Minggu VII Kerangka Berteologi : Manusia
Kelompok IV Semuel Mahadidi
Irene Sakul Isabel Najoan Shallomitha wijaya
Pengertian Teologi
Teologi berasal dari kata “logos” dan “theos” dan dijadikan Bahasa Indonesia maka menjadi
teologi.”Logos” berarti percakapan,pengkajian,dan
penelitian. Sedangkan theos dalam bahasa Greek berarti
“Tuhan” dan seuatu yang berkenan dengan Tuhan. Jadi, Teologi dalam bahasa Greek adalah penelitian secara rasional segala sesuatu yang berkenaan dengan
keTuhanan.Teologi merupakan salah satu cabang filsafat
yang mempelajari pengetahuan tentang hakekat Tuhan
serta keberadaan-Nya.
Manusia
Kajian Ilmu tentang manusia disebut antropologi,antros yang berasal dari
Bahasa Yunani berarti orang atau manusia sedangkan logos maknanya ilmu.jadi
antropologi membahas tentang manusia serta hal-hal yang berkaitan dengannya.
Oleh sebab itu kajian tentang hakekat
manusia sejak dahulu hingga sekarang
belum berakhir. Ini menunjukkan bahwa
manusia adalah salah satu Mahluk ciptaan
Tuhan yang misterius.
Louis Leahy :
Dilihat dari kajian keilmuan manusia terdiri dari sel-
sel,daging,tulang,saraf,darah,dan lain sebagainya sehingga membentuk fisik yang dapat menyalurkan apa saja yang ada dalam dirinya seperti Perasaan, pikiran, dan lain sebagainya terhadap lingkungannya.Akan tetapi semuanya ini belum memberikan jawaban yang sesungguhnya tentang hakekat inti manusia itu sendiri
Aristoteles :
Manusia disebut mahluk yang dapat berpikir(memiliki Akal). Adapun kelemahan akal adalah dapat
memutar balikkan fakta antara yang hak dan batil.Sedangkan
kebaikannya adalah manusia dapat mengetahui sesuatu yang benar maupun tidak benar.
Nafsu adalah hasrat atau keinginan untuk mendapatkan sesuatu. Adapun kekurangan nafsu adalah manusia dapat menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu, sedangkan kelebihannya yaitu selalu ingin berani untuk
berkembang untuk maju. Perasaaan atau yang lebih dikenal dengan hati adlah sifat-sifat yang mendasar diberikan Tuhan pada manusia tentang hakekat dan nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri seperti rasa kasihan, marah, benci, senang, rindu, suka, takut, berani dan lain sebagainya. Kekurangannya
adalah jika sudah terbiasa berbuat jahat maka sifat-sifatnya juga akan jahat namun tidak menutup kemungkinan untuk berubah menjadi lebih baik. Sedangkan kebaikannya adalah menemukan nilai dan etika kemanusiaan bahkan dapat
mencapai nilai-nilai kebenaran yang hakiki dalam dirinya sendiri
Ketiga Komponen
yang harus seimbang, senada, dan seirama
Akal Nafsu Perasaan
Mengapa ketiga kompenen tersebut harus seimbang ?
Sebab dalam hubungan sesama manusia kita akan dapat berkembang menjadi lebih baik dan maju serta dapat mewujudkan rasa kasih sayang sesama manusia dan lingkungannya.
Akan tetapi jika ketiga komponen ini berjalan tidak seimbang, maka akibat yang ditimbulkan juga besar sesama manusia terjadi konflik fisik atau psikis