DAMPAK PENGAMBILAN AIRTANAH DAN UPAYA
KONSERVASINYA
M as Agus M ardyanto
Jurusan Teknik Lingkungan FTSP – ITS Surabaya, N ovember 2010
Gambaran tentang air
• Sumber daya air Resources makin langka
• Kebutuhan melampauai pasokan
• Masalah lingkungan/ ekologi makin serius
• Isu politik dan institusional pelik
• Pendekatan saat ini sektoral dan tidak utuh
• Pembiayaan payah namun pilihan lainnya mahal
Apa yang akan terjadi ke depan?
• Berkurangnya ketersediaan air/kapita
• Turunnya kualitas air
• Meningkatnya kompetisi/ konflik antar sektor dan masyarakat
– Kebutuhan domestik vs pertanian – Kaya vs miskin
– Upstream vs downstream – Nasional vs internasional
• Meningkatnya kompetisi/konflik dengan
lingkungan
Isu air dunia
• Krisis air menjadi permasalahan dunia
• Proses dipicu oleh:
– Dampak air terhadap kesehatan, – Pertumbuhan industri yang cepat, – Water security,
– Meningkatnya kesadaran terhadap
lingkungan
Sumber daya air: air,
sumber air, dan energi air
Sumber air: tempat atau
tampungan air alamiah atau buatan yang terletak di
permukaan atau di bawah tanah:
Sungai, danau, mataair, dams, laut
Airtanah SUTAMI DAM
Beberapa terminologi di dalam Undang-2 No. 7 Year 2004 Tentang Sumber Daya Air
Beberapa terminologi di dalam Undang-2 No. 7 Year 2004 Tentang Sumber Daya Air
AIR DI BUMI
(dimodifikasi dari, et al. 1988)
AIR TOTAL : 1.385.984.610 km3 (97,5%) Air segar: 35.029.210 km3 (2,5%)
• Siklus Hidrologi
- Air permukaan di atas tanah mudah terkontaminasi - Airtanah bisa terkontaminasi
9
AIR TANAH
• Air yang terdapat dalam lapisan tanah atau batuan di bawah permukaan tanah
• Akuifer lapisan tanah yang mengandung air dan airnya dapat dimanfaatkan
– Sumber air yang potensial: kualitas & kuantitas
– Bukan tidak terbatas
Dampak pemompaan airtanah berlebihan
• Teknis:
– Menurunnya muka airtanah
– Penurunan tanah (land subsidence) – Intrusi air laut
– Pencemaran airtanah
• Non-teknis:
– Biaya pemompaan mahal
– Biaya remediasi sulit & mahal
– Timbul masalah hukum dan sosial
12
Sumur yang menembus suatu akifer terkekang
(www.gma.org/katahdin/
aquifer.html)
Akifer bebas
(ww2010.atmos.uiuc.edu/(Gh)/guides/mtr/h yd/grnd.rxml)
http://www.ecy.wa.gov/climatechange/risingsealevel_more.htm
http://www.ecy.wa.gov/climatechange/risingsealevel_more.htm
Deep recharge well creates groundwater ridge
http://www.solinst.com/Res/papers/101C4Salt.html
Salt-water interface in an unconfined coastal aquifer according to the Ghyben-Herzberg relation
17
PENGELOLAAN AIRTANAH
• Agar sumberdaya airtanah sustained
• Terminologi:
– Maximum sustained yield: debit airtanah max per tahun yg dpt diambil dr sumber tertentu ≈ recharge alamiah rata-rata
– Permissive sustained yield: debit airtanah max per tahun yg dpt diambil (legal dan ekonomis) dr sumber tertentu tanpa menimbulkan
dampak negatif (< recharge alamiah rata-rata)
19
– Maximum mining yield: jumlah cadangan
airtanah dalam akifer yang dpt dimanfaatkan (tapi tidak terbarui/ non-renewable) seperti deposit minyak
– Permissive mining yield: jumlah cadangan airtanah dalam akifer yang dpt dimanfaatkan secara ekonomis dan legal tanpa dampak
negatif
• Overdraft terjadi jika pengambilan airtanah melebihi sustained yield
Pervious pavements
Extended detention basins
Mengurangi debit air hujan:
Sumur resapan:
• Angka permeabilitas tanah minimum 2 cm/jam
• Kedalaman muka air tanah >1,5 m
http://pib-snvtpbl-jakarta.com/
content/view/21/33/
Lihat: Pt T-22-2002-C, Pedoman/ Petunjuk Teknik dan Manual, NSPM Kimpraswil
Bagian 4
Memanen air hujan (rainwater harvesting)
http://sobirin-xyz.blogspot.com/2008/07/warga- harus-membudayakan-panen-air.html
RWH Underground Tank of 200 kl at Vidhana Soudha
http://kscst.org.in/rwh_files/rwh_photos.html [email protected]
Rainwater Being collected by the residents
Eco-friendly Home - Sourabha
Infiltration trench in the drain outside the House
Perkerasan permukaan yang lulus air
http://en.wikipedia.org/wiki/Permeable_paving
Jalan yang perkerasannya lolos air Jalan yang perkerasannya lolos air
http://en.wikipedia.org/wiki/Pervious_concrete
Diagram sistem perkerasan yang lolos air
• Bahan bacaan:
– Butler, D and Davies, J.W. (2000), Urban Drainage, E & FN Spon, New York
– Davis, A.P. & McCuen, R.H. ( 2005), Storm Water Management for Smart Growth, Springer Science + Bussiness Media, New York
– Kiely, G. (1997), Environmental Engineering, McGraw Hill, Berkshire
– Urban Drainage and Flood Control District, BMP Monitoring
Prinsip Dasar Penerapan Drainase Berwawasan
Lingkungan
• Foto diambil dari:
– Slide dari kursus AMDAL, LPPM-ITS – DetikNews
– Jasa Tirta website
– Kompas Cyber Media – http://en.wikipedia.org/
– http://kscst.org.in/rwh_files/rwh_photos.html – http://kscst.org.in/rwh_files/rwh_photos.html – http://kscst.org.in/rwh_files/rwh_photos.html – http://www.ciria.com/suds/background.htm – http://www.google.co.id
– http://www.silvercloud.net/barbarajordan/
Prinsip Dasar Penerapan Drainase Berwawasan
Lingkungan [email protected]