Food Packaging
Materi 1
Sejarah Packaging
• Pada awalnya,
fungsi sebuah kemasan hanyalah sebatas untuk
melindungi barang atau mempermudah barang untuk dibawa.
• Seiring perkembangan jaman yang semakin komplek, terjadi penambahan nilai fungsional kemasan dalam pemasaran.
• Tetapi pada jaman itu, kemasan masih terkesan seadanya tidak terjaga higienisnya dan lebih
berfungsi melindungi barang terhadap cuaca atau proses lainnya yang dapat merusak barang dan sebagai wadah agar barang mudah dibawa selama dalam perjalanan.
Definisi Packaging
• Berasal dari kata package, Dapat diartikan sebagai
pembungkus atau kemasan.
• Kemasan dapat diartikan sebagai suatu benda yang berfungsi
untuk melindungi,
mengamankan produk tertentu yang berada didalamnya serta dapat memberikan citra
tertentu sebuah produk untuk menarik perhatian dan
memberi kesan pada penggunanya.
• Dari segi promosi,
Kemasan juga sebagai perangsang atau daya tarik pembeli. Karena itu bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan
dalam
perencanaannya.
Definisi Packaging
• Suatu wadah dengan bentuk tertentu dan kekuatan yang memadai sehingga mampu melindungi produk dan
sampai ke tangan konsumen dalam kondisi baik.
• Gabungan dari ILMU, SENI dan TEKNOLOGI untuk melindungi produk yang dikemas
terhadap pengaruh lingkungan yang merusak
• Suatu wadah yang dirancang dengan baik yang dapat
membangun tingkat
kepercayaan (ekuitas) sebuah merek (identity) untuk
mendorong penjualan.
• Menjadi bagian pertama yang dilihat pembeli dan akan
menarik perhatian pembeli untuk menikmati produk didalamnya atau tidak.
Packaging/Kemasan itu…..
• Harus dapat melindungi isi
• Harus dibuat dari bahan yang tidak melepaskan zat yang dapat mengganggu kesehatan
• Sebuah bisnis kreatif yang mengaitkan bentuk struktur, material, warna, citra
typografi, dan elemen desain dengan produk agar produk dapat dipasarkan
“Packaging
protects what it sells (Kemasan
melindungi apa yang dijual).”
“Packaging sells what it protects (Kemasan menjual apa yang
dilindungi).”
Hermawan Kertajaya
Mengapa Dilakukan Proses Packaging?
• Untuk keamanan produk yang
dipasarkan.
• Untuk
membedakan dengan produk pesaing.
• Untuk
meningkatkan penjualan.
Untuk keamanan produk
Kemasan dapat melindungi produk dalam perjalanannya dari produsen ke konsumen.
Jenis kemasan yang
digunakan serta bagaimana cara mengemas produk harus baik dan benar agar produk yang dikemasan tidak
mengandung bahan berbahaya, dan
kebersihannya tetap terjaga sehingga tidak merusak
kualitas produk .
Untuk keamanan produk
Fungsi perlindungan sering
dipandang sebagai fungsi utama dari pengemasan.
Kemasan yang efektif adalah yang dapat melindungi isinya dari dampak lingkungan luar penyebab kerusakan, yaitu air, uap air, gas, bau,
mikroorganisme, debu,
guncangan, getaran, kekuatan tekan, dan sebagainya.
Bagi sebagian besar produk makanan, bagaimana sistem perlindungan yang diberikan oleh pengemasan adalah aspek terpenting dalam rangka
menjaga keawetannya.
Untuk membedakan
dengan produk pesaing
Manfaat
Nilai apa yang bisa didapatkan pelanggan bila menggunakan produk Anda dibandingkan dengan produk kompetitor?
Masalah apa yang akan
dipecahkan oleh produk yang Anda buat? Bagaimana itu akan membuat calon konsumen lebih mudah dan lebih baik?
Kemasan dapat melaksanakan program pemasaran. Melalui kemasan identifikasi produk menjadi lebih efektif dan
dengan sendirinya mencegah pertukaran oleh produk
pesaing
Untuk membedakan
dengan produk pesaing
Desain
Apakah produk Anda memiliki desain berbeda dan membedakannya dari yang lain? Perbedaan ini dapat
membantu pelanggan terhubung dengan merek Anda.
Perlu dipikirkan merk dagang dalam menentukan harga jual, karena:
Merk merupakan nama, tanda, symbol, desain untukmengidentifikasi dan membedakan barang atau layanan dari satu pembeli dengan pembeli yang lain
Merk sebagai pembeda dengan produk sejenis
Untuk membedakan dengan produk pesaing
Harga
Apakah harga produk Anda lebih rendah atau lebih tinggi dari
produk pesaing Anda dan produk lain yang Anda tawarkan? Harga Anda harus mencerminkan nilai keseluruhan nilai dan fitur yang Anda tawarkan.
Kualitas
Apakah produk Anda bekerja atau memiliki
mutu lebih baik daripada produk pesaing Anda?
Apakah Anda menawarkan beberapa fungsi yang tidak dimiliki pesaing Anda? Dapatkah pengguna atau konsumen mengharapkan produk bertahan lebih lama daripada produk lain?
Penentuan Harga
Merupakan strategi yang dapat mempengaruhi psikologis konsumen
• Prestige Pricing === menetapkan harga lebih tinggi demi image kualitas produk yang tinggi
• Odd Pricing === menetapkan harga sedikit di bawah harga yang telah ditentukan agar konsumen mengira produk yang dibeli lebih murah
• Multiple Unit Pricing === memberikan potongan harga tertentu apabila konsumen membeli produk dalam jumlah banyak
• Leader Pricing === menetapkan harga lebih rendah dari harga pasar untuk meningkatkan omset penjualan
• Price Lining === menetapkan harga yang berbeda di setiap lini produk
Penentuan Harga Promo
Merupakan strategi yang dapat mendorong pembelian awal
• Lost Leader Pricing === harga merk tertentu diturunkan untuk memancing lebih banyak pembeli
• Special Event Pricing === memberikan diskon khusus pada musim tertentu
• Cash Rabates === memberikan potongan harga tunai untuk mendorong konsumen untuk membeli produk dalam periode tertentu
• Low Interest Financing === menawarkan pembiayaan
dengan bunga rendah sebagai pengganti penurunan harga
Penentuan Harga Promo
• Longer Payment Terms ===
memperpanjang batas waktu peminjaman sehingga
memperkecil jumlah cicilan per bulannya
• Diskon Psikologis ===
potongan harga pada produk
tertentu dengan cara menaikkan harganya lalu diberi potongan harga sehingga seakan-akan konsumen memperoleh
potongan harga yang sangat
besar
Untuk meningkatkan penjualan
Para konsumen pada awalnya akan melihat kemasan tersebut.
Jika kemasan terlihat menarik meskipun produk tersebut belum dikenal masyarakat, pastilah akan menarik minat konsumen untuk membelinya
Karena itu kemasan harus dibuat menarik dan unik, dengan
demikian diharapkan dapat
memikat dan menarik perhatian konsumen.
KLASIFIKASI KEMASAN
Klasifikasi kemasan berdasarkan FREKUENSI pemakaian :
Kemasan sekali pakai (disposable) ,
yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah dipakai.
Contoh bungkus plastik untuk es, permen, bungkus dari daun- daunan, karton dus minuman sari buah.
Kemasan yang dapat dipakai berulangkali (multitrip), contoh : botol minuman, botol kecap, botol sirup.
Penggunaan kemasan secara berulang berhubungan dengan tingkat kontaminasi, sehingga kebersihannya harus diperhatikan.
KLASIFIKASI KEMASAN
Kemasan atau wadah yang tidak dibuang atau dikembalikan oleh konsumen (semi disposable), tapi digunakan untuk
kepentingan lain oleh konsumen,
misalnya botol untuk tempat air minum dirumah, kaleng susu untuk tempat gula, kaleng biskuit untuk tempat kerupuk,wadah selai untuk merica dan lain-lain.
Penggunaan kemasan untuk kepentingan lain ini berhubungan dengan tingkat toksikasi.
KLASIFIKASI KEMASAN
Klasifikasi kemasan
berdasarkan STRUKTUR
SISTEM KEMAS (kontak produk dengan kemasan) :
Kemasan primer, yaitu kemasan yang langsung mewadahi atau membungkus bahan pangan. Misalnya kaleng susu, botol minuman,
Disebut Kemasan primer,
karena langsung bersinggungan dengan produknya. Sehingga dari segi fungsinya, melindungi (protection), mengawetkan
(preservation), komunikasi (communication) dan artistik penempatan label dan unsur- unsur grafis yang dibutuhkan dalam kemasan harus benar- benar menarik perhatian
konsumen sehingga
mempengaruhi keputusan untuk membeli.
Kemasan sekunder, yaitu kemasan yang fungsi utamanya
melindungi
kelompok-kelompok kemasan lain.
Misalnya kotak karton untuk wadah susu
dalam kaleng, kotak kayu untuk buah yang dibungkus, keranjang tempe dan
sebagainya.
Kemasan sekunder selain melindungi
kemasan primer, dapat berbentuk tatakan (tray), pembungkus (wrapper), pengikat (binder), dibuat lebih kuat karena fungsi protection untuk kemasan primer
Kemasan tersier,
kuartener yaitu kemasan untuk mengemas setelah kemasan primer, sekunder.
Kemasan ini digunakan untuk pelindung selama pengangkutan.
Misalnya jeruk yang sudah dibungkus, dimasukkan ke dalam kardus kemudian
dimasukkan ke dalam kotak dan setelah itu ke dalam
peti kemas.