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai pengupas kacang mete telah diberikan pelatihan atau pengarahan dalam proses pengelolaan kacang mete. Alat inilah yang digunakan ibu-ibu rumah tangga disini untuk mengupas kacang mete.
Setelah dimasukkan ke dalam oven, gunakan pisau untuk mengupas kulit biji jambu mete. Alat yang digunakan ibu rumah tangga dalam proses mengupas kacang mete adalah oven dan kompor gas yang digunakan untuk memanggang biji jambu mete.
Pembahasan
Pada dasarnya pemipilan jambu mete telah memberikan dampak yang baik bagi masyarakat khususnya ibu rumah tangga dari segi ekonomi. Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh perusahaan pemipilan kacang mete tentunya memerlukan proses. Adanya usaha pengolahan jambu mete memberikan peluang bagi masyarakat sekitar khususnya ibu-ibu rumah tangga untuk berperan dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
Ibu-ibu rumah tangga yang bekerja sebagai pengupas kacang mete turut serta atau mengikutsertakan diri dan ketrampilannya dalam pekerjaan tersebut. Jadi, dalam proses pemberdayaan kegiatan mengupas jambu mete, pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga dilaksanakan atau diwujudkan dengan memperbaiki kondisi masyarakat terutama pada tingkat perekonomian rendah. Strategi pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh Bapak Supu dan Ibu Isana melalui usaha cangkang mete merupakan upaya pemberdayaan pada sekelompok ibu rumah tangga di Desa Lemoe.
Proses pemberdayaan yang dilakukan adalah dengan membangun usaha yaitu mengupas kacang mete sehingga memberdayakan masyarakat sekitar khususnya ibu rumah tangga untuk melibatkan diri dalam pekerjaan tersebut. Menurut Anda, bekerja di bidang pengolahan jambu mete dapat meningkatkan pendapatan finansial Anda. Apakah ada bimbingan atau pelatihan yang diberikan oleh pemilik usaha pengupasan jambu mete dalam penanganan jambu mete?
PENUTUP
Simpulan
Proses pemberdayaan juga dilakukan dengan cara mengubah masyarakat, dalam hal ini ibu rumah tangga, untuk mendayagunakan potensi dan kemampuannya. Dalam proses pemberdayaan dilakukan upaya untuk memberikan motivasi atau dorongan agar ibu rumah tangga lebih berdaya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk mencapai keberhasilan dalam pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga, diperlukan strategi yang mendukung pemberdayaan.
Teknik pelatihan yang dilakukan berupa membantu membimbing dan memberikan arahan kepada ibu-ibu rumah tangga dalam mengupas kacang mete dengan baik dan benar dengan bantuan berbagai alat yang tersedia.
Saran
Namun karena rata-rata pekerja di sini sudah lama bekerja, semua kini lincah mengupas kacang mete. Namun karena rata-rata pekerja di sini sudah lama bekerja, semua kini lincah mengupas kacang mete. Meski upah bekerja sebagai pemipil kacang mete tidak seberapa, namun bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.”
Meski gaji seorang pemipil kacang mete tidak seberapa, namun siapa yang mau mengeluarkan uang sebanyak itu setiap harinya.