• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ment eri Perdagangan Republik Indonesia - Kemendag

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Ment eri Perdagangan Republik Indonesia - Kemendag"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PE 4

Menimb

Mengin

ENUNDAAN 46/M-DAG/P PERDAGA

SURAT

bang :

ngat :

Ment

MENTER NO

N PELAKSA PER/9/2009 ANGAN NO T IZIN USAH DENGA

MENTERI a. bahwa

46/M-D Perdag Izin Us penund b. berdasa

meneta 1. Bedrijfs 2. Undang Penuntu Republi Negara kali diu Undang Tahun Indones 3. Undang (Lemba Lembar 4. Undang (Lemba Tambah 5. Undang

Monopo Republi Negara 6. Undang

Pemerin

teri Perdag

P RI PERDAGA

OMOR : 18

ANAAN PER TENTANG OMOR 36/M- HA PERDAG

AN RAHMA

I PERDAGA dalam rang AG/PER/9/2 angan Nom saha Perda daan pelaksa

arkan pertim apkan Peratu sreglementer g-Undang N utan, dan P ik Indonesi Republik I bah terakhi g Nomor 1 1971 Nom sia Nomor 2 g-Undang No aran Negara

ran Negara R g-Undang N aran Negar

han Lembar g-Undang N oli dan Pe

ik Indonesi Republik In g-Undang N ntah Pengga

gangan Rep

PERATURAN ANGAN REP 8/M-DAG/PE

TENTANG RATURAN M

PERUBAHA -DAG/PER/9 GANGAN BA AT TUHAN Y

ANGAN REP gka efektifita

2009 tentan mor 36/M-DA gangan di anaannya;

mbangan seb uran Menteri

rings Ordonn Nomor 7 Da Peradilan Tin a Tahun 1 ndonesia N r dengan P Tahun 1971 mor 55, T

966);

omor 3 Tahu Republik In Republik Ind Nomor 25 a Republik ran Negara R Nomor 5 T ersaingan U a Tahun 1 ndonesia No

omor 37 Ta anti Undang

publik Ind

N

PUBLIK IND ER/4/2010

MENTERI PE AN ATAS P 9/2007 TENT AGI PROVIN YANG MAHA

PUBLIK IND as pelaksana

ng Perubah AG/PER/9/20

Provinsi D bagaimana d

i Perdagang nantie 1934 arurat Tahu ndak Pidana 1955 Nomo omor 801) Peraturan Pe

1 (Lembara Tambahan

un 1982 ten donesia Tah donesia Nom Tahun 1 k Indonesia Republik Ind Tahun 1999 Usaha Tidak 1999 Nomo

mor 3817);

ahun 2000 -Undang No

donesia

DONESIA

ERDAGANG PERATURAN TANG PENE NSI DKI JAK

A ESA

DONESIA, aan Peratur han Atas P

007 tentang KI Jakarta, dimaksud da gan;

(Staatsblad n 1955 ten a Ekonomi ( or 27, Tam sebagaiman emerintah P

n Negara R Lembaran tang Wajib D hun 1982 No mor 3214);

992 tentan a Tahun 1 donesia Nom

9 tentang k Sehat (L or 33, Tam tentang Pen omor 2 Tahu

GAN NOMO N MENTERI ERBITAN KARTA

ran Menteri Peraturan M g Penerbitan

perlu mela alam huruf a

d 1938 Nomo ntang Pengu (Lembaran N mbahan Lem na telah be Pengganti U Republik Ind

Negara R Daftar Perus omor 7, Tam ng Perkope 992 Nomo mor 3502);

Larangan P Lembaran N mbahan Lem netapan Pe un 2000 tenta

OR

Nomor Menteri n Surat

akukan a, perlu

or 86);

usutan, Negara mbaran berapa ndang- donesia

epublik sahaan mbahan erasian r 116, Praktek

Negara mbaran raturan ang

(2)

Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang Menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 252, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4054);

7. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang- Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);

8. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 67, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4724);

9. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4744);

10. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4756);

11. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2007 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2000 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4775);

12. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4866);

13. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916);

14. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

15. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);

16. Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2008;

17. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan

(3)

Kabinet Indonesia Bersatu II;

18. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara;

19. Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2007 tentang Kriteria dan Persyaratan Penyusunan Bidang Usaha Yang Tertutup dan Bidang Usaha Yang Terbuka Dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal;

20. Peraturan Presiden Nomor 77 Tahun 2007 tentang Daftar Bidang Usaha Yang Tertutup dan Bidang Usaha Yang Terbuka Dengan Persyaratan Di Bidang Penanaman Modal sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2007;

21. Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2009 tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal;

22. Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 23/MPP/Kep/1/1998 tentang Lembaga-Lembaga Usaha Perdagangan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 159/MPP/Kep/4/1998;

23. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 01/M-DAG/PER/3/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Perdagangan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24/M-DAG/PER/6/2009;

24. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 46/M-DAG/PER/9/2009;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN TENTANG PENUNDAAN PELAKSANAAN PENERBITAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN BERDASARKAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN NOMOR 46/M-DAG/PER/9/2009 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN NOMOR 36/M-DAG/PER/9/2007 TENTANG PENERBITAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN BAGI PROVINSI DKI JAKARTA.

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Surat Izin Usaha Perdagangan yang selanjutnya disingkat SIUP adalah surat izin untuk melaksanakan kegiatan usaha perdagangan.

2. Kantor Dinas Provinsi Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, dan Perdagangan yang selanjutnya disebut Kantor Dinas adalah Kantor Dinas yang membidangi urusan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah, dan perdagangan di Provinsi DKI Jakarta.

3. Suku Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, dan Perdagangan yang selanjutnya disebut Suku Dinas adalah kantor Suku Dinas yang membidangi urusan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah, dan perdagangan kota administrasi/kabupaten administrasi di Provinsi DKI Jakarta.

(4)

4. Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang selanjutnya disingkat PTSP adalah kegiatan penyelenggaraan suatu perizinan dan nonperizinan yang mendapat pendelegasian atau pelimpahan wewenang dari lembaga atau instansi yang memiliki kewenangan perizinan dan nonperizinan yang proses pengelolaannya dimulai dari tahap permohonan sampai dengan tahap terbitnya dokumen yang dilakukan dalam satu tempat.

5. Menteri adalah Menteri yang membidangi urusan di bidang perdagangan.

Pasal 2

(1) Penerbitan SIUP Mikro, SIUP Kecil, SIUP Menengah, dan SIUP Besar berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 46/M- DAG/PER/9/2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan, oleh Kantor Dinas, Suku Dinas atau PTSP di Provinsi DKI Jakarta ditunda pelaksanaannya sampai dengan tanggal 30 Juni 2010.

(2) Penerbitan SIUP Mikro, SIUP Kecil, SIUP Menengah, dan SIUP Besar sebagaimana dimaksud pada ayat (1), mulai tanggal 1 Juli 2010 dilakukan berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 46/M-DAG/PER/9/2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.

Pasal 3

Peraturan Menteri ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Agar setiap orang mengetahuinya memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 6 April 2010

MENTERI PERDAGANGAN R.I.,

Ttd

MARI ELKA PANGESTU Salinan sesuai dengan aslinya

Sekretariat Jenderal Kementerian Perdagangan R.I.

Kepala Biro Hukum,

(5)

Widodo

Referensi

Dokumen terkait