• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh lingkungan kerja dan karakteristik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh lingkungan kerja dan karakteristik"

Copied!
124
0
0

Teks penuh

Lebih dekat dari bayanganmu Oh, aku iri pada angin karena aku mendoakan yang terbaik untukmu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan karakteristik individu terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang.

Table 4.44 Uji Koefisien Determinasi ......................................................................
Table 4.44 Uji Koefisien Determinasi ......................................................................

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

  • Indikator Lingkungan Kerja
  • Pengertian Karakteristik Individu
  • Indikator Karakteristik Individu
  • Pengertian Kinerja
  • Tujuan Kinerja Pegawai
  • Indikator Kinerja Pegawai

Penulis berharap penelitian ini dapat memberikan pemikiran berupa landasan teori bagi perkembangan ilmu-ilmu manajemen secara umum, serta memberikan wawasan teoritis bagaimana pengaruh lingkungan kerja dan karakteristik individu terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Humphreys (2002) menyatakan bahwa lingkungan kerja adalah banyaknya hubungan timbal balik yang terjalin dalam diri karyawan dan lingkungan tempat mereka bekerja.

Tinjauan Empiris

Penelitian yang dilakukan oleh Nopiani (2016) yaitu pengaruh karakteristik individu dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai TVRI Lampung. Penelitian yang dilakukan oleh Fairuzzia Toyyiba Kadir (2015) yaitu pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan RS Ibnu Sina Makassar.

Kerangka Pikir

Penelitian yang dilakukan oleh Ratna Eka Maslaha (2007) yaitu Pengaruh kecerdasan emosional terhadap tingkat pemahaman akuntansi dengan kepercayaan sebagai variabel moderasi di Yogyakarta. Lingkungan kerja adalah seperangkat alat dan bahan yang dijumpai, lingkungan sekitar tempat seseorang bekerja, cara kerja, dan pengaturan kerja baik secara perorangan maupun kelompok. Sedarmayanti (2001:21) menyatakan bahwa secara umum jenis lingkungan kerja dibedakan menjadi 2, yaitu :. a) Lingkungan kerja fisik, (b) Lingkungan kerja non fisik.

Hipotesis

Jadi jenis penelitian yang dilakukan peneliti bergantung pada informasi yang ingin dicari dalam penelitian SDM. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu suatu desain penelitian yang tujuan utamanya adalah mendeskripsikan sesuatu, jenis penelitian ini biasanya merupakan kelanjutan dari penelitian eksploratif.

Lokasi dan Waktu Penelitian

Menurut Oei (2010:2) Ada 3 jenis penelitian atau penelitian yaitu penelitian eksploratif, penelitian deskriptif dan penelitian kausal.

Identifikasi Variabel Penelitian

Populasi dan Sampel 1. Populasi

Teknik convenience sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang menurut peneliti dilakukan karena alasan kemudahan atau kepraktisan. Misalnya penulis mengumpulkan data di Kantor Kecamatan Alla dengan menggunakan sampel sebanyak 30 responden. Pegawai Kantor Kecamatan Alla ada yang bekerja di dalam kantor dan ada pula yang bekerja di luar kantor, sehingga akan menyulitkan peneliti untuk mengumpulkan seluruh pegawai sebagai responden. Oleh karena itu, peneliti menggunakan teknik convenience sampling untuk memudahkan dalam menentukan jumlahnya. responden.

Teknik Pengumpulan Data 1. Observasi

Pertimbangan dasarnya adalah agar data dapat dikumpulkan dengan cepat, murah, dan memberikan bukti yang berlimpah. Kuesioner merupakan daftar pernyataan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. Kuesioner (kuesioner) menggunakan formulir checklist untuk membantu responden di Kantor Kematan Alla dalam menjawab dan mengisi kuesioner dengan mudah dan cepat dengan memberi tanda centang pada tempat yang tersedia. Dalam penelitian ini skala likert digunakan untuk mengukur kinerja pegawai di Kecamatan Alla terhadap variabel lingkungan kerja dan karakteristik individu, serta kinerja pegawai.

Kuesioner penelitian yang dikembangkan oleh peneliti ini akan diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum dilakukan penelitian. Uji validitas dilakukan untuk memeriksa keakuratan/validitas kuesioner penelitian dan uji reliabilitas dilakukan untuk memeriksa reliabilitas/konsistensi kuesioner penelitian. Dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan dan mencatat data dari sumber catatan atau arsip yang ada.

Teknik Analisis Data

  • Sekretaris Camat
  • SUB. Bagian Keuangan dan Perencanaan
  • SUB. Bagian Umum dan Kepegawaian
  • Seksi Pemerintahan
  • Seksi Kesejahteraan Sosial
  • Seksi Peraturan dan Tata Tertib
  • Seksi Pembangunan
  • Seksi Pelayanan Umum

Kabupaten Enrekang merupakan salah satu kabupaten di wilayah Sulawesi Selatan yang jaraknya sekitar 236 km sebelah utara dari ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Makassar. Luas wilayah masing-masing kecamatan dan persentase luas wilayah Kabupaten Enrekang secara keseluruhan serta jumlah desa/kelurahan dapat dilihat pada tabel berikut. Dari data tersebut terlihat bahwa dari 12 kecamatan yang ada di Kecamatan Enrekang, wilayah terluasnya adalah Kecamatan Maiwa dengan luas wilayah 393 km² atau 22,00 persen persen dari luas wilayah Kabupaten Enrekang.

Kondisi topografi Kabupaten Enrekang berkisar antara datar hingga curam. Kondisi kawasan berdasarkan informasi disajikan pada tabel berikut. Kecamatan Alla merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Enrekang dengan luas wilayah 34,66 km² yang terdiri dari 5 desa yaitu Desa Pana, Desa Sumillan, Desa Mata Allo, Desa Bolang dan Desa Taulo serta 3 kecamatan yaitu Desa Buntu Sugi, Desa Kambiolangi dan Desa Kambiolangi. Visi pembangunan Kabupaten Alla merupakan gambaran keberhasilan yang ingin dicapai di masa depan dan disusun dengan memperhatikan isi rencana strategis Kabupaten Alla.

Karakteristik Responden

Bagian pembangunan mempunyai tugas pokok membantu Camat dalam melaksanakan tugasnya di bidang jasa pertanian, kehutanan dan perkebunan, perhubungan, perindustrian dan perdagangan, penanaman modal dan koperasi, pertambangan dan pemberdayaan masyarakat. Bagian pelayanan publik dipimpin oleh seorang pengelola bagian, dimana tugas pokok bagian ini meliputi pengarahan, perencanaan, pengkoordinasian dan pengelolaan alur kegiatan urusan pelayanan publik yang meliputi kebersihan, sarana dan prasarana lingkungan kecamatan sehingga untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas kedinasan. Berdasarkan tabel diatas, jumlah responden yang berstatus PNS dan honorer pada Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang sebanyak 30 orang, jumlah responden yang berstatus PNS sebanyak 18 orang (60%) dan responden yang berstatus PNS sebanyak 12 orang. (40%) masih dihormati.

Hasil pengukuran variabel lingkungan kerja berjumlah 2124 respon, dengan respon terendah sebesar 56 dan tertinggi sebesar 85, sehingga rata-rata skor respon (mean) sebesar 70,80 dan standar deviasi sebesar 6,077. Hasil pengukuran variabel lingkungan kerja berjumlah 1021 tanggapan, dengan tanggapan terendah sebesar 30 dan tertinggi sebesar 39, sehingga rata-rata skor tanggapan (mean) sebesar 34,03 dan standar deviasi sebesar 2,748.

Hasil Penelitian

  • Variable Lingkungan Kerja
  • Variabel Karakteristik Individu

Dari tabel diatas diketahui jawaban yang mendominasi adalah “setuju” yaitu sebanyak 19 orang dengan persentase 63,33%. Dari tabel diatas diketahui yang mendominasi jawaban “setuju” sebanyak 23 orang dengan persentase 76,67%, sedangkan yang menjawab “sangat setuju” sebanyak 6 orang dengan persentase 20%. Dari tabel diatas diketahui yang mendominasi jawaban “setuju” sebanyak 22 orang dengan persentase 73,33%, sedangkan yang menjawab “sangat setuju” sebanyak 6 orang dengan persentase 20%.

Dari tabel diatas diketahui yang mendominasi jawaban “setuju” sebanyak 19 orang dengan persentase 63,33%, sedangkan yang menjawab “sangat setuju” sebanyak 6 orang dengan persentase 20%. Hasil yang didominasi pilihan jawaban “setuju” menunjukkan bahwa kesesuaian usia yang dirasakan pegawai di wilayah Kecamatan Alla didasarkan pada. Hasil yang didominasi oleh pilihan jawaban “setuju” menunjukkan bahwa jumlah tanggungan pegawai di Kecamatan Alla berdasarkan hasil kuesioner.

Dari tabel diatas diketahui jawaban yang mendominasi adalah “setuju” sebanyak 23 orang dengan persentase 76,66%. Dari tabel diatas diketahui jawaban yang mendominasi adalah “setuju” sebanyak 15 orang dengan persentase 50%, sedangkan yang menjawab “sangat setuju” sebanyak 15 orang dengan persentase 50%.

Tabel 4.15   Warna Cat
Tabel 4.15 Warna Cat

Hasil Pengujian Validitas dan Reliabilitas instrument 1. hasil Uji validitas

  • Hasil Uji Realibilitas

Berdasarkan uraian diatas terlihat bahwa dari kelima dimensi pada variabel kinerja pegawai Kantor Kecamatan Alla yang mempunyai respon baik paling tinggi, yaitu pada dimensi keterampilan dengan persentase tertinggi yaitu sebesar 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang cukup baik. Hasil uji validitas di atas menunjukkan seluruh item pertanyaan lebih dari 0,349 sehingga seluruh item pertanyaan berpengaruh terhadap lingkungan kerja dan karakteristik individu terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang.

Uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui konsistensi alat ukur dan menunjukkan seberapa besar alat ukur tersebut dapat dipercaya dan diandalkan dalam penelitian. Dari hasil uji reliabilitas diatas diperoleh nilai Alpha Lingkungan Kerja dan Karakteristik Individu (X) sebesar 0,846, sehingga kesimpulannya kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan reliabel karena nilainya > 0,6. Dari hasil uji reliabilitas diatas diperoleh nilai karakteristik alpha (X2) sebesar 0,637 sehingga kesimpulannya kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan reliabel karena nilainya > 0,6.

Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 4.41

  • hasil Uji t (Uji Secara Parsial)
  • Hasil Uji F (Hasil Uji Secara Simultan)

Nilai koefisien bernilai positif yang berarti pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang mempunyai pengaruh yang sangat kuat atau nyaman. Nilai koefisien bernilai positif yang berarti pengaruh karakteristik individu terhadap kinerja pegawai di Kantor Camat Alla Kabupaten Enrekang cukup kuat. Dari hasil uji t pada tabel diatas diperoleh nilai variabel lingkungan kerja (X1) sebesar 2,427 sedangkan nilainya sebesar 0,367.

Dengan demikian variabel Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Dengan demikian, variabel Karakteristik Individu berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Sehingga model regresi ini dapat digunakan untuk variabel kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang.

Tabel 4.42  Hasil Uji t
Tabel 4.42 Hasil Uji t

Hasil Uji Koefisien Determinasi

Berdasarkan analisis data yang dilakukan, variabel lingkungan kerja dan karakteristik individu secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan yang ditunjukkan dengan nilai = 6,382 > = 3,34. Hal ini membuktikan bahwa lingkungan kerja dan karakteristik individu secara bersama-sama mempunyai hubungan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Hal ini dapat terjadi karena lingkungan kerja yang baik akan mempengaruhi kualitas kerja pegawai pada Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang.

Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nopiani (2016) yang menyatakan bahwa semakin baik lingkungan kerja maka semakin baik pula kinerja karyawan pada perusahaan tersebut. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Toni Munandar (2017) yang menyatakan bahwa karakteristik individu yang tepat akan meningkatkan kinerja karyawan di perusahaan.

Kesimpulan

Saran

Lingkungan kerja di Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang berada pada kategori baik namun perlu perbaikan. Dengan adanya manajemen dan pengorganisasian yang baik maka pegawai akan bekerja dengan baik sehingga akan meningkatkan kinerja pegawai tersebut. Karakteristik individu Kantor Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang berada pada kategori baik namun perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Dengan diterapkannya manajemen dan pengorganisasian maka kualitas individu pegawai di Kantor Kecamatan Alla juga akan semakin meningkat. Untuk meminimalisir pemborosan anggaran yang tidak perlu, seperti AC yang terletak di kantor kecamatan, penggunaannya tidak pernah diperhatikan karena suhu di kantor kecamatan tidak memerlukannya.

Identitas Responden

Daftar Pertanyaan Petunjuk Pertanyaan

  • Karakteristik Individu
  • Kinerja Pegawai

Warna cat tembok yang digunakan di tempat kerja tidak mengganggu kenyamanan Anda dalam bekerja. Anda mempunyai pengalaman kerja sebelumnya sebelum bekerja di sini 20 Anda merasa senang dan bersemangat untuk bekerja. Penulis merupakan lulusan SDN 141 Bule (lulus tahun 2009), kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Baraka 1 (lulus tahun 2012), dan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Liliriaja (lulus tahun 2015) hingga akhirnya dapat bersekolah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar.

Gambar

Table 4.44 Uji Koefisien Determinasi ......................................................................
Gambar 2.1  Kerangka Pemikiran ............................................................................
Tabel 4.15   Warna Cat
Tabel 4.16   Suara Bising Luar Kantor
+7

Referensi

Dokumen terkait

Faktor pendukung yang mempengaruhi strategi pengembangan wisata budaya yaitu tercukupinya sumber daya manusia; adanya kerjasama dengan masyarakat yang menekuni bidang usaha kuliner