• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMIKIRAN PENDIDIKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PEMIKIRAN PENDIDIKAN "

Copied!
474
0
0

Teks penuh

Dalam pendidikannya, Mohammad Syafe'i ingin mewujudkan manusia Indonesia yang mempunyai etos kerja yang tinggi. Pemikiran Pendidikan M.Syafe Perspektif Pendidikan Islam │23 INS Kayutanam dibangun oleh Mohammad Syafe'I di tengah kehidupan masyarakat Pariaman yang dikuasai Belanda.

DASAR PEMIKIRAN PENDIDIKAN MOHAMMAD SYAFEI SYAFEI

Pemikiran Pendidikan M.Syafei Perspektif Pendidikan Islam │41 yang dikutip Syafe'i “bahwa bidang pendidikan harus berubah sesuai dengan perkembangan zaman. 6 jika masyarakat masih meyakini bahwa struktur pendidikan dan pengajaran yang ada saat ini adalah yang terbaik dan tidak akan diubah lagi maka orang-orang atau lembaga-lembaga yang berpandangan dan berpikir seperti itu sudah menyimpang jauh dari kebenaran.Konsep dan pemikiran Mohammad Syafe tentang guru mempunyai kriteria dan ciri-ciri tertentu, mengingat guru adalah orang yang tenaga dan tugasnya berhubungan langsung dengan peserta didik baik dalam dunia pendidikan maupun pendidikan. kelas dan di luar kelas, seperti di asrama.

Tugas Guru dalam Pendidikan Dan Pengajaran Pemikiran Mohammad Syafe’i tentang

Kompetensi paedagogik

Teori belajar mempunyai peranan penting bagi guru dalam menciptakan suasana belajar yang dapat membangkitkan semangat belajar siswa sehingga siswa dapat aktif mengembangkan potensi yang dimilikinya. Mindani, M.Ag, namun dari segi pendidikan guru harus mampu mengembangkan kegiatan/program yang mampu mengembangkan potensi peserta didik.

Kompetensi kepribadian

Kompetensi sosial

Mindani, M.Ag Seseorang yang memilih peran sebagai guru harus mempunyai bakat, yaitu bakat dalam bidang pendidikan dan bukan sekedar bakat dalam mengajar. Sistem pendidikan seperti ini akan menghasilkan orang-orang yang wawasan dan pemikirannya terbatas, atau akan menghasilkan peserta didik yang kikuk dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat dan pendidikannya tidak berguna dan tidak diperlukan bagi masyarakat. Pemikiran Pendidikan M. Syafei Perspektif Pendidikan Islam │61 dilatih dengan bekerja sambil belajar, dengan cara ini kecerdasan berpikir peserta didik dapat dikembangkan seluas-luasnya, karena terbiasa bekerja secara teratur, intensif dan kreatif.

Peran Guru dalam Pendidikan dan Pembelajaran Konsep pengjaran yang aktif dapat dilaksanakan

Perspektif Pemikiran Pendidikan Islam M. Syafei │63 Dengan bantuan mesin pengganda, siswa dapat mempersiapkan banyak pelajaran secara mandiri, dengan guru hanya mengawasi saja. A. Pentingnya semangat aktif positif dalam jiwa peserta didik didorong oleh beberapa hal berikut ini. Dari penjelasan di atas jelas bahwa jika ingin menjadi seorang guru maka perlu menjadi guru yang profesional karena guru dihadapkan pada benda-benda hidup yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan sehingga seluruh ranah yang dimiliki siswa dapat berkembang seperti otak (kognitif). ) dan wilayah mental (psikologis/karakter) dan wilayah afektif siswa.Pekerjaan seorang guru sangat berbeda dengan pekerjaan lainnya.

Pengertian Kurikulum

Mindani, M.Ag Guru selalu dihadapkan pada hal-hal hidup yang tidak bisa ditinggalkan, seperti dalam mengerjakan pekerjaan administrasi. Kurikulum merupakan sarana yang sangat penting bagi keberhasilan pendidikan, tanpa adanya kurikulum yang baik dan sesuai maka akan sulit mencapai tujuan dan sasaran pendidikan yang diinginkan. Perspektif Pemikiran Pendidikan Islam M. Syafei │67 banyaknya mata pelajaran (mata pelajaran) yang harus diselesaikan siswa agar dapat memperoleh penghargaan berupa ijazah.34 Sedangkan kurikulum dalam pengertian dan pandangan para ahli adalah kurikulum yang mempunyai prinsip-prinsip yang baik dan bermanfaat, sebagaimana dikemukakan oleh Tyler.35 Kurikulum adalah segala langkah dan tata cara pelaksanaannya guna mencapai tujuan pendidikan dan memenuhi prinsip kebermaknaan kurikulum.

Komponen Kurikulum

Strategi dan metode kurikulum meliputi rencana, cara, dan alat kegiatan yang direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu. Strategi pembelajaran dijadikan sebagai pola dan rangkaian umum tindakan guru-siswa untuk mewujudkan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Kedua, strategi dirancang untuk mencapai tujuan, seperti menggunakan langkah-langkah pembelajaran untuk memanfaatkan fasilitas dan sumber belajar.

Organisasi Kurikulum

Sparated Subject Curriculum

Perspektif Pendidikan Islam Pemikiran Pendidikan M.Syafei │71 penyampaian atau penyampaian bahan pembelajaran dipersembahkan dalam mata pelajaran atau mata pelajaran yang terpisah daripada mata pelajaran, walaupun dalam bidang sains yang berkaitan.

Correlated Curriculum

Contohnya, menghubungkan pelbagai mata pelajaran yang berkait rapat dan setanding, contohnya mata pelajaran geografi boleh digabungkan dengan mata pelajaran sains bumi dan tumbuhan.

Integrated Curriculum

Kurikulum terpadu adalah suatu cara pembelajaran yang menghilangkan batas-batas antar mata pelajaran yang berbeda dan menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk satuan-satuan atau secara keseluruhan.41 Penyajian mata pelajaran dengan model kurikulum terpadu mempunyai beberapa tujuan antara lain mengintegrasikan pengetahuan anak, mengintegrasikan pengetahuan anak. kepribadian dan untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman tentang anak-anak dan hubungannya dengan dunia luar. Dapat dikatakan bahwa Mindani, M.Ag dan tahapan penggunaan kurikulum pada lembaga INS Kayutanam mempunyai arti yang sama mengingat penyelenggaraan pendidikan oleh Mohammad Syafe’i. Untuk mencapai tujuan pendidikan, beliau merumuskan konsep-konsep dasar kurikulum yang secara khusus dimaksudkan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan. Namun rumusan kurikulum tidak selalu berjalan lancar dalam penggunaannya, melainkan disesuaikan dengan kondisi yang ada di dunia pendidikan dalam pelaksanaannya. waktu itu.

Kurikulum pada masa awal lembaga pendidikan didirikan (zaman Belanda)

76│ Dr. Mindani, M.Ag Untuk mencapai tujuan utama tersebut, Mohammad Syafe'i memilih sistem pendidikan yang kontras dengan pendidikan Belanda. Lembaga pendidikan yang didirikannya berbeda dengan sistem pendidikan kolonial belanda, kurikulum pendidikan yang dirancangnya memberikan pendidikan kepada peserta didik agar mempunyai kemandirian dalam kebutuhan hidupnya tanpa bergantung pada orang lain, Mohammad Syafe'i mempunyai prinsip..menjadi kecil lebih baik menguasai dari pada menjadi budak yang besar,” 48 . Pendidikan yang demikian akan melahirkan bangsa yang gemar mencontoh tanpa berpikir panjang dan bangsa itu tidak akan ‘tidak bisa menjadi bangsa yang besar.

Pelaksanaan Kurikulum pembelajaran

86│ Dr. Mindani, M.Ag. Pelajaran IPA yang akurat disesuaikan dengan kecerdasan siswa yang mengambilnya. Tidak semua siswa dipaksa untuk mengambil mata pelajaran tersebut. Fungsi pembelajaran eksakta adalah untuk mengasah teori-teori keilmuan yang berkaitan dengan penguasaan alam. 56 Farida Welly “Sistem Pendidikan INS dan Perannya di Masa Depan Pendidikan Sumatera Barat”, (Harian Singgalang, 3 Desember 1991). Pemikiran Pendidikan M. Syafei Perspektif Pendidikan Islam │89 b) Saat menentukan evaluasi hasil kerja. 57 Farida Welly “Sistem Pendidikan INS dan Perannya di Masa Depan Pendidikan Sumatera Barat”, (Harian Singgalang, 3 Desember 1991).

Kurikulum lembaga pendidikan pada masa penjajahan Jepang

Mindani, M.Ag melukis, siswa ikut serta dalam pembelajaran tentang seni lukis.Pelajaran keterampilan merupakan kurikulum yang menempati tempat yang kuat dan menentukan dalam sistem lembaga pendidikan. Jepang mengganti sistem pendidikannya, termasuk lembaga INS Kayutanam, dengan sistem pendidikan yang ditetapkan dalam bentuk pelajaran militer. Lembaga pendidikan yang semula merupakan lembaga pendidikan yang identik dengan sekolah kerja ini berubah fungsinya sebagai pusat pelatihan militer.

Kurikulum Lembaga Pendidikan setelah kemerdekaan

Perspektif Pemikiran Pendidikan M.Syafei Pendidikan Islam │95 anak lebih aktif dibandingkan guru, dalam hal ini istilah yang digunakan Mohammad Syafe'i adalah aktif-positif dan kegiatan pembelajaran dikembangkan dan diselenggarakan berdasarkan bakat siswa.60. Keterampilan dalam hal ini sangat penting dan menentukan karakteristik sistem pendidikan.63. Pemikiran Pendidikan M.Syafei Perspektif Pendidikan Islam │97 Pendidikan keterampilan merupakan sarana untuk mengembangkan kepribadian peserta didik agar aktif, kreatif, disiplin terhadap pekerjaan dan diri sendiri, dinamis, berwawasan sosial, percaya diri.64.

Pancasila

Mindani, M.Ag Dalam hal ini masyarakat harus meyakini bahwa Tuhanlah yang menciptakan bumi, langit dan alam semesta. Pemikiran Pendidikan M.Syafei Perspektif Pendidikan Islam │101 Tuhan.69 Dalam hal ini beliau meyakini bahwa agama mempunyai peranan untuk menjadikan manusia Indonesia Pancasilas, dan agama merupakan media yang baik dan sempurna.70. Oleh karena itu, kata Tuhan termasuk dalam kata kemanusiaan, dan sifat-sifat baik yang ada pada manusia pada mulanya merupakan sifat Tuhan.72.

Pendidikan umum dan kejuruan

Kata Tuhan memuat empat asas.76 Jadi untuk mewujudkan bangsa Indonesia Pancasila tentunya melalui agama, karena agama mampu menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila dalam diri bangsa Indonesia.

Percaya pada diri sendiri

Berakhlaq (berasusila) mulia

Bertanggung jawab atas keselamatan Nusa dan Bangsa

Berjiwa Aktif positif dan aktif negatif

Mempunyai daya cipta

Cerdas, logis dan rasional

Keramik sebagai hobi b. Pemikiran Pendidikan M.Syafei Perspektif Pendidikan Islam │117 8. Sejarah dan Sentra Kegiatan Keramik. Pemikiran Pendidikan M.Syafei Perspektif Pendidikan Islam │125 Mohammad Syafei sebagai tokoh pendidikan Indonesia memperkenalkan dan mengembangkan model pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa. Pemikiran Pendidikan M.Syafei Perspektif Pendidikan Islam │129 Sebelum kemerdekaan, pendidikan menurut Syafe'i merupakan alat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Pemikiran Pendidikan M. Syafei Perspektif Pendidikan Islam │131 Sehubungan dengan nilai-nilai di atas melalui kerja manual atau pembelajaran keterampilan dijadikan sebagai landasan untuk membentuk jiwa wirausaha mahasiswa INS Kayutanam. Pemikiran Pendidikan M.Syafei Perspektif Pendidikan Islam │145 Masih banyak perintah Allah dan Rasul-Nya kepada manusia untuk bekerja keras dan berusaha.

PENDIDIKAN ISLAM

  • Tujuan tertinggi/terakhir
  • Tujuan Umum
  • Tujuan khusus
  • Tujuan sementara

Pemikiran M. Syafei tentang pendidikan perspektif pendidikan Islam │149 Mengenai pengertian pendidikan Islam, para pakar memberikan pandangan berikut. Pemikiran M.Syafei tentang Perspektif Pendidikan Terhadap Pendidikan Islam │155 dan memungkinkan untuk mempelajari ilmu untuk kepentingannya sendiri. Perspektif Pemikiran Pendidikan M.Syafei Terhadap Pendidikan Islam │157 ajaran yang dibawanya serta mengajar manusia nilai dan akhlak mulia.

KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM

Nilai pendidikan Islam

Berkaitan dengan hal tersebut, pendidikan Islam membekali peserta didik dengan nilai-nilai pendidikan Islam, yang membantu peserta didik agar mempunyai keselarasan dan keseimbangan hidup dengan lingkungan sekitar, sesuai dengan norma agama Islam. Nilai pendidikan Islam dapat diartikan sebagai sifat-sifat yang penting atau bermanfaat bagi kemanusiaan, yang mana. Pemikiran Pendidikan M. Syafei Perspektif Pendidikan Islam │167 melekat pada pendidikan Islam yang dijadikan landasan pendidikan manusia, yang diperoleh dalam diri manusia, melalui suatu proses yang terencana dan diatur secara sistematis dalam kegiatan belajar mengajar. , agar manusia dapat mencapai tujuan hidup sebagai hamba Allah SWT.

Peranan nilai-nilai Pendidikan Islam

Pemikiran Pendidikan M.Syafei Perspektif Pendidikan Islam │169 Barangsiapa berbuat sesuai petunjuk (Allah), sesungguhnya berbuat demikian demi (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa sesat, maka sesungguhnya ia tersesat pada (kerusakan) dirinya sendiri. Menurut M. Arifin, pendidikan Islam meliputi bidang atau bidang kehidupan manusia, yaitu: a) Bidang kehidupan beragama, agar perkembangan pribadi manusia sesuai dengan norma-norma ajaran Islam. Bidang ilmu yang hidup sehingga berkembang menjadi instrumen untuk mencapai kesejahteraan hidup manusia yang diatur oleh keimanan.150.

Nilai-nilai Pendidikan Islam

Perspektif Pemikiran Pendidikan Islam M.Syafei │175 untuk mewujudkan peserta didik yang mempunyai keimanan atau keyakinan yang kuat, sehingga peserta didik dibekali materi tentang keyakinan Islam. Pemikiran Pendidikan M. Syafei Perspektif Pendidikan Islam │177 adalah upaya menaati hukum dan aturan Allah SWT dalam menjalankan kehidupan sesuai perintah-Nya, mulai dari baligh hingga mati." Pemikiran Pendidikan M.Syafei Perspektif Pendidikan Islam │179 Artinya : O Hai orang-orang yang beriman, jika kamu tidak bersedekah dalam waktu yang ditentukan, maka hendaknya kamu menuliskannya.

PENDEKATAN TOKOH

Pendekatan Kajian

Pendekatan otobiografi yang digunakan dalam artikel ini adalah memahami pemikiran pendidikan yang ditulis langsung oleh Muhammad Syafe’i dan memahami pemikiran pendidikan Mohammad Syafe’i yang ditulis oleh tokoh lain. Mindani, M.Ag Dalam mengkaji Mohammad Syafe’i mengenai pemikiran pendidikan Mohammad Syafe’i dari sudut pandang pendidikan Islam dan implementasinya di INS Kayutanam, penulis mengambil pendapat para tokoh pendidikan Islam, dan didukung oleh pendapat para pendidikan umum. angka. Pendekatan ini bertujuan untuk mengkaji secara intensif pemikiran-pemikiran pendidikan Mohammad Syafe’i dalam perspektif pendidikan Islam dan implementasinya di INS Kayutanam, sebagai seorang tokoh pendidikan yang tidak memiliki latar belakang akademis Islam.

AKURASI TOKOH

Sumber primer

Sumber data primer adalah sumber bahan atau dokumen yang dikemukakan atau diuraikan oleh orang atau pihak-pihak yang hadir pada saat peristiwa yang digambarkan itu terjadi, sehingga dapat dijadikan saksi.8 Dalam penelitian ini, sumber data primer adalah data yang diperoleh dari data primer. sumber seperti buku karangan Mohammad Syafe’i dan buku pembahasan Mohammad Syafe’i dan INS Kayutanam, untuk melihat implementasi pemikiran beliau dalam INS Kayutanam yaitu; Kepala Sekolah INS Kayutanam saat ini, Guru Gedung Asrama, Guru Keterampilan dan Guru Mengajar di Lembaga INS Kayutanam.

Sumber sekunder

Mindani, M.Ag tokoh Mohammad Syafe’i dan implementasi ide pendidikannya di INS Kayutanam menggunakan pendekatan sejarah, penulis menggunakan informan yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat sebagai sumber sekunder, selain itu penulis juga membuat buku yang bersifat berhubungan tidak langsung dengan pembahasan Mohammad Syafe'i dan INS Kayutanam, sebagai sumber data sekunder.

ANALISIS TOKOH

Pemikiran Pendidikan M.Syafei Perspektif Pendidikan Islam │191 untuk mendeskripsikan fenomena atau permasalahan yang menjadi tujuan penelitian 10 Dalam hal ini mengenai pemikiran pendidikan Mohammad Syafe'i dalam perspektif pendidikan Islam dan implementasinya di INS Kayutanam. Analisis tema budaya (Discovering Cultural Themes Analysis) merupakan analisis dengan memahami gejala-gejala yang tampak khas dari suatu tokoh, serta kepentingannya dengan budaya masyarakat.25 Tokoh yang menjadi fokus penelitian adalah Mohammad Syafe' Saya. Analisis Komparatif Konstan merupakan analisis yang berfokus pada deskripsi rinci tentang karakteristik data.

Referensi

Dokumen terkait