PENGARUH MINAT BACA TERHADAP KUALITAS DAKWAH DA'I BINTAL KODAM VII/WIRABUANA KOTA MAKASSAR. Kota Makassar, (3) mengetahui pengaruh minat membaca terhadap kualitas dakwah da'i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Kota Makassar.
Latar Belakang Masalah
Para Da’i harus menyampaikan setiap khotbahnya dengan lancar, baik materi maupun ayat yang dibacanya. Minimnya kegiatan membaca yang dilakukan para dai menunjukkan minimnya minat membaca.
Rumusan Masalah
Berdasarkan permasalahan diatas, penulis merasa tertarik untuk melakukan kajian terhadap permasalahan yang berkaitan dengan kualitas da’i di Bintal Kodam VII/Wirabuana Kota Makassar dengan melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Minat Membaca Terhadap Kualitas Da’i Bintal Kodam VII/Wirabuana Kota Makassar?”.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Konsep Membaca
Membaca merupakan suatu proses yang dilakukan dan digunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang ingin disampaikan penulis melalui kata-kata/bahasa tulis. Lebih lanjut Hodgson (dalam Tarigan, 2008:7) menyatakan bahwa membaca adalah suatu proses yang dilakukan dan digunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang ingin disampaikan penulis melalui kata-kata atau bahasa tulis.
Konsep Minat Baca
Rahim menyatakan minat membaca merupakan keinginan kuat yang berkaitan dengan usaha manusia untuk membaca. Dari pemikiran di atas dapat diketahui bahwa minat membaca mengandung unsur perhatian, kemauan, dorongan dan perasaan senang dalam membaca.
Konsep Dakwah
- Pengertian Dakwah
- Unsur-Unsur Dakwah
- Metode Dakwah
- Macam-Macam Metode Dakwah
- Ciri-Ciri Da’i yang Berkualitas
Oleh karena itu, seorang khatib harus mampu memiliki dan memberi contoh yang baik dalam perkataan dan perbuatannya. Unsur-unsur tersebut adalah: da’i (penyebar dakwah), Mad’u (sasaran dakwah), meddeh (bahan dakwah), wasilah (media dakwah), tariqat (metode) dan atsar. (efek dakwah). Berdasarkan pemikiran di atas maka metode dakwah diartikan sebagai cara-cara tertentu yang digunakan oleh seorang da'i (komunikator) bersama mad'u untuk mencapai suatu tujuan yang didasari oleh hikmah dan kasih sayang.
Hikmah juga diartikan melihat situasi dan kondisi objek dakwah serta tingkat kecerdasan dalam menerima dakwah, misalnya memperhatikan tingkat materi dakwah yang diberikan dakwah. Saya dipindahkan. kamu gila
Urgensi Dakwah Islamiyah
Terjemahannya: Dan tetaplah teguran karena teguran itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman (Kementerian Agama. Terjemahannya: Katakanlah: "Inilah jalanku (beragama), aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan bukti yang jelas bahwa itu adalah sah". ., Maha Suci Allah dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik (Departemen Agama. Terjemahannya: Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan agama yang benar sehingga dia dapat memenangkannya atas semua agama, bahkan orang-orang musyrik sekalipun. benci itu (Kementerian Agama.
Kemudian Aku datang kepada mereka dari depan dan belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka, dan kamu tidak akan mendapati sebagian besar dari mereka bersyukur (taat) (Departemen Agama.
Tugas dan Kewajiban Da’i
Sesungguhnya Tuhanmu Yang Maha Mengetahui orang-orang yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang diberi petunjuk (Departemen Agama. Terjemahannya: Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali beribadah kepada Allah melalui ketaatan untuk menyucikannya). dalam (mengamalkan) agama yang lurus, dan agar mereka menunaikan shalat dan menunaikan zakat; dan itulah agama yang lurus (Departemen Agama. Menjalin silaturahmi dengan Allah dapat dilakukan dengan cara beribadah kepada-Nya yaitu menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya Sedangkan hubungan Bersikap baik dengan orang berarti menjalin pergaulan yang baik, saling membantu, menghargai, menyayangi dan tidak menyakiti orang lain, seperti tidak mengambil harta dengan paksa, tidak mengambil hak orang lain kecuali ada izin. dan tidak melakukan hal-hal yang menyakiti atau membuat mereka merasa tersesat.
Oleh karena itu, hendaknya manusia mempunyai hubungan baik dengan Sang Pencipta yaitu dengan Allah SWT, hubungan baik dengan manusia lain, dan hubungan baik dengan lingkungan alam seperti hewan dan tumbuhan, alam semesta dan seluruh isi alam semesta ini. .luas, karena semua tindakan akan memerlukan tanggung jawab untuk hari esok.
Kerangka Pikir
Hal ini tidak dapat tercapai kecuali sang khatib cukup membaca buku-buku yang berkaitan dengan materi dakwahnya. Kenyataan menunjukkan bahwa masih banyak pendakwah yang tidak mempunyai pengetahuan luas tentang ilmu agama dan lebih banyak memuat materi yang bersifat humor. Keadaan dimana para pendakwah minim melakukan aktivitas membaca menandakan bahwa minat membaca mereka minim.
Padahal, melalui membaca, para dakwah bisa mendapatkan banyak ilmu yang bisa dijadikan referensi dalam menyampaikan banyak hal dalam dakwahnya, sehingga dakwahnya menjadi berat dan bermakna bagi pendengarnya.
Jenis Penelitian
Lokasi Penelitian
Populasi dan Sampel 1. Populasi
Sampel
Berdasarkan pernyataan di atas, penulis dapat memahami bahwa penggunaan sampel dalam penelitian ini pada dasarnya dimaksudkan untuk mengambil sebagian dari populasi yang mewakilinya dalam penelitian ilmiah. Senada dengan itu, Arikunto menyatakan bahwa penelitian populasi hanya dapat dilakukan pada populasi terbatas dan subjeknya tidak terlalu banyak. Sebaiknya populasi yang jumlah subjeknya kurang dari 100 orang, sebaiknya diambil semuanya sehingga menjadi populasi penelitian, sehingga jika jumlah subjeknya lebih banyak maka dapat diambil 10-15% atau 20-30% atau lebih.
Yang ditetapkan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah 15% dari total populasi yang berjumlah 153 orang.
Variabel dan Desain Penelitian
Karena populasinya lebih besar dari 100 orang, maka jumlah sampel yang akan diperiksa di tempat penelitian adalah 15% dari total 153 orang. Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah minat membaca berpengaruh terhadap kualitas menteri Bintal Kodam VII/Wirabuana Kota Makassar. Minat membaca merupakan ukuran keinginan dan kesenangan membaca yang ditunjukkan dengan adanya perhatian terhadap kegiatan membaca dan perasaan senang yang timbul dari diri sendiri maupun pengaruh orang lain, diukur dengan angket dengan menggunakan model skala likert.
Kualitas da’i merupakan ukuran kualitas da’i dalam menyampaikan khotbahnya sesuai dengan Kode Syariah berdasarkan indikator yang telah ditentukan yang diukur dengan kuesioner skala likert.
Teknik Pengumpulan Data
Teknik angket yaitu membuat daftar yang berisi serangkaian pertanyaan atau pernyataan tentang suatu atau suatu bidang. Kumpulan pertanyaan ini berkaitan dengan data yang diperlukan sesuai judul penelitian ini, yaitu tentang minat baca dan kualitas pendakwah Bintal Kodam VII/Wirabuana Kota Makassar. Dalam hal ini dilakukan observasi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan indikator variabel penelitian yaitu minat baca dan kualitas khatib Bintal Kodam VII/Wirabuana Kota Makassar.
Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan melalui dokumentasi yang ada yang ditemukan relevan dengan permasalahan penelitian, khususnya data primer dan data sekunder seperti dokumen anggota, mubaligh, sarana dan prasarana, kondisi perpustakaan serta kebutuhan dokumentasi lainnya di Bintal. Kodam VII/Wirabuana Kota Makassar.
Teknik Analisis Data
Analisis Statistik Deskriptif
Analisis Statistik Inferensial
Bintal Kodam VII/Wirabuana merupakan salah satu badan eksekutif di bawah komando Panglima Kodam VII/Wirabuana yang dipimpin oleh seorang perwira berpangkat kolonel. Misi utama badan ini adalah membantu Kodam VII/Wirabuana dalam pembinaan prajurit, pegawai negeri sipil dan keluarganya dalam hal spiritualitas, peperangan dan pengetahuan sejarah. Kodam VII/Wirabuana mengalami perkembangan yang sangat pesat, hingga saat ini telah mempunyai 6 Korem dan 27 Badan Pelaksana (Balak) yang masing-masing mempunyai tugas dan tanggung jawab sesuai bidang tertentu.
Badan Pelaksana dipimpin oleh seorang Kepala atau Panglima yang berada di bawah pimpinan Panglima Kodam VII/Wirabuana dan mempunyai tugas membantu kelancaran tugas Kodam VII/Wirabuana.
Kegiatan Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana
Khutbah Jumat Ba'da di Masjid Binaan Sumber data : Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar, 2013. Terlihat para khatib Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar mempunyai kegiatan rutin yang direncanakan bersama. Selain kegiatan sehari-hari, khatib Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar juga memiliki jadwal mingguan di unitnya.
Menyajikan pengajian rutin bulanan yang dilakukan oleh dewan pertemuan perempuan di masjid Kodam VII/Wirabuana.
Minat Baca Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar
Tanggapan responden mengenai tingginya antusiasme Da’i Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar untuk memiliki perpustakaan pribadi. Tanggapan responden mengenai rasa betah di Da’i Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar ketika membaca buku di perpustakaan. Dari tabel di atas terlihat sebagian besar dai Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar betah berada di perpustakaan.
Tanggapan responden mengenai kesadaran pribadi Da’i Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar untuk membaca tanpa nasehat/paksaan dari berbagai pihak.
Kualitas Da’i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar
Jawaban responden adalah dakwah yang disampaikan Da'i Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar bersifat universal. Jawaban responden adalah dakwah yang disampaikan Da'i Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar bersifat hikmah. Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa sebagian besar khatib Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar mengetahui cara berimprovisasi dalam berdakwah.
Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa sebagian besar dai Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar sudah menguasai materi dakwah.
Pengaruh Minat Baca terhadap Kualitas Da’i Bintal Kodam VII/
Hasil Analisis Deskriptif dan Persamaan Regresi Sederhana
Oleh karena itu, nampaknya penting bagi seorang khatib untuk selalu mempelajari banyak referensi dan bahan bacaan yang dapat menunjang kemampuan dakwahnya, apalagi ketika ia telah menguasai beberapa materi. Nilai rata-rata minat membaca sebesar 28,65 dari total skor 32 yang menggambarkan bahwa minat membaca berada pada kategori sangat baik pada para dai Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar. Nilai konstanta sebesar 4,568 artinya jika nilai variabel
Nilai koefisien sebesar 1,068 menunjukkan bahwa variabel faktor lain yang mempengaruhi atau faktor lain dianggap konstan (tetap).
Hubungan dan Determinasi
Berdasarkan luaran pengolahan data dapat dijelaskan bahwa korelasi (kedekatan hubungan) antara variabel minat baca dengan kualitas da’i Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar adalah sebesar 0,927 yang berarti minat membaca memiliki pengaruh yang sangat besar. pengaruh besar terhadap peningkatan kualitas da'i Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar. Nilai R Square (determinasi) menunjukkan daya prediksi model sebesar 0,859 yang berarti variabel minat baca dapat menentukan naik turunnya kualitas pendakwah Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar sebesar 85,9%, sedangkan sisanya sebesar 14,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.
Signifikansi Model Penelitian
Untuk mengetahui tingkat signifikansi model penelitian, nilai Sig. probabilitas) dibandingkan dengan α=0,05, jika nilai probabilitas lebih kecil dari α=0,05 maka pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dikatakan signifikan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh F hitung sebesar 128,058 yang kemudian dibandingkan dengan tabel distribusi F 68 sampel dengan F tabel sebesar 3,83 sehingga diperoleh F hitung lebih besar dari F tabel. Data penelitian menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan “terdapat pengaruh positif dan signifikan minat membaca terhadap kualitas khatib Bintal Kodam VII/Wirabuana Makassar” terbukti secara empiris.
Pembahasan
Namun dalam melaksanakan tugas dan kegiatannya, para dai Bintal Kodam VII/Wirabuana menghadapi beberapa kendala, antara lain: Hal ini terlihat dari hasil jawaban informan yang menyatakan bahwa mayoritas prajurit dan PNS ikut serta. kegiatan yang diselenggarakan oleh para dai Bintal Kodam VII/Wirabuana Kota Makassar. Dengan demikian, mayoritas prajurit dan PNS di Makodam VII/Wirabuana benar-benar mempunyai kesadaran untuk mengikuti kegiatan yang diadakan para dai tersebut.
Selain berperan sebagai motivator, para khatib juga berperan sebagai penasihat bagi prajurit dan pejabat Makodam VII/Wirabuana yang sedang dalam kesulitan.
Simpulan
Saran
Da'i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar Betah membaca buku di perpustakaan 7. Dakwah yang disampaikan Da'i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar Berisi ajakan pada kebenaran tanpa merugikan (mengolok-olok) pihak lain 12 Dakwah yang Disampaikan Da'i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar Bertahap (Tidak Terburu-buru) dalam mencapai tujuan.
Da'i Bintal Kodam VII/ Wirabuana Makassar Lancar melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadist.