• Tidak ada hasil yang ditemukan

optimalisasi kualitas pembiayaan dalam

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "optimalisasi kualitas pembiayaan dalam"

Copied!
135
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Batasan Masalah

Dalam penulisan skripsi ini, agar pembahasan masalah tidak terlalu luas, maka penulis perlu mendefinisikan masalah yang menjadi ruang lingkup penelitian ini.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan referensi atau bacaan untuk menambah pengetahuan bagi para pembaca.

Penelitian Terdahulu

Persamaan penelitian sebelumnya terletak pada judul penelitian yang membahas tentang optimalisasi perbaikan kualitas kredit dalam rangka penanggulangan kredit bermasalah. Penelitian yang dilakukan oleh I Made Jaya Nugraha dan I Made Udiana berjudul Upaya Perbankan dalam Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit Bermasalah. Hasil dari penelitian ini adalah bank memiliki dua cara untuk menalangi kredit bermasalah yaitu dengan menalangi dan melunasi.

Metode Penelitian

  • Waktu dan Lokasi Penelitian
  • Subjek/Informan Penelitian
  • Sumber dan Teknik Pengumpulan
  • Teknik Analisis Data

Laporan disusun berdasarkan data yang diperoleh direduksi, diringkas, dipilih hal-hal yang paling penting, difokuskan pada hal-hal yang penting. Data yang dikupas adalah data yang diperoleh dari informan yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang disajikan dalam penelitian ini merupakan data yang diperoleh dari hasil wawancara yang meliputi optimalisasi perbaikan kualitas kredit.

Sistematika Penulisan

Selanjutnya penulis akan menyajikan data dengan memaparkan informasi yang diperoleh tentang objek yang diteliti. Yang dilakukan dalam hal ini adalah mengambil kesimpulan tentang optimalisasi perbaikan kualitas kredit dalam mengatasi kredit bermasalah di BSI KCP Panorama Bengkulu di era new normal.

KAJIAN TEORI

Pengertian Pembiayaan

Faktor Penyebab Pembiayaan Bermasalah

36 Nurfitrah Ukhti, Analisis faktor pembiayaan bermasalah di Bank Syariah Kota Bengkulu (Studi Kasus di Bank BNI Syariah), skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah, (Bengkulu; IAIN Bengkulu, 2019), h.Ketua Bidang Sosial dan Komite Komunikasi Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Indra Falatehan memaparkan lima strategi yang akan dilakukan bank syariah untuk memasuki fase new normal, yakni. Indra mengatakan perbankan syariah akan terus memitigasi risiko salah satunya restrukturisasi Covid-19 yang berdampak pada sektor riil yang tentunya akan mengganggu kemampuan membayar debitur.

54 Maria Elena, Bank Syariah menerapkan lima strategi menghadapi fase normal baru, dikutip dari https://m-bisnis-com. Termasuk Bank Syariah. Bank Syariah berperan penting sebagai fasilitator seluruh kegiatan ekonomi dalam ekosistem industri halal. Bahkan, semangat berakselerasi juga tercermin dari banyaknya bank syariah yang melakukan aksi korporasi.

Bank Syariah yang dimiliki oleh Bank BUMN tidak terkecuali yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah. Keberadaan Bank Syariah Indonesia juga merupakan cerminan wajah perbankan syariah di Indonesia yang modern, universal dan menawarkan kebaikan bagi seluruh alam. Pada bank syariah, restrukturisasi pembiayaan digunakan untuk memperbaiki susunan atau struktur pembiayaan kredit yang diberikan oleh bank.

Bank syariah menerapkan lima strategi ini dalam menghadapi fase normal baru, dikutip dari https://m-bisnis-com. Pengaruh Pembiayaan Terhadap Pengembangan Usaha Mikro Kantor Cabang Syariah Bank Mandiri Curup Desa Air Bang. Ukhti, Nurfitrah Analisis Faktor Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Syariah Kota Bengkulu (Studi Kasus Pada Bank BNI Syariah), Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah, (Bengkulu; IAIN Bengkulu, 2019).

Pengertian Bank Syariah

Virus Corona

Bank syariah akan terus mendorong pertumbuhan karena bank, di sisi lain, juga harus membayar biaya bunga yang harus dibayarkan kepada deposan. Ketua panitia sosial dan komunikasi Ikatan Bank Umum Syariah Indonesia mengatakan, bank syariah harus membantu UMKM dengan mendigitalkan segmen bisnis ini agar bisa bertahan. Penggabungan ini akan menyatukan keunggulan ketiga bank syariah untuk memberikan layanan yang lebih lengkap, jangkauan yang lebih luas, dan kapasitas permodalan yang lebih baik.

Didukung sinergi dengan perusahaan induk (Mandiri, BNI, BRI) dan komitmen pemerintah oleh Kementerian BUMN, perbankan syariah Indonesia didorong untuk mampu bersaing di tingkat global. Penggabungan ketiga Bank Syariah tersebut merupakan inisiatif untuk mewujudkan Bank Syariah yang menjadi kebanggaan umat, yang diharapkan dapat menjadi energi baru bagi pembangunan ekonomi nasional dan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat luas. Optimalisasi kualitas pembiayaan untuk mengatasi pembiayaan bermasalah di BSI KCP Panorama Bengkulu di era new normal.

Bagaimana Optimalkan Kualitas Pembiayaan Atasi Problem Pembiayaan Panorama BSI KCP Bengkulu di Era New Normal.

New Normal

Pembahasan Sejarah BSI

Visi dan Misi

Uraian tugas masing-masing bagian yang terlibat di BSI KCP Panorama Bengkulu memiliki tugas, wewenang dan tanggung jawab sebagai berikut. 69 Berdasarkan hasil wawancara dengan Sdr. Budi Setiawan selaku MrMTL BSI KCP Panorama Bengkulu bahwa kualitas Pembiayaan dilakukan dengan Proses. Ada beberapa pengertian lancar menurut MRTL BSI KCP Panorama Bengkulu yaitu apabila pembayaran angsuran tepat waktu, tidak ada tunggakan, sesuai dengan ketentuan akad, selalu menyampaikan laporan keuangan secara teratur dan akurat, serta dokumentasi. perjanjian piutang penuh dan agunan yang mengikat kuat.

Terkait hal tersebut, Budi Setiawan berpendapat bahwa pembiayaan khusus untuk usaha mikro merupakan pembiayaan yang paling bermasalah karena pembiayaan usaha mikro ini merupakan pembiayaan yang pertama dibuat di BSI KCP Panorama Bengkulu, sehingga nasabah semakin banyak, ditambah lagi pendapatan usaha nasabah berkurang sejak 77. . Berdasarkan wawancara dengan Bpk. Budi Setiawan selaku MTL, sedang dilakukan langkah-langkah restrukturisasi pembiayaan bermasalah. Secara umum proses pembiayaan di Panorama BSI KCP Bengkulu adalah tahap analisis kelayakan penyaluran dana, tahap dokumentasi pembiayaan, tahap pemanfaatan pembiayaan, tahap penyelamatan pembiayaan dan tahap penyelesaian pembiayaan.

Bank juga mengambil langkah dalam upaya penyelamatan pembiayaan bermasalah sedini mungkin dengan menggunakan sistem restrukturisasi bagi nasabah yang mengalami kemacetan pembiayaan. Sedangkan untuk menentukan kualitas pembiayaan pada BSI KCP Panorama Bengkulu digunakan sistem 5c yaitu penilaian karakter pelanggan (Character), kemampuan pelanggan membayar pembiayaan (Capacity), kondisi aset perusahaan yang digunakan oleh calon dikelola. debitur (Modal), kondisi ekonomi dengan prospek usaha calon nasabah (kondisi), dan jaminan dari nasabah (Agunan). Optimalisasi kualitas pembiayaan untuk mengatasi pembiayaan bermasalah dapat dilakukan dengan menggunakan sistem restrukturisasi yaitu penjadwalan ulang, perpanjangan jangka waktu pembiayaan, rekondisi, dan.

Kami berharap BSI KCP Panorama Bengkulu terus meningkatkan kualitas pengelolaan pembiayaan agar tidak terjadi Non Performing Financing (NPF).

Struktut organisasi BSI KCP Panorama Bengkulu

Produk BSI

Manfaatnya adalah memberikan ketenangan, kenyamanan dan keberkahan lebih dalam menunaikan ibadah haji karena pengelolaan dana sesuai dengan syariat. Tabungan BSI iB Dream adalah tabungan BSI berjangka dengan prinsip bagi hasil yang dirancang untuk mewujudkan impian Anda secara terencana. Keunggulan memberikan informasi dan kemudahan yang sarat nilai kebaikan dan lebih berkah karena pengelolaan dana sesuai dengan syariat dan dilindungi oleh asuransi.

Tabungan BSI iB adalah simpanan BSI untuk nasabah perorangan dengan prinsip simpanan, diberikan kepada perorangan yang menginginkan kemudahan dalam transaksi keuangan. Pengertian giro menurut undang-undang no. 21 Tahun 2008 tentang perbankan syariah adalah simpanan berdasarkan akad wadiah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah, yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, alat perintah pembayaran lainnya, atau dengan cara tidak -transferor. . Keuntungannya, dana dikelola sesuai prinsip syariah sehingga shahibul mad tidak perlu pusing mengelola dana.

Pembiayaan pemilikan rumah bagi perseorangan untuk pemenuhan sebagian atau seluruh kebutuhan rumah menurut prinsip jual beli (murabahah), dimana pembayarannya dilakukan secara angsuran dengan jumlah angsuran yang telah ditentukan dan dibayarkan setiap bulan. Pembiayaan multiguna ekuitas atau multiservice equity financing adalah pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pegawai sesuai dengan ketentuan syariah dengan menggunakan agunan pokok berupa penghasilan gaji pegawai. Tujuan pembiayaan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan karyawan khususnya karyawan perusahaan yang bekerjasama dengan PT.

Pembiayaan kendaraan bermotor diberikan kepada perorangan untuk memenuhi kebutuhannya akan kendaraan dengan menggunakan prinsip jual beli (murabahah) dimana pembayarannya dilakukan secara angsuran dengan jumlah angsuran yang telah ditentukan dan dibayarkan setiap bulan.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pembahasan

Kualitas pembiayaan menentukan kelangsungan usaha bank, oleh karena itu bank wajib menjaga agar kualitas pembiayaan selalu meningkat. Penelitian ini sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh Decky Firdaus bahwa kualitas pembiayaan adalah karakteristik suatu produk atau jasa yang ditentukan oleh pelanggan dan dicapai melalui pengukuran proses dan perbaikan terus menerus, berdasarkan perjanjian pinjaman atau persetujuan untuk melunasi utang setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan atau bagi hasil. Kualitas pembiayaan ini dinilai berdasarkan derajat pemulihannya, yaitu tidak ada keterlambatan pembayaran pokok pinjaman (lancar), terdapat tunggakan pembayaran angsuran yang telah melewati 90 hari (dengan perhatian khusus), pembiayaan yang pembayaran pokoknya tertunda selama 3 bulan (subordinate pembiayaan). , yang membiayai pengembalian pokok.

Dalam hasil penelitian ini, kualitas pembiayaan ini ditentukan oleh aspek-aspek berikut selama proses berlangsung. Sebelum terjadinya pembiayaan bermasalah, bank terlebih dahulu melakukan pencegahan terhadap pembiayaan bermasalah, yaitu. Menurut nasabah microfinance Bapak Untung Mariyono, 35 tahun, faktor eksternal penyebab pembiayaan bermasalah adalah turunnya pendapatan usaha akibat new normal yang membuat nasabah sepi sehingga nasabah tidak bisa mencicil pembiayaan ini.

Penjadwalan ulang pembiayaan ini bertujuan untuk memberikan solusi kepada nasabah yang mengalami kendala pembiayaan dengan melakukan penjadwalan ulang yaitu mengubah jadwal pembayaran kewajiban nasabah atau jangka waktunya. Perlu adanya pengawasan yang lebih intensif agar pembiayaan bermasalah tidak terulang dan merugikan BSI. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Majapahit Semarang, Peminatan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Wardani, Sistya “Implementasi Pembiayaan Bermasalah Produk Talangan Haji Pada BPRS Kota Bumi KC Bandar Lampung”.

KESIMPULAN DAN SARAN

Saran

Nasabah BSI harus lebih berhati-hati dalam mengidentifikasi nasabah yang akan meminjam dana dari BSI. Chosyali, Achmad dan Tulus Sartono, “Optimalisasi Peningkatan Kualitas Kredit Dalam Rangka Mengatasi Kredit Bermasalah”, (Studi Pada PT. Bank Mandiri Cabang Semarang), Jurnal Hukum Online, (2019). Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar Cabang Alahan Panjang Kabupaten Solok” Akademik Keuangan dan Perbankan Padang, Maret 2019.

Idrus, Muhamad, Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif Metode Penelitian Ilmu Sosial, Yogyakarta: UII Pres, 2007 Ismail. Putsanra, Dipna Videlia Apa itu new normal dan bagaimana penerapannya di masa pandemi corona, dikutip dari https://tirto.id/apa-itu-new-normal-dan-how-. Sudrajat, Anton, “Pengaruh Pembiayaan Produktif dan Konsumsi Perbankan Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode Jurnal Bisnis dan Manajemen Syariah.

Viswanadham, Nukala, “Determinan Kredit Macet Pada Bank Umum: Kajian Dodoma Tanzia bank NBC”, International Journal of Finance and Banking Studies IJFBS. Yusepa, Zanha “Analisis Strategi Pembayaran dan Profitabilitas Dalam Penyelesaian Keuangan Mikro Bermasalah di PT. Yuniar, Krisna Ameliya, “Optimalisasi Pengelolaan Zakat dan Efektivitas Amil Zakat dalam Meningkatkan Perolehan Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tulungagung, Disertasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Referensi

Dokumen terkait

From Figure 1 above, it can be seen that with the emergence and development of p2pl and banking which are more accessible and more friendly to the wider