viii ABSTRAK
Baharuddin. NIM : 105 19 01028 10. Peran Keluarga Dalam Pengamalan Nilai-Nilai Islam Mahasiswa Di Pondok Dillah Kel. Mangasa Kec. Tamalate Kota Makassar. (Dibimbing Oleh Abd. Rahim Razaq dan Abd.
Aziz Muslimin).
Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui gambaran peran dan pengaruh keluarga terhadap pendidikan nilai-nilai Islam mahasiswa kos-kosan di Pondok DillahKel.Mangasa kec. Tamalate Kota Makassar. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi tantangan dan peluang keluarga dalam pengamalan nilai-nilai Islami mahasiswa kos-kosan di Pondok Dillah Kel.Mangasa Kec. Tamalate Kota Makassar.
Penelitian ini berjenis penelitian eksploratife yang akan menemukan fenomena-fenomena baru atau kejadian yang terdapat dalam obyek analisis, lalu kemudian data yang telah terkumpul akan diuraikan dan disimpulkan secara Deskriptif, sedangkan sifat dalam penelitian ini adalah non eksperimen atau survey.
Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan dapat disimpulkan bahwa (1). Perlunya kesadaran orangtua dan tanggung jawabnya selaku pendidik pertama dan utama dalam keluarga. Tanggung jawab orangtua terhadap anak tampil dalam bentuk yang bermacam-macam. Konteksnya dengan tanggung jawab orangtua dalam pendidikan, maka orangtua adalah pendidik pertama dan utama dalam keluarga. Bagi anak orangtua adalah model yang harus ditiru dan diteladani. Sebagai model seharusnya orangtua memberikan contoh yang terbaik bagi anak dalam keluarga. (2). Nilai pendidikan keimanan pada anak merupakan landasan pokok bagi kehidupan yang sesuai fitrahnya, karena manusia mempunyai sifat dan kecenderungan untuk mengalami dan mempercayai adanya Tuhan. Oleh karena itu penanaman keimanan pada anak harus diperhatikan dan tidak boleh dilupakan bagi orangtua sebagai pendidik. (3). Kemajuan dalam bidang informasi dan teknologi pada akhirnya akan berpengaruh pada kejiwaan dan kepribadian seseorang. Pada era informasi dan teknologi ini, yang sanggup bertahan hanyalah mereka yang berorientasi ke depan, yang mampu mengubah pengetahuan menjadi kebijakan dan ciri-ciri lain sebagaimana yang dimiliki oleh masyarakat modern ini.