• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KEMAMPUAN MEMBACA AL ... - repository iiq

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENGARUH KEMAMPUAN MEMBACA AL ... - repository iiq"

Copied!
117
0
0

Teks penuh

Tesis ini berjudul “Pengaruh Kemampuan Membaca Al-Qur’an Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Tarbiyah Islamiyah Benda Kota Tangerang”. Metode ini digunakan untuk mengetahui pengaruh kemampuan membaca Al-Qur'an terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadits. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Hasil belajar siswa kelas X mata pelajaran Al-Qur'an Hadits MA.

Hadits Al-Qur'an merupakan mata pelajaran yang mengutamakan penguasaan kemampuan membaca Al-Qur'an. Berapa tingkat keberhasilan pembelajaran Hadits Al-Quran siswa kelas X di MA Tarbiyah Islamiyah. Untuk mendeskripsikan tingkat keberhasilan hasil belajar Hadits Al-Qur'an siswa kelas X di MA Tarbiyah Islamiyah 3.

Tesis ini menjelaskan permasalahan bagaimana meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an terhadap hasil belajar siswa.

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang
  • Identifikasi Masalah
  • Pembatasan Masalah
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian
  • Tinjauan Pustaka
  • Sistematika Penulisan

Dalam skripsi ini terdapat persamaan dengan penelitian yang akan penulis telaah yaitu sama-sama mengkaji masalah kemampuan membaca Al-Qur’an terhadap hasil belajar Al-Qur’an Hadis, yang membedakan hanyalah letak lokasi penelitian. kasus. belajar dan pendidikan di sekolah yang ingin mereka pelajari.

KAJIAN TEORI

Kemampuan Membaca Al-Qur’an

  • Fasih 18
  • Evaluasi Hasil Belajar dan Pembelajaran
  • Penilaian Hasil Belajar dan Kegunaannya 33
  • Konsep Pembelajaran Al-Qur’an Hadits 36

Kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur'an menjadi dasar untuk memahami apa yang terkandung dalam Al-Qur'an. Kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa hendaknya dibentuk dan dilatih sejak masa kanak-kanak, jika amalan membaca Al-Qur’an ini dimulai ketika anak beranjak dewasa atau beranjak remaja maka proses pembelajaran yang dilakukan akan lebih maksimal. sulit dibandingkan bila hal ini dilakukan sejak kecil. Mengingat hal tersebut, segera setelah turunnya surat Al-Muzzamil, ia diperintahkan untuk membaca Al-Qur'an dengan cara tertentu, yang menjadi kebiasaan di kalangan umat Islam dalam membaca Al-Qur'an.

Tartil Al-Qur'an adalah membacanya secara perlahan-lahan memperjelas huruf-huruf penghentian dan permulaan (Ibtida') agar para pembaca dan pendengarnya memahami dan menghayati isi pesannya. 10. Dalam membaca al-Quran, seseorang itu hendaklah dibekalkan dengan ilmu-ilmu bacaan al-Quran secepat mungkin, kerana semakin luas ilmunya, semakin tepat lafaz ketika membaca al-Quran. Jika seseorang itu ingin fasih membaca al-Quran, hendaklah dia sering berlatih dan mempelajari huruf-huruf serta sifat-sifatnya.

Tartil Al-Qur'an membacanya perlahan-lahan sambil menjelaskan huruf henti dan mula (Ibtida') agar pembaca dan pendengar dapat memahami dan menghayati kandungan mesejnya. : )َج َزَخ(. Ilmu tajwid ialah ilmu cara membaca al-Quran dengan betul, iaitu dengan membunyikan huruf dari asal sumbernya (makhraj), mengikut watak (sifat) tentang bunyi dan akibat sifat huruf, mengetahui di mana berhentinya huruf (waqaf) dan di mana untuk memulakan bacaannya semula (ibtida').Tujuan mempelajari ilmu tajwid adalah untuk umat Islam membaca al-Quran. mengikut bacaan Nabi SAW dan para sahabat ketika Al-Quran diturunkan.

Contoh pembelajaran afektif pada tingkat ini adalah siswa sudah mempunyai nilai kebulatan suara berupa siswa menyatakan perintah-perintah Allah SWT yang terkandung dalam Al-Quran surah al-Ashr sebagai pedoman hidupnya dalam urusan-urusan. disiplin dalam hidup mereka. 36 Suharsimi Arikunto, Pokok-Pokok Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: PT. tertuang dalam Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 000291 Tahun 2013 sebagai berikut”: 38.

Membekali peserta didik dengan dalil-dalil yang terkandung dalam Al-Quran dan Hadits sebagai pedoman dalam menyikapi dan menghadapi kehidupan. Tema-tema yang ditinjau dari sudut pandang Al-Qur’an dan Hadits berkaitan dengan “pembahasan kajian Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits, yaitu: 39.

Jenis dan Pendektan Penelitian

Metode Penelitian

Tempat dan Waktu Penelitian

Persiapan tahap penelitian dimulai pada bulan Maret 2020, dimulai dengan mengidentifikasi masalah, menganalisis tempat atau sekolah yang akan menjadi lokasi penelitian dan membuat proposal yang kemudian diajukan. Pelaksanaan (penelitian) pada tahap ini adalah melakukan observasi lapangan, menentukan responden, menyiapkan angket dan instrumen penelitian terhadap responden terpilih. Dengan demikian pengumpulan angket yang telah dijawab dapat dilanjutkan dengan penghitungan skor dengan teknik analisis data.

Pelaporan pada tahap ini dilakukan dengan cara mengedit data dan memberikan kode terhadap data tersebut, menganalisis dan menafsirkan seluruh hasil atau data yang diperoleh penulis untuk menghasilkan keluaran yang akurat dan menyimpulkan dengan kesimpulan penelitian dan mengikuti ujian skripsi.

Teknik Pengumpulan Data

Metode ini digunakan untuk memperoleh data besarnya mata pelajaran yang akan dipelajari dan data tentang keadaan umum siswa MA Tarbiyah Al-Islamiyah Benda di Kota Tangerang. Metode dokumentasi adalah “pencarian data mengenai permasalahan atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat, surat kabar, majalah, prasasti, notulensi, kalender, agenda, dan sebagainya”. Metode ini digunakan untuk memperoleh data tertulis dari MA Tarbiyah Al-Islamiyah Benda berupa hasil belajar siswa kelas X Hadits Al-Qur'an, profil sekolah, serta jumlah dan nama siswa kelas X MA. Tarbiyah. Al-Islamiyah Benda Kota Tangerang.

Metode tes adalah “alat atau tata cara yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dengan cara dan kaidah yang telah ditentukan”.

Instrumen Penelitian

  • Variabel X (Kemampuan Membaca Al-Qur`an) 44

Kebolehan membaca al-Quran ialah kebolehan pelajar membaca al-Quran disertai dengan kelancaran, ketajaman, ketepatan makhraj dan mengikut hukum tajwid. Membaca al-Quran dan mempelajari huruf-huruf al-Quran adalah sangat penting bagi kanak-kanak Islam. Oleh itu, mereka mestilah boleh membaca dengan lancar, cepat, tepat dan betul mengikut hukum makhraj dan tajwid.

Pengaruh kemampuan membaca Al-Qur'an merupakan hasil yang diperoleh dari responden dengan instrumen yang akan menunjukkan seberapa besar pengaruh kemampuan membaca Al-Qur'an terhadap hasil belajar hadits Al-Qur'an di kelas X di MA Tarbiyah Al-Islamiyah Benda Kota Tangerang. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes praktik yang digunakan untuk mengukur kemampuan membaca Al-Qur'an siswa. Siswa belum dapat mengucapkan kaidah bacaan nun sukun dan mim sukun dengan benar.

Siswa belum mampu melafalkan bacaan Al-ta'rif dengan baik dan benar Total Skor Maksimum = 24. Hasil belajar siswa yang diambil dalam penelitian ini adalah pembinaan pengaruh kemampuan membaca Al-Quran yang nantinya dapat diketahui seberapa besar pengaruhnya. mereka miliki terhadap hasil belajar hadis Al-Quran. Skala yang digunakan dalam pengukuran instrumen menggunakan data penilaian hasil belajar Al-Qur`an hadis kelas X (sepuluh).

Menurut Sugiyono, populasi adalah “suatu wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek-obyek, subyek-subyek yang mempunyai kualitas dan ciri-ciri tertentu yang ditentukan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian diambil kesimpulannya”. Menurut Sudjana, populasi adalah “keseluruhan seluruh nilai yang dapat dihitung atau diukur, baik secara kuantitatif maupun kualitatif, untuk ciri-ciri tertentu dalam kaitannya dengan sekumpulan objek yang lengkap dan berbeda yang ciri-cirinya ingin dipelajari.” 49 Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X. (sepuluh) MA Tarbiyah Islamiyah yang berjumlah 74 orang. Dalam penelitian ini peneliti juga mengambil populasi sebanyak 74 siswa X MA Tarbiyah Islamiyah Benda, dan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 35 siswa X MA Tarbiyah Islamiyah Benda Kota Tangerang.

Teknik Analisis Data

Pengambilan sampel secara acak berarti setiap individu dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel. Terdapat korelasi antara variabel X dan Y, namun korelasinya sangat lemah atau rendah sehingga hubungannya diabaikan. Tingkat kesulitan suatu soal adalah “perbandingan jumlah jawaban benar pada tes setiap butir dengan jumlah peserta tes.

Hipotesis Statistik

HASIL PENELITIAN DAN PEMABAHASAN

Gambaran Umum

  • Profile Sekolah

Temuan

  • Deskripsi Data Responden Penelitian 60
  • Analisis Statistik Deskriptif
  • Uji Normalitas 71

PENUTUP

Kesimpulan

Kontribusi kemampuan membaca Al-Quran terhadap hasil belajar Al-Quran Hadits siswa kelas X MA Tarbiyah Islamiyah Benda Kota Tangerang adalah sebesar 9% dan sisanya sebesar 91% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti faktor dari dalam diri siswa, misalnya minat, bakat dan kemauan. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Quran Hadits siswa kelas X MA Tarbiyah Islamiyah Benda Kota Tangerang adalah baik. Hasil belajar tersebut dibuktikan dengan nilai materi hadis Al-Qur'an yang berada di atas skor rata-rata (80,77) yang menunjukkan baik.

Terdapat pengaruh kemampuan membaca Al-Quran terhadap hasil belajar Al-Quran Hadits Kelas X MA Tarbiyah Islamiyah Benda Kota Tangerang. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengaruh antara kemampuan membaca Al-Qur'an (X) dengan hasil belajar Hadits Al-Qur'an (Y) mempunyai korelasi yang rendah.

Saran

Sekolah hendaknya terus mengupayakan sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran lebih baik sehingga terwujud sekolah yang unggul dalam segala aspek. Dalam melaksanakan pendidikan agama Islam hendaknya dilakukan dengan perencanaan yang baik dan matang agar peserta didik dapat menyelesaikan materi sesuai dengan yang telah ditentukan. Hendaknya lebih memperhatikan kemampuan membaca Al-Quran yang dimiliki setiap siswa kaitannya dengan hasil belajar siswa.

Harus memberikan dorongan dan motivasi terus menerus kepada siswa agar lebih semangat dan konsisten dalam melanjutkan pendidikan yang dijalaninya. Hendaknya beliau selalu membimbing dan menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya di rumah serta selalu memberikan motivasi untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an dan hasil belajarnya. Siswa harus selalu mempelajari materi atau materi pelajaran yang akan diajarkan oleh guru dan selalu mengembangkannya dalam arti meningkatkan kemampuannya dari segi ilmu yang dimilikinya, karena hal ini akan menentukan hasil belajar yang akan dicapai siswa.

Siswa harus mampu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru di sekolah agar tercipta efektivitas pembelajaran karena kelas merupakan lingkungan belajar dan merupakan salah satu aspek lingkungan sekolah yang harus ditata untuk mewujudkan keberhasilan belajar dan ketuntasan belajar siswa. Husin Al Munawwar, Said Agil, Aktualisasi Nilai-Nilai Al-Quran dalam Sistem Pendidikan Islam, (Jakarta: Ciputat Press, 2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi Kelima, aplikasi offline resmi Badan Pembinaan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Tilaar, H.A.R., Manifesto Pendidikan Nasional (Ringkasan dari Perspektif Postmodernisme dan Kajian Budaya), (Jakarta: Kompas, 2005). Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 000291 Tahun 2013 tentang Kurikulum Madrasah Tahun 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Bogor pada tahun 2016 dan saat ini penulis merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Islam Institut Sains Al-Qur'an (IIQ) Jakarta.

Referensi

Dokumen terkait

To limit the scope of the study, this research only focuses on aspect multisensory learning and assessment rubric for the young learner English which is suitable for