• Tidak ada hasil yang ditemukan

penegakan hukum perizinan dalam bidang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "penegakan hukum perizinan dalam bidang"

Copied!
139
0
0

Teks penuh

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa faktor penghambat dan pendukung penegakan hukum perizinan dalam penyelenggaraan usaha akomodasi di kota Bengkulu kabupaten Selebar adalah faktor penegakan hukum, faktor peraturan dan faktor masyarakat. Penegakan Hukum Perizinan pada Usaha Hosting di Kota Bengkulu Perspektif Siyasah Dusturiyah (Studi di Kecamatan Selebar).

Rumusan Masalah

Sehubungan dengan kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan perizinan untuk penegakan hukum penyelenggaraan usaha akomodasi, yang dalam hal ini berkaitan dengan perumahan yang belum mempunyai izin, baik izin usaha perumahan maupun izin mendirikan bangunan (IMB), yang mengacu pada aturan fiqiyah. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis tertarik untuk menulis skripsi yang berjudul: Penegakan Hukum Perizinan Bidang Usaha Hosting Di Kota Bengkulu Dalam Perspektif Siyasah Dusturiyah (studi di Kecamatan Selebar).

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Selain manfaat teoritis yang disebutkan di atas, harapan lebih lanjut dari hasil penelitian ini adalah: Pertama, diharapkan penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan pemerintah dan masyarakat untuk memperbaiki atau memperbaiki perizinan terkait akomodasi. Dan yang keempat, penelitian ini juga sebagai syarat untuk memenuhi tugas akhir untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum (SH) pada jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Penelitian Terdahulu

16 Rizki Satria, “Tinjauan Fiqih Siyasah Terhadap Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Perizinan Penyelenggara Dan Peraturan Rumah Kos (Studi Pada Rumah Kos Di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung)”, Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, 2019). Tesis Rizki Satria membahas tentang peninjauan Siyasah Fiqih pada Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung No. 7 Tahun 2018 tentang Izin Penyelenggaraan dan Pengaturan Rumah Kos (Studi pada Rumah Kos di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung). Sementara itu.

Metode Penelitian

Jenis dan Pendekatan Penelitian

Pembukaan Kepala Seksi Penyidikan, Penyidikan dan.. mewawancarai Bpk. Pembukaan karena beliau merupakan Petugas Penegak dalam menjaga ketertiban dan ketentraman. Edwin Kabidtrantid Satpol PP Kota Bengkulu.. mewawancarai Pak Edwin karena beliau adalah Penegak Ketertiban Umum dan.. Ketentraman Masyarakat 4. Dr.

Tabel 1.1  Informan Penelitian
Tabel 1.1 Informan Penelitian

Sistematika Penulisan

Penegakan hukum merupakan upaya mewujudkan gagasan kepastian hukum, kemaslahatan sosial, dan keadilan. Proses mewujudkan ketiga gagasan tersebut merupakan inti dari penegakan hukum. 24 Menurut Soerjono Soekanto, penegakan hukum adalah kegiatan memelihara dan menciptakan hubungan antara nilai-nilai yang tertulis dalam norma hukum yang selaras dengan tindakan sebagai rangkaian pembubaran nilai-nilai akhir yang selaras untuk memelihara dan menciptakan kedamaian dalam masyarakat. hidup bermasyarakat.25.

Perizinan

Fungsi pengaturan dimaksudkan agar izin-izin yang telah ada dapat dilaksanakan sesuai dengan peruntukannya, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan atas izin-izin yang telah diterbitkan, dengan kata lain fungsi pengaturan ini dapat disebut juga dengan fungsi milik pemerintah. 28. Izin yang bermanfaat, yaitu izin yang bermanfaat bagi yang bersangkutan, artinya yang bersangkutan mempunyai hak yang tidak akan ada tanpa adanya keputusan. Izin yang memberatkan adalah izin yang membebani orang lain atau masyarakat sekitar dan mengandung unsur memberatkan berupa ketentuan yang berkaitan dengannya.

Izin yang segera habis masa berlakunya, yaitu izin yang mengandung tindakan yang akan segera habis masa berlakunya atau izin yang masa berlakunya relatif singkat. Izin yang mempunyai masa berlaku yang lama, yaitu izin yang mempunyai masa berlaku yang sudah habis masa berlakunya atau relatif lebih lama.

Pemondokan dan Izin Usaha Pemondokan

Bengkulu, di kawasan UINFAS Bengkulu tepatnya di kabupaten Selebar banyak terdapat asrama, namun banyak pula asrama yang belum memiliki izin untuk menjalankan usaha asramanya. Sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 04 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Penginapan, Pasal 5 ayat (1), setiap orang atau badan yang menyelenggarakan usaha penginapan harus memiliki izin. 30 Untuk dapat memperoleh izin penyelenggaraan usaha kos, pemilik kos harus mengajukan permohonan tertulis kepada walikota melalui pejabat yang ditunjuk.

Teori Siyasah Dusturiyah

Analoginya adalah penggunaan metode Qiyas untuk suatu hukum yang mempunyai teks, untuk permasalahan yang berkembang berdasarkan kesamaan sebab-sebab hukum. Sedangkan inferensi adalah cara pembuatan hukum dengan memahami prinsip-prinsip syariah dan kehendak syariah (Allah). . 2) Al-sulthah al-tanfidziyah, tugas melaksanakan hukum. Kecamatan Selebar terdiri dari enam kecamatan definitif. Secara geografis, seluruh kecamatan terletak di wilayah non pesisir. Kecamatan Selebar merupakan salah satu kecamatan terluas di Kota Bengkulu, sebelum akhirnya dimekarkan menjadi Kecamatan Kampung Melayu. Ibu kota Kecamatan Selebar terletak di Kecamatan Pagar Dewa, masing-masing kecamatan dipimpin oleh seorang kepala desa, dibantu oleh seorang sekretaris desa, dan beberapa dinas pelayanan.

Satuan kelurahan terkecil dalam suatu kecamatan yang luas adalah Rukun Warga (RT), sedangkan di atas RT adalah Rukun Warga (RW). Data usaha kost/kost yang mempunyai izin dan yang tidak mempunyai izin IMB di Kabupaten Selebar.

Data Usaha Pemondokan/rumah kos yang sudah Izin dan yang tidak Izin IMB di Kecamatan Selebar

Jenis akomodasi yang tersedia adalah berupa tempat tidur bertingkat dan rumah kontrakan, yang memiliki sekitar 55 izin mendirikan bangunan, dan sekitar 2.075 untuk yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan.46 Menurut pihak kecamatan, sebagian besar masyarakat tidak mendapatkan izin mendirikan bangunan karena tidak memiliki izin mendirikan bangunan. terlalu malas untuk menanganinya, karena faktor biaya. Kecamatan Sukarami, berdasarkan hasil penelitian, terdapat sekitar 584 rumah kos/kos, tipe rumah kos berbentuk bedengan, terdapat sekitar 32 bangunan izin mendirikan bangunan, dan terdapat 552 rumah kos. Tidak ada izin . Tipe penginapan terbanyak berupa kamar tidur, dengan izin mendirikan bangunan kurang lebih 27 pintu penginapan, dan tanpa izin mendirikan bangunan kurang lebih 208 pintu penginapan 48 Menurut Pak. sebagian besar rumah kos tidak memiliki izin mendirikan bangunan karena tidak mengetahui peraturan daerah tentang penyelenggaraan usaha akomodasi dan kurangnya koordinasi yang dilakukan oleh daerah.

Kecamatan Pekan Sabtu mengungkapkan, terdapat sekitar 177 asrama/asrama yang terdaftar, jenis penginapan sebagian besar berupa apartemen dan rumah disewakan, dengan IMB ada sekitar 15 pintu, dan terdapat sekitar 162 asrama yang tidak memiliki izin. izin. Menurut pihak, di Kecamatan Sabtu Pekan banyak terdapat rumah tanpa izin karena minimnya sosialisasi dari pemerintah setempat mengenai izin mendirikan bangunan. Jenis penginapannya berupa tempat tidur yang ditinggikan,50 berdasarkan laporan dari pihak kecamatan, tidak ada satupun penginapan di Kelurahan Bumi Ayu yang memiliki ijin mendirikan bangunan, mungkin mereka mengira tidak ada peraturan daerah mengenai usaha akomodasi sehingga mereka ragu. untuk mengurus IMB. Menurut pihak Kelurahan Bumi Ayu, belum ada laporan dari RT kepada kami mengenai penginapan yang diperbolehkan di Kelurahan Bumi Ayu.

Faktor penghambat dan faktor pendukung dalam pelaksanaan penegakan hukum perizinan terhadap

Berdasarkan hasil wawancara dengan informan yang ditentukan dalam penelitian ini, ditemukan beberapa faktor yang menjadi penghambat dan faktor pendukung dalam penerapan undang-undang perizinan penyelenggaraan usaha akomodasi khususnya di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Akomodasi yang berbunyi “Dalam melaksanakan kewenangannya sebagaimana dimaksud Walikota, dapat membentuk tim untuk mengawasi dan mengendalikan usaha akomodasi.” Dalam praktek di lapangan terlihat bahwa ketentuan pasal 5 ayat (1) Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 04 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Akomodasi bersifat wajib.

Faktor regulasi lainnya tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Bngkulu No. 04 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Akomodasi, perusahaan tidak berwenang atau dilengkapi Perwal untuk melakukan hal tersebut. Pengetahuan dan kesadaran hukum masyarakat untuk mengatur izin pemasangan masih kurang, dan masih banyak masyarakat yang belum terlibat dalam proses pengurusan izin.

Pelaksanaan Penegakan Hukum Perizinan Oleh Pemerintah Terhadap Penyelenggaraan Usaha Pemondokan Tanpa izin di

Analisis Pelaksanaan Penegakan Hukum Perizinan Terhadap Penyelenggaraan Usaha Pemondokan Tidak

Usaha Kost/Kost merupakan usaha yang menguntungkan karena modal yang digunakan akan kembali dalam waktu singkat. Alasan saya melakukan kegiatan pensiun adalah untuk menambah penghasilan tambahan, sebenarnya pensiun ini milik almarhum. Alasan menjalankan usaha pensiun adalah untuk menambah penghasilan saya, karena usaha pensiun adalah satu-satunya sumber penghasilan saya.

Alasan menjalankan usaha kost adalah untuk mencari penghasilan tambahan, karena setiap bulannya cukup bagus karena usaha kost ini bagus untuk ditabung di siang hari. Alasan melakukan bisnis perumahan adalah karena bisnis perumahan merupakan bisnis yang cukup menguntungkan setiap bulan dan tahunnya.73.

Syarat- Syarat yang diperlukan dalam pengurusan Izin UsahaPemondokan yaitu: 76

Prosedur Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) 1) Sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 5 ayat (1)

Sebab atau Kendala Pemondokan/rumah kos belum mempunyai Izin IMB

Belum adanya tim pengawasan di lapangan untuk menindak usaha akomodasi yang tidak berizin karena belum ada pendelegasian wewenang dari Wali Kota di Satpol PP Kota Bengkulu. Karena pemilik asrama/kos-kosan masih merasa belum ada peraturan daerah yang mengatur asrama, serta kurangnya pengawasan di lapangan, banyak asrama yang berdiri tanpa izin. Saya tidak mengetahui adanya Peraturan Daerah Kota Bengkulu tentang kegiatan usaha akomodasi, saya mempunyai izin usaha akomodasi karena saya menjalankan usaha akomodasi hadiah dari orang tua saya.95.

DPMPTSP belum pernah menerbitkan izin terkait usaha akomodasi sejak Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 04 Tahun 2014 yang mengatur kegiatan usaha akomodasi. Belum ada rumah kos yang memiliki izin usaha kos sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Akomodasi.100.

Sanksi melakukan usaha pemondokan/rumah kos yang tidak Izin (IMB)

Sebaiknya pemerintah lebih mementingkan mereka yang belum memiliki izin usaha akomodasi di kecamatan untuk segera mendapatkan izin usaha guna menjamin kesejahteraan bersama. Izin Usaha Perumahan dapat dicabut apabila rumah tidak memenuhi ketentuan Izin Usaha Perumahan setelah mendapat teguran tertulis. Faktor Penghambat dan Faktor Pendukung Terlaksananya Penegakan Hukum Perizinan Bagi Penyelenggaraan Usaha Akomodasi di Kecamatan Selebar.

Hambatan dalam implementasi undang-undang perizinan penyelenggaraan usaha akomodasi khususnya di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu yaitu : Faktor Penegakan Hukum, Faktor Regulasi, Faktor Masyarakat. Berdasarkan pandangan Siyasah Dusturiyah bahwa penegakan hukum perizinan yang dilakukan pemerintah terhadap penindakan usaha akomodasi tanpa izin di kecamatan yang lebih luas tidak sejalan dengan Siyasah Dusturiyah. Aparat penegak hukum tidak dapat menjalankan tugasnya karena tidak adanya pelimpahan wewenang dari walikota kepada aparat penegak hukum seperti DPMPTSP dan Satpol PP.

Saran

Terdapat indikator tidak dilaksanakannya penegakan hukum perizinan dalam penyelenggaraan usaha akomodasi di Kecamatan Selebar yaitu, penegakan peraturan akomodasi, pengawasan dan pengendalian usaha akomodasi, sanksi administrasi, penegakan hukum pidana.Pandangan Siyasah Dusturiyah bahwa penerapan Penegakan hukum dapat dikatakan baik apabila memenuhi asas kedudukan manusia di muka bumi, asas kekuasaan sebagai amanah, asas menjaga keadilan, asas ketaatan kepada pemimpin. melanggar peraturan negara tentang penyelenggaraan usaha akomodasi, maka pemerintah membuat Peraturan Daerah ini untuk melindungi kemaslahatan seluruh masyarakat demi keamanan bersama. Pemerintah yang berwenang hendaknya melakukan sosialisasi terkait Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 04 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Akomodasi dan Peraturan Walikota Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pendelegasian Wewenang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan kepada DPMPTSP Kota Bengkulu kepada setiap pemilik. Usaha akomodasi Kota Bengkulu khususnya Kabupaten Selebar. Wiraska, Ni Made Dita Clarissa, Ibrahim R, “Penegakan hukum terhadap pelanggaran izin usaha kost di kota Denpasar”, Fakultas Hukum Universitas Udayana, 2019.

Nasir, Muhammad Safar, “Analisis Sumber Pendapatan Asli Daerah Pasca Satu Dekade Otonomi Daerah”, Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, Vol.2, No.1, 2019. Wicipto, “Sanksi Administratif Sebagai Instrumen Penegakan Hukum Dalam Perkumpulan Perundang-undangan”, Jurnal Perundang-undangan Indonesia, Vol 6, No. Pembukaan, Wawancara, selaku Kepala Seksi Penyidikan, Penyidikan dan Penindakan Satpol PP, pada tanggal 22 November 2021.

Sulasteri, som Head of Licensing and Non-Licensing Implementation of Bengkulu City DPMPTSP, Interview, den 20. november 2021.

Foto bersama ibu Sulasteri  selaku  Kasi Pelayanan Perizinan dan Non  PerizinanDPMPTSP Kota Bengkulu
Foto bersama ibu Sulasteri selaku Kasi Pelayanan Perizinan dan Non PerizinanDPMPTSP Kota Bengkulu

Gambar

Tabel 1.1  Informan Penelitian
Foto bersama ibu Sulasteri  selaku  Kasi Pelayanan Perizinan dan Non  PerizinanDPMPTSP Kota Bengkulu
Foto Bersama Bapak Edwin dan Bapak Mukadimah
Foto Bersama Ibu adelia Pemilik  Usaha Pemondokan

Referensi

Dokumen terkait

Keterbukaan Diri Remaja Dengan Orang Tua Tiri: Studi Deskriptif Kualitatif Diri Remaja Perempuan Dengan Ibu Tiri Berkaitan Hubungan Asmara.. Pola Asuh Orang Tua Dan Metode Pengasuhan