NOTULENSI MUSYAWARAH GUGUS DEPAN GUDEP 04. 0469 – 04. 0468
PANGKALAN SDN 1 REMPOAH KWARAN BATURRADEN
1. Acara Pokok Mugus adalah:
1. Laporan pertanggungjawaban Ketua Gudep selama masa baktinya, termasuk pertanggungjawaban keuangan.
2. Menetapkan rencana kerja gudep termasuk visi dan misi. untuk masa bakti berikutnya.
3. Memilih Ketua Gudep untuk masa bakti berikutnya.
4. Pelantikan Ketua Gudep terpilih oleh Ketua Presidium 5. Mugus.
2. Acara laporan pertanggungjawaban Gudep termasuk laporan pertanggungjawaban keuangan harus diselesaikan sebelum acara yang lain.
3. Laporan pertanggungjawaban keuangan Gudep selama masa baktinya yang dibuat oleh Ketua Gudep dengan bantuan seorang ahli administrasi keuangan, sebelum diajukan pada Mugus diteliti dan disahkan oleh
Badan Pemeriksa Keuangan Gudep (BPKG).
Tatacara Pemilihan Ketua Gudep 1. Penetapan Calon
a) Selambat-lambatnya 3 minggu sebelum Mugus, Ketua Gudep sudah menyampaikan nama- nama yang akan mencalonkan diri sebagai Ketua Gudep dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan kepada semua yang berhak hadir dalam Mugus.
b) Yang berhak menjadi calon Ketua Gudep adalah:
(1) Para Pembina satuan di gudep tersebut.
(2) Para Pembantu Pembina di gudep tersebut.
(3) Ketua Gudep yang akan berakhir masa baktinya.
c) Yang berhak menjadi calon Anggota BPKG adalah:
(1) Anggota Mabigus
(2) Pembina dan Pembantu Pembina Satuan
2. Pemilihan dan Pengambilan Keputusan dalam Mugus a) Mufakat
Keputusan Mugus diupayakan dengan sungguh-sungguh berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
b) Pemungutan suara. Jika tidak dicapai mufakat, Mugus mengambil keputusan dengan pemungutan suara yang caranya sebagai berikut:
(1) Lisan, pemilih menyebut nama calon.
(2) Tertulis dan rahasia, pemilih menuliskan nama calon di kertas pemungutan suara, lalu dilipat sehingga tulisan nama tidak terlihat siapapun atau rahasia.
(3) Keputusan sah apabila calon memperoleh lebih dari seperdua jumlah suara yang hadir.
c) Pelantikan
Pelantikan dilaksanakan segera setelah terpilih Ketua Gudep oleh Ketua Presidium.
LAPORAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH GUGUS DEPAN PANGKALAN SDN 1 REMPOAH KWARAN BATURRADEN
Pelaksanaan Musyawarah Gugus Depan atau Mugus dalam Pramuka umumnya dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Untuk mencapai tujuan maka Musyawarah Gugus Depan harus terlaksana sesuai petunjuk tata cara pelaksanaan dan berbagai administrasi penting lainnya. Berikut adalah berbagai persiapan dalam pelaksanaan Mugus.
Umumnya Musyawarah yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali ini menjadi forum tertinggi dalam Gudep. Melalui Mugus tata kelola Gudep yang menjadi wadah pembinaan anggota muda dan dewasa dapat lebih sinkron.
Agar dapat mencapai tujuan pembinaan dalam Gerakan Pramuka.
Namun, bila diantara dua waktu Mugus jika ada hal – hal yang sifatnya mendesak dan luar biasa. Musyarawah Gugus Depan Luar Biasa pun dapat tergelar dan ternyatakan sah untuk mencapai tujuan. Tapi dengan syarat pada pelaksanaannya terhadiri oleh sekurang – kurangnya dua pertiga dari jumlah utusan.
Adapun komponen yang berhak hadir dalam Mugus terdiri dari:
1. Ketua Gudep
2. Para Pembina Satuan 3. Pembantu Pembina Satuan
4. Perwakilan Majelis Pembimbing Gudep, Dewan Penegak dan Dewan Pandega
Tujuan Musyawarah Gugus Depan
Agar pelaksanaan Mugus dapat sesuai dengan tujuan maka menyiapkan materi atau bahan tertulis menjadi hal yang penting.
Materi yang akan menjadi pembahsan dalam Mugus pun telah tersiapkan oleh Ketua Gudep selambat-lambatnya 2 (dua) minggu sebelum waktu pelaksanaan. Kemudian dapat tersampaikan kepada semua peserta yang berhak hadir dalam Mugus.
Adapun beberapa tujuan strategis dalam Musyawarah Gugus Depan umumnya terdiri dari:
1. Pengejawantahan tertib organisasi dalam Gerakan Pramuka
2. Media konsolidasi dan koordinasi internal selaras dengan peraturan- peraturan yang ada pada
3. Langkah awal menuju tata kelola gugus depan yang lebih baik Tata cara Mugus
Meliputi persiapan – persiapan yang berkaitan dengan laporan pertanggungjawaban dan administrasi Musyawarah Gugus Depan.
1. Menyusun laporan pertanggungjawaban Gudep sesuai dengan ketentuan yang berlaku
2. Menyampaikan bahan tertulis Mugus termasuk visi dan misi Gudep yang akan dicapai selama 3 tahun
3. Menyusun rencana kerja untuk mencapai visi dan misi
4. Menyampaikan nama-nama calon yang akan ikut dalam pemilihan Ketua Gudep
5. Menghimpun usul-usul dan saran dari peserta
Sedangkan rangkaian tata cara dalam Musyawarah Gugus Depan Pramuka, yakni sebagai berikut:
Acara pokok
Pada pelaksanaannya serangkaian acara pokok terdiri dari:
1. Laporan pertanggungjawaban Ketua Gudep selama masa baktinya, termasuk pertanggungjawaban keuangan
2. Menetapkan rencana kerja gudep termasuk visi dan misi untuk masa bakti berikutnya
3. Memilih Ketua Gudep untuk masa bakti berikutnya
4. Pelantikan Ketua Gudep terpilih oleh Ketua Presidium Mugus
Acara laporan pertanggungjawaban Gudep termasuk laporan pertanggungjawaban keuangan harus telah terlaksana sebelum acara yang lain
Laporan pertanggungjawaban keuangan Gudep selama masa baktinya yang telah tersusun dari Ketua Gudep dengan bantuan seorang ahli administrasi keuangan. Sebelum terajukan kepada Mugus diteliti dan disyahkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Gudep (BPKG)
Secara definisi Badan Pemeriksa Keuangan Gugus Depan adalah badan independen yang terbentuk dalam Mugus dan bertanggungjawab kepada Mugus.
Berdasarkan susunan struktur organisasi dalam administrasi Musyawarah Gugus Depan Badan Pemeriksa Keuangan Gudep terdiri atas:
1. Ketua
2. Wakil Ketua 3. Sekretaris
4. Beberapa orang anggota
Untuk menjalankan tugasnya sebagai Badan Pemeriksa Keuangan Gudep maka pembentukannya bersamaan dengan tersahkannya dalam Mugus.
Kemudian struktur BPK Gudep akan sah menjabat bersamaan dengan segenap Pengurus Gudep.