KEPUTUSAN KEPALA BALAI BESAR PULP DAN KERTAS NOMOR : 27 Tahun 2021
TENTANG
PENGANGKATAN AGEN PERUBAHAN DALAM RANGKA PEMBANGUNAN
ZONA INTEGRITAS (ZI) MENUJU WILAYAH BEBAS KORUPSI (WBK) DAN WILAYAH BIROKRASI BERSIH DAN MELAYANI (WBBM)
DI LINGKUNGAN BALAI BESAR PULP DAN KERTAS KEPALA BALAI BESAR PULP DAN KERTAS
Menimbang : a. Bahawa untuk pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Balai Besar Pulp dan Kertas perlu di bentuk agen perubahan;
b. Bahwa Sdr. Hendy Kuswaendi dipandang mampu dan memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai Agen Perubahan dalam pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Balai Besar Pulp dan Kertas;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b, perlu menetapkan Keputusan Kepala Balai Besar Pulp dan Kertas tentang Pembentukan Agen Perubahan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Balai Besar Pulp dan Kertas.
Mengingat : a. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nopotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851;
b. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 55 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Jangka Panjang tahun 2012-2025 dan jangka menengah tahun 2012-2014;
c. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2014 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi;
d. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2015 tentang Kementerian Perindustrian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 54);
e. Keputusan Menteri Perindustrian Nomor: 42/M-IND/PER/6/2006 tanggal 29 Juni 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Pulp dan kertas;
f. Peraturan Menteri Pendayagungaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Agen Perubahan di Instansi Pemerintah;
g. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Indonesia Nomor: 52 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintahan;
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN INDUSTRI
BALAI BESAR PULP DAN KERTAS
Jl. Raya Dayeuhkolot No. 132 Bandung – 40258
Telp. (022) 5202980 (Hunting) & 5202871 Fax. (022) 5202871 E-mail: [email protected]
-2-
h. Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 108/M-IND/PER/12/2015 tentang Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Kementerian Perindustrian;
i. Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 1088 Tahun 2019 tanggal 9 Agustus 2019 tentang Pemberhentian, Pemindahan dan Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementrian Perindustrian.
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
KESATU : Mengangakat Sdr. Hendy Kuswaendi sebagai Agen Perubahan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Balai Besar Pulp dan Kertas Kementerian Perindustrian.
KEDUA : Peran dan Tugas Agen Perubahan, adalah sebagai berikut:
1. Sebagai katalis, yaitu memberikan keyakinan kepada seluruh pegawai di lingkungan unit kerjanya masing-masing tentang pentingnya perubahan unit kerja menuju kearah unit kerja yang lebih baik
2. Sebagai penggerak perubahan, yaitu mendorong dan menggerakan pegawai untuk ikut berpartisipasi dalam perubahan menuju ke arah unit kerja yang lebih baik.
3. Sebagai pemberi solusi, yaitu memberikan alternative solusi kepada para pegawai atau pimpinan di lingkungan unit kerja yang menghadapi kendala dalam proses berjalannya perubahan unit kerja menuju unit kerja yang lebih baik.
4. Sebagai mediator, yaitu membantu memperlancara proses perubahan, terutama menyelesaikan masalah yang muncul dalam pelaksanaan reformasi birokrasi dan membina hubungan antar pihak-pihak yang ada di dalam dan di pihak luar unit kerja terkait dengan proses perubahan
5. Sebagai penghubung, yaitu menghubungkan komunikasi dua arah antara pegawai di lingungan unit kerjanya dengan para Pengambil Keputusan
6. Sebagai teladan, yaitu sebagai induvidu yang dapat dijadikan contoh dalam berprestasi, bertingkah laku, berpikir dalam pola yang lebih maju.
-3-
KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perubahan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Bandung
Pada Tanggal : 4 Januari 2021
KEPALA BALAI BESAR PULP DAN KERTAS
SAIFUL BAHRI