• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUKU PENDEKATAN STRUKTURAL DALAM MANAJEMEN SUMBER DAYA AIR

N/A
N/A
Ardie Sojie

Academic year: 2023

Membagikan "BUKU PENDEKATAN STRUKTURAL DALAM MANAJEMEN SUMBER DAYA AIR"

Copied!
196
0
0

Teks penuh

Para penulis sebagaimana disebutkan/dalam daftar pustaka, yang karya tulisnya kami rujuk dalam penulisan buku ini. Semoga amal baik anda mendapat balasan dari Allah SWT, dan semoga buku ini bermanfaat bagi yang membacanya.

Definisi Bendungan

Sejarah Bendungan di Dunia dan Indonesia

Sekitar tahun 1500 juga dibangun bendungan tanggul (Bendungan Madduk Masur) setinggi 30 meter di India, namun segera runtuh karena tidak tersedia saluran pelimpah. Desain awal Bendungan Jatiluhur pertama kali dirancang oleh Laboratorium Neyrpic (sejak tahun 1955 Laboratorium Neyrpic diubah menjadi Sogreah), sekitar tahun 1953.

Gambar 1.1 Bendungan Sadd-el Kafara
Gambar 1.1 Bendungan Sadd-el Kafara

Fungsi dan Manfaat Bendungan

Dengan adanya bendungan, air sungai yang keruh dapat ditampung terlebih dahulu agar kotoran-kotoran tersebut dapat mengendap di air sungai. Dengan air yang lebih tenang di bendungan, air sungai yang keruh bisa mengendap karena tidak ada aliran air.

Peraturan/Stadar Dalam Merencanakan Bangunan 1. Peraturan Dalam Merencanakan Bendungan

Menurut ICOLD, pengertian bendungan adalah “bendungan yang tingginya lebih dari 15 m, diukur dari dasar pondasi sampai dengan puncak bendungan”. Bendungan utama adalah bendungan yang dibangun untuk satu atau lebih tujuan tertentu.

Gambar 1.5 bagian bangunan  1.5.2.  Tipe Bendungan
Gambar 1.5 bagian bangunan 1.5.2. Tipe Bendungan

Bendungan dan Dam Terbesar di Dunia Bendungan Terbesar Di Dunia : Bendungan Terbesar Di Dunia

Bendungan ini merupakan salah satu bendungan yang menonjol dari bendungan lainnya karena dimiliki oleh perusahaan minyak swasta di Kanada. Selain dimiliki oleh swasta, ada hal lain yang membedakan bendungan ini dengan bendungan lainnya, yaitu fungsi bendungan tersebut.

Gambar 1.9 Syncrude Tailing Dam
Gambar 1.9 Syncrude Tailing Dam

Irigasi

Sistem irigasi permukaan dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu banjir bebas dan banjir (tanpa pengendalian) dan banjir dan banjir terkendali. Sistem irigasi curah dibedakan menjadi dua, yaitu sistem tetap (alat penuang mempunyai posisi yang benar) dan sistem kontinu (alat penuang dapat digerakkan).

Gambar 2.1. sistem irigasi dengan peluapan dan  penggenangan bebas.
Gambar 2.1. sistem irigasi dengan peluapan dan penggenangan bebas.

Teori Perencanaan Bangunan Air

Untuk dapat menyalurkan air, gravitasi muka air di sungai harus lebih tinggi dari daerah irigasi yang dilayani. Jika salah satu kegunaan waduk adalah untuk irigasi, maka bangunan outlet dilengkapi dengan struktur kran untuk irigasi.

Jenis-Jenis Irigasi

Irigasi ini dilakukan dengan cara mengalirkan air dari sumber air ke daerah sasaran atau sawah dengan menggunakan pipa-pipa tertentu. Irigasi adalah suatu sistem irigasi yang menggunakan pompa air untuk mengalirkan air dari sumbernya ke lahan pertanian melalui pipa atau saluran tertentu.

Manfaat Irigasi

Teknik pengairan ini dilakukan dengan cara mengambil air dari sumbernya yaitu sungai atau yang lainnya. Oleh karena itu, pembangunan irigasi harus selalu ditingkatkan dan bangunan irigasi harus dipelihara dan dilestarikan.

Jenis-jenis Irigasi

Irigasi juga berguna untuk colmatase, yaitu meninggikan tanah rendah atau berawa dengan endapan lumpur di saluran air irigasi. Dengan hadirnya hewan-hewan kecil tersebut, biasanya banyak anak-anak yang bermain di dekat aliran irigasi dan terkadang mandi di bawah pancuran air irigasi.

Tujuan Irigasi

Pengaturan suhu tanah Pengaturan suhu tanah, misalnya pada suatu daerah yang suhu tanahnya terlalu tinggi dan tidak sesuai untuk pertumbuhan tanaman, maka suhu tanah dapat diatur dengan mengalirkan air yang bertujuan untuk menurunkan suhu tanah. Menaikkan muka air tanah, misalnya dengan merembes melalui dinding kanal, dapat menaikkan muka air tanah dan memungkinkan tanaman mengambil air melalui akar meskipun permukaan tanah tidak basah.

Fungsi Irigasi

Pemberantasan Hama Hama pada tanaman seperti kumbang penggerek, tikus, jamur dan ulat bulu dapat dibasmi dengan cara menggenangi permukaan tanah dengan air sampai batas tertentu. Pembukaan Lahan Pembukaan lahan dilakukan pada lahan yang tidak subur karena adanya unsur-unsur beracun di dalam tanah.

Bagian-bagian Bangunan Irigasi

Misalnya, salah satu eksperimen melibatkan membanjiri sawah dengan air untuk melarutkan unsur-unsur berbahaya, kemudian mengarahkan air yang tergenang ke tempat pembuangan sampah. Dalam keadaan seperti ini, jelas bahwa ketinggian air di sungai harus lebih tinggi dari daerah yang diairi, dan jumlah air yang dialihkan harus dipastikan mencukupi.

Gambar 2.5 bendungan
Gambar 2.5 bendungan

Peraturan-Peraturan Irigasi Dan Bangunan Air

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2006 tentang irigasi merupakan kebijakan baru sekaligus perubahan aturan pelaksanaan kegiatan operasi dan pemeliharaan (O&M) irigasi. Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2001 tentang Irigasi sebagaimana telah diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air.

Definisi Water Supply

Pengembangan Program Water supply

Penyediaan air adalah suatu proses atau kegiatan penyediaan air untuk keperluan rumah tangga, industri atau komersial. Menjalin kerjasama dengan pihak lain yang mempunyai pengalaman memadai dalam pengelolaan sistem penyediaan air.

Sejarah Water Supply di Indonesia dan Dunia

Di Indonesia, air minum awalnya didistribusikan langsung ke istana Aceh, sedangkan sumur diperuntukkan bagi daerah yang jauh dari sungai, seperti yang dikabarkan terjadi pada tahun 1613. Program WSSLIC I dilanjutkan pada tahun ini dengan nama WSLIC II (Air dan Sanitasi). ) untuk masyarakat berpendapatan rendah).

Tugas Pokok dan Fungsi PDAM

Alasan utamanya adalah dari berbagai sumber daya air yang ada, air tanah merupakan sumber daya yang praktis dan alami. Bahkan di negara dengan tingkat industrialisasi yang cukup tinggi, sumber daya air tanah lebih tinggi dibandingkan sumber daya air permukaan.

Peraturan Perundang undangan sektor Penyediaan air A. Sistem Air Tanah

Secara umum skema pengolahan air murni di wilayah-wilayah di Indonesia terlihat seperti gambar di bawah ini. Instalasi Pengolahan Air atau yang lebih populer dengan singkatan WTP merupakan bangunan utama tempat pengolahan air bersih.

Gambar 3.1. Keadaan dan distribusi air tanah pada lapisan tanah
Gambar 3.1. Keadaan dan distribusi air tanah pada lapisan tanah

Beberapa Alat Yang Dipakai Dalam Penyediaan Air a. WATER METER

Flow meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur aliran linier, non linier, massa atau volume cairan, gas atau padat. Sensor aliran digunakan untuk mencatat perilaku zat cair yang akan diukur dan mengirimkannya ke indikator, sehingga tujuan pemasangan flow meter sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Gambar 3.15 Magnetic Flow Meter   Gambar 3.16 Ultrasonic Flow Meter
Gambar 3.15 Magnetic Flow Meter Gambar 3.16 Ultrasonic Flow Meter

Beberapa Water Supply Di Dunia dan Indonesia

Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) merupakan pembangkit yang bekerja dengan cara mengubah energi potensial (dari bendungan atau air terjun) menjadi energi mekanik (menggunakan turbin) dan dari energi mekanik menjadi energi listrik (menggunakan generator). Bentuk utama pembangkit listrik tenaga air adalah mesin yang dihubungkan dengan turbin yang digerakkan oleh gaya kinetik air.

Gambar 3.25 PDAM Tirta Kencana Surabaya
Gambar 3.25 PDAM Tirta Kencana Surabaya

Sejarah Plta Di Indonesia Dan Di Dunia 1. Sejarah Dunia

Ketika kompleks pembangkit listrik tenaga air dibangun, kompleks tersebut tidak menghasilkan limbah langsung dan tingkat gas rumah kaca yang relatif lebih rendah dibandingkan pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Sejarah tenaga air di tanah air diagungkan pada tahun 1917, Biro Tenaga Air (Waterkraht burean) di bawah Biro Kereta Api Negara (Steratz foorwegen) dari perusahaan negara (Gouvemementsbedrijven) berubah kedudukan menjadi Biro Tenaga Air dan Listrik (Dienstvoor Waterkracht dalam bidang listrik).

Gambar 4.1 PLTA Three Gorges Dam  4.2.2. Sejarah Indonesia
Gambar 4.1 PLTA Three Gorges Dam 4.2.2. Sejarah Indonesia

Dasar Hukum PLTA

Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.12 Tahun 2014 tentang Pembelian Tenaga Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air oleh PT. Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 31 Tahun 2009 tentang pembelian tenaga listrik oleh PT PLN (Persero) dari pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan skala kecil dan menengah atau kelebihan tenaga listrik.

Fungsi dan Manfaat PLTA

Banyak perusahaan swasta yang memulai usaha di bidang pembangkit listrik tenaga air, hal ini didorong oleh Peraturan ESDM No. 31 Tahun 2009 tentang Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero) dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas dengan Menggunakan Energi Terbarukan Skala Kecil dan Menengah atau Kelebihan Tenaga Listrik. Istilah elektrifikasi desa sudah bukan hal yang asing lagi karena desa disuplai listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik sederhana.

Prinsip Plta dan Konversi Energi

Lingkungan dirusak oleh emisi karbon dioksida yang dilepaskan oleh bahan bakar fosil yang digunakan untuk pembangkit listrik konvensional. Dampak buruk bahan bakar fosil yang digunakan untuk menghasilkan energi listrik sederhana tidak hanya berdampak buruk bagi lingkungan, namun juga dapat berdampak pada orang lain.

Gambar 4.2 Prinsip PLTA
Gambar 4.2 Prinsip PLTA

Klasifikasi PLTA

Klasifikasi dasar pembangkit listrik tenaga air adalah dengan memperhatikan prinsip dasar hidrolika ketika merencanakannya. Pada PLTA pengalihan kanal, aliran air dialirkan melalui kanal pada konstruksi bangunan yang letaknya cukup jauh dari bak penampungan.

Parameter Operasional PLTA

Semakin besar aliran permukaan dan aliran dasar maka tinggi muka air akan semakin tinggi sehingga semakin besar pula volume air yang mengalir ke dalam waduk/bendungan. Selain hal di atas, desain dan penempatan saluran air juga mempengaruhi tekanan air yang dialirkan ke turbin.

Komponen PLTA

Semakin lebar diameternya dan semakin tinggi bukaan pintu saluran air maka semakin besar debit air yang mengalir maka semakin tinggi pula tekanan air yang terjadi masuk ke dalam turbin. Untuk mengatasi berkurangnya debit air yang mengalir, salah satu cara untuk mengantisipasinya adalah dengan membuat hujan buatan.

Gambar 4.3 Waduk  b.  Main gate, katup pembuka
Gambar 4.3 Waduk b. Main gate, katup pembuka

PLTA di Indonesia

Kanal Banjir yang memutus Kota Jakarta dari pintu air Manggarai, bermuara di kawasan Muara Angke. Untuk mengatur aliran air masuk ke dalam kota, saluran banjir dilengkapi dengan beberapa “pintu air”, antara lain pintu air Manggarai (untuk mengatur debit Sungai Ciliwung Lama) dan pintu air Karet (untuk menjaga kebersihan Krukut Lama. untuk membuat). Sungai dan Sungai Cideng Hilir dan terus ke Muara Baru).

Pengertian kanal banjir

Dalam rencana induknya dirancang sistem kendali dengan membuat kanal-kanal yang melintasi sungai atau kanal di wilayah barat Jakarta. Kanal ini merupakan perpanjangan dari kanal banjir peninggalan Van Breen yang kemudian disebut Kanal Banjir Barat (BKB).

Jenis Kanal Banjir/Terusan Ada 2 jenis terusan yang dikenal yaitu : Ada 2 jenis terusan yang dikenal yaitu

Jenis Saluran/Saluran Banjir Dikenal 2 jenis saluran yaitu : Dikenal 2 jenis saluran yaitu.

Syarat- syarat Kanal Banjir/Terusan

Peraturan/Standar dalam merencanakan Kanal Banjir/

Saluran navigasi : merupakan saluran yang digunakan sebagai jalan pintas berbagai kapal laut yang mengangkut barang maupun manusia seperti kapal laut. Namun dengan adanya Terusan Suez, jalur pelayaran kini bisa dipersingkat hanya dengan melewati terusan yang menghubungkan Port Said di Mediterania dan Suez di Laut Merah.

Kriteria Perencanaan pada Terusan

Jenis-Jenis Saluran/Saluran Banjir Dikenal 2 jenis saluran yaitu: Terdapat 2 jenis saluran yang dikenal yaitu: Terdapat 2 jenis saluran yang dikenal yaitu. Perencanaan lalu lintas kanal berkaitan dengan pemanfaatan kanal sebagai lalu lintas kapal untuk kapal. Perencanaan ini secara khusus berkaitan dengan perhitungan kedalaman dan lebar saluran yang dapat dilalui kapal serta jenis kapal yang dapat melewati saluran tersebut.

Tahapan pembuatan Terusan

Kanal Kiel : Terletak di Jerman, panjangnya 60 mil (98 km), dibuka pada tahun 1895 dan menghubungkan Laut Utara dan Laut Baltik. Terusan Panama : Terletak di Panama, panjangnya 51 mil (82 km), dibuka pada tahun 1914, dan menghubungkan Laut Karibia dengan Samudra Pasifik.

Gambar 5.3. Contoh Design Terusan Navigasi  3.  Perencanaan Lalulintas Terusan Sebagai Sarana Transportasi
Gambar 5.3. Contoh Design Terusan Navigasi 3. Perencanaan Lalulintas Terusan Sebagai Sarana Transportasi

Tanggul

Kata tanggul kemungkinan besar berasal dari bahasa Belanda dijk, dimana pembangunan tanggul sudah terjadi sejak abad ke 12. Apalagi tanah merupakan bahan bangunan yang sangat awet dan tidak akan rusak hingga puluhan bahkan ratusan tahun.

Sejarah Tanggul

Selain itu tanah merupakan bahan yang sangat mudah untuk diolah dan setelah menjadi timbunan sangat mudah beradaptasi dengan lapisan tanah pondasi yang menopangnya dan juga mudah beradaptasi terhadap kemungkinan terjadinya penurunan yang tidak merata, sehingga bahwa perbaikan akibat penyelesaian mudah dilakukan. Jika tanggul rusak di suatu tempat, perbaikannya sangat mudah dan cepat dengan menggunakan tanah yang tersedia di sekitar lokasi kerusakan.

Standar Perencanaan Tanggul Indonesia 1. Trase tempat kedudukan tanggul

Runtuhnya tepian tanggul terjadi karena jenuhnya badan tanggul dengan air akibat rembesan air pada saat banjir atau hujan terus menerus. Pada dasarnya tanah longsor merupakan awal dari proses rusaknya badan tanggul yang dapat mengakibatkan tanggul runtuh.

Gambar 6.1 Bentuk Penampang Tanggul
Gambar 6.1 Bentuk Penampang Tanggul

Pengertian Drainase

Saluran drainase yang bertujuan menyalurkan air limpasan permukaan melalui media bawah permukaan (pipa), karena alasan tertentu. Drainase ini digunakan pada lahan yang relatif datar dengan kemiringan kurang dari 1% - 2%, dapat digunakan sistem drainase paralel.

Gambar 7.1 Sistem Polder di Kinderdijk, Belanda
Gambar 7.1 Sistem Polder di Kinderdijk, Belanda

Fungsi dan Manfaat Drainase

Yang termasuk dalam sistem drainase utama adalah saluran drainase primer, sekunder dan tersier serta bangunan pelengkapnya, yang melayani kepentingan sebagian besar masyarakat. Penyusunan rencana induk sistem drainase terpadu antara sistem drainase utama dan lokal dengan pengaturan dan pengelolaan aliran sungai.

Gambar 7.16.1 Pola Perencanaan sistem drainase yang berwawasan  lingkungan
Gambar 7.16.1 Pola Perencanaan sistem drainase yang berwawasan lingkungan

Peraturan–Peraturan yang berkaitan dengan Drainase

Tahapan–tahapan dalam Perencanaan Drainase 1. Perencanaan Umum

Data perencanaan yang harus diperoleh

Sistem gabungan adalah gabungan saluran air buangan dan air hujan yang bercampur menjadi satu air buangan, manakala air hujan berfungsi sebagai pembuka dan pemekat. Sistem gabungan adalah gabungan saluran air buangan dan air hujan yang bercampur menjadi satu air buangan, manakala air hujan berfungsi sebagai pembuka dan pemekat.

Contoh – contoh Drainase yang ada di Indonesia dan dunia Masalah klasik yang sepertinya bukan hal yang mudah untuk di

Terdapat perbedaan yang signifikan antara jumlah air limbah di jaringan saluran pembuangan dan jumlah curah hujan di wilayah layanan. Berdasarkan pertimbangan tersebut maka sistem yang layak secara teknis dan ekonomis adalah sistem yang memisahkan antara air limbah domestik dengan air limbah yang berasal dari air hujan.

Gambar 7.18 Waterway di Belanda
Gambar 7.18 Waterway di Belanda

KESIMPULAN

Saran

Gambar

Gambar 1.5 bagian bangunan  1.5.2.  Tipe Bendungan
Gambar 2.2 Ilustrasi sistem irigasi permukaan dengan peluapan dan  penggenangan terkendali
Gambar dibawah ini memberikan ilustrasi salah satu alat  irigasi dengan pancaran.
Gambar 2.6 Bangunan pengambilan yang terletak di tepi sungai yang  mengalir kan air sungai ke dalam jaringan irigasi
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kualitas air sumur di wilayah kampung batik Laweyan pada kawasan sistem drainase semi permanen, dengan metode Storet diperoleh skor -51 (tercemar berat), b) tidak

Informasi mengenai sumber daya manusia merupakan hal yang paling utama, sehingga diperlukan suatu sistem yang dapat mengatur, dan mengelola sumber daya manusia

Tujuan Penelitian ini adalah menghitung nilai manfaat dari sistem irigasi pompa dangkal dengan sumber air sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air tanaman dan

Dengan menggunakan pendekatan systematic review, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia bersama dengan Kementerian Kesehatan berupaya mengidenti- fikasi

Dengan menggunakan pendekatan systematic review, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia bersama dengan Kementerian Kesehatan berupaya mengidenti- fikasi

Manfaat secara praktis, hasil penelitian tentang analisa pengukuran tingkat kepuasan kerja karyawan berdasarkan desain sistem kompensasi diharapkan dapat memberikan masukan

Beberapa rumah sakit di Indonesia telah mencoba membuat sistem tersebut dengan tujuan agar kinerja perawat yang dianggap sebagai tenaga mayoritas dalam pelayanan kesehatan

Dari hasil pengolahan data hujan satelit TRMM yang telah dikalibrasi dan dilakukan uji korelasi, didapatkan debit rancangan pada Sistem Drainase Kahayan dan Sebangau yang berbeda