• Tidak ada hasil yang ditemukan

MTs SILAHUL MUSLIMIN TEGALDLIMO BANYUWANGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "MTs SILAHUL MUSLIMIN TEGALDLIMO BANYUWANGI "

Copied!
105
0
0

Teks penuh

Siti Khanifatin Masruroh, 2023: Peran Guru Mata Pelajaran Akhlak Keimanan Dalam Upaya Penanaman Nilai Keagamaan Pada Siswa MTs Silahul Muslimin Tegaldlimo Banyuwangi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan peran guru keyakinan moral dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas IX MTs Silahul Muslimin.

  • Latar Belakang Masalah
  • Fokus Penelitian
  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian
  • Definisi Istilah
  • Sistematika Pembahasan

Bagaimana peran guru akhlak akhlak dalam penanaman nilai-nilai agama pada siswa kelas IX MTs Silahul Muslimin. Untuk mendeskripsikan peran guru keyakinan moral dalam penanaman nilai-nilai agama pada siswa kelas IX MTs Silahul Muslimin.

Penelitian Terdahulu

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru memegang peranan penting dalam penerapan nilai-nilai moral. Penelitian Rohmai Sai I Tahun 2020 berjudul “Upaya Keimanan Akhlak Guru Dalam Menanamkan Nilai Akhlak Pada Siswa Kelas VIII.

Kajian Teori

Guru merupakan pribadi yang harus mampu memaknai dan menjelaskan nilai-nilai yang ada dalam kurikulum kemudian disalurkan kepada peserta didik melalui kegiatan pembelajaran. Tugas utama guru adalah mendidik murid atau siswa dalam proses belajar mengajar, menurut Ahmad iD. Terdapat faktor eksternal dan juga faktor internal yang dapat mempengaruhi peran guru keyakinan moral dalam menanamkan nilai-nilai agama.

Faktor fisiologis merupakan faktor yang berhubungan dengan kondisi fisik siswa untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa. Faktor fisiologis menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi siswa atau penanaman nilai-nilai agama karena tidak semua orang mempunyai kondisi fisik yang sama. Hal ini dikarenakan siswa yang mempunyai kemampuan intelegensi tinggi akan mudah memahami dan mengamalkan cara menanamkan nilai-nilai agama. Sebaliknya, siswa yang mempunyai kemampuan inteligensi rendah akan mengalami kesulitan atau tampak lamban dalam memahami dan mengamalkan cara menanamkan nilai-nilai agama seperti yang diajarkan oleh tenaga pengajar.

Dalam hal ini kecerdasan sangat mempengaruhi prestasi dan hasil penanaman nilai-nilai keagamaan pada siswa, sehingga siswa yang memiliki kecerdasan rendah dianjurkan untuk mendapat pelatihan atau waktu belajar dan perhatian lebih dari guru. Motivasi yang dimiliki siswa menjadi dasar minat siswa dalam mempelajari cara mengenalkan nilai-nilai agama. Jika seorang siswa mempunyai motivasi yang kuat dalam melakukan atau mengikuti proses penanaman nilai-nilai agama, maka akan semakin baik pula penanaman nilai-nilai agama pada diri siswa tersebut.

Dengan motivasi belajar, siswa akan lebih fokus dan memperhatikan bagaimana cara cepat menguasai cara penanaman nilai-nilai agama yang baik dan benar. Faktor lain yang mempengaruhi penanaman nilai-nilai agama pada seseorang, salah satunya adalah minat untuk menanamkan nilai-nilai agama pada seseorang.

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Lokasi Penelitian

Subyek Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Pada saat peneliti melakukan observasi di kelas, mempelajari peran guru Aqidah dalam upaya penanaman nilai-nilai agama pada siswa kelas IX MTs Silahul Muslimin Teigaldlimo Banyuwangi. Peneliti mengamati proses pembelajaran di kelas dari awal hingga akhir pembelajaran dengan tujuan memperoleh data yang dicari peneliti kaitannya dengan fokus penelitiannya. Data observasi yang diperoleh penelitian adalah situasi dan kondisi MTs Silahul Muslimin serta peran guru aqidah moral dalam upaya penanaman nilai-nilai agama pada siswa kelas XI MTs Silahul Muslimin Teigaldlimo Banyuwangi.

Data yang diperoleh peneliti dalam teknik wawancara adalah sebagai berikut: Analisis Peran Guru Agama Dalam Upaya Penanaman Nilai Keagamaan Pada Siswa Kelas IX MTs Silahul Muslimin Teigaldlimo Banyuwangi.

Analisis Data

Profil Sekolah MTs Silahul Muslimin f. Sejarah Sekolah MTs Silahul Muslimin c. Struktur Organisasi MTs Silahul Muslimin d. Data siswa kelas IX MTs Silahul Muslimin. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model Mileis dan Hubierman, yaitu suatu kegiatan analisis data kualitatif yang dilakukan secara interaktif dan berkesinambungan hingga tuntas, sehingga data menjadi lengkap. Data penelitian berupa data wawancara, hasil observasi dan hasil dokumentasi yang dikumpulkan kemudian dikelompokkan menurut jenis data yang diperlukan.

Penyajian data ini dilakukan untuk menyajikan data terkait dengan fokus penelitian, Analisis Peran Guru Mata Pelajaran Keagamaan Dalam Upaya Penanaman Nilai Keagamaan Pada Siswa Kelas IX. kepada kelas MTs Silahul Muslimin Teigaldlimo Banyuwangi yang artinya dalam penanaman nilai-nilai agama yang terpenting adalah akhlak, sehingga akhlak identik dengan tingkah laku, perbuatan, etika, kesantunan dan kesopanan. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan ajaran moral, peran guru sangat penting yaitu sebagai motivator, baik sesuai prosedur atau tidak. Oleh karena itu, guru harus mampu memberikan contoh perilaku. Yang baik adalah yang diutamakan pada diri siswa, karena siswa akan meneladaninya, dalam mewujudkan nilai-nilai agama pada diri siswa, sehingga nilai-nilai agama dapat ditanamkan pada diri siswa dan siswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. kehidupan.

Biasanya hal ini dilakukan atas dasar penelitian literatur yang ada, keputusan dan evaluasi muncul atas dasar data, data tersebut berdasarkan pengamatan di lapangan, pernyataan hasil wawancara, pengamatan pola sampel dalam berbagai dokumen, dan sebagainya). Secara umum terdapat persamaan antara langkah penelitian yang satu dengan penelitian lainnya, namun terdapat juga variasi. Pengumpulan data diintensifkan melalui wawancara mendalam, observasi mendalam dan pengumpulan dokumen, dengan cara melihat secara cermat, mendengarkan, membaca dan merasakan apa yang ada.

Keabsahan Data

Sebelum mengumpulkan data, peneliti harus mengembangkan kepercayaan dan hubungan dekat dengan individu dan kelompok yang menjadi sumber data. Triangulasi sumber digunakan untuk menguji keandalan data dengan menganalisis data yang telah diperoleh dari beberapa sumber. Triangulasi sumber dilakukan dengan cara mengklarifikasi data yang diperoleh melalui sumber data atau informan untuk mengetahui keabsahan data.

Tahap-Tahap Penelitian

Pada tahap ini peneliti mempersiapkan peralatan penelitian seperti buku, alat tulis, alat perekam dan lain sebagainya. Penyajian data dalam bentuk laporan Pada tahap ini peneliti mulai menuliskan data yang diperoleh dalam bentuk laporan.

Gambaran Obyek Penelitian

56. Perlunya sarana dan prasarana untuk menunjang aktivitas siswa MT Silahul Muslimin di Dusun Persen Desa Kedungasri Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi.

Penyajian Data Dan Analisis

Bagaimana peran guru Akidah Akhlak dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas IX MTs Silahul Muslimin Tegaldlimo Banyuwangi. Maka cara penanaman nilai-nilai keagamaan pada siswa diperkuat dengan wawancara dengan Agus Romli, kepala Seikolah MTs Silahul Muslimin Teigaldlimo Banyuwangi. Peran guru aqidah akhlak adalah menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa di MTs Silahul Muslimin dengan cara memfasilitasi kegiatan yang menanamkan nilai-nilai keagamaan seperti pesantren bergantian lalu sekolah awal, dengan tambahan kegiatan pesantren bergantian.

Apa faktor pendukung dan penghambat guru keyakinan moral dalam menanamkan nilai-nilai agama pada siswa kelas IX MTs Silahul Muslimin. Tujuan dari guru aqidah akhlak adalah untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas IX MTs Silahul Muslimin. Hasil wawancara dengan Ny. Aliyah Ulfah meingeinai Tujuan guru akhlak untuk menanamkan nilai-nilai agama pada siswa kelas IX MTs Silahul Muslimin.

65 Wawancara dengan Ny. Aliyah Ulfah, guru akhlak MTs Silahul Muslimin, Tegaldlimo Banyuwangi, pada tanggal 24 Januari 2023. Untuk mengetahui apa peran guru akhlak dalam menanamkan nilai-nilai agama pada siswa kelas IX di MTs Silahul Muslimin. Apa saja faktor pendukung dan penghambat guru akhlak dalam menanamkan nilai-nilai agama pada siswa kelas IX MTS Silahul Muslimin.

Gambar 4.6  Kei giatan Jum’at bei rsih 63
Gambar 4.6 Kei giatan Jum’at bei rsih 63

Pembahasan Temuan

Berdasarkan hasil penelitian di sekolah dikatakan bahwa peran guru aqidah moral dalam menanamkan nilai-nilai agama pada siswa kelas IX MT Silahul Muslimin adalah untuk memotivasi dan memperlancar pembelajaran siswanya. Berdasarkan temuan di lapangan, memotivasi dan mengorientasikan perilaku peserta didik, maka penanaman keimanan dilakukan dengan cara mengajarkan kegiatan keagamaan. 67 Nur Hudah, “Penanaman nilai-nilai pembentukan akhlak mulia melalui kegiatan mendongeng di TK Terpadu Nurul Amal Buyuk Bringkang Menganti Gresik”, Pemikiran dan Pendidikan Islam, 12, no.2 (Juli, 2019): 5.

Pendidikan untuk mengembangkan dan menyeimbangkan nilai-nilai kehidupan, mengajar untuk mengembangkan dan menyeimbangkan pengetahuan, pelatihan untuk menyeimbangkan kecakapan hidup siswa. Karena adanya kegiatan keagamaan di sekolah seperti membaca Al-Quran, salat berjamaah membuat siswa lebih aktif dalam melaksanakannya. Berdasarkan kesimpulan temuan terkait peran guru, keyakinan moral dalam penanaman nilai-nilai agama adalah peran guru yang dilakukan terhadap peserta didik dan sekolah dengan memberikan motivasi dan memfasilitasi serta menjadikan peserta didik. terbiasa melakukan kegiatan keagamaan sesuai dengan program sekolah.

Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat guru akhlak akhlak dalam menanamkan nilai-nilai agama pada siswa kelas IX MTS Silahul Muslimin. Ada faktor internal dan faktor eksternal yang dapat mendukung dan menghambat selama proses penanaman nilai-nilai agama. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam proses penanaman nilai-nilai keagamaan pada diri siswa.

Kesimpulan

Faktor penghambatnya, kurangnya dukungan dan motivasi dari lingkungan keluarga untuk menanamkan nilai-nilai agama, dukungan dari lingkungan sekolah kepada siswa untuk menanamkan nilai-nilai agama.

Saran- Saran

  • Penelitian Dahulu
  • Data Tenaga Pendidik …
  • Jumlah Peserta Didik
  • Struktur Guru
  • Hasil Temuan
  • Kegiatan Pembelajaran Akidah Akhlak
  • Kegiatan sekolah diniah
  • Kegiatan Mondok Bergantian
  • Keigiatan sholat dhuha berjamaan
  • Kegiatan Membaca Al-Qur’an Setelah Sholat Duha
  • Kegiatan Jum’at Bersih

Annisa, “Peran Guru Akidah Akhlak Dalam Internalisasi Nilai Khas Islam Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Siswa Kelas III MI An-Najah Sesela Gunung Sari Lombok Barat”, Disertasi: UNMUH Mataram, 2019. Karamah, Ainaul, Devy Habibi Muhammad , Ari Susandi, “Peran Guru Mata Pelajaran Aqidah Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keagamaan Pada Siswa”, Jilid 5, Jurnal Pendidikan Edumaspul, 2021. Laeli, Lailatul Mahmudah “Peran Guru Aqidah Akhlak Dalam Menanamkan Agama Pada Siswa Kelas VII di MTsN Ngantru” Disertasi : UIN SATU Tulungagung, 2018o.

Puspitasari, Dyah, “Peran Guru Aqidah Akhlak Dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter Islami Kelas VIII MTS Negeri 6 Sleman Yogyakarta”, Disertasi: UIN Sunan Kalijaga, 2020. Rohmai, Sai I, “Upaya Guru Akhlak Aqidah Dalam Menciptakan Nilai-Nilai Moral Dalam Siswa Kelas VIII MTs Maraqit Ta'limat Tembeng Putik Kecamatan Wanasoaba", Skripsi: UIN Mataram, 2020. Triya, Riska Agustin, "Upaya Akhlak Guru dalam Membina Aqidah Siswa dan Mengembangkan Akhlakul Karimah Akhlak di Era Digital .

Memperluas keluasan sumber belajar 1. Mendorong semangat belajar siswa. 1. Pemahaman. nilai-nilai agama 2. Sumber nilai. religius 3. Baik hati. Observasib. Wawancara c. Dokumenter 4. Analisis data: . deskriptif kualitatif 5. Validasi data: . triangulasi sumber. .. menggambarkan peran guru moral iman dalam . menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa MT Silahul Muslimin? Teknik evaluasi seperti apa yang digunakan guru aqidah untuk mengetahui kemampuan mengajar siswa kelas IX?

Referensi

Dokumen terkait