Abbasiyah Kekhalifahan
K e l o m p o k 3
Daftar ISi
Sejarah
Masa Pemerintahan Sebab Kemunduran
Kemajuan yang Dicapai
Peta Daerah Kekhalifahan
Abbasiyah
Kekhalifahan Abbasiyah atau Bani Abbasiyah adalah kekhalifahan kedua islam yang berkuasa di Baghdad (sekarang ibu kota irak) dan kemudian berpindah ke Kairo sejak tahun 1261. Kekhalifahan ini berkembang pesat dan menjadikan dunia islam sebagai pusat pengetahuan dunia.
Kekhalifahan ini berkuasa setelah menggulingkkan Kekhalifahan Bani Umayyah. Bani Abbasiyah merujuk pada keturunan dari paman Nabi
Muhammad yang termuda, yaitu Abbas bin Abdul-Muthalib, oleh karena itu mereka juga termasuk ke dalam Bani Hasyim. Bani Abbasiyah berkuasa
mulai tahun 750 - 1258 M atau 132 - 656 H. Kekhalifahan Abbasiyah
berkembang selama tiga abad, tetapi meredup setelah naiknya bangsa
Sejarah
Turki yang sebelumnya merupakan bagian dari tentara kekhalifahan yang mereka bentuk, dikenal dengan nama Mamluk. Kejatuhan totalnya pada tahun 1258 M disebabkan serangan bangsa Mongol yang dipimpin
Hulagu Khan yang menghancurkan Baghdad dan tak menyisakan sedikitpun pengetahuan yang dihimpun di perpustakaan Baghdad.
Selama masa pemerintahannya, Kekhalifahan Abbasiyah menerapkan pola pemerintahan yang berbeda-beda, sesuai perubahan politik, sosial, dan budaya. Kekuasaan dinasti ini
berlangsung selama lima abad, yakni dari tahun 132 H (750 M) sampai 656 H (1258 M). Para ahli biasanya membagi masa pemerintahan Bani Abbasiyah menjadi lima periode, sebagai berikut.
Masa Pemerintahan
Periode Pertama (750 M - 847 M), disebut periode pengaruh Persia pertama.
Periode Kedua (847 M - 945 M), disebut periode pengaruh Turki pertama.
Periode Ketiga (945 M - 1055 M), masa kekuasaan dinasti Bani Buwaih dalam pemerintahan khilafah Abbasiyah, disebut juga masa pengaruh Persia kedua.
Periode Keempat (1055 M - l194 M), masa kekuasaan daulah Bani Seljuk dalam pemerintahan khilafah Abbasiyah, disebut juga dengan masa
pengaruh Turki kedua.
Periode Kelima (1194 M - 1258 M), masa khalifah bebas dari pengaruh dinasti lain, tetapi kekuasaannya hanya efektif di sekitar Baghdad dan diakhiri oleh invasi dari bangsa Mongol.
Luasnya wilayah kekuasaan daulah Abbasiyyah sementara komunikasi pusat dengan daerah Taklukan sulit dilakukan. Bersamaan dengan itu, tingkat saling percaya di kalangan para penguasa dan pelaksana pemerintahan sangat rendah.
Dengan profesionalisasi angkatan bersenjata, ketergantungan khalifah kepada mereka sangat tinggi.
Keuangan negara sangat sulit karena biaya yang dikeluarkan untuk tentara bayaran sangat besar. Pada saat kekuatan militer menurun, khalifah tidak sanggup memaksa pengiriman pajak ke Baghdad
Faktor-faktor penting yang menyebabkan kemunduran Bani Abbas pada masa ini, sehingga banyak daerah memerdekakan diri, adalah:
1.
2.
3.
Sebab Kemunduran
Masa Disintegrasi (1000-1250 M) Persaingan antar bangsa
Kemrosotan ekomoni
Munculnya aliran aliran sesat dan fanatisme kesukuan Ancaman dari luar
Perang salib
Serangan bangsa Mongol dan jatuhnya Baghdad
Adapun faktor lain yang menyebabkan kemunduran Bani Abbasiyah, yaitu : 2.1.
4.3.
5.6.
7.
Kemajuan yang Dicapai
Kemajuan dalam Bidang Sosial- Budaya
Kebudayaan Arab Islam
Kebudayaan Persia dan Turki Kebudayaan Hindi
Kebudayaan Yunani
Kemajuan dalam Bidang Politik dan Militer
a.b.
d.c.
Kemajuan dalam Bidang Ilmu Pengetahuan
Ilmu Umum (Ilmu Filsafat, bidang Kedokteran, Bidang
matematika, Bidang Astronomi, Bidang seni Ukir)
Ilmu Naqli (Ilmu Tafsir, Ilmu Hadist, Ilmu Kalam, Ilmu
Tasawuf, Para Imam Fuqaha) a.
b.
Perkembangan Peradaban di
Bidang Fisik (terdapat bangunan- bangunan berupa Kuttab, Majilis Muhadharah, Darul Hikmah,
Madrasah, Masjid)