PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Identitas Nasional
Kelompok 2:
MARIAM KERENHAPUKH KERE (23101128) RYU FRANCESCO TAMBUN (23101172) GABRIEL YEHEZKIEL TOMBOKAN (23101162)
JONATHAN CHRISTIAN TINDAS (23101161)
Pendahuluan
Setiap negara memiliki identitas nasional yang berbeda-beda.
Hal ini sama saja seperti manusia, memiliki identitas yang
berbeda setiap individunya. Identitas ini tentunya berguna untuk membedakan setiap negara.
Identitas ini bisa disebut sebagai sifat atau jati diri yang melekat pada sesuatu. Identitas Nasional ini merupakan hal buatan
karena ini dibuat dan disepakati oleh warga dari suatu bangsa sebagai identitasnya.
Identitas suatu negara merupakan suatu hal sekunder karena identitas nasional hadir setelah identitas suatu bangsa
mempunyai identitas yang berbeda-beda. Berikut ini penjelasan tentang Identitas Nasional yang ada dibahas.
Pengertian
Identitas Nasional merupakan istilah yang terdiri dari dua kata yaitu Identitas dan Nasional. Identitas adalah ciri-ciri, jati diri atau tanda yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang berguna untuk membedakannya dengan sesuatu yang lain. Kata nasional adalah identitas yang melekat pada kelompok-kelompok yang terikat karena kesamaan, baik kesamaan budaya, agama, fisik, keinginan, atau cita-cita.
Identitas nasional adalah kepribadian nasional atau jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa yang membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya.
Identitas nasional dalam kosteks bangsa cenderung mengecu pada kebudayaan, adat istiadat, serta karakter khas suatu negara. Seperti bahasa daerah, tarian daerah, musik-musik daerah, dan lain sebagainya.
Sedangkan identitas nasional dalam konteks negara tercermin dalam simbol-simbol kenegaraan seperti: Pancasila, Bendera Merah Putih, Bahasa Nasional yaitu Bahasa Indonesia, Semboyan Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika, Dasar Falsafah negara yaitu Pancasila, Konstitusi (Hukum Dasar) negara yaitu UUD 1945 serta Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat, pahlawan – pahlawan rakyat pada masa perjuangan nasional.
Pancasila menjadi ciri khas untuk bangsa indonesia itu sendiri.
Tanpa Pancasila, negara dan bangsa ini ibarat kapal tanpa
kompas yang tengah berlayar di samudra luas tanpa tujuan jelas.
Faktor-faktor Pembentuk Identitas Nasional
Ada banyak faktor-faktor yang membentuk identitas nasional suatu bangsa. Faktor-faktor tersebut meliputi:
1.Faktor Objektif
Faktor objektif ini meliputi faktor geografis dan demografis.
Kondisi geografi yang membentuk Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki iklim tropis. Indonesia juga terletak di wilayah Asia Tenggara, hal ini mempengaruhi adanya
perkembangan kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya bangsa Indonesia.
2. Faktor Subjektif
Faktor subjektif ini meliputi faktor sosial, politik, kebudayaan dan juga sejarah yang dimiliki bangsa Indonesia. Faktor-faktor ini sangat mempengaruhi proses terbentuknya masyarakat Indonesia dan juga identitas bangsa Indonesia.
3. Faktor Primer
Faktor primer ini meliputi etnis, teritorial, bahasa, dan juga agama. Indonesia sendiri merupakan bangsa yang memiliki berbagai macam budaya, bahasa dan agama. Meskipun unsur- unsur tersebut berbeda-beda dan memiliki ciri khas masing- masing, namun hal tersebut bisa menyatukan masyarakat
menjadi bangsa Indonesia. Maka dari itu lahirlah istilah Bhinneka Tunggal Ika, yang memiliki arti berbeda-beda tapi tetap satu
4. Faktor Pendorong
Faktor ini meliputi komunikasi dan teknologi, seperti lahirnya angkatan bersenjata dalam kehidupan negara. Dalam hubungan ini, ilmu pengetahuan dan teknologi dalam suatu bangsa
merupakan identitas nasional yang dinamis.
Maka dari itu, pembentukan identitas nasional yang dinamis ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan prestasi masyarakat Indonesia. Semuanya tergantung apakah bangsa Indonesia mau
dan mampu membangun bangsa untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia.
5. Faktor Penarik
Faktor penarik ini meliputi bahasa, birokrasi yang tumbuh dan sistem pendidikan. Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang sudah ditetapkan menjadi bahasa nasional dan kesatuan
nasional. Masing-masing suku yang ada di Indonesia masih tetap menggunakan bahasa dari daerahnya masing-masing.
6. Faktor Reaktif
Faktor reaktif ini meliputi dominasi, pencarian identitas dan juga penindasan. Seperti yang sudah diketahui bahwa bangsa
Indonesia pernah dijajah beratus-ratus tahun oleh bangsa asing.
Hal ini mewujudkan memori bagi rakyat Indonesia. Memori akan perjuangan, penderitaan dan semangat yang hadir dalam
masyarakat untuk memperjuangkan kemerdekaan.
Jenis-jenis Identitas Nasional 1.Identitas Fundamental
Identitas fundamental meliputi dasar negara, falsafah dan juga ideologi. Jika merujuk pada falsafah dan dasar negara tentunya menuju pada Pancasila. Pancasila yang terdiri dari lima sila sudah memuat hal-hal yang fundamental untuk menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
2.Identitas Instrumental
Istilah instrumental bisa diartikan sebagai sebuah alat atau
media. Identitas instrumental dalam identitas nasional indonesia adalah UUD 1945. Di dalam UUD 1945 sudah terdapat aturan mengenai instrumen lain sebagai identitas nasional negara Indonesia.
Hal ini meliputi, bendera merah putih, garuda pancasila sebagai lambang negara, lagu kebangsaan Indonesia Raya dan juga semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika. Selain karena sebagai dasar dan ideologi negara, pancasila juga menjadi salah satu dari empat pilar kebangsaan, selain UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.
3.Identitas Alamiah
identitas yang satu ini merupakan yang bersifat alami. Hal yang alami ini tercipta dari kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Identitas alamiah meliputi negara Indonesia yang berbentuk kepulauan dengan jumlah ribuan.
Fungsi Identitas Nasional
Adapun fungsi dari identitas nasional dibagi menjadi tiga, yaitu:
1.Sebagai Alat Untuk Mempersatukan Bangsa
Agar kehidupan sosial yang dijalani bisa berjalan dengan aman dan damai. Dengan kata lain, tanpa adanya identitas nasional, suatu bangsa akan sulit untuk diperasatukan.
2. Sebagai Landasan Negara
Adanya landasan negara bisa membuat cita-cita bangsa dan negara menjadi terwujud.
3.Sebagai Karakteristik Bangsa dan Pembeda dari Bangsa Lain
Negara Indonesia tidak pernah kehilangan jati dirinya dan tetap mempertahankan nilai-nilai kebudayaannya.
Karakteristik Identitas Nasional
Identitas nasional yang ada di Indonesia juga memiliki beberapa ciri yang bisa kamu ketahui. Karakteristik identitas nasional sebagai berikut.
1.Memiliki Keinginan Untuk Merdeka
Bangsa dan negara Indonesia pernah dijajah oleh bangsa asing.
Bahkan, penjajahan tersebut terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama, dengan alasan untuk merdeka, maka semua bangsa Indonesia berusaha untuk melawan semua penjajahan yang dilakukan oleh bangsa lain. Karena alasan itulah, maka muncullah karakteristik identitas nasional.
2.Persatuan dan Kesatuan Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan, pulau yang ada Indonesia sangatlah banyak mulai dari Sabang hingga Merauke, yang tentunya banyak perbedaan suku, budaya, adat, dan bahasa.
Oleh sebab itu, karakteristik identitas nasional yang kedua adalah persatuan dan kesatuan Indonesia
Unsur Identitas Nasional Indonesia 1.Bendera Indonesia
Pasal 35 UUD 1945 berbunyi ‘Bendera Negara Indonesia ialah Sang merah Putih’, Bendera Indonesia memiliki arti yaitu, Merah;
berarti berani, Putih; yang artinya suci. Bendera merah putih menjadi bendera resmi Indonesia pada 17 Agustus 1945 2. Bahasa Indonesia
Pasal 36 UUD 1945 berbunyi ‘Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia’. Bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional atau bahasa persatuan. Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan, karena bangsa Indonesia memiliki berbagai jenis bahasa.
3.Lambang Negara Indonesia
Pasal 36A UUD 1945 berbunyi “Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika”. Garuda pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika dipilih menjadi lambang negara dan semboyan negara.
Di dalam burung Garuda Pancasila terdapat simbol-simbol untuk setiap sila. Sila pertama bergambar bintang emas, sila kedua dilambangkan dengan tali rantai berwarna emas, sila ketiga dilambangkan dengan pohon beringin, sila keempat
dilambangkan dengan kepala banteng, dan untuk sila kelima dilambangkan dengan padi dan kapas.
4.Semboyan Bangsa Indonesia
Sedangkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti
‘berbeda-beda tapi tetap satu jua’. Semboyan negara ini merupakan kutipan dari Kitab Sutasoma dari Mpu Tantular.
Semboyan ini dipilih untuk menggambarkan persatuan negara Indonesia yang memiliki keberagaman suku, ras, agama, budaya, dan bahasa.
5.Lagu Kebangsaan Indonesia
Pasal 36B UUD 1945 berbunyi ‘Lagu kebangsaan ialah Indonesia Raya’. Lagu Indonesia Raya dipilih menjadi lagu kebangsaan Indonesia. Lagu ini diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman. dan diperkenalkan pertama kali pada sumpah pemuda, 28 Oktober 1928 di Batavia.
6.Dasar Falsafah Negara
Pancasila menjadi dasar falsafah negara. Terdiri dari lima dasar yang menjadi ideologi negara bangsa Indonesia. Pancasila adalah identitas nasional Indonesia yang memiliki kedudukan sebagai ideologi dan dasar negara.
7. Konstisusi Negara Indonesia
UUD 1945 menjadi konstitusi atau hukum dasar negara. UUD 1945 merupakan hukum yang tertulis dan memiliki kedudukan tertinggi dalam peraturan perundangan. UUD 1945 dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan dan bernegara. UUD 1945 sudah digunakan sejak Indonesia merdeka.
8.Bentuk Negara Indonesia
Bentuk negara Indonesia adalah negara kesatuan yang
berkedaulatan rakyat. Negara indonesia berbentuk kesatuan dan memiliki bentuk pemerintahan republik.
9.Sistem Indonesia
Sistem pemerintahan yang digunakan di Indonesia adalah sistem demokrasi, dengan sistem yang menjunjung kedaulatan rakyat.
Sampai saat ini sudah disepakati bahwa Indonesia tidak akan melakukan perubahan identitas sebagai negara kesatuan.
Contoh Identitas Nasional
Pada dasarnya, ada banyak sekali contoh identitas nasional Indonesia, di bawah ini akan dijelaskan beberapa contoh identitas nasional Indonesia.
1.Pancasila adalah dasar negara Indonesia
2.Bendera Merah Putih merupakan bendera melambangkan persatuan karena mempersatukan bangsa Indonesia yang sangat beragam.
3.Lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan negara Indonesia
4.Bhineka Tunggal Ika merupakan semboyan dari bangsa Indonesia
4.Burung Garuda adalah lambang negara Indonesia
Kesimpulan
Kesimpulan dari teks di atas adalah bahwa Identitas Nasional Indonesia adalah suatu konsep yang kompleks dan penting dalam membedakan Indonesia sebagai sebuah negara dengan negara-negara lain. Identitas nasional ini terbentuk dari berbagai faktor, baik objektif maupun subjektif, yang mencakup aspek geografis, budaya, sejarah, bahasa, dan banyak elemen lainnya.
Identitas ini juga tercermin dalam simbol-simbol seperti Bendera
Merah Putih, Bahasa Indonesia, Pancasila, Garuda Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan lain-lain.
Identitas nasional ini memiliki peran yang sangat penting dalam mempersatukan bangsa Indonesia, menjadi landasan negara, dan menjaga karakteristik unik bangsa ini. Meskipun Indonesia memiliki keberagaman suku, budaya, dan bahasa, identitas nasional menjadi pengikat yang memungkinkan persatuan dan kesatuan dalam keragaman tersebut.
Selain itu, identitas nasional juga mencerminkan semangat
perjuangan dan tekad untuk merdeka dari penjajahan yang telah dialami oleh bangsa Indonesia. Identitas ini terus diperkuat oleh simbol-simbol kenegaraan dan prinsip-prinsip dasar seperti Pancasila.
Dalam menjaga identitas nasionalnya, bangsa Indonesia berkomitmen untuk tetap mempertahankan nilai-nilai kebudayaan, bahasa, dan karakteristik khasnya. Identitas nasional ini bukan hanya sebagai lambang, tetapi juga sebagai pedoman dan landasan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dengan demikian, Identitas Nasional Indonesia adalah sebuah konsep yang kompleks yang mencerminkan karakteristik, nilai- nilai, dan semangat bangsa Indonesia. Identitas ini berperan penting dalam mempersatukan, membimbing, dan menjaga integritas negara Indonesia.