MAKALAH
“ NILAI ETIKA DALAM PEMASARAN “
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah “Manajemen Pemasaran Syari’ah”
Dosen Pengampu :
Danang Permadi M. Sy
Di Susun Oleh :
MOCHAMMAD ALFUAD FEBRIAN (202248290083)
INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE FAKULTAS SYARI’AH
PRODI EKONOMI SYARI’AH
2025
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum wr wb.
Puji syukur alhamdulillah kami panjatkan kehadiran alloh atas rahmat dan karunianya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini dan atas pertolongannya pula kami dapat menyusun makalah ini yang berjudul “Nilai Etika Dalam Pemasaran”.
Terima kasih kami ucapkan kepada dosen yang membimbing kami dalam mata kuliah Manajemen Pemasaran Syari’ah. Karena atas bimbingan beliau kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini. Dalam hal-hal ini kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan makalah ini, karena kami menyadari masih banyak kekurangan dikarenakan keterbatasan ilmu dalam pengetahuan kami.
Oleh karena itu kami senantiasa menerima kritik dan saran dari pembaca. Akhir kata semoga makalah ini bisa bermanfaaf bagi siapa saja yang membacanya.
Wassalamu’alaikum wr wb.
Pare, 20 maret 2025
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR... i
DAFTAR ISI ... ii
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG... 1
B. RUMUSAN MASALAH... 1
C. TUJUAN MASALAH... 1
BAB II PEMBAHASAN A. PENGERTIAN ETIKA PEMASARAN... 2
B. PENTINGNYA ETIKA DALAM PEMASARAN... 2
C. PRINSIP-PRINSIP ETIKA PEMASARAN... 3
D. RUANG LINGKUP ETIKA PEMASARAN... 6
BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN... 8
B. SARAN... 8
DAFTAR PUSTAKA... 9
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Di dalam persaingan dunia usaha yang sangat ketat ini, etika bisnis merupakan sebuah harga yang tidak dapat ditawar lagi. Dalam zaman informasi seperti ini, baik- buruknya sebuah dunia usaha dapat tersebar dengan cepat dan massif (banyak).
Menurut penelitian, seorang konsumen yang tidak puas, rata-rata akan mengeluh kepada 16 orang di sekitarnya. Sementara yang puas, hanya akan menyebarkan kepada 3 orang disekitarnya. Memperlakukan karyawan, konsumen, pemasok, pemodal dan masyarakat umum secara etis, adil dan jujur adalah satu-satunya cara supaya kita dapat bertahan di dalam dunia pemasaran sekarang.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa Pengertian Etika Pemasaran?
2. Apa Pentingnya Etika Dalam Pemasaran?
3. Apa Saja Prinsip-Prinsip Etika Pemasaran?
4. Apa Ruang Lingkup Etika Pemasaran?
C. TUJUAN MASALAH
1. Mengetahui Pengertian Etika Pemasaran.
2. Mengetahui Pentingnya Etika Dalam Pemasaran.
3. Mengetahui Prinsip-Prinsip Etika Pemasaran.
4. Mengetahui Ruang Lingkup Etika Pemasaran.
BAB II PEMBAHASAN
A. Etika Pemasaran.
Etika pemasaran adalah prinsip-prinsip yang mengatur bagaimana sebuah perusahaan atau organisasi harus bertindak ketika melakukan kegiatan pemasaran. Hal ini juga termasuk bagaimana perusahaan harus bersikap terhadap pelanggan, kompetitor, dan masyarakat secara umum.
Beberapa prinsip etika pemasaran diantaranya termasuk kejujuran, integritas, transparansi, dan tanggung jawab sosial. Artinya perusahaan harus memberikan informasi yang akurat dan lengkap mengenai produk atau jasa yang dijual, tidak menipu pelanggan, dan tidak menggunakan praktik yang tidak etis untuk mengambil keuntungan atas kompetitor.
Perusahaan juga harus mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan, serta menghargai hak-hak individu sesuai dengan hukum dan norma yang berlaku.
Etika pemasaran merupakan bagian penting dari bisnis, karena membantu membangun kepercayaan pelanggan dan menjaga citra perusahaan. Ketika perusahaan tidak mematuhi prinsip-prinsip etika pemasaran, maka yang terjadi selanjutnya akan menimbulkan kerugian bagi perusahaan dalam jangka panjang, termasuk kehilangan pelanggan dan masalah hukum.1
B. Pentingnya Etika Dalam Pemasaran.
Etika pemasaran penting karena membantu perusahaan untuk mendukung hak dan kehidupan konsumen. Hal ini merupakan bagian penting dari banyak percakapan tim pemasaran, rapat perencanaan, dan strategi. Mempraktikkan etika pemasaran memungkinkan bisnis mencapai tujuan berikut:
1. Melindungi Kesejahteraan Konsumen
Etika pemasaran seringkali melibatkan pemberian informasi kepada konsumen tentang risiko produk dan layanan serta melindungi kesehatan fisik dan mental setiap orang. Sasaran ini sangat penting bagi perusahaan yang menjual produk dengan potensi efek samping atau bahaya.
1https://toffeedev.com/blog/business-and-marketing/etika-pemasaran/#Apa_Itu_Etika_Pemasaran.di akses 20 maret 2025
2. Mendukung Kesejahteraan Karyawan
Sementara banyak pemasar memfokuskan strategi pemasaran mereka pada konsumen, penting juga bagi mereka untuk mendukung kesejahteraan pemasaran dan karyawan bisnis lainnya. Ini mungkin melibatkan pemberian kompensasi yang memadai untuk tenaga kerja.
3. Bertindak Sebagai Contoh Yang Baik Bagi Perusahaan Lain
Dengan mempraktekkan etika pemasaran, perusahaan dapat menumbuhkan reputasi yang baik, membangun budaya kerja yang positif bagi karyawan dan konsumen, dan mendorong perusahaan lain untuk mempraktikkan etika pemasaran.
Perusahaan dan konsumen di seluruh dunia dapat bekerja sama untuk saling mendukung dan memecahkan masalah.
4. Menarik dan Mempertahankan Pelanggan
Melakukan metode etika pemasaran dan menunjukkan kepedulian terhadap kualitas dan nilai barang dapat menjadi bentuk periklanan yang efektif dan dapat membantu membangun rasa percaya dengan konsumen. Ini kemudian dapat membantu perusahaan untuk menarik dan mempertahankan pelanggan, meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan dan menghasilkan pendapatan bagi perusahaan.
C. Prinsip-Prinsip Etika Pemasaran.
Etika pemasaran dapat bervariasi berdasarkan tujuan, misi, dan preferensi perusahaan. Berikut adalah beberapa prinsip umum etika pemasaran.
1. Kejujuran
Salah satu komponen terpenting dari etika pemasaran adalah gagasan tentang kejujuran dalam komunikasi pemasaran. Sangat penting bagi para pemimpin dalam sebuah perusahaan, dalam pemasaran untuk menyampaikan dengan jujur tentang produk dan layanan perusahaan untuk melindungi kesehatan, kesejahteraan, dan hak-hak dari konsumen.
2. Transparansi
Transparansi dalam etika pemasaran adalah gagasan untuk mengungkapkan detail di balik proses dan perilaku perusahaan. Ini juga mengacu pada proses diskusi terbuka tentang etika pemasaran. Bersikap terbuka dan lugas tentang perusahaan, praktik saat ini, dan tujuan di masa mendatang dapat membantu menjaga perusahaan agar tetap bertanggung jawab kepada pelanggan dan pemangku kepentingan.
Meskipun terkadang ada informasi kepemilikan atau yang bersifat pribadi yang harus dijaga kerahasiaannya, ada banyak faktor dari perusahaan yang harus dibagikan kepada audiens. Misalnya, perusahaan dapat mempublikasikan konten tentang proses pengembangan produk. Perusahaan harus bersikap transparan terkait produk layanan mereka. Beberapa elemen transparansi dapat diterapkan melalui produk dan layanan sebagai berikut.
a) Pemasok : Transparan tentang siapa dan apa yang dibayar dan didukung perusahaan dapat membantu konsumen memperoleh pemahaman penuh tentang mitra dan jaringan perusahaan.
b) Penetapan Harga: Untuk mendapatkan pelanggan dan membangun kepercayaan, biasanya perusahaan perlu transparan tentang penetapan harga, strategi penetapan harga, dan biaya tambahan apa pun yang mungkin ada dalam suatu transaksi.
c) Kualitas: Menjelaskan terkait tingkat kualitas suatu barang kepada khalayak dapat membantu konsumen untuk memiliki anggapan yang realistis tentang nilai pembelian mereka.
d) Fitur: Komponen transparansi adalah kejujuran dan detail tentang berbagai fitur dan elemen produk atau layanan perusahaan.
e) Kepuasan pelanggan: Perusahaan dapat menggunakan ulasan nyata atau bukti lain dari pelanggan untuk membangun kredibilitas dan mempraktikkan transparansi mengenai kepuasan pelanggan.
3. Kesehatan dan Keselamatan
Keamanan fisik pelanggan adalah salah satu prioritas utama dalam etika pemasaran. Perusahaan dapat menjunjung tinggi prinsip ini dengan, melindungi privasi, dan menghormati hak sipil dan hak asasi manusia dari konsumen. Ini juga bermanfaat ketika mereka fokus untuk mendukung keselamatan fisik dan kesehatan mental karyawan. Mereka dapat melakukan ini dengan menawarkan manfaat dan program kesehatan dan kebugaran.
4. Legalitas
Bagian dari etika pemasaran adalah mematuhi semua peraturan pemerintah dan lingkungan serta standar industri. Hal ini membuktikan kepada konsumen bahwa suatu bisnis serius untuk mengembangkan kualitas dan pelayanan yang prima. Ini juga melindungi kewajiban dan kepentingan bisnis, memungkinkannya untuk tetap beroperasi.
5. Praktik Sadar
Perusahaan dapat memutuskan untuk terlibat dalam praktik sadar untuk melindungi masyarakat dan lingkungan. Praktik sadar yang populer mencakup perdagangan dan upah yang adil serta proses yang ramah lingkungan. Contoh lain adalah mempromosikan gambar yang sadar sosial dalam materi pemasaran.
6. Perilaku Pribadi
Bagian dari etika pemasaran adalah memastikan bahwa semua anggota tim pemasaran mematuhi standar etika pribadi yang tinggi. Walaupun standar ini bersifat subjektif, perusahaan sering menetapkan persyaratan ketat bagi karyawan mereka tentang menghormati hak orang lain. Anggota tim yang baik dapat mempraktikkan empati dan kejujuran dalam hubungan dengan pelanggan.
Etika pemasaran dapat membantu perusahaan menghormati hak-hak konsumen serta memperoleh banyak manfaat lainnya. Etika pemasaran memastikan bahwa semua anggota tim pemasaran mematuhi standar etika pribadi yang tinggi. Walaupun standar ini bersifat subjektif, perusahaan sering menetapkan persyaratan ketat bagi karyawan mereka tentang menghormati hak orang lain. Anggota tim yang baik dapat mempraktikkan empati dan kejujuran dalam hubungan dengan pelanggan.
7. Komunikasi Jujur
Salah satu bagian terpenting dari pemasaran etis adalah memastikan Anda berkomunikasi dengan jujur tentang kualitas dan fitur suatu produk. Jika seorang pemasar merasa ada perbaikan yang harus dilakukan, mereka dapat bekerja dengan eksekutif perusahaan dan anggota tim pengembangan produk untuk meningkatkan produk dan memberikan nilai lebih kepada konsumen.
8. Mengatasi Masalah Publik
Mengatasi masalah publik dan bekerja untuk perubahan sosial yang memberi dampak positif dapat menjadi cara terbaik untuk melakukan pemasaran yang baik.
Semua perusahaan, terutama yang memiliki audiens yang besar, dapat menggunakan kekuatan dan pengaruh mereka untuk mendukung komunitas dan menumbuhkan empati.
9. Praktik
Untuk melakukan praktik yang sama seperti kebanyakan perusahaan lain, tim dan perusahaan pemasaran yang baik berfokus pada praktik yang baik. Mereka
sering memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan konsumen dan pengusaha daripada mendapatkan keuntungan besar.2
D. Ruang Lingkup Etika Pemasaran.
Sebagai perwujudan dari implementasi norma, moral dan prinsip-prinsip kebenaran yang berlaku dimasyarakat, maka etika pemasaran atau juga disebut etika bisnis dibagi atas beberapa bagian sesuai ruang lingkupnya (scope). Scope dari etika pemasaran/bisnis anatara lain;
1. Etika dalam Kepatuhan.
Etika bisnis dan pemasaran memainkan peran sistem dan kompilasi kegiatan yang dilandasi oleh aturan dan regulasi hokum untuk mencapai sasaran bisnis. Hal ini menekankan bahwa bisnis memiliki komitmen untuk mematuhi semua aturan hukum yang ditetapkan dan semua perilaku organisasi tidak melanggarnya.
Konsistensi terhadap kepatuhan prinsi-prinsip aturan yang diputuskan untuk menghindarkan diri dari kemungkinan situasi yang tidak menguntungkan bagi perusahaan, seperti pengenaan denda oleh pihak berwenang. Bisnis yang mengikuti prinsip-prinsip etika dalam perilaku organisasi dapat membingkai perusahan melalui strategi dan kebijakan yang ditetapkan dengan menguntungkan.
2. Etika dalam Sumber Daya Manusia.
Tidak dipungkiri bahwa sumber daya manusia merupakan elemen kunci terhadap keberhasilan setiap bisnis. Landasan etika mampu membantu dalam menselaraskan semua hubungan dan relasi dalam bisnis, seperti: relasi manajemen, karyawan, owning dan produktivitas bisnis secara keseluruhan. Etika sangat berkaitan langsung dengan sumber daya manusia melalui perilaku dan keputusan yang etis. Pemenuhan etika dalam perilaku SDM dapat memperkecil berbagai masalah yang mungkin dapat terjadi, seperti: masalah Diskriminasi,pelecehan seksual, masalah privasi karyawan, masalah gaji dan upah, masalah keselamatan dan kesehatan. Etika dapat menjadi stimulus dalam ketercapaian kinerja semua anggota organisasi, serta kesejahteraan dan kebahagiaan semua anggotanya.
3. Etika dalam Keuangan.
Keuangan merupakan nutrisi bisnis dan menjadi bagian penting dari setiap proses keberhasilan operasional bisnis. Pengelolaan keuangan harus mengikuti prinsip-prinsip etika ekonomi bisnis dengan baik, dan meminimalkan semua efek
2https://myrobin.id/untuk-bisnis/etika-pemasaran/?utm_source=perplexitydi akses 20 maret 2025
buruk dari pemanfaatan keuangan. Etika bertujuan untuk mengendalikan dan menangani semua potensi masalah keuangan yang mungkin akan dihadapi oleh organisasi.
4. Etika dalam Produksi.
Prinsip-prinsip etika dalam perilaku bisnis dan pemasaran akan membantu dalam memantau dan mengendalikan keseluruhan kegiatan produksi. Etika dapat memastikan bahwa proses produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap bisnis secara keseluruhan. Etika menjadi pelindung terhadap kebijakan produksi dengan mempertimbangkan aspek tujuan, sasaran dan berbagai faktor lingkungan dalam organisasi. Etika juga berperan dalam memperkecil tingkat risiko dan bahaya yang mungkin terjadi, seperti produk cacat dan produk berbahaya, etika lingkungan, dan masalah polusi, serta yang lainnya.
5. Etika dalam Pemasaran.
Pemasaran sebagai bagian penting dari setiap organisasi bisnis. Melalui pemasaranlah dapat meningkatkan penjualan dan profitabilitas usaha. Aktifitas perilaku pemasaran harus dilandasi prinsip-prinsip etis. Penerapan basis etika memastikan bahwa, semua program pemasaran bersifat moral dan etis. Beberpa contoh masalah etika seperti: diskriminasi harga, skimming harga, iklan yang menyesatkan, pemasaran hitam, praktik-praktik anti-persaingan, konten iklan yang salah, dll.3
3Comercemate. (2020, January 6). Sifat &; Ruang Lingkup Etika Bisnis.
https://commercemates.com/scope-of-business-ethics/di akses 20 maret 2025
BAB III PENUTUP
A. KESIMPULAN
1. Etika pemasaran adalah prinsip-prinsip yang mengatur bagaimana sebuah perusahaan atau organisasi harus bertindak ketika melakukan kegiatan pemasaran.
2. Etika pemasaran penting karena membantu perusahaan untuk mendukung hak dan kehidupan konsumen.
3. Etika pemasaran dapat bervariasi berdasarkan tujuan, misi, dan preferensi perusahaan. Berikut adalah beberapa prinsip umum etika pemasaran: Kejujuran, Transparansi, Kesehatan dan Keselamatan, Legalitas, Praktik Sadar, Perilaku Pribadi, Komunikasi Jujur, Mengatasi Masalah Publik, dan Praktik.
4. etika pemasaran atau juga disebut etika bisnis dibagi atas beberapa bagian sesuai ruang lingkupnya (scope). Scope dari etika pemasaran/bisnis anatara lain;Etika dalam Kepatuhan, Etika dalam Sumber Daya Manusia,Etika dalam Keuangan, Etika dalam Produksi, dan Etika dalam Pemasaran.
B. SARAN
Dari materi yang sudah dibahas di atas diharapkan dapat menambah pengetahuan maupun wawasan baik untuk penulis maupun untuk pembaca. Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna kami mengharap masukan dari pembaca bahkan bisa menambahkan informasi dari kami baik langsung maupun tidak langsung.
Mohon dimaklumi apabila dalam penjelasan materi ini ada yang kurang tepat apalagi salah kata kami mohon maaf dan akan terbuka apabila ada koreksi dari pihak manapun.
DAFTAR PUSTAKA
Comercemate.(2020,January6).Sifat&;RuangLingkupEtikaBisnis.https://commercemates.com/sc ope-of-business-ethics/. di akses 20 maret 2025
https://myrobin.id/untuk-bisnis/etika-pemasaran/?utm_source=perplexitydi akses 20 maret 2025 https://toffeedev.com/blog/business-and-marketing/etika-pemasaran/#Apa_Itu_Etika_Pemasaran.
di akses 20 maret 2025