PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Kenakalan remaja yang terjadi di masyarakat khususnya di lingkungan sekolah banyak dialami oleh remaja siswa. Contoh kecil kenakalan remaja yang terjadi di sekolah adalah berkelahi dengan teman karena suatu hal, membolos sekolah, menonton atau menonton video dewasa, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kenakalan remaja ini perlu diusahakan untuk diatasi secepatnya.6 Salah satu upaya untuk meminimalisir kenakalan remaja yang terjadi di sekolah adalah dengan memberikan bimbingan moral melalui pendidikan agama.
Berdasarkan hasil observasi di Madrasah Tsanawiyah Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah (MTs. MHI), terdapat beberapa tindak pidana remaja yang dilakukan oleh para siswa tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dilakukan penelitian dengan judul “Pencegahan Kejahatan Remaja di Madrasah Tsanawiyah Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember Tahun Pelajaran.
Fokus Penelitian
Kegiatan yang dilakukan antara lain ziarah ke makam pendiri pesantren setiap hari jumat, salat magrib berjamaah di asrama pesantren dan lain sebagainya. Kegiatan ini diharapkan dapat menyadarkan siswa akan kesalahan perilaku buruknya serta dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa kepada Allah SWT. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dilakukan penelitian dengan judul “Pencegahan Kejahatan Remaja di Madrasah Tsanawiyah Mamba’ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember Tahun Pelajaran 2019/2020”.
Apa saja bentuk-bentuk kenakalan remaja di Madrasah Tsanawiyah Mamba’ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember Tahun Pelajaran 2019/2020. Cara Pencegahan Kejahatan Remaja di Madrasah Tsanawiyah Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember Tahun Pelajaran 2019/2020.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Bagi peneliti, hasil penelitian dapat membawa manfaat dalam mengembangkan kompetensi peneliti serta dapat menambah wawasan pengetahuan terkait pencegahan kenakalan remaja serta dapat memberikan jaminan untuk dilakukannya penelitian selanjutnya. Bagi institusi yang diteliti, kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang baik bagi sekolah untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan. Bagi masyarakat, hasil penelitian dapat dijadikan sebagai informasi faktual dan penyadaran masyarakat untuk ikut serta dalam pencegahan kenakalan remaja.
Mahasiswa IAIN Jember diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah ilmu pengetahuan sebagai bahan referensi untuk pengembangan lebih lanjut penelitian pencegahan tindak pidana remaja.
Definisi Istilah
9. Terdapat kesalahpahaman mengenai pengertian istilah yang dimaksudkan oleh peneliti.12 Definisi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Pencegahan kenakalan remaja merupakan suatu proses atau cara untuk mencegah terjadinya perbuatan buruk pada remaja. Menurut Sofyan S. Willis, kenakalan remaja adalah suatu kelainan tingkah laku, perbuatan atau perbuatan remaja yang bersifat antisosial bahkan antisosial serta melanggar norma sosial, agama, dan ketentuan hukum yang berlaku di masyarakat.
Kenakalan remaja disebut juga kenakalan remaja, dimana Juvenile berasal dari bahasa latin juvenilis yang artinya : anak-anak, remaja, ciri-ciri remaja, ciri-ciri yang khas pada masanya. Tindak pidana remaja yang disebutkan dalam penelitian ini adalah; a) bolos sekolah, b) merokok, c) tawuran, d) pencurian, e) pergaulan bebas.
Sistematika Pembahasan
Penyajian data dan analisis Bab ini menjelaskan mengenai deskripsi objek penelitian, penyajian data dan analisis serta pembahasan deskripsi objek penelitian, penyajian data dan analisis serta pembahasan temuan. Kesimpulan atau Kesimpulan dan Saran Pada bagian ini terdapat dua pilihan editorial: pilihan pertama membaca kesimpulan, pilihan kedua membaca dua pilihan editorial: pilihan pertama membaca kesimpulan, pilihan kedua membaca kesimpulan dan saran.
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Penelitian Terdahulu
Subjek pada penelitian sebelumnya adalah remaja di Desa Tongas Kulon Tongas Probolinggo, sedangkan pada penelitian ini adalah remaja Madrasah Tsanawiyah Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember. Rufaidah Baiq Rofiqoh, 2016: Penerapan Pola Pengasuhan Orang Tua dalam Pencegahan Kejahatan Remaja di Madrasah Tsanawiyah Negeri Jember Tahun Pelajaran II. Subjek pada penelitian sebelumnya adalah remaja di Desa Gunung Malang Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo, sedangkan pada penelitian ini adalah remaja nakal di Madrasah Tsanawiyah Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember.
Subyek penelitian pada penelitian sebelumnya adalah remaja Madrasah Tsanawiyah Negeri Jember II, namun pada penelitian ini adalah remaja. Subjek penelitian pada penelitian sebelumnya adalah remaja di Desa Gunung Malang Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo, sedangkan pada penelitian ini remaja nakal di Desa
Kajian Teori Tentang Pencegahan Kenakalan Remaja
- Pengertian Pencegahan Kenakalan Remaja
- Macam-Macam Pencegahan Kenakalan Remaja
Upaya pencegahan kenakalan remaja dalam penelitian ini difokuskan pada dua aspek, yaitu upaya pencegahan dan upaya pelatihan. Berdasarkan pengertian pencegahan kenakalan remaja di atas, maka penelitian ini berfokus pada dua aspek, yaitu sebagai berikut. Upaya preventif di sekolah terhadap munculnya kenakalan remaja tidak kalah pentingnya dengan upaya di keluarga.
Perkembangan solat dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan anak kepada Allah SWT, sehingga anak terbiasa beramal. Melalui pembinaan akhlak, dapat melahirkan generasi muslim yang berakhlak mulia dan beramal soleh serta menjauhi perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT.
Kajian Teori Tentang Kenakalan Remaja
- Pengertian Remaja dan Perkembangan Remaja
- Pengertian Kenakalan Remaja
- Kenakalan Remaja dalam Perspektif Islam
- Bentuk-Bentuk Kenakalan Remaja
Dari sudut pandang fisiologis, menurut Dr. Kenakalan remaja Fuad Hassan merupakan perilaku atau tindakan yang antisosial dan antinormatif. Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa kejahatan remaja adalah perbuatan negatif yang dilakukan oleh remaja yang melanggar norma dan hukum yang berlaku di masyarakat. Surat ini mengandung makna bahwa kenakalan remaja dapat berupa sikap durhaka dan durhaka kepada orang tua.
Menurut Rifa, kenakalan remaja digolongkan menjadi dua bagian, yaitu kenakalan yang tidak dapat digolongkan sebagai pelanggaran hukum dan kenakalan yang dapat digolongkan sebagai pelanggaran hukum. Kenakalan remaja yang bertentangan dengan status, misalnya pengingkaran terhadap status anak 42 Berdasarkan bentuk-bentuk kenakalan remaja yang telah diuraikan di atas, maka bentuk-bentuk kenakalan remaja dalam penelitian ini difokuskan pada lima jenis kenakalan remaja, yaitu sebagai kenakalan remaja tingkat rendah.
METODE PENELITIAN
Pendekatan dan Jenis Penelitian
Lokasi Penelitian
Subjek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
- Observasi (pengamatan)
- Interview (wawancara)
- Dokumentasi
Analisis Data
- Kondensasi Data (Data Condensation)
- Penyajian Data (Data Display)
- Penarikan Kesimpulan (Verivication)
Keabsahan Data
Tahap-Tahap Penelitian
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Gambaran Umum Fisik Madrasah Tsanawiyah Mamba’ul Khoiriyatil
Jember merupakan lembaga pendidikan Islam yang didirikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah (YPP. MHI juga mempunyai visi dan misi yang dijadikan landasan untuk mewujudkan segala cita-cita, harapan dan keinginan. lembaga yang ingin diwujudkan di masa depan Mewujudkan lembaga pendidikan yang mampu mendorong peserta didik menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) berdasarkan iman dan takwa (IMTAQ).
Mengembangkan dan melaksanakan proses pendidikan dan pelatihan melalui pembelajaran berkualitas yang mampu memberikan layanan optimal kepada peserta didik sesuai bakat dan kemampuannya. Menjalin kerjasama (Networking) dengan instansi/lembaga terkait dan masyarakat sekitar dalam rangka pengembangan program pendidikan yang mampu memberikan pelayanan optimal kepada peserta didik sesuai bakat dan kemampuannya. Untuk menunjang seluruh kegiatan sekolah, sekolah mempunyai sarana atau sarana dan prasarana seperti pada Tabel 4.1 dibawah ini.
MHI Bangsalsari memiliki 223 siswa dari kelas 1 hingga kelas 3 dengan rincian masing-masing; kelas 1 berjumlah 79 siswa, kelas 2 berjumlah 63 siswa, dan kelas 3 berjumlah 81 siswa. Peraturan perundang-undangan dirancang untuk mengatur kegiatan sekolah agar tercipta suasana kehidupan sekolah yang santun dan sehat sehingga menjamin keberhasilan proses belajar mengajar.
Penyajian Data dan Analisis
Untuk kenakalan seperti kasus pencurian, tidak ada yang lebih serius karena tidak ada laporan pencurian, hanya sebatas siswa yang mengambil pulpen dari temannya, namun hal ini jarang terjadi. Jika siswa yang pakaiannya tidak rapi, biasanya guru yang mengetahui adanya pelanggaran biasanya yang pertama memberikan hukuman. Faktor penyebab kenakalan remaja pada umumnya bersumber dari faktor luar yang meliputi pergaulan dan lingkungan, karena ada santri yang berasal dari luar pondok pesantren.
Berdasarkan hasil observasi, masih banyak kenakalan remaja yang dilakukan oleh siswa Madrasah Tsanawiyah Mamba’ul Khoiriyatil Islamiyah. Bentuk-bentuk kenakalan remaja yang dilakukan siswa Madrasah Tsanawiyah Mamba’ul Khoiriyatil Islamiyah adalah sebagai berikut. A. MHI tidak pernah menerima laporan kasus pencurian, hanya siswa yang mengambil pulpen milik temannya.
Selain menyelesaikan mata kuliah di atas, BK juga menetapkan aturan bagi peserta didik yang melakukan pelanggaran atau kenakalan remaja. Berdasarkan hal tersebut, upaya preventif pertama yang dilakukan pendidik untuk mencegah kenakalan remaja adalah dengan memberikan teladan yang baik kepada peserta didiknya. Hasil yang diharapkan adalah siswa mencontoh perbuatan baik yang dilakukan oleh gurunya sehingga membentuk siswa yang mempunyai akhlak yang baik.
Selain pembinaan dalam proses pembelajaran, pembinaan akhlak juga dilakukan dengan memberikan nasehat kepada peserta didik yang melanggar peraturan perundang-undangan serta berperilaku tidak sesuai dengan ajaran agama. Pembinaan moral disini meliputi pemberian nasehat kepada siswa yang melanggar peraturan, pemberian peringatan jika melakukan kesalahan yang sama sebanyak dua kali, dan memberikan hukuman kepada siswa apabila perilakunya sudah keterlaluan. Sebagai pendidik, kita wajib memberikan contoh perilaku yang baik kepada peserta didik dan memberikan nasehat serta peringatan kepada peserta didik yang melakukan pelanggaran.”98.
Pembahasan Temuan
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut..bentuk-bentuk kenakalan remaja di lingkungan Kemenkes. Upaya preventif terdiri dari: a) Guru memahami aspek psikologis siswa dengan menggunakan metode angket, sosiodrama dan sosiogram, b) Mengintegrasikan pelajaran agama dan menyediakan guru agama yang ahli dan berwibawa serta mampu bergaul secara harmonis dengan guru-guru umum lainnya dengan mengaktifkan keagamaan. kegiatan, c) Intensifikasi bagian orientasi dan konseling di sekolah dengan melaksanakan program seperti: melakukan pendekatan persuasif, menjadikan BK sebagai pusat konseling remaja (IPK R), mengadakan acara seperti konseling HIV AIDS, konseling narkoba, mengadakan kegiatan kedisiplinan, melakukan kegiatan pertemuan antar masyarakat. Upaya pembinaan terdiri dari pelatihan keteladanan dengan memberikan keteladanan yang baik, pelatihan shalat dengan menunaikan shalat berjamaah, pelatihan kebiasaan dengan melakukan aktivitas seperti membaca surat waqih, tahfidz, ziarah kubur dan melaksanakan PHBI, dan pelatihan akhlak dengan menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik. dan memberi nasihat.
Saran
Implementasi Pola Pengasuhan Orang Tua Dalam Pencegahan Kejahatan Remaja Di Madrasah Tsanawiyah Negeri Jember II Tahun Pelajaran 2016/2017. Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulisan disertasi yang berjudul “Pencegahan Kenakalan Remaja di Madrasah Tsanawiyah Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember Tahun Ajaran dapat terselesaikan dengan sukses. Madrasah Tsanawiyah Negeri Jember II Tahun Ajaran, sedangkan penelitian ini mengkaji tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja di Madrasah Tsanawiyah Mamba’ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember Tahun Pelajaran 2019/2020 dan cara pencegahan kenakalan remaja di Madrasah Tsanawiyah Mamba’ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember Tahun Pelajaran 2019/2020 .
Fokus penelitian pada penelitian sebelumnya adalah mengenai peran orang tua dan masyarakat dalam mengatasi dekadensi moral remaja di Desa Gunung Malang Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo pada tahun 2016, sedangkan pada penelitian ini mengenai bentuk-bentuk kenakalan remaja pada remaja. Madrasah. Tsanawiyah Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember Tahun 2016. Hikmah 2019/2020 dan Cara Mencegah Kenakalan Remaja di Madrasah Tsanawiyah. Sesuai dengan jenis penelitian deskriptif, penelitian ini berusaha mendeskripsikan pencegahan kenakalan remaja di Madrasah Tsanawiyah Mamba’ul Khoiriyatil Islamiyah Bangsalsari Jember.